Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terus Ukir Rekor Baru, Laju Manchester City Semakin Tak Terbendung Di Premier League

Bandar Judi Bola – Terus ukir rekor baru, laju pasukan Pep Guardiola semakin tak terbendung. Manchester City baru saja mengalahkan Swansea City dengan skor telak 0-4 saat bertamu ke Liberty Stadium, Kamis (14/12/2017) dini hari tadi.

Tampil dominan di sepanjang pertandingan, City berhasil membuka keunggulan di menit ke 27. Menyambar bola rebound dari tendangan Aguero, Bernardo Silva melepaskan umpan ke arah David Silva yang berada di depan gawang. Silva berhasil merobek jala Fabianski dan membawa City unggul.

Aguero mencoba peruntungannya di menit ke 30, namun masih bisa digagalkan Fabianski. City akhirnya berhasil menambah angka kembali di menit 34 melalui Kevin de Bruyne. Tendangan mendatar de Bruyne masuk ke gawang The Swans dengan mudahnya.

Hingga akhir babak pertama, The Swans belum berhasil melancarkan serangan balasan. Skor sementara 0-2 untuk keunggulan tim tamu.

Gol Aguero Di Akhir Babak Kedua

City nyaris memperlebar jarak dengan tuan rumah saat babak kedua baru berjalan 1 menit. Sayangnya tendangan Aguero, masih melebar ke sisi kiri gawang Fabianski.

Di laga ini, Silva berhasil mencetak dua gol. Gol kedua Silva dicetak di menit ke 52. Memaksimalkan umpan dari Sterling di sisi kiri, Silva sukses mengecoh Fabianski dan dengan mudahnya memasukkan bola dari jarak dekat.

Aguero yang berkali-kali mendapatkan peluang masih belum bisa memaksimalkan kesepatan tersebut. Ia kembali gagal menyelesaikan umpan yang diberikan oleh de Bruyne, sepakannya masih juga melebar ke sisi gawang The Swans.

Swansea mencoba bangkit lewat sepak pojok di menit ke 64. Menuntaskan umpan dari tendangan pojok, Roque Mesa melepaskan sepaka kencang ke arah gawang City. Sialnya bola sempat membentur pemain City dan menjadi berubah arah. Bola pun dengan mudah ditepis Ederson.

Lihat juga : MU Raih Poin Penuh Saat Menjamu Bournemouth

Sergio Aguero akhirnya berhasil menjebol gawang Lukasz Fabianski menjelang akhir babak kedua. Menyelesaikan umpan dari Yaya Toure, pemain asal Argentina itu sukses melewati dua pemain belakang The Swan dan mengecoh kiper musuh.

Pertandingan itu pun berakhir dengan skor 0-4 untuk kemenangan City, setelah di sisa waktu pertandingan tak ada lagi gol yang tercipta.

Kemenangan City atas Swansea dini hari tadi juga membawa catatan rekor tersendiri bagi pasukan Pep Guardiola. Hasil laga itu pun memperpanjang rangkaian kemenangan The Citizen menjadi 15 kali beruntun tanpa sekalipun menelan kekalahan di Premier League.

MU Raih Poin Penuh Saat Menjamu Bournemouth

MU Raih Poin Penuh Saat Menjamu Bournemouth

MU Raih Poin Penuh Saat Menjamu Bournemouth Meski Bermain Kurang Maksimal

Bandar Judi Bola – MU berhasil meraih poin penuh saat menjamu Bournemouth dalam lanjutan pertandingan di pekan ke 17 Premier League. Laga yang di gelar di Old Trafford Stadium pada Kamis (14/12/2017) dini hari tadi berakhir dengan gol semata wayang dari tuan rumah.

Sejak awal mula pertandingan, pasukan Jose Mourinho sudah tampil menyerang. Serangan pertama United dimulai oleh Lingard, namun usahanya pada menit pertama tersebut masih belum membuahkan hasil.

