The Lily Whites Berjaya Di Derby London Utara Setelah Tundukkan Arsenal

The Lily Whites Berjaya Di Derby London Utara Setelah Tundukkan Arsenal

The Lily Whites Berjaya Di Derby London Utara Setelah Tundukkan Arsenal Di Wembley Stadium

Bandar Judi Bola – The Lily Whites berjaya di Derby London Utara pada pertemuan kedua mereka musim ini. Spurs tundukkan Arsenal dengan skor tipis 1-0, lewat gol yang dicetak oleh Harry Kane di babak pertama.

Wembley Stadium menjadi saksi kerasnya permainan tuan rumah saat menjamu Arsenal pada Sabtu (10/02/2018) malam. Menunjukkan kekuatan yang seimbang, sejak laga dimulai kedua tim sudah bermain saling menekan satu sama lain.

Peluang emas tuan rumah datang di menit ke 9. Bermula dari terobosan Dele Alli di sisi kiri, bola kemudian diumpankan kepada Kane. Sayangnya, bola lebih dulu diblok oleh Shkodran Mustafi sebelum sampai pada Harry Kane.

Tuan rumah kembali mendapat kesempatan untuk membuka keunggulan. Di menit ke 16, Son mencoba peruntungannya lewat sepakan jarak jauh setelah memanfaatkan kesalahan pemain Arsenal. Tapi datangnya bola berhasil diantisipasi Cech dengan baik.

Di menit 27, usaha Kane nyaris berbuah gol untuk tuan rumah. Bermula dari umpan lambung Christian Eriksen, Kane menyambar bola lewat tandukkannya dan diarahkan ke gawang Cech. Sayangnya bola masih melambung tipis di atas gawang Arsenal.

Baca juga : Menantikan Persaingan Aubameyang Dengan Lacazette Di Sisa Musim

Arsenal sendiri bukannya tidak ada perlawanan. Namun di sepanjang babak pertama, tim besutan Arsene Wenger itu lebih banyak bermain di belakang untuk mempertahankan daerahnya. Gaya permainan tersebut juga tidak berbeda jauh di babak kedua.

Sayangnya, empat menit setelah babak kedua dimulai, gawang Petr Cech akhirnya kebobolan. Bermula dari umpan lambung silang yang dilancarkan oleh Ben Davies, Kane memenangkan duel di udara saat berebut bola dengan Lauent Koscielny. Lewat tandukkan kerasnya, striker timnas Inggris itu membawa keunggulan bagi timnya. Skor 1-0 untuk Spurs.

Dua menit berselang, Harry Kan nyaris menggandakan keunggulan tuan rumah. Tapi sundulannya yang memaksimalkan umpan dari Eric Dier masih belum menemui sasaran. Hingga menjelang akhir babak kedua, tercatat sebanyak tujuh peluang lainnya yang dilepaskan oleh tuan rumah.

Terakhir adalah peluang Lamela dari depan gawang Arsenal. Sayangnya, Lamela gagal memaksimalkan peluangnya saat berhadapan langsung dengan Petr Cech.

Kebangkitan The Gunners terjadi di sepuluh menit terakhir pertandingan. Beberapa peluang berbahaya yang tercipta nyaris berbuah gol yang menyamakan kedudukan. Begitu juga peluang Arsenal di masa injury time.

Dua kesempatan emas Lacazette belum berhasil membuahkan angka. Peluang pertamanya saat memaksimalkan umpan dari Hector Bellerin, masih melambung tinggi di atas gawang tuan rumah. Sedang peluang keduanya datang lewat operan dari Alex Iwobi. Sayang penyelesaian Lacazette masih melenceng tipis dari mulut gawang.

Begitu juga dengan usaha terakhir Arsenal melalui tendangan bebas Mesut Oezil. Bola eksekusinya belum menemui sasaran setelah membentur barisan pemain Hotspur. Tak lama, pertandingan diakhiri untuk kemenangan Spurs.

Menantikan Persaingan Aubameyang Dengan Lacazette Di Sisa Musim

Menantikan Persaingan Aubameyang Dengan Lacazette Di Sisa Musim

Menantikan Persaingan Di Lini Depan Arsenal Antara Aubameyang Dengan Lacazette Di Sisa Musim

Bandar Judi Bola – Menantikan persaingan di lini depan Arsenal di sisa musim ini akan menjadi suatu hal yang menarik. Persaingan antara Lacazette dengan rekrutan barunya, Aubameyang tentu saja tidak boleh dilewatkan.

Alexandre Lacazette lebih dulu di datangkan oleh Arsenal pada musim panas tahun lalu dari Lyon. Dengan harga 52,6 juta pound sterling, Lacazette memecahkan rekor transfer klub sebagai pemain termahal yang pernah didatangkan The Gunners.

