Gol Salah Dan Sadio Mane Tundukkan Newcastle United

Gol Salah Dan Sadio Mane Tundukkan Newcastle United

Gol Mohamed Salah Dan Sadio Mane Bawa Liverpool Tundukkan Newcastle United

Bandar Judi Bola – Dua gol Liverpool yang dicetak oleh Mohamed Salah dan Sadio mane pastikan kemenangan mereka. Newcastle United pun tunduk setelah gagal menyamakan kedudukan hingga laga berakhir.

Menjamu Newcastle di Anfield Stadium pada Minggu (04/03/2018) dini hari, The Reds menutup laga dengan hasil positif. Lewat gol dari Salah dan Sadio Mane, Liverpool menunjukkan kekuatannya sebagai tuan rumah.

Dominasi Liverpool yang mencapai 72 persen membuat laga terkesan berjalan satu arah. The Reds bahkan langsung melepaskan ancaman ke gawang yang dikawal Dubravka di menit kelima. Namun kerja sama Mane dengan Trent Alexander-Arnold gagal membuahkan hasil.

Tak lama berselang, giliran Salah yang mengancam gawang Newcastle. Memanfaatkan umpan dari Andrew Robertson, Salah lantas mengincar gawang lawan. Tapi sebelum mencapai sasaran, bola lebih dulu diblok Paul Dummet.

Baca Juga : Libas West Ham, Empat Bintang Liverpool Sumbang Gol

Meski menguasai jalannya pertandingan, The Reds terlihat kesulitan menembus pertahanan yang dibangun Newcastle. Banyak peluang yang tercipta sepanjang babak pertama berlangsung, namun gagal dimaksimalkan dengan baik oleh tuan rumah.

Lima menit jelang waktu normal habis, Liverpool membuka keunggulan lebih dulu. Salah sukses mengecoh pergerakan Dubravka sebelum melepaskan tembakan. Bola hasil umpan dari Oxlade-Chamberlain pun meluncur mulus ke dalam gawang lawan. The Reds menutup babak pertama dengan skor 1-0.

Lepas turun minum, The Reds meningkatkan serangan di babak kedua. Di menit ke 52, The Reds nyaris menggandakan keunggulan lewat klaim penalti. Klaim tersebut diajukan tuan rumah, setelah bola terlihat mengenai tangan Jamaal Lascelles saat menghalau sepakan Salah. Namun wasit tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran, dan meminta laga diteruskan.

Tiga menit setelah klaim penaltinya ditolak, publik Liverpool dibuat bersorak setelah Sadio Mane menambah keunggulan tuan rumah. Lewat operan-operan pendek dari tengah lapangan, bola kemudian diteruskan Firmino pada Mane. Dengan tenang, Mane membawa Liverpool menjauh jadi 2-0.

Tertinggal dua angka, Newcastle berusaha memperkecil ketertinggalan. Memaksimalkan peluang lewat sepak pojok, Isaac Hayden kemudian menyambar bola dengan tandukkannya. Sayang si kulit bundar malah melebar ke samping gawang.

Berita Lainnya : Libas Porto Dengan Skor Telak, Mane Menggila Dengan Cetak Hat-trick

The Reds berpeluang menambah angka di masa injury time babak kedua. Tuan rumah kembali mengklaim penalti setelah Mohamed Salah dijatuhkan di kotak terlarang oleh Martin Dubravka. Sial bagi Salah, wasit lagi-lagi menolak memberikan penalti.

Tak lama kemudian, laga pun berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah. Hasil positif ini membawa pasukan Juergen Klopp naik ke posisi dua klasemen untuk sementara. Menyalip Manchester United yang baru akan bertanding pada 6 Maret nanti.

Southampton Dikalahkan Berkat Gol Firmino Dan Salah

Southampton Dikalahkan Berkat Gol Firmino Dan Salah

Southampton Dikalahkan Oleh Liverpool Berkat Sumbangan Gol Dari Firmino Dan Mohamed Salah

Bandar Judi Bola – Tim tamu Southampton harus pulang tanpa satu poin pun. Kekalahan mereka oleh tim tamu Liverpool, terjadi berkat sumbangan dua gol yang masing-masing dicetak oleh Roberto Firmino dan Mohamed Salah.

