Gianpiero Ventura Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Italia

Gianpiero Ventura Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Italia

Gianpiero Ventura Resmi Dipecat Dari Kursi Kepelatihan Timnas Italia

Bandar Judi Bola – Gianpiero Ventura resmi dipecat dari posisinya sebagai pelatih timnas Italia. Pemecatan ini dilakukan menyusul hasil tidak menyenangkan yang diraih timnas Italia beberapa hari lalu.

Italia yang finis di posisi ke dua di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 harus melewati babak play-off untuk bisa ikut serta di babak selanjutnya. Saat itu Gli Azzurri dijadwalkan bertemu dengan Swedia dalam dua babak.

Di pertemuan pertama, Buffon dkk. harus tunduk dari Swedia dengan skor 1-0. Bertekad untuk menang di leg kedua, Italia malah cenderung bermain monoton. Pertandingan pun ditutup dengan skor imbang 0-0 dan berarti kemenangan untuk Swedia dengan total agregat 1-0.

Kegagalan ini menjadi yang kedua kalinya setelah sebelumnya di tahun 1958, Italia juga gagal lolos di Piala Dunia. Melihat Ventura yang gagal membawa Italia lolos, Asosiasi Sepakbola Italia atau FIGC pun mengadakan rapat.

Presiden FIGC, Carlo Tavecchio mengadakan pertemuan pada hari Rabu lalu waktu setempat dengan para perwakilan liga di Roma. Dan dari hasil pertemuan tersebut diputuskan bahwa FIGC resmi memecat Gianpiero Ventura.

Sebelum resmi dipecat, Ventura sendiri menyatakan tidak akan mundur dari bangku kepelatihan Italia. Menurutnya kegagalan Gli Azzurri ke Piala Dunia bukan lah karena dirinya. Sayangnya kenyataan tersebut berbanding terbalik dengan putusan dari FIGC.

Keputusan mengenai pemecatan Ventura sendiri dikeluarkan oleh Carlo Tavecchio melalui surat pernyataan resmi FIGC. Isi surat pernyataan tersebut antara lain menjelaskan bahwa tidak ada solusi lain selain memberhentikan Ventura dari jabatannnya demi kebaikan Italia.

Ventura sering kali mendapat protes dan kritik terkait keputusannya yang tidak sesuai dengan keadan tim dan situasi di lapangan. Seperti keputusannya saat akan menurunkan De Rossi di leg kedua melawan Swedia. De Rossi yang menolak dimainkan menunjuk ke arah Insigne, karena saat itu Italia butuh kemenangan dan seharusnya menurunkan seorang penyerang, bukan pemain bertahan.

Baca juga : Cristiano Ronaldo Kembali Dikabarkan Akan Hengkang Dari Madrid

Kepa Arrizabalaga, Kiper Muda Incaran Klub Eropa

Kepa Arrizabalaga, Kiper Muda Incaran Klub Eropa

Kepa Arrizabalaga, Kiper Muda Spanyol Incaran Klub Besar Eropa

Bandar Judi Bola – Kiper muda Spanyol, Kepa Arrizabalaga sedang menjadi incaran klub-klub besar Eropa. Kepa menjadi incaran setelah menampilkan permainan yang apik saat Spanyol bertemu Kosta Rika akhir pekan lalu.

Saat ini Kepa tengah memperkuat klub Athletic Bilbao, yang merupakan klub pertamanya sejak mulai mengenal dunia sepakbola. Kepa mulai bermain di tim senior sejak tahun 2012, namun posisinya hanya sebagai kiper ketiga.

Kepa baru benar-benar menjalani debut profesionalnya bersama Bilbao pada September 2016. Sebelumnya Kepa hanya menjadi kiper bayangan dari Gorka Iraizoz yang merupakan skuat inti dari Bilbao.

Sejak musim lalu, Kepa sudah menjadi pilihan utama di skuat inti Bilbao. Sudah 33 pertandingan di segala ajang yang dilakoni pemuda berkebangsaan Spanyol tersebut, dengan menyajikan permainan yang cemerlang.

Diberitakan juga bahwa musim ini kontrak Kepa Arrizabalaga dengan Bilbao akan segera berakhir. Kepa akan dilepas secara cuma-cuma karena di musim depan karena menolak untuk memperpanjang kontrak.