Sayangnya performa Lacazette sejak berseragam Meriam London tidak secemerlang saat dirinya masih membela Lyon. Sejauh ini, penyerang asal Prancis tersebut baru menyumbangkan 9 gol dari total 25 kali penampilannya bersama Arsenal.

Belum benar-benar berkembang, Lacazette harus kedatangan pesaing baru di paruh musim ini. The Gunners memutuskan memboyong Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund untuk mempertajam lini depannya.

Lihat juga : Kemungkinan Lacazette Hijrah Karena Kedatangan Aubameyang Ke Arsenal

Aubameyang dibawa ke Emirates Stadium setelah ditebus senilai 56 juta pond sterling. Nilai itu melebihi nilai transfer Lacazette di musim lalu. Dengan memecahkan rekor transfer klub, debut striker asal Gabon berjalan sesuai harapan.

Di akhir pekan lalu, saat Arsenal bertanding dengan Everton, Aubameyang menyumbangkan satu gol saat mereka membantai Everton dengan skor telak 5-1. Penampilannya yang cemerlang saat debut tentu akan membuka kesempatannya untuk bermain lebih sering.

Mantan pemain Arsenal di musim 2000 – 2002, Emmanuel Petit, menilai kedatangan Auba ke Arsenal bisa menandakan turunnya kepercayaan Arsene Wenger pada Lacazette.

Petit pun mencoba memberi saran pada penyerang berusia 26 tahun itu untuk mengembangkan permainannya dan meraih kembali kepercayaan dari pelatih. Jika tidak, Alexandre bisa saja ditendang keluar di akhir musim nanti.

Di sisi lain, Ian Wright yang juga mantan punggawa Arsenal di masanya, menilai jika cara yang dilakukan Wenger merupakan sebuah kesalahan. Dengan mencadangkan Alexandre saat melawan Everton, Arsene Wenger secara tidak langsung sudah merusak kepercayaan diri pemain.

Kemungkinan Lacazette Hijrah Karena Kedatangan Aubameyang Ke Arsenal

Kemungkinan Lacazette Hijrah Karena Kedatangan Aubameyang Ke Arsenal

Kemungkinan Alexandre Lacazette Dicadangkan Ataupun Hijrah Karena Kedatangan Aubameyang Ke Arsenal

Bandar Judi Bola – Ada kemungkinan Alexandre Lacazette untuk menjadi penghuni bangku cadangan atau malah hengkang di sisa musim ini. Kabar tersebut berhembus setelah Arsenal mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang yang memiliki karakter permainan sama dengan Lacazette.

Seperti yang sudah diketahui, Aubameyang merupakan rekrutan terbaru The Gunners di bursa transfer musim dingin lalu. Selain pemain berkebangsaan Gabon itu, ada juga Henrikh Mkhitaryan yang juga didatangkan setelah manajemen menukarnya dengan Alexis Sanchez.

Bisa dikatakan pda bursa transfer lalu, Arsenal mendatangkan beberapa pemain bertipe menyerang untuk mengisi lini depannya. Hal tersebut dilakukan, mengingat sekarang hanya tersisa Oezil dan Lacazette saja yang bermain di depan.

Ditambah lagi performa kedua nya yang masih angin-anginan, menjadi alasan kuat bagi klub mendatangkan pemain baru. Contohnya Alexandre Lacazette, yang performanya di musim ini patut dipertanyakan.

Lihat juga : Mesut Oezil Akhirnya Putuskan Menetap Di Arsenal

Sejauh ini Alexandre sudah menyumbangkan 9 gol untuk Arsenal. Raihan itu menjadikannya top skorer sementara di tim. Tapi angka itu masih tertinggal jauh dari yang dikumpulkan oleh Harry Kane dari Hotspurs. Saat ini Kane menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dengan koleksi 21 gol.

Selain Kane, masih ada nama lain seperti Mohammed Salah (19 gol), Sergio Aguero (17 gol). Dan ada juga Romelu Lukaku juga Alvaro Morata yang sama-sama mencetak 11 gol. Tentu saja yang diraih oleh pemain asal Prancis tersebut jauh dari harapan.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, berharap kedatangan dua pemain barunya akan bisa membantu untuk menajamkan kembali lini serang The Gunners. Ditambah lagi kerja sama mereka dengan Oezil, tentu saja diharapkan menjadi sesuatu yang baik.

Wenger bahkan menilai Lacazette dan Aubameyang tentu harus saling menunjukkan siapa yang lebih layak. Pelatih asal Prancis itu mengharapkan adanya persaingan sehat diantara keduanya.