Liverpool yang bertandang ke St Mary’s Stadium pada Minggu (11/02/2018) malam sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor 0-2 tanpa balas. Dua gol di babak pertama tersebut, tercatat atas nama Roberto Firmino yang kemudian ditambahkan oleh Mohamed Salah.

The Reds membuka keunggulan di menit ke enam lewat serangan balik cepat. Bermula dari kesalahan Wesley Hoedt yang gagal mengantisipasi umpan panjang Chamberlain, bola berhasil sampai pada Salah. Yang kemudian diteruskan pada Firmino di depan. Tak membuang peluang, Firmino membawa The Reds unggul lebih dulu. 0-1 untuk The Reds.

Tuan rumah baru mendapat peluang saat laga sudah berjalan 18 menit. Usaha Pierre-Emile Hojbjerg yang menerima operan Oriol Romeu gagak dimaksimalkan dengan baik, setelah Lloris Karius menutup ruang geraknya.

Baca juga : Loris Karius Jadi Kiper Utama Liverpool Sejak Awal Tahun

Setelah percobaan dari Hojbjerg, Karius yang tampil gemilang juga menggagalkan beberapa peluang lainnya dari tuan rumah. Seperti kerja sama James Ward-Prowse dengan Guido Carillo yang diselesaikan dengan sundulannya.

Menjelang waktu turun minum, gawang yang dikawal Alex McCarthy kembali kebobolan. Lagi-lagi berkat kerja sama Firmino dan Salah, yang melakukan operan satu-dua. Bola diumpankan pada Salah, yang diselesaikan dengan dingin oleh pemain asal Mesir tersebut.

Skor berubah menjadi 0-2 untuk kemenangan sementara The Reds saat waktu istirahat.

Di babak kedua, tuan rumah yang tertinggal dua angka berusaha mempersempit jarak. Peluang Soton di menit 59 berasal dari tendangan bebas. Ward-Prowse yang mendapat tugas mengeksekusi bola, kemudian meneruskan si kulit bundar pada Wesley Hoedt. Sayang penyelesaian Hoedt masih melebar dari gawang Karius.

Liverpool nyaris menambah keunggulan di lima menit jelang waktu normal pertandingan usai. Sayangnya usaha dari Adam Lallana yang meneruskan operan dari Salah, belum menemui sasaran. Tak lama kemudian, laga berakhir untuk kemenangan Liverpool.

Dengan raihan poin penuh, Liverpool kembali naik ke posisi tiga dengan mengumpulkan 54 poin setelah menjalani 27 pertandingan.

Anfield Stadium Jadi Saksi Kekalahan Perdana Manchester City

Anfield Stadium Jadi Saksi Kekalahan Perdana Manchester City

Anfield Stadium Jadi Saksi Kekalahan Perdana Manchester City Di Liga Domestik Musim Ini

Bandar Judi Bola – Anfield Stadium jadi saksi atas kekalahan perdana Manchester City musim ini. Kekalahan City atas tuan rumah Liverpool memutus rekor kemenangan beruntun yang dirangkai oleh pasukan Pep Guardiola.

Turun dengan kekuatan penuh, kedua tim bermain imbang sepanjang babak pertama dengan sama-sama mencetak satu gol. Hujan gol di babak kedua dari tuan rumah membawa keunggulan sementara bagi Liverpool sebelum akhirnya disusul tim tamu.

Tak kurang dari tujuh gol tercipta di Anfield selama 90 menit pertandingan berjalan. 4 gol yang dicetak tuan rumah berasal dari Alex Oxlade-Chamberlain, Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Sedang tiga gol balasan City datang dari Leroy Sane, Bernardo Silva, dan Ilkay Guendogan.

Sejak sepakan pertama, dominasi kedua tim terlihat hampir seimbang. Namun serangan yang dibangun tuan rumah lebih mengancam. Terbukti dari gol cepat yang dibuat oleh Oxlade-Chamberlain di menit ke 9.

