Pemain Sepakbola Terkaya Ternyata Bukan Ronaldo Ataupun Messi

Pemain Sepakbola Terkaya Ternyata Bukan Ronaldo Ataupun Messi

Gelar Pemain Sepakbola Terkaya Di Dunia Ternyata Bukan Milik Cristiano Ronaldo Ataupun Lionel Messi

BandarJudiBola – Gelar pemain sepakbola terkaya di dunia ternyata bukan milik Ronaldo ataupun Messi. Masih ada 1 nama yang jarang terdengar, namun memiliki kekayaan yang jauh diatas bintang Real Madrid atau Barcelona itu.

Pada umumnya, banyak orang yang mengira jika Cristiano Ronaldo ataupun Lionel Messi-lah yang menjadi pesepakbola terkaya di dunia. Ternyata masih ada satu nama yang memiliki jumlah kekayaan jauh diatas kedua bintang itu.

Ya, orang itu adalah Mathieu Flamini. Mungkin nama Flamini tidak seterkenal Ronaldo ataupun Lionel Messi. Tapi jumlah kekayaan yang dimilikinya berada jauh diatas kedua bintang tersebut. Bahkan kekayaan mantan punggawa Setan Merah, David Beckham pun  tak sebanding.

Saat ini total kekayaan yang dimiliki Cristiano Ronaldo diperkirakan mencapai USD 614 juta atau sekitar 8,4 triliun jika dirupiahkan. Kekayaannya tersebut didapatnya dari kontrak iklan beberapa perusahaan dan iklan sosial media. Selain itu, Ronaldo juga memiliki investasi di bidang properti.

Baca Juga : Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Sedangkan bintang Barcelona, Lionel Messi, saat ini tercatat memiliki kekayaan senilai USD 230 juta atau setara 6,4 triliun jika dihitung dalam kurs rupiah. Jumlah tersebut didapatnya dari kontrak beberapa merek terkenal dunia. Messi juga memiliki investasi di bidang properti seperti Ronaldo.

Sementara legenda Setan Merah, David Beckham memiliki kekayaan senilai USD 492 juta, setara dengan Rp 6,7 triliun. Angka tersebut diperoleh Beckham dari sejumlah kontrak iklan yang menggunakannya sebagai model. Selain itu, suami Victoria Beckham ini juga memiliki merek dagang di bidang fashion atas nama dirinya.

Lalu bagaimana dengan kekayaan Mathieu Flamini? Pesepakbola asal Prancis tersebut tercatat memiliki kekayaan senilai USD 15 milyar, yang setara dengan Rp 206,3 triliun. Jumlah tersebut tentu saja berada jauh diatas milik pesepakbola lainnya didunia.

Jadi, darimana Flamini mendapatkan uang sebanyak itu? Mathieu diketahui memiliki sebuha bisnis di bidang kimia. Perusahaan yang berdiri atas nama GF Biochemicals merupakan perusahaan biokimia miliknya.

Perusahaannya bergerak dibidang energi alternatif yang merubah limbah menjadi energi baru sebagai pengganti minyak bumi. Bahan baku yang digunakan oleh perusahaannya adalah limbah plastik dan juga sampah organik.

Berita Lainnya : Bangkit Dari Keterpurukan, Arsenal Sukses Tekuk Watford

Dengan begitu, perusahaan Flamini saat ini ditaksir memiliki aset senilai USD 30 milyar atau sekitar 412,6 triliun jika dihitung dalam kurs rupiah. Tentu saja jumlah tersebut sudah sangat jauh melebihi yang dimiliki oleh para bintang sepakbola lainnya.

Meski memiliki predikat sebagai pesepakbola terkaya dunia, Flamini dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan sederhana. Ia juga sering memberikan tips kepada sesama pengusaha di sela-sela jadwal sepakbolanya.

Sejak musim ini, Flamini diketahui bermain untuk Getafe, setelah ia tak memperoleh perpanjangan kontrak dari Crystal Palace. Sebelumnya Mathieu Flamini juga pernah membela Arsenal dan AC Milan.