Namun hal berbeda disampaikan oleh Jamie Carragher. Mantan punggawa Liverpool itu menilai jika kedatangan Aubameyang akan membahayakan karir Alexandre. Menurut Carragher, keduanya memiliki tipe permainan yang sama, yakni sama-sama melakukan penyelesaian di dalam kotak penalti.

Tentu saja dengan kesamaan seperti itu, keduanya tidak akan mungkin dimainkan secara bersamaan. Selain itu, Arsenal merupakan salah satu tim Premier League yang terkenal dengan gaya bermain menggunakan satu striker.

Di akhir wawancaranya, Jamie menilai tidak menutup kemungkinan jika di akhir musim nanti Alexandre akan meminta untuk dijual ke klub lain.

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal Setelah Sempat Tertinggal Lebih Dulu

Bandar Judi Bola – Menang di kandang sendiri, Swansea City sukses permalukan Arsenal di akhir laga. Setelah sempat tertinggal lebih dulu dari tamunya, Swansea akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan selisih skor yang cukup jauh.

Bertamu ke Liberty Stadium pada Rabu (31/01/2018) dini hari, Swansea sukses permalukan Arsenal dengan skor telak 3-1. Pasukan Arsene Wenger pun harus pulang dengan kegagalan untuk meraih poin.

Sejak laga dimulai, kekuatan kedua tim tergolong seimbang. Namun tuan rumah Swansea lebih banyak melakukan serangan dan menekan pertahanan Arsenal. Swansea bahkan berhasil menciptakan peluang pertama mereka di menit ke 8.

Bermula dari umpan Nathan Dyer dari sisi kanan lapangan, bola diarahkan kepada Alfie Mawson yang berada jauh di depan. Belum sempat dilepaskan, bola di blok terlebih dahulu oleh Aaron Ramsey. Begitu juga dengan percobaan Ki Sung-Yeung dari tendangan jarak jauhnya. Bola masih belum menemui sasaran.

Peluang Arsenal baru tercipta di menit ke 30 setelah serangan bertubi-tubi dari tuan rumah. Lacazette yang menerima operan di depan kotak penalti langsung meneruskan bola kepada Alex Iwobi. Sayang penyelesaian Iwobi masih bisa digagalkan Lukasz Fabianski.

Tiga menit berselang, Arsenal berhasil menjebol gawang Fabianski. Memaksimalkan umpan dari Mesut Oezil, Nacho Monreal sukses mengeksekusi bola dan membawa Arsenal unggul lebih dulu.

Lihat juga : Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Satu menit kemudian, Swansea menyamakan kedudukan. Berawal dari kesalahan Oezil yang membuang bola ketika ditekan oleh Martin Olsson. Bola tersebut mengarah kepada Alfie Mawson yang lalu diteruskan kepada Sam Clucas. Mengecoh pertahanan Petr Cech, Clucas membawa tuan rumah menyamakan angka. Skor 1 sama untuk kedua tim hingga babak pertama usai.

Arsenal yang berambisi meraih poin penuh, langsung menekan pertahanan tuan rumah di babak kedua. Tapi rapatnya pertahanan Swansea membuat The Gunners kesulitan untuk membangun serangan.

Guna memecah kebuntuan, Arsene Wenger memutuskan untuk menarik Elneny dan menggantinya dengan pemain baru mereka, Mkhitaryan, di menit 60.

Lewat satu menit usai pergantian pemain, publik tuan rumah dibuat bersorak setelah Jordan Ayew mencetak gol kedua untuk Swansea. Bermula dari Shkodran Mustafi yang mengembalikan bola kepada Cech, antisipasi kiper asal Republik Ceko itu berujung kesalahan.

Dalam upayanya saat akan membuang bola, Cech malah menendang bola ke arah Jordan Ayew yang berada di depannya. Ayew pun langsung memaksimalkan peluang tanpa kesulitan yang berarti.

Tertinggal satu angka dari tuan rumah, Arsenal terus menekan pertahanan The Swans dan mencari celah untuk mencetak angka. Mkhitrayan sempat mencetak gol lewat sundulannya untuk menandai debutnya di Arsenal. Sialnya gol tersebut dibatalkan wasit karena pemain asal Armenia itu lebih dulu di posisi offside.

Memasuki akhir pertandingan, Clucas mencetak gol kedua nya di menit 86 dan memastikan keunggulan tuan rumah. Memanfatkan kesalahan lini belakang, Jordan Ayew menerobos masuk ke daerah penalti dan memberikan bola kepada Clucas yang dirubah menjadi gol. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Swansea City.