Lewat aksi solo run dari tengah lapangan, Chamberlain menggiring bola menuju ke dekat kotak penalti City. Dengan penuh percaya diri, Chamberlain melepaskan tembakan keras jarak jauh ke arah pojok bawah gawang Ederson. Bola meluncur mulus masuk ke gawang tanpa halangan. The Reds memimpin 1-0.

Sempat tertekan di menit awal laga, City akhirnya menunjukkan perlawanan saat laga sudah memasuki menit 20. Sayangnya peluang yang dibuat Kevin de Bruyne gagal dimaksimalkan oleh Sergio Aguero.

Lihat juga : Adam Lallana Bisa Mengisi Posisi Yang Ditinggalkan Coutinho

Di menit 31, tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan. Berawal dari umpang silang Chamberlain ke kotak penalti, bola disambut dengan sundulan Firmino yang diarahkan ke gawang Moraes. Beruntung bagi City, bola masih melenceng dari gawang.

City kembali mendapat peluang melalui Kevin de Bruyne di menit 35. Sayang tembakan de Bruyne masih terlalu lemah, sehingga bola dengan mudah ditangkap oleh Loris Karius.

Gol penyama kedudukan dari City datang saat babak pertama memasuki menit akhir lewat aksi Leroy Sane. Berawal dari umpan jarak jauh yang dikirimkan oleh Kyle Walker, Sane berhasil mengecoh Joe Gomez dan Joel Matip. Melepaskan tembakan keras dari jarak dekat, Sane membawa City menyamakan kedudukan.

Gol dari Leroy Sane menjadi gol penutup di babak pertama. Skor sementara 1-1 untuk kedua tim.

Di babak kedua, laga berjalan semakin memanas. City bahkan nyaris membalikkan kedudukan lewat sundulan Nicolas Otamendi. Sayang bola hanya mengenai mistar gawang.

Roberto Firmino cetak gol kedua bagi keunggulan The Reds. Sukses mengalahkan John Stones saat memperebutkan umpan dari Chamberlain, Firmino yang tinggal berhadapan dengan Ederson langsung menyontek bola dengan dinginnya. Skor 2-1 untuk tuan rumah.

Dua menit berselang, giliran Sadio Mane yang menambah angka bagi Liverpool. Memanfaatkan kesalahan Otamendi di barisan pertahanan, Mohamed Salah berhasil merebut bola dan mengumpankannya pada Mane di depan yang tak terkawal. Dengan kaki kirinya, Mane mengarahakn bola ke pojok atas gawang diluar jangkauan tangan Ederson. City semakin jauh tertinggal.

Baca juga : Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool

Pesta gol Liverpool seakan belum usai. Kali ini giliran Mohamed Salah yang mencatatkan namanya di papan skor. Bermula dari blunder fatal yang dilakukan oleh Ederson, Salah dengan mudah memanfaatkan kesempatan tersebut.

Ederson yang meninggalkan gawang saat akan membuang bola, salah memberikan bola dengan mengopernya kepada Salah. Salah pun langsung melepaskan tendangan jarak jauh dan membawa The Reds semakin unggul.

Berselang dua menit dari gol Salah, City mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan. Menyambar bola liar di daerah kotak terlarang, Bernardo Silva memperkecil jarak ketertinggalan lewat gol yang dibuatnya. Skor sementara 4-2 di menit 84.

Saat pertandingan sudah memasuki masa injury time, pendukung City bersorak ketika Ilkay Guendogan mencetak gol ketiga bagi City. Memaksimalkan umpan dari Aguero, Guendogan sukses menjebol gawang Loris Karius.

Gol Guendogan sekaligus menjadi gol penutup di laga tersebut. Skor akhir 4-3 untuk kemenangan The Reds Liverpool.

Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool

Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool

Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool Yang Langsung Cetak Angka

Bandar Judi Bola – Debut Virgil van Dijk bersama klub barunya Liverpool terjadi di babak ketiga Piala FA. Di Derby Merseyside, Van Dijk membawa tim nya lolos ke babak ke empat setelah menyumbangkan satu gol tambahan untuk memastikan kemenangan.