Bournemouth baru bisa memberikan perlawanan saat babak pertama sudah separuh berjalan. Sayangnya peluang Joshua King masih bisa digagalkan oleh barisan pertahanan Manchester United.

Tuan rumah baru bisa menghasilkan angka saat memasuki menit ke 25. Memanfaatkan umpan silang dari Juan Mata, Romelu Lukaku berhasil menyundul bola ke gawang Bournemouth yang dijaga oleh Asmir Begovic.

Gol dari Lukaku membawa Setan Merah unggul sementara. The Cherries berusaha mengejar ketertinggalan dengan memaksimalkan peluang dari Adam Smith dan Simon Francs, namun belum ada yang berakhir dengan gol penyama kedudukan.

Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan saat babak pertama memasuki masa injury time. Tendangan Ryan Fraser dari arah kiri mengarah tepat ke gawang De Gea. Berkat antisipasi yang baik, bola berhasil ditangkap. Babak pertama pun ditutup dengan angka 1-0 untuk tuan rumah.

Memulai babak kedua, kerjasama antara Lukaku dengan Juan Mata hampir saja menambah angka bagi tuan rumah. Sayang tendangan Mata dari daerah terlarang masih bisa diblok barisan belakang Bournemouth.

Baca juga : Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya

Peluang MU berikutnya datang dari Martial. Namun penampilan Martial yang sedang tidak bagus membuat Mourinho frustasi. Mou memutuskan untuk menarik Martial dan menggantinya dengan Rashford.

Seiring berjalannya waktu pertandingan, kedua tim terus melancarkan serangan. Menjelang akhir babak kedua, The Cherries nyaris menyamakan kedudukan. Pelanggaran Matic memberikan hadiah tendangan bebas bagi lawan.

Beruntungnya, berkat penampilan super dari De Gea, gawang Setan Merah masih bisa diselamatkan. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan tuan rumah.

Burnley, Tim Kuda Hitam Yang Tampil Mengejutkan Musim Ini

Burnley, Tim Kuda Hitam Yang Tampil Mengejutkan Musim Ini

Burnley, Tim Kuda Hitam Dari Posisi Bawah Yang Tampil Mengejutkan Musim Ini

Bandar Judi Bola – Burnley, tim kuda hitam dari papan bawah memberikan penampilan yang mengejutkan di musim ini. Burnley berhasil menduduki posisi ke empat di tangga klasemen sementara musim ini.

Siapa sangka, tim yang tidak begitu akrab di telinga para pecinta sepakbola Inggris ini malah berhasil mencuri perhatian. The Clarets lebih banyak bermain di papan bawah klasemen dan juga divisi dibawah Premier League.

Burnley naik ke Premier League pada musim 2009/2010 sebagai tim promosi. Ini adalah kali kelima mereka main di Premier League, setelah sebelumnya bolak balik ke divisi Championship.

Tim besutan Sean Dyche itu tidak banyak membeli pemain pada bursa musim panas lalu. Dyche hanya membeli Chris Wood dengan harga 14,76 juta pound. Wood merupakan rekrutan termahal yang pernah dillakukan Burnley.

Sepanjang musim ini, posisi The Clarets relatif stabil. Setelah mengalahkan Chelsea dengan skor 3-2 di awal musim kemarin, Burnley mantap berkelana di posisi 10 besar. Terakhir Burnley hanya naik turun di posisi 6 dan 7.

Kemenangan Wood dkk. atas Stoke City pada dini hari tadi membawa tim berjuluk The Clarets itu langsung loncat ke posisi 4. Menggeser tim-tim besar seperti Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

The Clarets juga menjadi salah satu tim dengan predikat pertahanan terbaik selain Manchester United. Burnley musim ini tercatat baru 12 kali kebobolan, meski lini depannya bisa dibilang tumpul, dengan koleksi 16 gol saja.