Amankan Tiket Ke Final, Arsenal Depak Chelsea Di Semifinal

Amankan Tiket Ke Final, Arsenal Depak Chelsea Di Semifinal

Amankan Tiket Ke Final Piala Liga Inggris, Arsenal Sukses Depak Chelsea Di Semifinal

Bandar Judi Bola – Amankan tiket ke final Piala Liga Inggris, Arsenal sukses depak lawannya di kandang. Arsenal akan bertemu dengan Manchester City yang sudah lebih dulu maju ke final setelah mengalahkan Bristol City.

Menggelar laga pada Kamis (25/01/2018) dini hari lalu, Emirates Stadium menjadi saksi kemenangan tuan rumah. Akhiri laga dengan total agregat 2-1, pasukan Arsene Wenger akan bertemu dengan Manchester City di final yang akan diselenggarakan pada bulan Februari nanti.

The Blues Chelsea tampil lebih menekan sejak laga dimulai. Mereka bahkan nyaris membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit. Pedro yang memaksimalkan bola dengan sundulannya langsung menjebol gawang Ospina. Sayang gol tersebut dianulir karena Pedro sudah terjebak offside.

Gol Chelsea menjadi kenyataan hanya berselang dua menit dari yang dianulir wasit. Hazard yang memaksimalkan umpan dari Pedro, langsung menembus pertahanan tuan rumah. Lewat sepakan keras kaki kirinya, pemain asal Belgia tersebut merobek jala Ospina. 0-1 untuk Chelsea.

Lihat juga : Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Tertinggal satu angka, Arsenal balas menyerang lewat tandukkan Nacho Monreal. Bola bergulir masuk ke gawang Caballero yang mati langkah, setelah sebelumnya sempat membentur Marcos Alonso dan Antonio Ruediger.

Di menit 34, Arsenal kembali mengancam gawang lawan lewat percobaan Granit Xhaka. Sayang bola seperti tidak mau bekerja sama, karena si kulit bundar masih melambung diatas mistar Chelsea. Hingga babak pertama usai, kedudukan masih imbang 1-1.

Di babak kedua, Chelsea menaikkan tensi permainan. Sayangnya Hazard membuang peluang emas saat berhadapan dengan David Ospina. Berhadapan langsung dengan kiper lawan, Hazard malah terjatuh saat menggiring bola menuju gawang.

Satu jam setelah laga berjalan, tuan rumah menggandakan keunggulannya. Berawal dari umpan silang Lacazette di sisi kanan lapangan, Granit Xhaka membawa timnya berbalik unggul. Sepakannya ke ujung gawang berada diluar jangkauan tangan Caballero.

Menjelang akhir laga, The Blues berpeluang menyamakan kedudukan. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Eden Hazard, bola lambung disambut dengan sundulan Ruediger yang diarahkan ke gawang. Sialnya penyelesaian Ruediger masih melambung.

Peluang lain datang dari Marcos Alonso. Lagi-lagi usaha tim besutan Antonio Conte belum menghasilkan angka tambahan. Laga diakhiri tak lama kemudian.

Kemenangan Arsenal membawa mereka lolos ke babak final Piala Liga Inggris, dan akan bertemu dengan The Citizen yang sudah lebih dulu lolos.

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan Setelah Tandaskan Crystal Palace

Bandar Judi Bola – Emirates Stadium menjadi saksi kembalinya Arsenal ke jalur kemenangan setelah memenangkan laga di Sabtu (20/01/2018) malam tadi. Kalahkan Crystal Palace dengan skor telak 4-1, tim Meriam London tampil tanpa diperkuat Alexis Sanchez.

Bermain di Emirates Stadium, Arsenal yang menjamu Crystal Palace tampil sangat impresif. Hal tersebut dibuktikan jumlah gol yang tercipta di babak pertama. Dalam sepuluh menit pertama laga dimulai, tuan rumah sudah mencetak dua gol sumbangan dari Nacho Monreal dan Alex Iwobi.

Lalu disusul oleh Laurent Koscielny yang mecetak gol di menit 13. Sedang gol ke empat Arsenal tercatat atas nama Alexander Lacazette. Gol tersebut terjadi di menit 22. Crystal Palace sendiri berhasil mencetak gol pelipur lara di penghujung babak kedua.

Sejak laga dimulai, Arsenal sudah menunjukkan siapa yang menguasai jalannya laga. Gol pertama tuan rumah bahkan terjadi saat pertandingan baru saja dimulai. Bermula dari sepakan pojok, Granit Xhaka melepaskan umpan lambung terarah pada Nacho yang berada depan gawang. Sundulan Monreal masuk dengan ke dalam gawang Hennessey. Arsenal memimpin 1-0.

