Libas Porto Dengan Skor Telak, Mane Menggila Dengan Cetak Hat-trick

Libas Porto Dengan Skor Telak, Mane Menggila Dengan Cetak Hat-trick

Libas Porto Dengan Skor Telak Tanpa Balas, Mane Menggila Dengan Cetak Hat-trick Di Champions League

Bandar Judi Bola – Libas Porto dengan skor telak 5-0 tanpa balas, Liverpool pijakkan sebelah kakinya ke babak perempatfinal Liga Champions. Kali ini giliran Sadio Mane yang “menggila” dengan sumbangan hat-tricknya.

Liverpool yang bertandang ke Estadio do Dragao pada Kamis (15/02/2018) dini hari tadi, bisa pulang dengan senyum merekah. Tim besutan Juergen Klopp itu berhasil mempermalukan tuan rumahnya, Porto, dengan skor 0-5 tanpa balas.

Dua gol Liverpool dilesakkan oleh Mohamed Salah dan Roberto Firmino. Sedang 3 gol lainnya, dicetak oleh Sadio Mane. Bahkan Mane-lah yang membuka perolehan gol pertama Liverpool di menit 25.

Laga yang dimulai dengan ketat membuat kedua tim kesulitan saat ingin menembus pertahanan lawan. Tuan rumah lebih dulu mendapatkan peluang di menit ke sepuluh lewat tembakan dari Otavio Monteiro. Namun peluang tersebut masih bisa digagalkan Dejan Lovren.

Lihat juga : Loris Karius Jadi Kiper Utama Liverpool Sejak Awal Tahun

Dua menit berselang, Liverpool memulai serangannya lewat percobaan Andrew Robertson. Sayangnya penyelesaian Robertson gagal menemui sasaran, setelah tembakan jarak jauhnya melintas di atas mistar Jose Sa.

Di menit 25, melalui tembakan Mane, Liverpool berhasil membuka keunggulan. Bermula dari tusukan Wijnaldum ke dalam kotak penalti Porto, bola kemudian dikuasai oleh Mane. Memaksimalkan peluang, Mane melepas tembakan ke arah gawang Jose Sa. Bola bergulir mulus, melewati antara kaki kiper tuan rumah. The Reds memimpin 0-1.

Tak sampai lima menit, Liverpool menggandakan keunggulannya. Menyambar bola rebound dari tendangan James Milner yang mengenai mistar, Salah mengeksekusi bola dengan dingin ke gawang Porto. 0-2 untuk Liverpool.

Menjelang turun minum, Porto nyaris memperkecil jarak dengan tim tamu. Sayang percobaan dari Tiquinho di menit 44 masih melebar tipis dari gawang Karius. Tak lama, paruh waktu pertama diakhiri dengan keunggulan Liverpool untuk sementara.

Usai turun minum, tim besutan Juergen Klopp meningkatkan serangan. Strategi tersebut membuahkan hasil di menit 53. Dimulai dari serangan balik kilat yang dibangun oleh Salah, bola kemudian diumpankan pada Firmino yang langsung ditembakkan ke gawang Jose Sa.

Namun bola sukses ditepis oleh kiper asal Portugal itu. Sayangnya saat menepis usaha Firmino, bola rebound langsung disambar dengan cepat oleh Mane. Gol kedua Mane membawa The Reds menjauh 0-3.

Berita lainnya : Mignolet Buka Peluang Tinggalkan Anfield, Liverpool Dekati Kiper Roma

Memasuki menit ke 69, Liverpool semakin menjauh setelah gawang Jose Sa kembali kebobolan untuk keempat kalinya. Kali ini giliran Roberto Firmino yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan cantik James Milner, Firmino dengan leluasa melepaskan tembakan yang berujung gol untuk timnya. Skor 0-4, Liverpool semakin menjauh.

Lima menit menuju akhir laga, Mane menggenapkan perolehan gol nya di laga kali ini dengan hat-tricknya. Mane yang “mengganas” langsung melepaskan tembakan keras jarak jauh diluar kotak terlarang. Jose Sa gagal mengamankan gawangnya.