Baca juga : Zlatan Ibrahimovic Menilai Josep Guardiola Adalah Seseorang Yang Belum Dewasa

Kekalahan terbesar nya adalah saat melawan The Citizen. Saat itu tim asuhan Dyche kalah dengan skor 0-3. Sisanya mereka bisa menahan imbang Tottenham dan Liverpool. Dari delapan laga terakhir, Burnley memetik 6 kali hasil manis.

Ketangguhan The Clarets musim ini pun tak lepas dari bagusnya racikan tim yang dibuat oleh Sean Dyche. Pilar belakang yang dikawal oleh Phil Bardsley, Kevin Long, Stephen Ward, dan James Tarkowski membuat tim lawan cukup kesulitan.

Zlatan Ibrahimovic Menilai Josep Guardiola Adalah Seseorang Yang Belum Dewasa

Zlatan Ibrahimovic Menilai Josep Guardiola Adalah Seseorang Yang Belum Dewasa

Zlatan Ibrahimovic Menilai Pelatih Manchester City, Josep Guardiola Adalah Seseorang Yang Belum Dewasa

Bandar Judi Bola – Zlatan Ibrahimovic menilai pelatih Manchester City, Josep Guardiola adalah seseorang yang belum dewasa. Hal itu diutarakan Ibra tak lama setelah kejadian ribut-ribut yang terjadi antara United dengan The Citizen.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Zlatan Ibrahimovic dan Pep guardiola pernah bekerja bersama saat keduanya masih di Barcelona. Mereka berdua hanya bekerja bersama selama 1 musim, di tahun 2009/2010.

Bersama-sama keduanya sudah memenangkan trofi La Liga, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub. Tapi karena ada sesuatu hal, kerja sama keduanya berakhir dengan tidak baik.

Musim itu Ibra yang tampil impresif berhasil membukukan 21 gol, sebelum akhirnya ditepikan oleh Guardiola. Setelah itu Ibrahimovic memilih untuk hengkang dari Barcelona di musim berikutnya.

Enam bulan pertama Ibra dan Guardiola bekerja bersama, pemain asal Swedia tersebut mencetak banyak gol untuk Blaugrana. Namun setelah Barca berganti sistem dan gaya permainan, ternyata perubahan tersebut tidak cocok untuk Ibra.

Ibrahimovic yang melayangkan protes pun langsung mendapat tanggapan yang positif dari Guardiola. Namun setelah melayangkan protes, Guardiola tidak pernah lagi memasangnya sebagai pemain inti. Seringnya hanya sebagai pengisi bangku cadangan.

Lihat juga : Insiden Keributan Usai Derby Manchester Melibatkan 15 Orang

Sejak itu, Guardiola terkesan selalu menghindar dari Zlatan. Pep bahkan tidak mau melihat wajah Ibra dan selalu berada sejauh mungkin dari nya.

Penyerang MU itu juga menyebut kalau Pep pernah melemparkan sindiran terkait dengan kendaraan yang digunakannya untuk pergi latihan saat masih di Barcelona. Ibra menduga hal yang sama juga terjadi pada beberapa pemain lain. Mario Mandzukic dan Samuel Eto’o juga sepertinya mengalami hal yang sama menurut Ibrahimovic.

Menurut striker berusia 36 tahun tersebut, Pep Guardiola mungkin adalah seorang pelatih yang bagus dan berkualitas. Namun jelas Pep adalah seorang pria yang belum dewasa dan pengecut, karena tak bisa menyelesaikan masalahnya.

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya Yang Membuat Permainannya Menjadi Semakin Tajam

Bandar Judi Bola – Philippe Coutinho saat ini mengaku senang dengan posisi barunya di tim. Perubahan posisi tersebut membuat permainan Coutinho menjadi lebih oke dan semakin tajam sekarang ini.