Keunggulan Arsenal bertambah 4 menit kemudian. Berawal dari tusukan Monreal ke daerah pertahanan Palace, pemain berkebangsaan Spanyol tersebut melepaskan umpan silang ke depan gawang lawan. Iwobi yang berada tak jauh langsung menyambar bola dengan tembakan jarak dekat. Arsenal unggul 2-0.

Selang tiga menit, giliran Laurent Koscielny yang menambah keunggulan tuan rumah. Menyambar umpan lambung Xhaka yang dimulai dari sepak pojok, bola langsung disambar Koscielny ke dalam gawang Hennessey. Skor 3-0 untuk Arsenal.

Lihat juga : Aubameyang Masuk Dalam Daftar Pemain Yang Diburu Arsenal

Di menit ke 22, The Gunners mencetak gol ke empatnya. Kerja sama apik para punggawa membawa tuan rumah unggul semakin jauh. Berawal dari operan Wilshere kepada Mesut Oezil, bola kemudian diteruskan kepada Lacazette yang berada di depan. Dengan tenangnya, Lacazette menyepak si kulit bundar ke pojok gawang yang berada diluar jangkauan tangan kiper Palace.

Crystal Palace mencoba peruntungan nya lewat Bakary Sako di menit 27. Sayang, percobaannya masih bisa digagalkan Petr Cech. Begitu juga dengan ancaman dari Wilfried Zaha yang ditepis dengan mudah oleh Cech.

The Gunners sebenarnya berpeluang mencetak lebih dari 4 gol. Sayang beberapa peluang yang didapat oleh Iwobi dan Granit Xhaka masih bisa digagalkan. Babak pertama berakhir tak lama kemudian. Skor sementara 4-0 untuk keunggulan Arsenal.

Babak kedua diawali dengan ancaman Iwobi ke gawang Palace. Lewat sebuah umpan tipuan, Oezil mengumpankan bola pada Iwobi. Sayang penyelesaiannya terlalu lemah hingga berhasil digagalkan Hennessey.

Di menit 59, Palace mengklaim penalti pada wasit setelah Elneny melanggar Zaha di kotak terlarang. Tapi wasit menilai kejadian tersebut bukanlah sebuah pelanggaran dan meminta pertandingan untuk terus dilanjutkan.

Menjelang akhir laga, Palace akhirnya mencetak gol untuk memperkecil jarak ketertinggalan. Adalah Milivojevic yang berhasil menjebol gawang Petr Cech. Milivojevic menerima operan dari sundulan Benteke yang bermula dari sepak pojok. Luka Milivojevic pun memaksimalkan peluang dan merobek jala Petr Cech.

Peluang Lacazette di menit 79 dan saat masa injury time masih bisa diantisipasi Hennessey. Laga pun ditutup dengan skor 4-1 untuk kemenangan telak Arsenal.

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan Kedua Pelatih

Bandar Judi Bola – Berakhir imbang, hasil akhir dari laga Arsenal kontra Chelsea cukup memuaskan kedua pelatih. Berakhir dengan skor 2-2, Arsenal yang sempat unggul lebih dulu merasa dirugikan lewat klaim penalti yang dilakukan The Blues.

Bertanding di Emirates Stadium pada Kamis (04/01/2018) dini hari tadi, pertandingan berjalan seimbang. Kedua tim saling balas menyerang, bahkan tidak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Di babak kedua permainan berlangsung lebih panas. Arsenal baru berhasil membuka keunggulan di babak kedua melalui Jack Wilshere. Yang lalu disamakan oleh Eden Hazard, lalu disusul oleh Marcos Alonso di menit akhir. Gol penyama kedudukan dari Hector Bellerin di masa injury time menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.

Sejak wasit meniupkan peluit tanda laga dimulai, kedua tim sudah saling menekan satu sama lain. The Blues melancarkan serangan balik cepat di menit ke 14 melalui Morata. Alvaro Morata yang menerima umpan panjang sayangnya gagal memaksimalkan peluang. Berhadapan dengan Petr Cech, sepakan Morata masih melenceng dari bibir gawang.

Selang satu menit, Arsenal mengklaim penalti setelah Ainsley Maitland-Niles dilanggar oleh salah satu pemain belakang Chelsea. Namun klaim tersebut ditolak oleh wasit Anthony Taylor, dan meminta pertandingan tetap dilanjutkan. Sanchez membangun serangan lewat tembakan nya yang mengarah ke gawang, namun masih membentur mistar Courtois.

Di menit 22, The Gunners kembali mengancam jala Chelsea. Berawal dari umpan terobos yang diarahkan Oezil, Lacazette menggiring bola ke depan gawang dan melepaskan tembakan mendatar ke jala lawan. Peluang tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan Courtois.