Patrick Cutrone Tak Menyangka Dirinya Dipanggil Ke Timnas Italia

Patrick Cutrone Tak Menyangka Dirinya Dipanggil Ke Timnas Italia

Patrick Cutrone Tak Menyangka Jika Dirinya Dipanggil Masuk Ke Dalam Daftar Timnas Senior Italia

BandarJudiBola – Patrick Cutrone, bintang muda AC Milan, dipanggil masuk ke timnas senior Italia. Pemanggilan Cutrone ke timnas berhubungan dengan laga persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Nama Patrick Cutrone masuk dalam skuat pemain yang akan dibawa oleh pelatih timnas Italia, Luigi Di Biagio. Dalam waktu dekat, Patrick bersama rekan-rekannya di timnas akan melakoni laga persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Lawan pertama mereka adalah timnas Argentina. Laga persahabatan tersebut menurut jadwal akan digelar pada tanggal 23 Maret mendatang di Etihad Stadium. Lalu empat hari berselang, mereka akan bertemu Inggris di Wembley Stadium.

Pelatih timnas Italia, Luigi Di Biagio, mengaku terkesan dengan penampilan striker muda AC Milan tersebut. Musim ini, performa pria kelahiran 20 tahun lalu tersebut tergolong bagus.

Lima belas gol berikut 2 assist, sudah dikantonginya dari seluruh kompetisi yang diikutinya bersama Rossoneri. Torehan itu membuat Cutrone  diberi predikat sebagai pemain tersubur di klubnya.

Baca Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Cutrone sendiri mengaku, reaksi pertamanya saat mendengar kabar jika dirinya masuk skuat timnas senior adalah kaget dan tidak percaya. Ia bahkan sampai melakukan pengecekan di daftar nama skuat timnas U-21 untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

Sebelumnya saat masih bermain di timnas U-21, pria yang mengawali karir sepakbolanya di tim muda Milan, sudah mengemas 4 gol. Ia juga sudah lima kali menyandang ban kapten timnas U-21.

“Bisa melakukan debut di timnas senior merupakan suatu hal yang menggairahkan. Ini seperti mimpi, saya tidak percaya jika saya mendapat kesempatan ini.” ucap Patrick.

Berita Terkait :

“Saya bahkan sampai mengecek daftar skuat timnas U-21 untuk memastikan nama saya benar-benar tak ada disana. Saya akan bekerja keras membayar kepercayaan ini dan memberikan yang terbaik untuk Italia.” jelas Cutrone seperti yang tertulis di Football Italia.

Cutrone sendiri baru melakukan debutnya bersama timnas U-21 Italia pada bulan September 2017 yang lalu. Selain Patrick Cutrone, pemain muda lainnya yang juga dipanggil ke timnas senior adalah Federico Chiesa.

Meski penampilan Chiesa tak secemerlang kompatriotnya di timnas, namun ia juga memiliki kelebihan tersendiri. Di musim ini, pemain 20 tahun itu sudah mencetak lima gol bersama La Viola, dan mendapat kepercayaan untuk mengawal lini depan Fiorentina.

Tiga Quattrick Dari Tiga Bintang Di Akhir Pekan Lalu

Tiga Quattrick Dari Tiga Bintang Di Akhir Pekan Lalu

Tiga Quattrick Dari Tiga Pemain Bintang Di Tiga Liga Domestik Pada Akhir Pekan Lalu

BandarJudiBola – Tiga quattrick tercipta dari tiga pemain bintang di akhir pekan lalu. Ketiga quattrick tercipta di tiga liga besar benua eropa, yakni Premier League Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol.

Dalam pertandingan yang digelar akhir pekan lalu, hujan gol terjadi di tiga liga besar benua eropa. Sebagai catatan, ada 5 Liga yang terkenal sebagai liga paling besar di benua eropa.

Kelima liga tersebut antara lain : Premier League (Inggris), La Liga (Spanyol), Serie S (Italia), Bundes Liga (Jerman), dan France Ligue 1 (Prancis). Tiga liga yang mengalami hujan gol akhir pekan lalu adalah Premier League, Serie A, dan La Liga.

Simak Juga : Lima Gol, Livepool Gilas Habis Watford Tanpa Ampun

Berikut kami berikan bahasan mengenai quat-trick di liga domestik masing-masing negara di akhir pekan lalu. Dimulai dari :

  • Premier League (Inggris)

Hujan gol di Premier League terjadi dalam laga Liverpool kontra Watford. Kala itu Liverpool atas tamunya Watford dengan skor telak 5-0. Satu gol dicetak oleh Roberto Firmino, sedang sisanya tercatat atas nama Mohamed Salah. Dua gol pertama dibuatnya di babak pertama, tepatnya di menit ke 4 dan 43. Sedang hat-trick dan quat-tricknya tercipta di babak kedua, di menit 77 dan 85.