Belakangan ini pelatih Liverpool, Juergen Klopp, sedang hobi mengutak-atik susunan lini serangnya. Seperti saat The Reds menjamu Everton beberapa hari yang lalu, Klopp mencadangkan empat pemain intinya yang biasa diandalkan untuk lini serangnya.

Hal itu menjadikan The Reds sebagai salah satu tim yang banyak melakukan rotasi permain di Premier League musim ini. Seperti yang juga terjadi pada posisi permainan Philippe Coutinho.

Saat ini performa Coutinho terlihat lebih baik dari sebelumnya. Ia juga tercatat sudah mencetak 9 gol dari 14 laga di segala ajang kompetisi yang sudah dijalaninya, termasuk hat-trick yang baru saja dicetaknya saat laga melawan Spartak Moskow.

Sebelumnya Coutinho bermain sebagai ujung tombak bersama dengan Firmino dan Sadio Mane, dikarenakan The Reds saat itu sedang kekurangan striker berkualitas. Padahal Coutinho adalah pemain yang berposisi asli sebagai gelandang serang.

Kemudian di awal musim lalu, Coutinho harus kembali berganti posisi. Kedatangan Mohamed Salah membuat Philppe harus bermain lebih ke belakang dan cenderung sebagai deep lying playmaker.

Baca juga : Insiden Keributan Usai Derby Manchester Melibatkan 15 Orang

Namun perubahan tersebut justru membuat Coutinho menjadi jauh lebih tajam. Pemain berusia 25 tahun itu merasa lebih leluasa untuk mengekplorasi kemampuannya, juga mengasah ketajamannya di depan gawang lawan.

Menurut Philippe, dengan adaptasi yang baik dan cepat, saat ini dirinya sudah merasa nyaman dengan kombinasi baru The Reds. Sekarang hanya tinggal mencari cara untuk mencetak gol sebanyak mungkin bagi klub yang dibelanya.

Philippe Coutinho juga berterima kasih kepada pelatih nya, Juergen Klopp. Klopp dinilai banyak membantu dalam perubahan gaya permainan Coutinho yang baru. Ia berharap perubahan baru ini akan membawa sesuatu yang baik bagi kemajuan tim.

Insiden Keributan Usai Derby Manchester Melibatkan 15 Orang

Insiden Keributan Usai Derby Manchester Melibatkan 15 Orang

Insiden Keributan Usai Derby Manchester Yang Melibatkan 15 Orang Termasuk Ederson Moraes Dengan Jose Mourinho

Bandar Judi Bola – Insiden keributan usai derby Manchester akhir pekan lalu kabarnya melibatkan sampai 15 orang. Diantara orang banyak itu, ada nama Ederson Moraes dan Jose Mourinho dan juga Romelu Lukaku.

Derby Manchester akhir pekan lalu mempertemukan dua klub papan atas Liga Inggris, Manchester United dan Manchester City. Laga yang berjalan sengit tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan City.

Usai laga, seperti biasa para pelatih dan staff akan saling mengucapkan selamat kepada satu sama lain. Sedangkan sebagian pemain bertepuk tangan dengan para fans, dan sebagian lagi mulai berjalan ke arah lorong yang mengarah ke ruang ganti.

Lima menit setelah laga usai, terlihat Kevin de Bruyne dan Bernardo Silva yang sedang melayani sesi wawancara. Sedangkan sisa pemain City yang lain seperti Ederson, melakukan sesi foto dengan fotografer City.

Tak lama setelah sesi foto selesai, para pemain City merayakan kemenangan mereka di ruang ganti. Ruang ganti tamu yang berdekatan dengan kantor Jose Mourinho membuat pelatih asal Portugal tersebut merasa terganggu.

Baca juga : Manchester City Sukses Pertahankan Posisi Di Puncak Klasemen

Dikabarkan Mou bersama seorang staff nya menegur para pemain City yang dianggap terlalu ribut. Tidak terima dengan teguran tersebut, tiba-tiba Mourinho terlibat adu mulut dengan Ederson menggunakan bahasa Portugal.