The Blues merespon tak lama kemudian. Menerima umpan terobos dari tengah lapangan, Timoue Bakayoko melepaskan tembakan dari dalam kotak terlarang. Sayang kesempatan tersebut masih bisa digagalkan Cech yang menepis bola keluar lapangan.

Baca juga : Conte Ingin Manajemen Chelsea Memperpanjang Kontrak Dua Bintangnya

Menjelang akhir babak pertama, Arsenal kembali mendapat peluang. Datang dari kerjasama Wilshere dengan Mesut Oezil, penyelesaian bola masih melenceng tipis dari mistar Courtois. Sedang peluang Chelsea di menit akhir, belum menghasilkan angka karena sepakan Fabregas masih melambung tinggi. Babak pertama pun berakhir.

Kembali dari istirahat turun minum, tensi permainan semakin meningkat. Terbukti dari dua penyelematan dramatis yang dilakukan Petr Cech saat menyelamatkan gawangnya dari gempuran The Gunners di menit ke 50.

Serangan dari tim tuan rumah terus berlanjut. Lolos dari penjagaan Victor Moses, Maitland mengirimkan umpan silang kepada Sanchez, tapi sundulan Alexis masih melambung ke atas. begitu juga dengan peluang Lacazette yang masih bisa ditepis Thibaut.

The Gunners berhasil menggetarkan jala Chelsea di menit 63. Bermula dari operan Mesut Oezil yang diarahkan kepada Jack Wilshere, bola diteruskan lewat sepakan keras kaki kirinya dari jarak dekat. Skor 1-0, Arsenal memimpin.

Tak lama berselang, Chelsea mendapat hadiah penalti setelah Hazard dilanggar oleh Hector Bellerin di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Hazard sukses melaksanakan tugasnya untuk menyamakan kedudukan.

Lihat juga : Tundukkan Watford, City Raih Poin Penuh Setelah Ditahan Imbang

Saat laga memasuki menit ke 84, The Blues membalikkan keadaan. Menggantikan Victor Moses, Davide Zappacosta melepaskan umpan silang cantik kepada Marcos Alonso yang berada di dalam kotak penalti. Memaksimalkan umpan, Alonso langsung menyambar si kulit bundar ke dalam gawang Cech.

Terlihat seperti akan kalah, tim besutan Arsene Wenger akhirnya mencetak gol penyama di masa injury time. Tembakan keras Hector Bellerin yang mengarah ke pojok gawang gagal dijangkau oleh Courtois.

Skor imbang 2-2 pun menjadi angka penutup laga. Hasil ini membuat Arsenal dan Chelsea harus rela berbagi poin. Saat ini Chelsea masih bertahan di posisi tiga dengan koleksi 46 poin, selisih 1 angka dari United. Sedang Arsenal harus puas berdiam di posisi enam dengan raihan 39 poin.

Perpecahan Diantara Para Pemain Arsenal Semakin Terlihat Jelas

Perpecahan Diantara Para Pemain Arsenal Semakin Terlihat Jelas

Perpecahan Diantara Para Pemain Arsenal Semakin Jelas Terlihat Di Laga Melawan Crytal Palace

Bandar Judi Bola – Perpecahan diantara para pemain Arsenal semakin terlihat jelas. Hal tersebut ditunjukkan secara tidak sengaja oleh para punggawa saat merayakan gol yang dicetak Alexis Sanchez di Selhurst Park.

Rumor mengenai ketidakharmonisan antara para pemain Arsenal di ruang ganti memang sudah lama berhembus. Dikabarkan bahwa perpecahan terjadi karena spekulasi mengenai masa depan Sanchez dan Oezil yang masih belum menemui titik terang.

Arsenal yang bertandang ke rumah Crystal Palace berhasil pulang dengan membawa poin penuh. Skor akhir dari pertandingan tersebut adalah 2-3, dengan kemenangan akhir untuk The Gunners.

Alexis Sanchez menyumbangkan dua gol untuk kemenangan Arsenal. Sedang gol pertama Arsenal dicetak oleh Shkodran Mustafi.

Meski menyumbangkan dua gol untuk Arsenal, ada yang menarik dari acara selebrasi gol tersebut. Saat Sanchez mencetak gol, dan mengajak rekan-rekannya untuk berselebrasi, hanya sedikit dari para pemain yang bergabung untuk merayakannya.

Mereka adalah Mesut Oezil, Granit Xhaka, Shkodran Mustafi, dan Alexandre Lacazette dan Alexis Sanchez sendiri. Hal tersebut tak pelak menunjukkan bahwa rumor yang beredar selama ini adalah benar adanya.