  • Serie A (Italia)

Parade quat-trick kedua berlangsung di negara yang beribukota Roma. Adalah Mauro Icardi, pemain Inter Milan yang mencatat empat gol dalam kurun waktu kurang dari 15 menit. Salah satu golnya bahkan diciptakan melalui tendangan backheelnya. Dengan sumbangan 4 gol dari Icardi, pasukan Luciano Spalleti menutup laga dengan skor 5-0 tanpa balas. Satu gol tambahan dicetak oleh Ivan Perisic di menit ke 26.

  • La Liga (Spanyol)

Pesta gol terakhir ada di negara yang terkenal dengan julukan Negri Matador. Ya, liga ketiga dimana quat-trick juga tercipta pada akhir pekan lalu, adalah La Liga Spanyol. Pesta gol terjadi di Santiago Bernabeu, saat Real Madrid menjamu Girona pada Senin (19/03/2018) dini hari lalu. Bintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo-lah yang mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 4 kali (11′, 47′, 64′, 90+1′) di laga tersebut. Madrid sendiri pada prosesnya menutup laga dengan skor telak 6-3, dengan dua gol lainnya tercatat atas nama Lucas Vazquez (59′) dan Gareth Bale (86′).

Berita Lainnya : Eibar Tunduk Dari Madrid Lewat Dua Gol Ronaldo

Cemerlangnya penampilan ketiga bintang di masing-masing liga diharapkan mampu membawa timnya untuk bisa menjuarai liga. Untuk Mohamed Salah, itu adalah kali pertama dirinya mencatat hat-trick sejak berseragam The Reds awal musim ini.

Untuk Mauro Icardi, 4 gol yang disumbangkannya di laga kemarin menggenapkan perolehan golnya musim ini menjadi 22 gol. Gol tersebut sekaligus membuka kembali keran nya yang sempat tersumbat beberapa waktu belakangan.

Berbeda dengan Salah dan Icardi, torehan 4 gol Ronaldo kemarin memiliki pencapaian tersendiri bagi mantan pemain Manchetser United tersebut. Itu adalah kali ke 50 Ronaldo mencetak hat-trick selama berkompetisi di La Liga Spanyol. Dengan koleksi 22 gol di musim ini, pria kelahiran Portugal, 33 tahun lalu itu hanya kurang 3 gol lagi untuk mengejar top skorer sementara, Lionel Messi.

Insiden Menyakitkan Kemenangan Southampton Di Kandang Wigan

Insiden Menyakitkan Kemenangan Southampton Di Kandang Wigan

Insiden Menyakitkan Dalam Kemenangan Southampton Saat Bertandang Ke Kandang Wigan

BandarJudiBola – Sebuah insiden menyakitkan mengiringi kemenangan Southampton akhir pekan lalu. Bertandang ke kandang Wigan, Soton berhasil memastikan kelolosannya lewat dua gol yang dicetak Hojbjerg dan Cedric Soares.

Southampton yang bertanding di DW Stadium pada Minggu (18/03/2018) di babak perempatfinal Piala FA berhasil mengunci kemenangan. Dengan skor telak 0-2, Soton berhak melaju ke babak semifinal.

Dua gol Soton dicetak oleh Pierre-Emile Hojbjerg dan Cedric Soares. Keduanya mencetak angka di babak kedua, tepatnya di menit 62 dan di masa injury time babak kedua.

Gol dari Hojbjerg tercipta setelah pemain asal Denmark tersebut memaksimalkan umpan terarah dari Dusan Tadic. Dengan tenang, Hojbjerg melesakkan bola ke dalam gawang dan membawa timnya membuka keunggulan.

Baca Juga : Southampton Dikalahkan Berkat Gol Firmino Dan Salah

Soton juga memiliki kesempatan di menit 72 untuk menggandakan keunggulan. Sayangnya peluang untuk menambah angka harus gagal terealisasi, setelah eksekusi penalti dari Manolo Gabbiadini berhasil dimentahkan.