Kemenangan Salah dkk. di leg pertama ini tentu akan memudahkan usaha mereka untuk bisa lolos ke perempatfinal Liga Champions. Mereka hanya perlu meraih hasil imbang di leg kedua yang akan digelar di Anfield Stadium pada bulan Maret nanti.

Menang Dramatis, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Menang Dramatis, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Menang Dramatis Di Menit Akhir Pertandingan, Liverpool Cetak Gol Di Injury Time Kedua

Bandar Judi Bola – Menang dramatis atas lawannya di menit akhir pertandingan, Liverpool cetak gol penentu di injury time kedua. The Reds pulang dengan 3 poin di tangan saat menekuk Burnley 1-2 malam tadi.

Bertandang ke Turf Moor pada Senin (01/01/2018) malam tadi, The Reds bermain tanpa diperkuat oleh Mohamed Salah dan Philippe Coutinho yang sedang cedera. Kali ini Juergen Klopp menurunkan Chamberlain dan Dominic Solanke sebagai starter dan juga Adam Lallana.

Banyak melakukan rotasi dengan susunan pemainnya, Klopp juga memutuskan untuk mencadangkan Roberto Firmino. Di laga kali ini, Klopp hanya memasukkan Firmino di daftar susunan pemain cadangan dengan tujuan mengistirahatkan pemain asal Brazil tersebut.

Meski turun tanpa sebagian besar pemain intinya, pasukan Juergen Klopp membuktikan mereka tetap bisa mendominasi permainan. Terbukti dari peluang bersih pertama yang didapat oleh Chamberlain di menit 16. Menyerang lewat sisi kiri lapangan, sepakan Chamberlain masih bisa digagalkan Nick Pope.

Lewat serangan balik cepat, Burnley berhasil menciptakan peluang. Johann Gudmundsson melakukan aksi solo menggiring bola hingga ke dekat kotek penalti Liverpool. Beruntung bagi The Reds, bola berhasil dihalau tepat pada waktunya oleh Adam Lallana.

Percobaan Burnley yang berikutnya dibangun oleh Steven Defour. Melepaskan umpan dari sisi kiri lapangan, Defour mengarahkan bola ke Scott Arfield yang berada dekat gawang. Namun dengan reaksi cepat, Mignolet berhasil menepis sundulan Arfield.

Terus menekan Liverpool, The Clarets kembali menghasilkan peluang di menit 37. Bermula dari umpan Ashley Barnes, Arfield kembali melepaskan tembakan untuk menjebol gawang Mignolet. Tapi bola masih melencing tipis dari mulut gawang Liverpool.

Lihat juga : Virgil Van Dijk Siap Berseragam The Reds Liverpool Di Bulan Januari

Di menit akhir babak pertama, Burnley mendapat satu peluang lagi. Sayang tak ada yang mengeksekusi umpan lambung Charlie Taylor di depan gawang. Babak pertama pun ditutup tanpa adanya gol.

Di babak kedua, Liverpool bermain lebih menekan. Hal tersebut dibuktikan dengan gol cepat yang terjadi di menit awal babak kedua lewat tembakan keras dari Sadio Mane. Berawal dari umpan Trent Alexander-Arnold di sisi kanan, Mane sukses mengeksekusi bola dengan mengarahkannya ke pojok gawang. Skor 0-1 untuk The Reds.

Tertinggal lebih dulu, tuan rumah langsung memberikan reaksi. Namun serangan balik Burnley masih bisa diantisiapsi Mignolet. Liverpool nyaris memperbesar jarak di menit 74 lewat Alexander-Arnold. Melepaskan tendangan keras jarak jauh, bola masih bisa diantisipasi oleh Nick Pope.

Tiga menit jelang waktu normal habis, The Clarets berhasil menyamakan kedudukan. Bermula dari Charlie Taylor yang mengirimkan umpan apik ke kotak penalti The Reds, bola diteruskan oleh Sam Vokes lewat sundulannya. Bola lambung kemudian disambar sekali lagi lewat tandukkan Gudmundsson, dan menggetarkan jala Mignolet.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal habis. Berniat pulang dengan poin penuh, The Reds tetap menekan meski di babak injury time. Pasukan Juergen Klopp akhirnya membalikkan keadaan di masa injury time.