Baca juga : Virgil Van Dijk Siap Berseragam The Reds Liverpool Di Bulan Januari

Thierry Henry yang menjadi komentator di Sky Sports menganggap bahwa situasi dalam tubuh pemain Arsenal memang sedang tidak bagus. Mantan punggawa Arsenal itu juga menyebut bahwa Sanchez seperti sudah tidak didukung oleh rekan satu timnya.

Menurut Henry, terlepas dari keputusan Sanchez yang belum memperpanjang kontraknya, seharusnya rekan satu tim saling mendukung.

“Anda adalah Arsenal, dan Arsenal sedang menciptakan gol. Maka itu bergembiralah dan rayakan bersama dengan rekan setimmu.” ucap Henry.

Penilaian yang sama juga diutarakan oleh Graeme Souness. Souness menilai dari acara selebrasi tersebut sudah terlihat jelas bahwa Arsenal tidak lagi memiliki Sanchez.

Namun pengakuan berbeda datang dari sang pelatih Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis itu menyangkal semua rumor yang beredar mengenai para pemainnya.

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Penguasa London

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Penguasa London

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Sebagai Penguasa London Di Derby Dini Hari Tadi

Bandar Judi Bola – Kandaskan Crystal Palace, Arsenal tegaskan status sebagai penguasa London lewat Derby London. Arsenal meraih hasil manis saat bertandang ke tempat Crystal Palace dengan skor akhir 3-2.

Dalam pertandingan ini, sang peracik strategi, Arsene Wenger mencetak sejarah baru. Wenger menukangi pertandingan nya yang ke 810 sejak mulai menjabat sebagai pelatih Arsenal pada 1 Oktober 1996 atau sekitar 21 tahun yang lalu. Pencapaian nya sebagai pelatih menyamai rekor yang selama ini dipegang oleh Sir Alex Ferguson.

Sebelumnya Sir Alex Ferguson menjadi satu-satunya pelatih dengan penampilan terbanyak di Liga Inggris. Dan sekarang Arsene Wenger berpeluang untuk melampaui rekor tersebut. Wenger hanya harus menjalani satu laga lagi untuk melewati rekor pelatih asal Skotlandia tersebut.

The Gunners yang melakoni laga di Selhurst Park pada Jumat (29/12/2017) dini hari tadi, sukses memenangkan laga. Adalah gol dari Shkodran Mustafi dan Alexis Sanchez yang membawa kemenangan bagi tim berjuluk Meriam London tersebut.

Sejak sepakan pertama, kedua tim sudah menampilkan permainan yang menyerang. Namun belum ada peluang yang benar-benar terealisasi menjadi gol sebelum menit ke 25. Percobaan dari Granit Xhaka dan Jack Wilshere juga masih bisa digagalkan.

Arsenal akhirnya berhasil memimpin setelah Mustafi menjebol gawang yang dikawal Julian Speroni. Lacazette menyambar bola mental dari tendangan bebas yang dilepaskan Mesut Oezil, namun tendangan nya masih bisa digagalkan Speroni.

Bola rebound kembali bergulir ke depan gawang. Mustafi yang berada tak jauh langsung menyambar bola, dan membawa keunggulan pertama untuk Arsenal.

Lima menit berselang, Oezil kembali mencoba peruntungannya setelah menerima umpan terobos dari Sanchez. Sayangnya peluang tersebut gagal dimaksimalkan setelah tendangannya ditepis oleh Speroni. Setelah itu tendangan bebas Alexis Sanchez pun masih bisa digagalkan.

Lihat juga : Cerita Emmanuel Eboue, Mantan Pemain Arsenal Yang Kini Dalam Kondisi Menyedihkan

Serangan balasan tuan rumah datang di menit ke 32 lewat Wilfried Zaha. Upaya Zaha yang menyerang lewat sisi kiri masih menyampin ke sisi gawang Petr Cech. Menuju akhir babak pertama, peluang Lacazette juga masih melebar dari mulut gawang. Babak pertama pun ditututp dengan skor 0-1 untuk Arsenal.

Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung bangkit lewat gol penyama kedudukan. Kerja sama apik Zaha dengan Andros Townsend di menit ke 49 sukses menjebol gawang Cech. Sukses mengecoh Calum Chambers, Zaha mengumpan bola ke arah Townsend yang diselesaikan dengan baik.

Berhasil menyamakan kedudukan, Palace tampil semakin berani dan terbuka. Sayang beberapa peluang yang diciptakan Zaha masih belum bisa membalikkan keadaan.

Arsenal berhasil menggandakan angka di menit ke 62. Lacazette melepaskan umpan ke arah Sanchez yang berada di depan gawang setelah sebelumnya menerima operan dari Mesut Oezil. Lewat tendangan langsung, Sanchez membawa The Gunners unggul.