Salah satu klub yang tertarik mendatangkan Kepa adalah raksasa Spanyol, Real Madrid. Sebelumnya Madrid gencar mendekati kiper Manchester United, David De Gea, yang juga merupakan rekan satu tim dari Kepa di timnas Spanyol.

Mengomentari keputusan Kepa yang tidak memperpanjang kontraknya, De Gea pun turut memberikan saran untuk juniornya tersebut. Menurut De Gea, tolakan Kepa mengenai kontrak Bilbao pasti sudah dipikirkan secara bijak.

Dan jika Kepa memang ingin bermain di klub yang lebih besar, itu merupakan sebuah keputusan yang baik. Apalagi dengan usia Kepa yang masih muda, ia memiliki karir sepakbola yang masih panjang.

Baca juga : Lukaku Berharap Kembalinya Ibrahimovic Bawa Angin Segar

Seniornya tersebut hanya menyarankan agar Kepa Arrizabalaga tetap bermain di Liga Spanyol. Belajar dari pengalaman yang ada, saran De Gea tersebut didasari karena beberapa pemain timnas yang bermain di luar Spanyol perlahan-lahan mulai dilupakan oleh pendukungnya.

Akan lebih baik bagi Kepa untuk tetap dikenal di negara sendiri, tutup De Gea.

 

Buffon Pensiun, Tiga Pemain Ini Juga Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Buffon Pensiun, Tiga Pemain Ini Juga Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Setelah Buffon, Ada 3 Orang Lagi Yang Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Bandar Judi Bola – Selain Gianluigi Buffon, masih ada tiga punggawa timnas Italia yang memutuskan untuk pensiun juga. Mereka adalah Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini.

Kekalahan Italia atas Swedia kemarin menjadi salah satu faktor ketiga pemain tersebut memutuskan untuk pensiun. Seperti diketahui, timnas Italia dikalahkan Swedia dengan skor agregat 1-0 dari dua leg yang sudah dijalani.

Bermain di San Siro, sejak awal pertandingan dimulai, Gli Azzurri sudah menekan tamunya Swedia. Meski sudah tampil dan berusaha bermain mati-matian, Italia gagal mencetak gol dan meraih kemenangan.

Kegagalan Italia untuk lolos ke Piala Dunia 2018 merupakan yang kedua kalinya sejak tahun 1958. Di tahun 1958, Italia harus mengubur mimpinya untuk main di Piala Dunia setelah dikalahkan Irlandia Utara.

Menurut Barzagli, era pemain veteran seperti dirinya sudah memasuki akhir. Ini saatnya para pemain muda untuk mengembangkan sayap dan memulai era kesuksesan bagi Italia.

Selain Barzagli, Daniele De Rossi juga memutuskan untuk gantung sepatu dari timnas tahun ini. Bagi De Rossi, kekalahan Italia dari Swedia merupakan penutup karir yang sangat menyedihkan. Bahkan suasana di ruang ganti timnas seperti berada di ruang pemakaman, mseki tidak ada yang meninggal.

Serupa dengan kedua rekannya yang lain, Giorgio Chiellini juga memutuskan pensiun setelah kekalahan kemarin. Bagi Chiellini, keputusannya untuk pensiun merupakan kesempatan yang bagus untuk para pemain muda mempersiapkan diri di Piala Eropa 2020 nanti.

Total ada 4 orang yang memutuskan untuk pensiun dari timnas Italia. Ke empatnya adalah Gianluigi Buffon, yang memang sudah memberikan pernyataan bahwa setelah Piala Dunia 2018 akan pensiun. Ditambah para pemain veteran Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini.

Baca juga : Alana Martina, Anak Ke Empat Ronaldo Yang Baru Saja Lahir

Italia Gagal Melaju, Buffon Tutup Karir Dengan Kesedihan

Italia Gagal Melaju, Buffon Tutup Karir Dengan Kesedihan

Italia Gagal Melaju Ke Babak Play-Off Piala Dunia 2018

Bandar Judi Bola – Italia gagal melaju ke babak play-off Piala Dunia 2018 setelah hanya bisa bermain imbang melawan Swedia pada Selasa dini hari tadi. Gli Azzurri harus tersingkir setelah kalah agregat gol dari Swedia.

Sepanjang pertandingan, Italia yang tak ingin mengulang kesalahan di tahun 1958, langsung bermain menyerang. Beberapa peluang berhasil diciptakan, sayangnya tak ada yang bisa berbuah menjadi gol. Bahkan pengamat menilai permainan Immobile dkk. cenderung monoton.