Bermula dari tendangan bebas yang dilancarkan Chamberlain, sundulan Dejan Lovren belum mencapai ke mulut gawang Pope. Ragnar Klavan yang tak jauh dari posisi bola langsung menyambar dan membalikkan keadaan. Tak lama berselang, hakim lapangan pun meniupkan peluit panjang untuk menandakan jika laga telah usai. Livepool menang dengan skor akhir 1-2.

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Kandaskan Brighton & Hove Albion

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Kandaskan Brighton & Hove Albion

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Sukses Kandaskan Brighton & Hove Albion Sabtu Malam Lalu

Bandar Judi Bola – Gunakan formasi baru, The Reds Liverpool sukses kandaskan Brighton & Hove Albion. Melawat ke America Express Stadium pada Sabtu malam lalu, Liverpool raih kemenangan dengan skor telak 1-5.

Jika Liverpool terbiasa menggunakan formasi 4-3-3, ada yang berbeda dengan penampilan tim besutan Juergen Klopp tersebut malam tadi. Klopp menggunakan formasi 3-5-2 saat melawan Brighton.

Cedera Joel Matip memaksa Klopp memutar otak untuk menambal kekosongan di lini belakang The Reds. Alhasil di formasi baru ini, Klopp menurunkan Emre Can, Georginio Wijnaldum, dan Dejan Lovren secara bersamaan.

Untuk posisi sayap, Klopp memasukkan Andy Robertson di sisi kiri dan Trent-Alexander Arnold di sisi kanan. Sedang pilihan untuk ujung tombak, Klopp menduetkan Mohamed Salah dengan Roberto Firminho.

Sempat kesulitan membongkar pertahanan Brighton, The Reds akhirnya bisa unggul lewat gol yang dicetak Emre Can. Berawal dari tendangan sudut Coutinho, Emre Can berhasil melesakkan bola melalui sundulannya.

Dua menit berselang, Firmino menambah angka untuk Liverpool. Menyelesaikan umpan silang mendatar dari Coutinho, Firmino langsung menceploskan bola dengan mudah. Sampai waktu jeda turun minum, belum ada lagi gol yang tersipta.

Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Firmino kembali memperlebar jarak dengan tuan rumah. Umpan terobos dari Mohamed Salah diselesaikan dengan manis oleh gelandang tengah berusia 26 tahun tersebut.

Baca juga : Setan Merah Raih Kemenangan Di Emirates Stadium

Belum 5 menit berlalu, Brighton mendapat hadiah penalti setelah Emre Can menjatuhkan Shane Duffy. Glenn Murray yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Menjelang waktu pertandingan berakhir, Liverpool semakin menggempur gawang Matthew Ryan. Tendangan bebas yang dilepaskan Coutinho meluncur dengan mulus ke gawang Ryan tanpa sempat dihalau.

Di satu menit jelang akhir pertandingan, pemain Brighton, Lewis Dunk, kembali melakukan gol bunuh diri. Dunk tidak sengaja menyundul bola ke arah gawangnya sendiri saat berusaha menggagalkan umpan Coutinho. Pesta gol Liverpool pun diakhiri dengan angka 1-5.

Lovren Menerima Ancaman Pembunuhan Melalui Media Sosial

Lovren Menerima Ancaman Pembunuhan Melalui Media Sosial

Dejan Lovren Mendapatkan Pesan Yang Berisi Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarganya

Bandar Judi Bola – Bek Liverpool asal Kroasia, Dejan Lovren menerima pesan yang berisi ancaman kepada keluarganya. Diduga ancaman tersebut datang terkait dengan permainan nya yang tidak bagus usai Liverpool dikalahkan Tottenham beberapa waktu lalu.

Penampilan pemain asal Kroasia tersebut dianggap sangat buruk dan kurang nya pengawasan dalam menjaga wilayahnya digadang-gadang menjadi penyebab kalahnya Liverpool. Namun, Dejan mengaku tak ambil pusing mengenai berita tersebut meski publik menyalahkan dirinya.