Wigan yang mencoba untuk bisa lolos ke semifinal berusaha untuk menyamakan kedudukan. Beberapa percobaan dilepaskan Wigan, namun usaha mereka belum juga membuahkan hasil.

 Gawang yang dikawal Alex McCarthy masih terlalu rapat untuk ditembus oleh Wigan. Namun sial bagi Wigan, di masa injury time babak kedua, Christian Walton gagal mengamankan jakanya. Cedric Moraes pun dengan mudah menyarangkan boka ke dalam jala Walton. Kedudukan menjadi 0-2 untuk tim tamu.

Hasil tersebut juga menjadi ajang pembuktian bagi pasukan Mark Hughes, bahwa mereka layak diperhitungkan di ajang Piala FA. Meski sudah dipastikan kelolosan, sebetulnya ada sebuah insiden yang cukup menyakitkan terjadi saat pertandingan berlangsung.

Berita Lainnya : Ke Semifinal Piala FA, Gol Eriksen – Lamela Singkirkan Swansea

Insiden tersebut terjadi tak lama setelah gol pertama Soton tercipta. Selayaknya seorang pemain bola, adalah hal wajar untuk melakukan selebrasi usai mencetak angka, begitu juga yang dilakukan oleh Hojbjerg.

Namun ada 1 hal yang tak disadarinya. Saat sedang melakukan selebrasi, secara tak sengaja, kaki Hojbjerg menendang bagian penting dari rekan setimnya, Jack Stephens.

Kejadian tersebut tertangkap oleh kamera media yang sedang meliput. Terlihat ekspresi Stephens yang meringis kesakitan dari foto yang tersebar di media. Meski kesakitan, Stephens tetap ikut merayakan keberhasilan Hojbjerg, dan menyelesaikan pertandingan hingga akhir.

Gol Paco Alcacer Dan Lionel Messi Kalahkan Athletic Bilbao

Gol Paco Alcacer Dan Lionel Messi Kalahkan Athletic Bilbao

Gol Cepat Paco Alcacer Dan Lionel Messi Antar Barcelona Kalahkan Athletic Bilbao

BandarJudiBola – Gol cepat dari Paco Alcacer dan Lionel Messi di babak pertama pastikan kemenangan Barcelona. Raksasa Catalan tersebut mengukuhkan posisinya dipuncak klasemen La Liga di pekan ke 29.

Giornata ke 29 yang digelar di Camp Nou, mempertemukan tuan rumah Barcelona dengan Athletic Bilbao. Mengakhiri laga dengan skor telak 2-0, Blaugrana unggul lewat gol cepat dari Paco Alcacer dan Lionel Messi.

Delapan menit setelah kick-off babak pertama, Barca membuka keunggulannya lebih dulu. Meneruskan umpan terarah dari Jordi Alba, Alcacer langsung menyambar bola dari jarak dekat ke gawang Kepa. 1-0, tuan rumah memimpin.

Unggul cepat satu angka, pasukan Valverde semakin bersemangat. Di menit ke 11, Barcelon nyaris mencetak gol keduanya. Sayang, percobaan Paulinho berhasil ditepis Kepa Arrizabalaga. Begitu juga dengan usaha La Pulga yang menyambar bola muntah, masih bisa digagalkan oleh kiper 23 tahun tersebut.

Peluang Barca datang lagi lewat usaha Coutinho empat menit kemudian. Sial bagi Coutinho, tembakan jarak dekatnya hanya menemui sisi atas dari gawang Bilbao.

Baca Juga : Los Rojiblancos Akui Ketangguhan Barcelona Di Camp Nou

Ousmane Dembele yang mencoba peruntungannya di menit 20 juga belum berhasil. Penampilan Arrizabalaga yang sedang on-fire, berhasil mementahkan peluang tuan rumah dengan berani.

Akhirnya gol kedua Blaugrana datang di menit 30. Bermula dari umpan Dembele yang diarahkan pada Messi di kotak penalti, pemain timnas Argentina itu lantas menyambar dengan kaki kirinya. Berada diluar jangkauannya, bola bergulir dengan mulus ke sudut jala Kepa. Barca unggul 2-0.

Di akhir babak pertama, Paulinho berpeluang memperbesar keunggulan Barcelona. Tapi tembakannya kembali membentur mistar Arrizabalaga. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0 untuk Barcelona.