Banyak yang menyayangkan keputusan Ventura di atas lapangan. Kebanyakan dari keputusan yang diambil tidak sesuai dengan fakta yang ada dilapangan. Para punggawa menilai seharusnya Ventura memainkan taktik menyerang dan bukan bertahan.

Bahkan dalam pertandingan semalam, sempat terdengar keributan dari salah satu pemain terhadap ofisial timnas Italia. Disebutkan bahwa Daniele De Rossi menolak untuk turun ke lapangan dan melakukan pemanasan.

Menurut De Rossi, saat itu yang seharusnya dipanggil untuk bermain adalah Lorenzo Insigne. De Rossi menilai, menurunkan Insigne akan jauh lebih berguna karena Insigne adalah seorang penyerang, dan timnya butuh kemenangan untuk lolos ke babak selanjutnya.

Pelatih Giampiero Ventura sendiri diberitakan menolak mundur dari posisinya sebagai pelatih timnas Italia. Ventura hanya menyampaikan permintaan maafnya kepada publik tuan rumah karena gagal membawa Italia lolos ke babak selanjutnya.

Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 0-0 itu, membawa Swedia yang sudah unggul di leg pertama lolos ke fase selanjutnya. Namun bertolak belakang bagi tuan rumah yang merasakan duka dan kesedihan.

Laga semalam sekaligus menjadi laga penutup bagi karir Buffon yang memutuskan pensiun dari timnas. Buffon sudah mengoleksi 175 caps sejak pertama kali bermain untuk timnas di tahun 1997.

Sejumlah punggawa timnas Italia terlihat terduduk lesu dan menangis di akhir pertandingan. Termasuk Buffon, sang kiper legendaris Italia. Dukungan dan doa pun terus mengalir untuk timnas Italia. Terutama untuk Buffon yang menutup karir timnasnya dengan kesedihan.

Baca juga : Spanyol Raih Kemenangan Atas Kosta Rika

Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

 Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

Timnas Italia Dikalahkan Swedia Di Leg Pada Leg Pertama

Bandar Judi Bola – Timnas Italia dikalahkan oleh Swedia pada leg pertama babak play-off Piala Dunia 2018. Kekalahan ini sekaligus mempersempit kesempatan Italia untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Pertandingan yang digelar di Firends Arena, Stockholm pada dini hari  tadi menyajikan permainan yang cukup panas. Hanya satu gol yang tercipta selama permainan berlangsung, dan gol tersebut dicetak oleh pemain Swedia.

Kemenangan Swedia ini menjadi modal utama untuk bisa merebut tiket ke babak selanjutnya, sedang bagi Italia kekalahan ini menjadikan mereka harus bekerja lebih keras lagi saat menjamu Swedia di kandang mereka.

Selama pertandingan berjalan, Italia banyak membuang peluang. Peluang emas pertama Italia adalah saat Belotti menerima umpan silang Matteo Darmian yang gagal diselesaikan dengan baik sehingga membuat bola melenceng keluar lapangan.

Swedia yang berusaha menekan Italia berhasil mendapat peluang setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Italia. Sayangnya tendangan Marcus Berg masih bisa digagalkan oleh Gianluigi Bufon. Hingga akhir babak utama usai, tak ada lgi gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, akhirnya Swedia berhasil memecah kebuntuan.  Adalah Jakob Johansson yang menjadi penyelamat Swedia setelah masuk sebagai pemain pengganti. Di menit ke 61, tendangannya ke arah gawang Buffon berubah arah setelah mengenai kaki dari Daniele De Rossi.

Baca juga : Lionel Messi Catat Statistik Menonjol Bagi Barcelona Di Awal Musim

Italia mendapat peluang menyamakan skor di menit ke 71, sayangnya tendangan Matteo Darmian lagi-lagi melebar dan hanya mengenai tiang gawang. Hingga tanda peluit panjang usai, Italia tetap tidak berhasil menyamakan kedudukan.

Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Swedia di leg pertama. Italia diwajibkan menang di San Siro pada laga leg ke dua dengan skor minimal 2-0 untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Pelatih timnas Italia, Giampiero Ventura menyayangkan permainan anak asuhnya yang terlalu banyak membuang peluang. Menurut Ventura, seharusnya di pertandingan semalam Italia bisa unggul lebih dulu.