Babak ketiga Piala FA yang digelar di Anfield Stadium, mempertemukan Liverpool dengan Everton. Pertandingan yang digelar pada hari Sabtu (06/01/2018) dini hari tadi berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool.

Dua gol tuan rumah dicetak oleh James Milner dan Van Dijk. Gol Milner di babak pertama terjadi lewat titik putih. Dan Van Dijk menggandakan keunggulan The Reds di akhir laga. Sedang tim tamu memperkecil jarak lewat gol dari Gylfi Sigurdsson di pertengahan babak kedua.

Sejak sepakan pertama, Liverpool sudah menguasai laga lewat serangan yang tercipta di menit awal pertandingan. Namun peluang bersih baru datang di menit 25 melalui James Milner. Eksekusi Milner lewat tendangan volinya setelah menerima umpan silang Joe Gomez masih melebar dari tiang gawang Everton.

Tak mau kalah dari tuan rumah, The Toffees juga melancarkan beberapa peluang yang mengancam gawang tuan rumah. Bahkan salah satu punggawa Everton melakukan pelanggaran kepada Adam Lallana, yang berbuah penalti bagi Liverpool.

Pelanggara yang dilakukan Mason Holgate membuat tuan rumah berhasil memimpin. Eksekusi James Milner dari titik putih sukses mengecoh kiper lawan, sehingga bola dapat dengan mulus masuk ke dalam gawang.

Enam menit berselang terjadi insiden keributan kecil antara Mason Holgate dengan Firmino. Holgate terlihat mendorong Roberto Firmino dari sisi lapangan. Firmino pun terjerembap ke arah bangku penonton di sisi lapangan. Konfrontasi sempat terjadi diantara kedua pemain. Setelah sempat ditenangkan, wasit hanya memberikan peringatan kepada kedua pemain.

Baca juga : Menang Dramatis, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Pertandingan babak pertama pun diakhiri tak lama kemudian. Skor sementara 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Kembali dari istirahat minum, Liverpool sempat menciptakan beberapa peluang untuk menambah angka. Umpan silang dari Sadio Mane gagal dimaksimalkan oleh Gomez. Lalu eksekusi dari Adam Lallana di kotak terlarang juga masih melebar.

Peluang emas Van Dijk di menit ke 60 juga belum bisa menambah angka. Sundulan Van Dijk yang berawal dari tendangan bebas masih bisa diantisipasi oleh Pickford.

Gol penyama kedudukan dari Everton datang di menit 67 lewat Sigurdsson. Lewat serangan balik cepat, kerja sama antara Ademola Lookman dengan Phil Jagielka menghasilkan umpan yang bisa diselesaikan dengan baik oleh Gylfi Sigurdsson. Skor berimbang 1-1.

Menjelang akhir laga, tepatnya 10 menit sebelum waktu normal habis, Liverpool membalikkan keadaan. Bermula dari sepak pojok Alex Oxlade-Chamberlain yang diarahkan ke dalam kotak penalti, Van Dijk sukses mencetak gol perdananya saat debut untuk Liverpool.

Dalam posisi tertinggal, Everton memanfaatkan sisa waktu yang tersisa untuk menyamakan skor. Tapi sampai wasit mengakhiri laga, tak ada tambahan gol yang tercipta. Skor ditutup dengan angka 2-1 untuk kemenangan The Reds.

Menang Dramatis, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Menang Dramatis, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Menang Dramatis Di Menit Akhir Pertandingan, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Bandar Judi Bola – Menang dramatis atas lawannya di menit akhir pertandingan, Liverpool cetak gol penentu di injury time kedua. The Reds pulang dengan 3 poin di tangan saat menekuk Burnley 1-2 malam tadi.

Bertandang ke Turf Moor pada Senin (01/01/2018) malam tadi, The Reds bermain tanpa diperkuat oleh Mohamed Salah dan Philippe Coutinho yang sedang cedera. Kali ini Juergen Klopp menurunkan Chamberlain dan Dominic Solanke sebagai starter dan juga Adam Lallana.