Kembali dari rehat, Bilbao yang tertinggal cukup jauh mulai memperlihatkan serangan-serangan balik. Di menit 61, Bilbao mendapat peluang melalui usaha Sabin Merino, tapi penyelesaiannya belum menemui target.

Hingga menjelang babak kedua berakhir, Bilbao masih belum bisa memperkecil kedudukan. Gawang yang dikawal Kepa Arrizabalaga malah nyaris kembali kebobolan di menit 81.

Berita Terkait : Unggul Cepat, Blaugrana Kunci Kemenangan Atas Chelsea Di Leg Kedua

Messi yang memanfaatkan celah dari lemahnya pertahanan Bilbao, melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang lawan. Beruntung bagi tim tamu, sepakan Messi masih melenceng dari sasaran.

Sampai laga dinyatakan berakhir, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji. Pertandingan pun dimenangkan oleh Barcelona dengan skor 2-0 tanpa balas. Dengan tambahan 3 angka, posisi Blaugrana semakin kokoh dipuncak klasemen dengan koleksi 75 poin.

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo Dengan Selisih Satu Angka, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

BandarJudiBola – Tundukkan Chievo dengan selisih satu angka, Milan sukses raih poin penuh. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, berhasil membawa Rossoneri kembali ke jalur kemenangan.

Bermain di Stadion San Siro pada Minggu (18/03/2018) malam, Milan sukses tundukkan Chievo dengan skor 3-2. Setelah sempat tertinggal di babak pertama, Rossoneri berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di babak kedua.

Milan berhasil membuka keunggulan lebih dulu di menit ke 10. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan tim tamu, Hakan Calhanoglu dengan mudah menjebol bola umpan dari Franck Kessie. Milan memimpin 1-0.

Saat laga memasuki menit 33, Chievo berhasil menyamakan kedudukan. Sama-sama lemah dalam barisan pertahanan, giliran Mariusz Stepinski yang memanfaatkan celah dibarisan belakang Milan. Stepinski pun dengan mudah membawa kedudukan berimbang.

Lihat Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Satu menit kemudian, Chievo membalikkan keadaan. Roberto Inglese sukses merebut bola dari pemain Milan yang akan melepaskan umpan. Sepakan kerasnya pun gagal ditepis Donnarumma. Skor 1-2 untuk Chievo.

Tiga menit jelang waktu jeda, Suso berpeluang mengejar ketertinggalan dari tim tamu. Sayangnya penyelesaian mantan pemain Liverpool tersebut masih belum menemui sasaran. Babak pertamapun berakhir dengan keunggulan sementara Chievo.

Tertinggal dari tim tamu, Milan memulai laga di babak kedua dengan tempo permainan yang lebih tinggi. Usaha pasukan Gattuso berbuah gol di menit ke 51. Kali ini giliran Patrick Cutrone yang menceploskan bola ke gawang Sorrentino dan menyamakan kembali kedudukan.

Berambisi untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dan meraih poin penuh, Milan tak sedikitpun mengendurkan tekanan. Sayang peluang Suso dan Calhanoglu di menit 67 dan 74 belum membuahkan hasil.

Berita Lainnya : Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Publik San Siro kembali bersorak setelah gol ketiga Milan tercipta di menit 81. Memaksimalkan umpan yang bermula dari tendangan sudut, bola kemudian diceploskan ke dalam gawang Chievo lewat tandukkan Andre Silva. Milan berbalik unggul 3-2.

Di akhir babak kedua, tepatnya di mas injury time, Rossoneri berkesempatan menambah perolehan angka. Milan mendapat hadiah penalti setelah wasit melakukan pengecekan ulang melalui teknologi VAR. Nenad Tomovic terbukti melakukan handsball saat berusaha memblok sepakan Calhanoglu.

Tapi Franck Kessie yang ditunjuk sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya. Tembakan nya yang lemah dengan mudah diantisipasi kiper lawan. Milan pun harus mengakhiri laga dengan skor 3-2.

Meski mendapat tambahan 3 angka, Il Diavolo tetap tertahan di posisi ke enam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sedang Chievo juga tetap di posisi 16 dengan mengumpulkan 25 angka.