Lalu entah darimana datangnya, mendadak sekotak susu melayang ke arah Mou. Mourinho yang refleks menghindar, membuat minuman tersebut menghantam tembok. Minuman yang menyembur pun mengenai staff MU.

Mendengar keributan, para pemain MU  keluar dari ruang ganti dan langsung menghampiri pelatih mereka. Romelu Lukaku yang berdiri di belakang sang pelatih pun diberitakan terlibat adu mulut yang sengit dengan para pemain City.

Akibat keributan tersebut, salah seorang staff City terluka. Mikel Arteta diketahui menderita luka robek dikeningnya saat berusaha melerai para pemain yang bertengkar. Keributan itu sendiri tidak berlangsung lama.

Saat ini diketahui FA sedang mengusut kejadian tersebut dan meminta keterangan dari kedua tim.

Hasil Undian Liga Champions Mempertemukan Real Madrid Dan PSG

Hasil Undian Liga Champions Mempertemukan Real Madrid Dan PSG

Hasil Undian Liga Champions Mempertemukan Real Madrid Dan PSG Di Babak 16 Besar

Bandar Judi Bola – Hasil undian Liga Champions musim ini sudah ditentukan hasilnya. Pengundian yang dilakukan di Nyon, Swiss pada Senin sore waktu setempat mempertemukan antara raksasa Spanyol, Real Madrid dengan klub ibukota Perancis, PSG.

Menanggapi hasil undian tersebut, pelatih PSG mengaku sangat antusias. Emery menganggap hasil undian tersebut sebagai peluang bagus bagi PSG untuk mengalahkan tim-tim besar lainnya. Terutama untuk membuktikan permainan mereka kepada Real Madrid.

Menurut Unai Emery, para pendukung PSG pasti akan sangat bersemangat menanti aksi PSG musim ini.

Laga antara Real Madrid dan PSG diprediksi akan berjalan dengan sengit. Apalagi kedua tim merupakan dua tim yang bertabur pemain bintang. Real Madrid memiliki pemain yang baru saja meraih Ballon d’Or yang ke lima kalinya tahun ini, Cristiano Ronaldo.

Sedang Neymar yang merupakan pemain termahal di dunia, saat ini sedang berseragam Paris Saint-Germain. Pertemuan diantara keduanya tentu saja akan menciptakan atmosfer pertandingan yang kental dengan semangat meraih kemenangan.

Di leg pertama yang akan diadakan pada bulan Februari mendatang, PSG akan menjamu Real Madrid terlebih dahulu. Sedang di bulan Maret, giliran Real Madrid yang kedatangan para pemain dari PSG.

Musim lalu, PSG sendiri harus tersingkir lebih awal di babak 16 besar setelah menelan kekalahan dari Barcelona. Sedang di empat musim sebelumnya, PSG juga kandas sebelum sampai ke babak final Liga Champions.

Berusaha memperkuat keadaan timnya, dewan direksi PSG pun menggelontorkan dana besar untuk memperbaiki kekuatan tim. Salah satunya dengan memboyong Neymar dari Barcelona dengan harga yang sangat fantastis.

Selain Neymar, PSG juga merekrut pemain muda dari Monaco. Kylian Mbappe diboyong dari Monaco setelah dicapai kesepakatan harga 180 juta euro, namun saat ini Mbappe berstatus sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim ini. Mbappe baru akan berstatus sebagai pemain resmi PSG di musim depan.

Lihat juga : Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions, Pochettino Sudah Tak Sabar Lagi

Bandar Judi Bola – Spurs dijadwalkan akan bertemu Juventus di laga lanjutan Liga Champions. Hasil undian yang dilakukan pada Senin (11/12/2017) kemarin membuat pelatih Spurs, Pochettino senang sekali.