Banyak melakukan rotasi dengan susunan pemainnya, Klopp juga memutuskan untuk mencadangkan Roberto Firmino. Di laga kali ini, Klopp hanya memasukkan Firmino di daftar susunan pemain cadangan dengan tujuan mengistirahatkan pemain asal Brazil tersebut.

Meski turun tanpa sebagian besar pemain intinya, pasukan Juergen Klopp membuktikan mereka tetap bisa mendominasi permainan. Terbukti dari peluang bersih pertama yang didapat oleh Chamberlain di menit 16. Menyerang lewat sisi kiri lapangan, sepakan Chamberlain masih bisa digagalkan Nick Pope.

Lewat serangan balik cepat, Burnley berhasil menciptakan peluang. Johann Gudmundsson melakukan aksi solo menggiring bola hingga ke dekat kotek penalti Liverpool. Beruntung bagi The Reds, bola berhasil dihalau tepat pada waktunya oleh Adam Lallana.

Percobaan Burnley yang berikutnya dibangun oleh Steven Defour. Melepaskan umpan dari sisi kiri lapangan, Defour mengarahkan bola ke Scott Arfield yang berada dekat gawang. Namun dengan reaksi cepat, Mignolet berhasil menepis sundulan Arfield.

Terus menekan Liverpool, The Clarets kembali menghasilkan peluang di menit 37. Bermula dari umpan Ashley Barnes, Arfield kembali melepaskan tembakan untuk menjebol gawang Mignolet. Tapi bola masih melencing tipis dari mulut gawang Liverpool.

Lihat juga : Virgil Van Dijk Siap Berseragam The Reds Liverpool Di Bulan Januari

Di menit akhir babak pertama, Burnley mendapat satu peluang lagi. Sayang tak ada yang mengeksekusi umpan lambung Charlie Taylor di depan gawang. Babak pertama pun ditutup tanpa adanya gol.

Di babak kedua, Liverpool bermain lebih menekan. Hal tersebut dibuktikan dengan gol cepat yang terjadi di menit awal babak kedua lewat tembakan keras dari Sadio Mane. Berawal dari umpan Trent Alexander-Arnold di sisi kanan, Mane sukses mengeksekusi bola dengan mengarahkannya ke pojok gawang. Skor 0-1 untuk The Reds.

Tertinggal lebih dulu, tuan rumah langsung memberikan reaksi. Namun serangan balik Burnley masih bisa diantisiapsi Mignolet. Liverpool nyaris memperbesar jarak di menit 74 lewat Alexander-Arnold. Melepaskan tendangan keras jarak jauh, bola masih bisa diantisipasi oleh Nick Pope.

Tiga menit jelang waktu normal habis, The Clarets berhasil menyamakan kedudukan. Bermula dari Charlie Taylor yang mengirimkan umpan apik ke kotak penalti The Reds, bola diteruskan oleh Sam Vokes lewat sundulannya. Bola lambung kemudian disambar sekali lagi lewat tandukkan Gudmundsson, dan menggetarkan jala Mignolet.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Berniat pulang dengan poin penuh, The Reds tetap menekan meski di babak injury time. Pasukan Juergen Klopp akhirnya membalikkan keadaan di masa injury time.

Bermula dari tendangan bebas yang dilancarkan Chamberlain, sundulan Dejan Lovren belum mencapai ke mulut gawang Pope. Ragnar Klavan yang tak jauh dari posisi bola langsung menyambar dan membalikkan keadaan. Tak lama berselang, hakim lapangan pun meniupkan peluit panjang untuk menandakan jika laga telah usai. Livepool menang dengan skor akhir 1-2.

Kalahkan Swansea, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Kalahkan Swansea, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Kalahkan Swansea Lewat Pesta Gol, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Bandar Judi Bola – Kalahkan Swansea City lewat pesta gol pada Rabu (27/12/2017) dini hari tadi, The Reds Liverpool pulang dengan poin penuh. Liverpool sukses taklukkan tamunya dengan skor telak 5-0 tanpa balas.