Lima Gol, Livepool Gilas Habis Watford Tanpa Ampun

Lima Gol, Livepool Gilas Habis Watford Tanpa Ampun

Cetak Lima Gol, Liverpool Gilas Habis Watford Tanpa Ampun Di Lanjutan Premier League

BandarJudiBola – Unggul setelah cetak lima gol tanpa balas, Liverpool memastikan kepulangannya dengan poin penuh. Bertemu Watford di lanjutan kompetisi Premier League, The Reds sukses gilas habis tamunya.

Di pekan ke 31 Premier League, Liverpool dijadwalkan menjamu Watford di Anfield pada Minggu (18/03/2018) dini hari. Dengan skor akhir 5-0, pasukan Juergen Klopp yang tampil beringas tak sedikitpun memberi Watford kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.

Mendominasi jalannya pertandingan, The Reds langsung membuka keunggulannya di menit ke 4 pertandingan. Menerima umpan dari Sadio Mane, Salah yang menerobos masuk ke dalam kotak penalti Watford sukses menjebol jala Karnezis. 1-0, Liverpool memimpin.

Baca Juga : Bungkam Liverpool, Setan Merah Bawa Pulang Poin Penuh

Skor 1-0 bertahan hingga menit ke 36. Menit selanjutnya Watford berpeluang menyamakan kedudukan lewat kerjasama antara Richarlison dan Roberto Pereyra. Namun usaha tersebut berhasil digagalkan Karius.

Mendekati waktu jeda, tepatnya di menit 43, Salah mencetak gol keduanya di laga ini. Bermula dari umpan silang Andrew Robertson yang diarahkan ke kotak penalti, bola lantas disambar Salah dari jarak dekat. The Reds menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Empat menit berselang selepas babak kedua dimulai, gawang Karnezis kembali kebobolan. Kali ini, giliran Roberto Firmino yang menambah angka untuk The Reds.

Berawal dari serangan yang dibangun Mohamed Salah dari sisi kiri, Miguel Britos berusaha menjegal pemain asal Mesir tersebut. Sial bagi Watford, tekel yang dilakukan Britos gagal. Salah pun dengan mudah melepas umpan pada Firmino yang langsung dikonversi menjadi gol. 3-0, The Reds menjauh.

Tertinggal tiga angka, Watford mencoba memperkecil ketertinggalan. Peluang pertama datang dari usaha Jose Holebas lewat sepakan jarak jauhnya, sayangnya bola masih melenceng dari target. Begitupun usaha dari Roberto Pereyra yang hanya membentur mistar gawang.

Berita Lainnya : Pesta Gol Liverpool Saat Hadapi Spartak Moskow…

Memasuki menit ke 77, Salah kembali mencetak hat-trick di ajang Premier League. Di depan gawang Watford, Salah yang sebelumnya sukses mengecoh lini pertahanan tim tamu, melepaskan tembakan yang diarahkan ke gawang. Liverpool unggul 4-0.

Lima menit jelang waktu normal pertandingan habis, Salah kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk yang keempat kalinya. Quat-trick Salah musim ini tercipta setelah ia menyambar bola muntah dari usaha Danny Ings. Mantan pemain Chelsea itu pun dengan mudah menceploskan bola.

Hasil telak 5-0 menutup laga kali ini. Dengan tambahan 3 angka, The Reds masih tertahan di posisi 3 klasemen dengan mengantongi 63 angka. Selisih dua angka dari Manchester United di peringkat dua. Kemungkinan selisih tersebut akan bertambah mengingat laga Setan Merah kontra West Ham belum terlaksana.

Scott McTominay, Bek Tengah United Yang Akan Jadi Pemain Hebat

Scott McTominay, Bek Tengah United Yang Akan Jadi Pemain Hebat

Scott McTominay, Bek Tengah Manchester United Yang Akan Menjelma Jadi Pemain Hebat Di Masa Depan

BandarJudiBola – Scott McTominay, pemain muda Manchester United calon bek tengah di masa depan. McTominay disebut memiliki bakat dan potensi yang cukup besar untuk bisa menjadi pemain hebat.

Nama Scott McTominay belakangan ini mencuri perhatian publik Inggris, khususnya para pendukung Setan Merah. Hal tersebut tak lepas dari performa apik yang ditampilkan oleh pemain 21 tahun tersebut.

Sejauh ini, penampilannya bersama Setan merah cukup memuaskan Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal tersebut beberapa kali memasang Scott dengan Nemanja Matic di posisi bek tengah.