Timnas Swedia Sepeninggal Zlatan Ibrahimovic Yang Pensiun

Timnas Swedia Sepeninggal Zlatan Ibrahimovic Yang Pensiun

Tim Nasional Swedia Sepeninggal Zlatan Ibrahimovic Yang Memutuskan Pensiun

Bandar Judi Bola – Zlatan Ibrahimovic memang sudah pensiun di bukan Juni tahun lalu, tapi hal itu lantas tak membuat timnas Swedia gentar. Bahkan menurut Ibra sendiri, timnas Swedia bermain lebih lepas sejak dia pensiun.

Timnas Swedia akan bertanding dengan timnas Italia di laga lanjutan play-off Piala Dunia 2018 pada hari Sabtu nanti. Pertemuan pertama akan digelar di Friends Arena, sedang yang kedua akan diadakan di San Siro Italia pada Selasa minggu berikutnya.

Menurut Ibrahimovic, Swedia sekarang tampil lebih lepas karena tak ada lagi beban karena keberadaaannya. Saat masih di timnas, para fans dan suporter akan menginginkan pertandingan dengan level yang lebih tinggi.

Saat ini para punggawa Swedia bermain lebih santai dan tanpa beban, tapi tetap sama menakutkannya. Bahkan menurut kiper timnas Italia, Gianluigi Buffon, sejak Ibra pensiun penampilan timnas Swedia jadi sulit ditebak.

Saat masih ada Ibra, akan lebih mudah menebak arah pergerakan Swedia karena Ibra yang menjadi titik pusat permainannya. Berbeda dengan sekarang, para pemain bebas untuk mencoba hal-hal baru dan mungkin lebih mengandalkan kekuatan tim.

Ibra sendiri sudah mengoleksi 62 gol dari 116 kali penampilan nya bersama timnas Swedia, sebelum akhirnya memutuskan pensiun tahun lalu.

Swedia berada di Grup A kualifikasi Piala Dunia bersama dengan Perancis, Belanda, Bulgaria, Luxemburg, dan Belarus. Finis di posisi runner-up, Swedia berhasil mengumpulkan 16 poin melalui enam kali menang, tiga kali kalah, dan satu kali imbang.

Italia sendiri sudah sering bertemu Swedia di segala ajang. Dari 24 kali pertemuan, Italia masih mendominasi kemenangan. Gli Azzurri sudah memenangkan sepuluh pertandingan, enam kali kalah, dan delapan kali imbang.

Terakhir kali Italia mengalami kekalahan dari Swedia adalah saat menjalani laga persahabatan pada tahun 1998, sebelum Piala Dunia saat itu.

Baca juga : Harry Kane Absen Di Timnas Sementara Waktu

Ajang Playoff Piala Dunia Zona Eropa Yang Memanas : Kini Italia Kembali Ditantang Oleh Swedia

logo piala dunia

Zurich – Timnas Italia kini sudah kembali mendapat tantangan lawan di Playoff Piala Dunia 2018 zona eropa, Gli Azzuri juga harus segera menghadapi lawan yang sangat tangguh yaitu Swedia. dan Terus pengundian itu dilakukan, Selasa (17/10/2017) malam WIB, di sebuah perkumpulan markas besar FIFA di Zurich, Fernando Hierro yang terus di sebut pemimpin drawing tersebut.

Semua perhitungan hasil drawing, Italia sudah pasti akan menghadapi lawan berat Swedia, dan Italia juga akan terus bertandang ke Swedia lebih awal dulu untuk sebelum menjadi tuan rumah, namun sementara itu Playoff lainnya juga sudha menjumpakan Kroasia kontra Yunani, Lalu Swiss juga nantinya akan berjumpa dengan Irlandia Utara.

Karena Republik Irlandia pastinya akan menantang Denmark, Laga leg pertama juga akan di gelar pada 9-11 November dengan leg kedua dan dihelat 12-14 November, keempat Negara ini juga akan terus menyusul tuan rumah Rusia , Belgia, Inggris, Jerman, Spanyol, Polandia, Islandia, Serbia, Portugal, dan Prancis untuk menjadi wakil Eropa di Piala Dunia tahun mendatang.

Berikut Hasil Drawing Playoff Piala Dunia 2018 Zona Eropa

Irlandia Utara vs Swiss
Kroasia vs Yunani
Denmark vs Republik Irlandia
Swedia vs Italia Bandar Judi Online