Di laga Boxing Day tahun ini, Liverpool dipertemukan dengan Swansea City di Anfield Stadium. Performa Liverpool yang sedang bagus membuahkan hasil manis di akhir pertandingan dengan membawa pulang 3 poin.

Mengawali laga kali ini, Liverpool bisa unggul cepat lewat gol yang dicetak oleh Philippe Coutinho. Gol Coutinho di menit ke enam pertandingan bermula dari kesalahan lini belakang Swansea. Firmino memanfaatkan peluang dengan baik setelah Jordan Ayew kehilangan penguasaan bola di daerah pertahanan.

Firmino yang bekerja sama dengan Salah memberikan operan ke arah Coutinho yang berada di depan. Coutinho langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kanan gawang yang dikawal Fabianski. Liverpool unggul 1-0.

Dua menit berselang, serangan balasan datang dari The Swan. Sundulan Jordan Ayew yang menyambut umpan lambung dari Routledge diarahkan ke gawang tuan rumah. Sayangnya usaha tersebut masih bisa digagalkan oleh Mignolet.

Liverpool mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan di menit ke 11 lewat serangan yang dimotori Coutinho. Sayangnya tak ada pemain yang menyambut umpan Coutinho di depan gawang. Hanya ada Andy Robertson yang berlari menyambut bola umpan tersebut. Sialnya, sepakan Robertson masih melebar tipis ke sisi kiri gawang.

Barisan pertahanan Swansea kembali membuat kesalahan. Firmino berhasil merebut bola dan memberikan umpan kepada Emre Can. Namun tendangan Can masih bisa diantisipasi oleh Lukasz Fabianski.

Percobaan tuan rumah berikutnya datang dari Chamberlain di menit ke 31. Namun lagi-lagi berhasil digagalkan oleh Fabianski. Menjelang akhir babak pertama, di masa injury time, tuan rumah nyaris kembali menggandakan angka.

Lihat juga : Dele Alli, Bintang Muda Tottenham Hotspur Yang Naik Turun

Berawal dari kesalahan umpan yang dibuat Swansea, bola tersebut jatuh dalam jangkauan kaki Salah. Salah langsung mengoper bola ke arah Firmino. Lolos dari penjagaan bek belakang The Swan, tembakan Firmino masih melebar dari jala lawan. Paruh waktu pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk sementara.

Babak kedua dimulai dengan tingkat serangan yang lebih besar dari tuan rumah. Babak kedua juga menjadi saat dimana tuan rumah menghabisi tamunya dengan 4 gol tambahan.

Menit ke 52, Liverpool berhasil menambah keunggulan atas tamunya. Firmino menyelesaikan umpan yang dilepaskan Coutinho dari jarak dekat. Sepakan kerasnya dari depan gawang gagal dijangkau oleh Lukasz.

Gol ketiga The Reds datang dari Trent Alexander-Arnold di menit ke 65. Berawal dari umpan lambung Robertson yang gagal ditangkap dengan baik oleh Alfie Mawson, bola bergulir ke arah Trent. Kesempatan tersebut langsung dimaksimalkan dengan baik.

Selang satu menit, Firmino menggenapkan perolehan gol nya di Boxing Day. Salah berhasil merebut penguasaan bola dari Leroy Fer dan langsung mengumpankannya ke Firmino yang berada di depan. Bola pun dieksekusi dengan tenang oleh pemain asal Brazil tersebut.

Meski waktu pertandingan sudah memasuki masa akhir, serangan dari tuan rumah tidak mengendur. Hal tersebut dibuktikan lewat gol kelima tuan rumah di menit 82. Adalah Alex Oxlade-Chamberlain yang membulatkan perolehan gol menjadi 5.

Chamberlain berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang The Swan lewat tendangan volinya. Fabianski yang tidak siap pun gagal menjangkau bola.

Tiga menit menuju waktu habis, Liverpool kembali mendapat peluang. Sayangnya usaha dari Dominic Solanke untuk menambah skor gagal karena tendangannya masih melebar. Laga ditutup dengan skor 5-0 tanpa balas.