Scott diberi kepercayaan untuk bermain di beberapa laga besar oleh Mourinho. Bahkan, McTominay turun sebagai starter dan bermain penuh saat MU menang atas Liverpool di Premier League baru-baru ini. Ia juga membantu Setan Merah mengalahkan Chelsea.

Baca Juga : Kemanakah Zlatan Akan Berlabuh Setelah Kontraknya Berakhir?

Di musim ini saja, Scott sudah tampil sebanyak 17 kali di segala ajang kompetisi. Bagi seorang pemain muda, dipercaya turun di laga besar tentu akan sangat membanggakan. Apalagi posisi yang dimainkan oleh pemain asal Skotlandia itu terisi oleh nama-nama besar.

Selain McTominay, ada nama Marouane Fellaini, Ander Herera, Nemanja Matic, dan pemain termahal United, yakni Paul Pogba. Dengan kepercayaan besar yang diberikan Mou padanya, McTominay merasa wajib untuk teus bekerja keras.

“Merupakan sebuah kebanggan tersendiri untuk bisa dipercaya di laga-laga besar. Terutama oleh seorang pelatih sekelas Jose Mourinho. Di bawah arahannya, saya mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik.” ucapnya saat diwawancara Soccerway.

Berita Lainnya : Kalah Total Agregat, Manchester United Angkat Koper Lebih Dulu

“Jika bukan karena Mourinho, saya tidak akan punya kesempatan untuk bermain dan dilihat oleh orang-orang. Oleh karena itu, saya akan berusaha keras untuk membayar kepercayaannya dengan bekerja keras dan memberikan yang terbaik dari diri saya.” tutup pemain bernomor punggung 39 itu.

Penilaian positif juga diberikan oleh mantan direktur akademi Setan Merah, Brian McClair pada McTominay. Brian percaya jika Scott akan menjadi pemain hebat dimasa depan. Dan ia akan menjadi tandem kuat bersama Eric Bailly untuk Manchester United.

Ke Semifinal Piala FA, Gol Eriksen – Lamela Singkirkan Swansea

Ke Semifinal Piala FA, Gol Eriksen - Lamela Singkirkan Swansea

Pastikan Melaju Ke Semifinal Piala FA, Gol Eriksen – Lamela Bawa Spurs Singkirkan Swansea City

BandarJudiBola – Pastikan melaju ke babak semifinal Piala FA, Spurs ukir kemenangan. Pasukan Mauricio Pochettino sukses singkirikan Swansea City lewat gol-gol yang dicetak oleh Christian Eriksen dan Eric Lamela.

Bertandang ke markas Swansea di Liberty Stadium, Tottenham berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Meneruskan umpan dari Eric Lamela, Eriksen sukses melepaskan tendangan jarak jauh yang membawa Spurs memimpin di menit ke 11.

The Lily Whites nyaris menggandakan keunggulan di menit 23, lewat usaha dari Son Heung-Min. Son sebenarnya sempat menjebol gawang dari Nordfeldt, namun gol nya kemudian dibatalkan wasit setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR. Son ternyata sudah lebih dulu terjebak offside.

Memasuki menit 37, Eriksen kembali menciptakan peluang untuk menambah angka. Tapi penyelesaiannya kali ini hanya menemui tiang gawang. Usaha Spurs untuk menggandakan perolehan angka baru terlaksana saat babak pertama nyaris usai.

Dicetak dengan cara yang sama dengan gol pertamanya, gawang Nordfeldt kembali kebobolan lewat tendangan jarak jauh. Namun kali ini giliran Eric Lamela yang mencatatkan namanya. Hotspur menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Lihat Juga : Kemenangan Tottenham Atas Bournemouth Dibayar Dengan Cedera Kane

Kembali dari turun minum, tim besutan Pochettino masih menekan pertahanan tuan rumah. Mencari kemenangan untuk memastikan kelolosannya ke semifinal, Spurs akhirnya berhasil menggenapkan perolehan golnya menjadi 3 lewat kaki Eriksen.

Pemain kelahiran Denmark 26 tahun lalu itu mencetak gol keduanya di laga kali ini. Tak jauh berbeda dengan dua gol sebelumnya, gol ketiga Spurs juga tercipta dari luar kotak penalti. Tangan kiper Kristoffer Nordfeldt gagal menjangkau bola sepakan Eriksen. Spurs pun menjauh 0-3 di menit 62.