Empat menit kemudian, Sanchez kembali menambah torehan gol nya di pertandingan. Bermula dari umpan lambung Wilshere, Sanchez melepaskan sepakan yang mengarah ke pojok bawah gawang lawan. Bola meluncur mulus masuk ke gawang setelah lolos dari jangkauan kiper Palace.

Tertinggal dua gol, Palace terus mencari celah untuk mencetak gol. Peluang datang di menit 89 setelah tendangan Sako menghasilkan sepak pojok untuk Palace. Dari umpan sepak pojok itulah James Tomkins membawa gol tambahan untuk Palace.

Sayangnya hingga waktu pertandingan berakhir, Palace tak bisa menambah angka untuk menyamakan kedudukan. Laga pun ditutup dengan skor akhir 2-3 untuk kemenangan The Gunners.

Berakhir Imbang, Arsenal Berbagi Poin Dengan Liverpool

Berakhir Imbang, Arsenal Berbagi Poin Dengan Liverpool

Berakhir Imbang Di Akhir Pertandingan, Arsenal Harus Rela Berbagi Poin Dengan Liverpool

Bandar Judi Bola – Berakhir imbang di akhir pertandingan, Arsenal dan Liverpool harus rela berbagi satu poin  di Emirates Stadium. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (23/12/2017) dini hari tadi ditutup dengan skor imbang 3-3.

Bermain di Emirates Stadium, Liverpool sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Adalah gol dari Philippe Coutinho yang membuka keunggulan untuk Liverpool di pertengahan babak pertama.

Sejak awal dimulainya pertandingan, tuan rumah The Gunners sudah mendominasi penguasaan bola. Bahkan situs resmi Premier League merilis data mengenai penguasaan bola Arsenal yang mencapai 51,5 persen.

Tuan rumah langsung menekan The Reds sejak mula pertandingan. Di menit ke empat usaha dari Alexis Sanchez dan Granit Xhaka belum bisa membuka keunggulan untuk tuan rumah.

Saling melancarkan serangan, kedua tim belum bisa menghasilkan angka. Memasuki pertengahan babak pertama, Liverpool akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat gol philippe Coutinho. Lewat serangan balik cepat, Coutinho menyelesaikan umpan yang diberikan oleh Salah melalui sundulannya. The Reds berhasil memimpin lebih dulu.

Memimpin lebih dulu, pasukan Juergen klopp terus menekan pertahanan tuan rumah. Terbukti dari beberapa peluang yang mengarah ke gawang Petr Cech, namun masih bisa digagalkan berkat kesigapannya.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan sementara tim tamu berkat Coutinho.

Babak Kedua

Memulai babak kedua, tensi permainan semakin meningkat. Serangan cepat Liverpool yang dimotori oleh Mohamed Salah di menit 48 lewat kerjasama nya dengan Sadio Mane juga masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Cech.

Tak lama berselang, The Reds berhasil menggandakan keunggualannya. Menerima umpan matang dari Firmino, Salah melepaskan tembakan keras terarah ke gawang Arsenal. Meski bola sempat membentur kaki dari Shkodran Mustafi, bola tersebut tetap meluncur masuk dan merobek jala Arsenal.

Tertinggal dua angka, gol balasan dari tuan rumah datang hanya berselang satu menit. Alexis Sanchez sukses menyelesaikan umpan silang dari Hector Bellerin lewat tandukkannya.

Berbekal satu gol dari Sanchez, The Gunners bangkit untuk menyamakan kedudukan. Di menit 56, tim asuhan Arsene Wenger akhirnya berhasil menyamakan kedudukan, setelah tendangan jarak jauh Xhaka gagal diantisipasi oleh Mignolet.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Berupaya pulang dengan poin penuh, Arsenal berhasil membalikkan keadaan di menit ke 58. Kali ini giliran pemain asal Jerman yang kabarnya akan meninggalkan klub berjuluk Meriam London, Mesut oezil.

Lewat kerjasama satu-dua dengan Lacazette, Oezil sukses memaksa Simon Mignolet untuk memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya. Tendangan kerasnya dari jarak dekat tak bisa dijangkau oleh Mignolet.

Menjelang akhir pertandingan, Liverpool kembali menjebol gawang tuan rumah untuk menyamakan angka. Menerima umpan silang dari Emre Can, Firmino yang lolos dari jebakan offside sukses melepaskan sepakan ke gawang The Gunners.

Bola tetap melesat ke dalam gawang meski sebelumnya berhasil ditepis oleh kiper senior asal Republik Ceko tersebut. Menit-menit akhir pertandingan, usaha dari Hector Bellerin dan Georginio Wijnaldum masih belum bisa menambah angka. Laga pun diakhiri dengan kedua tim saling berbagi satu poin.