Alex Oxlade-Chamberlain Akan Pulang Ke Emirates Stadium

Alex Oxlade-Chamberlain Akan Pulang Ke Emirates Stadium

Alex Oxlade-Chamberlain Akan Pulang Ke Emirates Stadium Dalam Balutan Seragam Liverpool

Bandar Judi Bola – Alex Oxlade-Chamberlain akan pulang kembali ke Emirates Stadium akhir pekan ini. Namun Alex akan pulang dengan seragam The Reds Liverpool, dan menjalani laga melawan Arsenal.

Seperti yang diketahui, musim lalu Alex Oxlade-Chamberlain adalah salah satu pemain dari daftar skuat Arsene Wenger. Namun diakhir musim, Alex memutuskan untuk pindah ke Liverpool dengan alasan ingin mendapat kesempatan bermain yang lebih baik.

Keputusan Alex untuk hengkang sebelumnya sempat ditentang oleh Wenger. Manajer Arsenal tersebut bahkan sudah menawarkan kontrak baru pada Oxlade-Chamberlain. Namun pihak manajemen lebih memilih untuk mempertahankan Alexis Sanchez dan Mesut Oezil.

Proses transfer Oxlade-Chamberlain sendiri rampung pada tanggal 31 Agustus lalu, beberapa hari setelah pemain tersebut menjalani laga terakhirnya bersama Arsenal. Bahkan Alex menutup karirnya di Arsenal setelah pertandingan melawan Liverpool.

Saat itu Oxlade-Chamberlain turun sebagai starter meski tidak bermain penuh. Posisinya digantikan oleh Alexandre Lacazette dimenit ke 62. Pada akhirnya di laga tersebut Arsenal harus menelan kekalahan telak dari The Reds.

Lihat juga : Wayne Rooney Kembali Tajam Setelah Pulang Ke Everton

Hingga kini Wenger masih mempertanyakan alasan Alex pindah ke Liverpool. Menurut pelatih asal Prancis itu, kondisi Alex saat ini tidak jauh berbeda dengan saat dirinya masih bermain di Arsenal.

“Saya tidak pernah ingin dia pergi. Namun kami menghormati keputusannya. Saya yakin dia akan terus berkembang dan menjadi pemain yang penting untuk timnas Inggris.” ujar Wenger.

Sejauh ini Oxlade-Chamberlain juga cukup kesulitan untuk mendapat tempat di skuat utama Juergen Klopp. Selama berseragam The Reds, Alex baru mendapat kesempatan bermain sebanyak lima kali dengan total durasi 619 menit.

Kurangnya kesempatan untuk tampil di laga-laga penting membuat nasibnya menjadi tidak jelas di tim nasional Inggris. Terakhir kali pemain berusia 24 tahun tersebut membela timnas Inggris adalah di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 di bulan Agusutus.

Kala itu pasukan The Three Lions meraih kemenangan atas Lithuania dengan skor 1-0.

Juergen Klopp Rajin Merotasi Pemainnya Di Liverpool

Juergen Klopp Rajin Merotasi Pemainnya Di Liverpool

Juergen Klopp Rajin Merotasi Para Pemainnya Di Liverpool Karena Belajar dari Musim Lalu

Bandar Judi Bola – Juergen Klopp diketahui belakangan ini rajin merotasi para pemainnya di Liverpool. Sepertinya hal tersebut dilakukan karena Klopp belajar dari pengalaman nya di musim kemarin yang harus kehilangan beberapa pemain kuncinya sekaligus.

Banyak orang mengkritik dan mempertanyakan keputusan Klopp. Terlebih saat dirinya memutuskan untuk mencadangkan beberapa pemain intinya saat The Reds bertemu dengan Everton di laga derby kemarin.

Meski meraih hasil imbang, banyak yang menganggap seharusnya Klopp tidak melakukan hal tersebut. The Reds dianggap meremehkan Everton karena menurunkan sebagian pemain pelapisnya.