Berita Lainnya : Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Tuan rumah sendiri bukannya tidak ada perlawanan. Swansea sempat mengancam gawang Michel Vorm saat babak kedua baru saja dimulai. Sayang dua peluang emas yang didapat oleh Martin Olsson dan Tammy Abraham gagal dimaksimalkan dengan baik.

Swansea juga kesulitan untuk keluar dari tekanan yang dilancarkan Spurs. Alhasil, hingga laga dinyatakan berakhir, The Swans tercatat hanya melepaskan tiga tembakan dengan dua diantaranya mengarah ke gawang.

Kemenangan Spurs ini memastikan satu tempat untuk The Lily Whites di semifinal. Selain Spurs, masih ada Manchester United dan Chelsea yang juga sedang memperebutkan tempat di Piala FA setelah sama-sama tersingkir dari Liga Champions.

Delapan Besar Liga Champions Pertemukan Kembali Juve Dengan Madrid

Delapan Besar Liga Champions Pertemukan Kembali Juve Dengan Madrid

Undian Delapan Besar Liga Champions Musim Ini Pertemukan Kembali Juventus Dengan Real Madrid

BandarJudiBola – Undian untuk babak delapan besar Liga Champions musim ini sudah selesai dilaksanakan. Mengulang musim lalu, hasil undian kali ini mempertemukan kembali Juventus dengan Real Madrid.

Undian untuk babak delapan besar Liga Champions telah selesai digelar di markas UEFA yang berada di Nyon, Swiss. Nasib delapan tim yang lolos sudah ditentukan. Salah satunya adalah Juventus, yang dipertemukan kembali dengan Real Madrid.

Beberapa musim belakangan, kedua tim sudah sering berjumpa. Pertemuan terakhir mereka terjadi di musim lalu, saat melakoni laga final Liga Champions. Kala itu pasukan Masimmiliano Allegri takluk dengan skor 1-4 dari Los Blancos.

Sebelumnya, kedua tim juga pernah dipertemukan di musim 2013/2014. Saat itu Madrid meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang. Lalu di babak semifinal musim 2014/2015, yang dimenangkan oleh Juventus.

Lihat Juga : Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Reuni kedua tim kali ini, tentu disambut dengan antusias oleh Allegri. Pelatih asal Italia tersebut berharap, tim asuhannya akan bisa bermain seperti musim lalu saat menyingkirkan Barcelona di babak perempatfinal.

Saat itu Bianconeri berhasil menyingkirkan Barcelona dengan total agregat 3-0. Juve mengunci kemenangan mereka di leg pertama dengan skor 3-0. Sedang pada leg kedua, Si Nyonya Tua ditahan imbang 0-0 oleh Blaugrana.

Allegri menyebut jika pertemuannya kembali dengan Real Madrid akan menjadi pertandingan yang indah. Apalagi jika timnya bisa meraih kemenangan atas Real Madrid.

Berita Terkait :

  1. Unggul Cepat, Blaugrana Kunci Kemenangan Atas Chelsea Di Leg Kedua

  2. Munich Melenggang Ke Perempatfinal Setelah Singkirkan Besiktas

  3. Kalah Total Agregat, Manchester United Angkat Koper Lebih Dulu

“Pertemuan ini akan jadi dua laga yang indah bagi kami. Terlebih jika kami bisa menampilkan permainan terbaik kami, dan menyingkirkan Real Madrid untuk bisa ke semifinal.” ungkap Allegri saat diwawancara Football Italia.

“Kami harus bermain dengan lebih baik musim ini. Jika beruntung, kami akan lolos ke babak selanjutnya. Tapi jika tidak, tentu saja kami akan pulang. Bisa sampai ke sini sudah merupakan kebanggaan bagi kami. Ini akan meningkatkan semangat para pemain untuk bertumbuh ke arah yang lebih baik, secara mental maupun fisik.” tutup Allegri.

Selain Juventus yang dijadwalkan bertemu Real Madrid, masih ada Barcelona yang akan bertemu AS Roma. Lalu ada Bayern Munich dengan Sevilla, dan terakhir Manchester City, yang berjumpa kembali dengan Liverpool.