Bandar Judi Online Tertangkap Di Banda Aceh

bandar-judi-togel-asal-hong-kong-diringkus-di-banda-aceh
bandar-judi-togel hong-kong-diringkus-di-banda-aceh

Seorang Bandar Judi Online terbesar tertangkap basah oleh tim Satreskrim Polresta Banda Aceh yang menurut informasi judi onlinenya berupa togel dengan jaringan langsung ke hongkong. Sebut saja tersangka AM aliasan Amin (41).

AM ditangkap saat dia berada di salah satu warung kopi di peunayung yang di duga sebagai lapak tempatnya berkerja. Sebelum melakukan penangkapan tersangka AM, pihaknya terlebih dahulu mengamankan rekan tersangka Muhammad (61) yang berkerja sebagai kurir penyetor uang dan pengambil nomot togeldari berbagai tempat yang ada di Banda Aceh.

Muhammad di tangkap saat dirinya sedang memesan nomor togel kepada AM dengan uang tunai sebesar 315 ribu rupiah, saat tertangkap, kemudian kita menanyakan lagi posisi bandarnya dengan cara memesan nomor togel via pesan singkat dan menanyakan keberadaan tersangka. Saat tiba di posisi kami langsung melakukan penangkapan terhadap AM.

Menurut informasi yang didapat oleh masyarakat setempat, AM merupakan Bandar Judi Online terbesar di Banda Aceh dan sudah melakukan bisnis haramnya ini hampir 6 tahun lamanya dengan omset yang sudah diambil pulukan juta perharinya. Sistem kerjanya hanya menerima pesan singkat dan kemudian tersangka mengirimkan nomor togel tersebut via online.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti sebagai alat kerjanya berupa 1 unit laptop, handphone, kartu ATM. AM akan di kenakan dengan pasal 45 ayat (2) UU Nomor 19/2016 tentang UU/20018 tentang informasi dan teknologi. akan tetapi menurut Kompol Raja Gunawan tersangka tidak di kenakan hukum cambuk Qanun karena pasal yang menjeratnya itu lebih berat dibandingkan hukum cambuk yang berlaku. Jika Hukum Cambuk berlaku maka hanya 12 kali selesai dan akan di penjara selama 6 tahun kemudian sudah bebas. jelasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© SUKABET77, Pasang bola sesukamu di sini.