Seperti yang diketahui, di derby kemarin Klopp menyimpan Emre Can, Georginio Wijnaldum, dan Philippe Coutinho. Ia lebih memilih menurunkan Dominic Solanke untuk digabungkan dengan Salah dan Sadio Mane. Sedang untuk lini tengah, Klopp memilih James Milner, Jordan Henderson, dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Juergen Klopp kembali merotasi para pemain nya saat bertemu West Bromwich Albion pada pertengahan pekan lalu. Turun dengan kekuatan penuh, The Reds harus rela ditahan imbang tanpa gol oleh West Brom.

Mantan bek Manchester United, Phil Nevile menilai apa yang dilakukan oleh Juergen Klopp sudah tepat. Menurut Phil, rotasi pemain diperlukan untuk tim dengan gaya bermain menyerang seperti yang diterapkan Klopp.

Baca juga : Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terlebih saat ini jadwal pertandingan memasuki masa sibuk, dimana dalam satu minggu sebuah tim bisa menjalani tiga pertandingan. Merotasi pemain adalah satu-satunya cara utnuk mencegah para pemain cedera.

Di musim lalu, Klopp mendapat mimpi buruk setelah sebagian besar pemain kuncinya mendapat cedera dan kelelahan. Dari tujuh laga pada periode sibuk, tim besutan Juergen Klopp tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan saja.

“Sebagai upaya Klopp yang tak mau mengulang kesalahan musim lalu, sering merotasi pemain adalah satu-satunya jalan. Jika tidak, Liverpool akan kembali mengalami masa sulit seperti dulu.” tutup mantan pemain timnas Inggris itu.

The Reds Raih Hasil Manis Atas Tuan Rumah West Ham

The Reds Liverpool Raih Hasil Manis Atas Tuan Rumah West Ham

The Reds Liverpool Raih Kemenangan Telak Atas West Ham

Bandar Judi Bola – Bertandang ke kandang West Ham, Liverpool berhasil meraih kemenangan telak atas tuan rumah. Pulang dengan skor 4-1 atas tuan rumah, Liverpool menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil dari upaya serangan balik yang cepat dan sempurna.

Adalah Mohamed Salah, Joel Matip, dan Alex Oxlade-Chamberlain yang menjadi pahlawan bagi kemenangan The Reds. Mohamed Salah bahkan berhasil mencatatkan namanya sebanyak dua kali di papan skor.

Setelah mengalami kebuntuan di menit awal pertandingan, lewat serangan balik cepat, anak asuh Juergen Klopp akhirnya berhasil mencetak angka. Gol pertama Liverpool dicetak Salah di menit ke 21. Menyelesaikan assist dari Sadio Mane, Salah berhasil menjebol gawang Joe Hart dengan tenang dan mudah.

Tak lama berselang, gawang West Ham kembali kebobolan. Kali ini gol dicetak oleh Joel Matip. Memanfaatkan situasi dari sepak pojok, Matip melepaskan tendangan keras yang mengarah langsung ke gawang Joe Hart. Hingga babak pertama usai, Salah dkk. masih memimpin.

Memasuki babak kedua, West Ham berhasil mengejar ketertinggalan. Umpan silang Andre Ayew dari sisi kanan lapangan berhasil dikontrol dengan baik oleh Manuel Lanzini di menit ke 55 yang berbuah menjadi gol untuk tuan rumah.

Lihat juga : Dani Alves Menyesal Telah Bergabung Dengan Juventus

Selang semenit, Liverpool kembali membalas. Kali ini giliran Oxlade-Chamberlain yang mencatatkan namanya di papan skor dengan bantuan dari Roberto Firminho. Gol ini membawa tim tamu semakin melebarkan jarak dengan tuan rumah.

Menjelang akhir pertandingan, Salah kembali menambah angka bagi kemenangan The Reds. Lagi-lagi hasil kerjasama apik antara Sadio Mane dengan Mohamed Salah.

Gol terakhir dari Salah menjadi gol penutup bagi pertandingan antara Liverpool dengan West Ham. Sampai wasit meniupkan peluit panjang, skor 4-1 bertahan untuk kemenangan Klopp dan anak asuhnya.

Dengan hasil ini, posisi Liverpool naik ke posisi ke enam dengan mengoleksi 19 poin, sedangkan West Ham berada di peringkat 17 dengan hanya mengumpulkan sembilan angka saja.