Dejan Lovren mengaku dirinya sangat marah saat membaca pesan ancaman tersebut. Menurutnya, tak masalah jika publik menyalahkan atau mengkambinghitamkan dirinya atas kekalahan Liverpool. Tapi ia tak suka jika mereka mengganggu keluarganya.

Menurutnya, ancaman tersebut sangat menjijikan dan sangat menyinggung dirinya. Lovren mengaku akan menindaklanjuti ancaman tersebut dan tak akan tinggal diam begitu saja, karena itu sudah menyangkut keluarganya.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp justru meminta publik untuk berhenti meyalahkan bek nya tersebut. Menurut Klopp, Dejan Lovren adalah seorang pemain yang bagus. Hanya saja saat ini ia sedang dalam performa yang tidak kurang maksimal.

Klopp juga membela Dejan dengan mengatakan bahwa “seseorang tidak akan menjadi lebih baik atau lebih buruk hanya karena melakukan sebuah kesalahan. Terutama dalam dunia sepakbola, semua hal bisa saja terjadi.”

Simak juga : MU Hanya Butuh Satu Poin Lagi Untuk Lolos Ke Babak Selanjutnya

Dejan Lovren Menjadi Biang Keladi Kekalahan Liverpool

Dejan Lovren Menjadi Biang Keladi Kekalahan Liverpool

Dejan Lovren menjadi biang keladi atas kekalahan Liverpool malam tadi di stadium Wembley.

Bandar Judi Bola – Pertandingan antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool telah selesai. Tottenham Hotspur pun keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4 – 1 atas Liverpool.

Kekalahan Liverpool tak lain dan tak bukan adalah karena lemahnya pertahanan lini belakang mereka. Selain itu, kegagalan para pemain dalam mengantisipasi bola juga dinilai sangat buruk.

Seperti pada pertandingan semalam, bek belakang Liverpool Dejan Lovren banyak melakukan kesalahan. Akibat kesalahan nya itu, Spurs mendapat hadiah 2 gol yang dicetak dengan mudah.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp yang kesal pun mengganti posisi Lovren dengan memasukkan Alex Oxlade – Chamberlain. Dengan harapan bisa membantu memperbaiki pertahanan lini belakang Liverpool.

Menurut Klopp, kesalahan yang dibuat oleh Lovren sangat fatal. Kesalahan nya yang pertama terjadi sebelum gol pertama Spurs. Kane berhasil menyelesaikan umpan yang diberikan padanya setelah Lovren kurang jeli mengawasi pergerakan Kane.

Kesalahan kedua Lovren adalah kegagalan nya dalam mengantisipasi datang nya bola. Harry Kane dengan mudah menerobos sisi kanan pertahanan Liverpool dan mengirimkan umpan panjang pada Son Heung Min yang dituntaskan menjadi gol.

Kiper Liverpool, Simon Mignolet pun tak luput dari kekesalan Klopp. Klopp menilai Mignolet teledor dalam mengantisipasi bola – bola free kick, yang malah menjadi blunder bagi tim mereka.

Menurut pelatih berkebangsaan Jerman tersebut, Liverpool sebenernya berpeluang menyusul ketertinggalan dari The Lily Whites. Hanya saja Spurs bermain jauh lebih baik dan lebih bersemangat dari mereka.

Dengan hasil ini, total bola yang sudah masuk ke gawang Simon Mignolet adalah 16 gol. Jumlah ini terhitung lebih banyak dibanding tim papan bawah  Bournemouth yang terancam terdegradasi dengan hanya kemasukkan 13 bola.

Liverpool saat ini hanya bisa finish sementara di posisi ke sembilan klasemen sementara liga inggris dengan hanya mengumpulkan 13 poin. Terpaut 3 poin dengan Arsenal yang berada di posisi ke lima dengan raihan 16 poin.

Baca juga : Tottenham Hotspur Gempur Liverpool 4 -1 Di Stadion Wembley