Undian Liga Champions untuk babak 16 besar telah selesai dilaksanakan. Beberapa tim mungkin kurang bersemangat hasil undian tersebut. Namun lain halnya dengan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Pochettino yang memiliki darah Italia, mengaku sangat bersemangat dengan hasil undian itu. Meski lahir di Argentina, nama Pochettino sendiri merupakan nama yang khas  dan kental dengan aroma Italia.

Keluarga besar Italianya berasal dari Turin, yang merupakan kota asal Juventus. Pochettino sendiri di masa mudanya sempat berharap bisa memperkuat klub yang berjuluk La Vecchia Signora tersebut.

Pochettino menilai pertemuan dengan Juventus nanti akan menjadi pertandingan yang sulit. Seperti yang diketahui, Bianconeri merupakan salah satu finalis Liga Champions musim lalu.

Juve sendiri memiliki catatan yang tidak terlalu bagus saat harus menjalani laga dengan klub-klub asal Inggris. Opta mencatat, sejak musim 1998/1999 Bianconeri sudah bertemu dengan 5 klub asal Inggris.

Klub pertama adalah Setan Merah. Di musim 1998/1999, Juve gagal ke final karena kalah agregat 3-2 dari Manchester United. Bianconeri yang berhasil menahan imbang MU di leg pertama, harus menelan kekalahan saat bertamu ke Old Trafford di leg kedua.

Di musim 2004/2005, Juve juga takluk dari The Reds Liverpool. Saat itu perjuangan Si Nyonya Tua harus terhenti di perempatfinal karena kalah agregat dari Liverpool 1-2.

Tahun berikutnya, Bianconeri kembali kandas di babak perempatfinal. Kali ini giliran tim meriam London, Arsenal, yang mematikan langkah Juve. Tim hitam putih tersebut kalah dengan agregat 0-2.

Musim 2008/2009, Chelsea menyingkirkan tim asal Turin tersebut dengan skor total 2-3. Dan terakhir, tim Inggris yang berhasil mengalahkan Juve adalah Fulham. The Cottagers melibas Juve di leg kedua dengan total agregat 1-4.

Baca juga : Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Manchester City Sukses Pertahankan Posisi Di Puncak Klasemen

Manchester City Sukses Pertahankan Posisi Di Puncak Klasemen

Manchester City Sukses Pertahankan Posisi Di Puncak Klasemen Dan Cetak Rekor Baru Di Premier League

Bandar Judi Bola – Manchester City sukses mempertahankan posisinya di puncak klasemen Premier League. Bertandang ke Old Trafford, tim besutan Pep Guardiola pulang dengan kemenangan tipis 2-1.

Laga yang bertajuk derby Manchester tersebut dimenangkan oleh tim biru lewat dua gol dari David Silva dan Nicolas Otamendi. Sedang gol tunggal tuan rumah dicetak oleh pemain muda Setan Merah, Marcus Rashford.

Kemenangan City di derby Manchester memperpanjang catatan yang sudah diraih sebelumnya. Opta mencatat kemenangan di derby tersebut merupakan kemenangan City yang ke 14 musim ini, dan merupakan yang terpanjang dalam satu musim.

Pertengahan pekan nanti, City dijadwalkan akan bertemu Swansea City. Jika tim besutan Pep Guardiola berhasil mengalahkan Swansea, maka The Citizen akan mencatatkan rekor baru di Liga Inggris.

City akan menjadi salah satu tim yang bisa mencetak rekor kemenangan terpanjang di liga. Sebelumnya rekor tersebut dipegang oleh Arsenal dalam laju dua musim sekaligus, yakni akhir musim 2001/2002 dan awal musim 2002/2003.

Penampilan City yang cemerlang juga mendapat pujian dari Jose Mourinho. Namun menurut Mou, apa yang terjadi di sepanjang pertandingan tadi karena City sedang beruntung dan juga beberapa keputusan wasit menguntungkan mereka.

Lihat juga : Berhasil Tundukkan Chelsea, David Moyes Pamer Senyum Cerah

Tapi Mou menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang dalam perebutan gelar juara. Jarak 11 poin memang cukup jauh, namun pelatih asal Portugal tersebut yakin MU akan bisa mengejar ketertinggalannya.

Langkah pertama yang akan diambil Mourinho dan tim besutan nya adalah memenangkan laga berikutnya, dimana Old Trafford kembali menjadi tuan rumah. Pertengahan pekan nanti MU dijadwalkan akan menerima lawatan dari Bournemouth.

Saat ini City masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 46 poin. Sedangkan rival sekotanya, Manchester United, terus menempel di posisi kedua.

Old Trafford Jadi Saksi Kekalahan Manchester United Dini Hari Tadi

Old Trafford Jadi Saksi Kekalahan Manchester United Dini Hari Tadi

Old Trafford Jadi Saksi Kekalahan Manchester United Atas Tamunya Manchester City Dini Hari Tadi

Bandar Judi Bola – Stadion Old Trafford menjadi saksi kekalahan Manchester United atas rival sekotanya dini hari tadi. Manchester City sukses mengalahkan tuan rumah dengan skor tipis 2-1, meski sebelumnya sempat imbang.

Menjalani laga di pekan ke 16 Premier League, City sukses mengukuhkan posisinya di puncak klasemen dengan raihan 46 poin. Hasil semalam semakin memperlebar jarak antara City dengan Setan Merah menjadi 11 angka.

Sejak pertandingan dimulai, pasukan Pep Guardiola sudah tampil penuh percaya diri. The Citizen langsung mendominasi penguasaan bola, bahkan Whoscored mencatat tingkat penguasaan mereka mencapai 65%.

City yang tampil tanpa Sergio Aguero terus menekan pertahanan MU. Di menit ke 13, City sempat mengklaim tendangan penalti setelah Nicolas Otamendi dijatuhkan Ander Herrera. Namun protes tersebut tak dihiraukan oleh wasit.

Peluang pertama City datang melalui kerja sama Fernandinho dengan Gabriel Jesus. Sayangnya, tembakan Jesus yang lemah masih bisa ditangkap oleh De Gea. City baru bisa menjebol pertahanan MU saat babak pertama memasuki waktu akhir.

Bermula dari tendangan pojok Kevin De Bruyne, bola disambut oleh Otamendi dengan sundulannya. Bola mental langsung disambar oleh David Silva yang berada di depan gawang. City memimpin sementara.

Di menit-menit akhir masa injury time babak pertama, Setan Merah berhasil menyamakan kedudukan. Fabian Delph yang salah mengantisipasi datangnya bola, malah membuat bola jatuh pas di kaki Marcus Rashford. Tendangan keras Rashford ke gawang Ederson berhasil menyamakan kedudukan.

Babak Kedua

Memasuki paruh waktu ke dua, Jose Mourinho mengganti Marcos Rojo yang kembali mendapat cedera. Lindelof pun dipercaya sebagai pemain pengganti.

City yang masih menguasai jalannya pertandingan kembali membalikkan keadaan melalui Otamendi. Bermula dari tendangan bebas David Silva, Lukaku yang berusaha membuang bola ke tengah lapangan malah membuat blunder.

Sialnya bola membentur badan dari salah satu rekannya dan berbalik arah. Bola yang jatuh dalam jangkauan Otamendi, langsung disambar ke arah gawang MU. David De Gea terpaksa memungut kembali bola dari jalanya karena telat mengantisipasi datangnya bola.

Lukaku berusaha mengejar ketertinggalan di menit ke 67, namun tendangan nya masih melayang jauh di atas gawang Ederson. Beberapa peluang yang diciptakan setelahnya sampai akhir waktu pertandingan belum ada yang berubah menjadi gol. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan untuk Manchester City

Baca juga : Belajar Dari Kesalahan, Liverpool Kembali Ke Jalur Kemenangan

1 2 3 30