Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Yang Taklukkan Tuan Rumah Milan Pada Leg Pertama Liga Europa

BandarJudiBola – Kebangkitan Arsenal di San Siro ditandai dengan kemenangan yang diraih di leg pertama. The Gunners sukses taklukkan Milan di laga lanjutan Liga Eropa dengan skor akhir 0-2.

Digelar di Stadion San Siro pada Jumat (09/03/2018) dini hari, Arsenal kembali ke jalur yang seharusnya. Taklukkan Milan dengan skor 0-2 di leg pertama, pasukan Arsene Wenger sudah siap menatap leg kedua.

Unggul dalam penguasaan bola tak membuat Milan mudah menebus jantung pertahanan tim tamu. Beberapa usaha yang dilancarkan Milan pada gawang Ospina hanya berujung dengan tendangan sudut.

Milan akhirnya mendapat peluang emas di menit ke empat lewat percobaan Bonaventura. Sayangnya Bonaventura gagal memaksimalkan umpan dari Suso dengan baik.

Kali berikutnya, Milan nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Memanfaatkan kesalahan dari Calum Chambers, Hakan Calhanoglu lantas mengirimkan umpan pada Cutrone yang berada di depan. Namun penyelesaiannya belum menemui titik yang tepat.

Di menit 15, tuan rumah dikejutkan dengan gol dari Henrikh Mkhitaryan. Mkhitaryan yang sukses mengecoh Davide Calabria, kemudian melepaskan tembakan hasil umpan dari Mesut Oezil. Sial bagi Milan, Donnarumma gagal menjangkau bola yang berubah arah akibat mengenai Bonucci lebih dulu. Arsenal memimpin 0-1.

Baca Juga : Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Unggul lebih dulu membuat Arsenal menaikkan tempo permainan. The Gunners nyaris menggandakan keunggulannya tak lama setelah gol pertamanya. Namun percobaan Mkhitaryan kali ini hanya menemui mistar gawang.

Di masa injury time babak pertama, pasukan Arsene Wenger menggandakan keunggulannya. Lagi-lagi Mesut Oezil terlibat dalam terjadinya gol Arsenal yang kedua.

Bermula dari umpan terobos Mesut Oezil, Aaron Ramsey yang lolos dari jebakan offside langsung menggiring bola ke gawang Milan. Dengan sedikit gerak tipu, Ramsey dengan mudah menjebol gawang Donnarumma. The Gunners unggul 0-2 saat babak pertama diakhiri.

Kembali dari turun minum, gawang Donnarumma nyaris kebobolan lagi untuk ketiga kalinya. Kesalahan fatal Franck Kessie saat akan menghalau dimanfaatkan dengan baik oleh Danny Welbeck. Beruntung kali ini, kiper asal Italia itu cekatan mengahalau bola.

Tertinggal dua angka membuat Milan bangkit di babak kedua. Meski sedikit terlambat, Milan mendapat beberapa kesempatan bagus untuk menyusul. Tapi hingga waktu pertandingan dinyatakan usai, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji di laga ini.

Arsenal pun memastikan keunggulannya dengan skor 0-2 di leg pertama. Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Arsenla cukup meraih hasil imbang di leg kedua nanti.

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Perpanjang Rangkaian Tanpa Kekalahan Setelah Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Bandar Judi Bola – Rossoneri kembali memperpanjang rangkaian kemenangannya. Kalahkan Sampdoria di kandang sendiri, penampilan Milan dibawah asuhan Gennaro Gattuso semakin membaik di setiap laga. Milan seperti kembali menemukan jati dirinya.

Menjamu Sampdoria di Stadion San Siro, Milan sukses raih poin penuh lewat skor tipis 1-0. Pertandingan yang digelar pada Senin (19/02/2018) dini hari itu, dimenangkan tuan rumah berkat gol tunggal Giacomo Bonaventura di babak pertama.

Di laga yang berjalan ketat ini, Milan nyaris memimpin lebih dulu di menit ke 7 lewat hadiah penalti. Ricardo Rodriguez yang maju sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya setelah sepakannya ke gawang berhasil ditepis Emiliano Vivian.

Tujuh menit berselang, Rossoneri akhirnya berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Lewat serangan balik cepat, Bonaventura yang menerima umpan dari Calabria, sukses membuka keunggulan tuan rumah. Milan memimpin 1-0.

Baca juga : Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Bangkit Perlahan

Di paruh babak pertama, Sampdoria mengklaim penalti pada wasit karena Calabria terlihat menyentuh bola. Namun wasit meminta laga tetap dilanjutkan, dan tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran.

Memasuki masa injury time, Milan menggandakan keunggulan berkat gol dari Leonardo Bonucci. Sayangnya wasit kemudian membatalkan gol tersebut, karena Bonucci sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

Di babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Bahkan Sampdoria lebih banyak bermain bertahan, dan hanya melancarkan serangan jika ada kesempatan. Rapatnya pertahanan Il Doria sempat menyulitkan tuan rumah di awal babak kedua.

Milan kembali mendapat peluang di menit 57 lewat tandukkan Allesio Romagnoli. Tapi bola masih melenceng dari mistar gawang. Begitu juga dengan percobaan Suso dua menit kemudian, yang gagal menemui sasaran setelah penyelesaiannya melambung tinggi diatas gawang.

Menjelang waktu normal pertandingan habis, Rossoneri masih berusaha menembus rapatnya pertahanan Sampdoria. Peluang dari tendangan Hakan Calhanoglu masih belum menemui sasaran. Lalu usaha Cutrone pun masih melambung tinggi.

Sampdoria nyaris menyamakan kedudukan saat pertandingan sudah memasuki masa injury time. Pemain belakang Rossoneri gagal mengantisipasi umpan silang para pemain Il Doria di sisi kiri lapangan. Beruntung bagi Donnarumma, penyelesaian Fabio Quagriella hanya menemui sisi luar jala. Laga pun diakhiri dengan kemenangan tipis Milan 1-0.

Dengan raihan poin penuh, AC Milan naik ke posisi 7 klasemen Serie A. Perlahan-lahan mengejar posisi rivalnya, Inter Milan, yang berada di peringkat empat dengan selisih 7 angka.

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Atas Lazio

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Atas Lazio

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Lewat Skor Tipis Atas Lazio

Bandar Judi Bola – Milan naik ke posisi tujuh klasemen Serie A setelah meraih kemenangan yang penting di pekan 22. Meski hanya menang dengan skor tipis 2-1 atas tamunya Lazio, hasil tersebut tentu saja sangat berarti bagi I Rossoneri.

Lazio yang bertamu ke Stadion San Siro pada Senin (29/01/2018) dini hari lalu harus pulang dengan kekalahan. Meski sempat menyamakan kedudukan di babak pertama, Lazio terpaksa mengakui keunggulan Milan setelah Bonaventura mencetak gol kedua untuk keunggulan I Rossoneri.

Sejak laga dimulai, kedua tim sudah saling melancarkan serangan yang mengancam gawang. Milan pun berhasil membuka keunggulan nya lebih dulu di menit ke 15 dari tendangan bebas Calhanoglu. Bola dari tendangan bebas diarahkan ke depan gawang, yang lalu dimaksimalkan dengan tandukkan dari Patrick Cutrone. Milan unggul 1-0.

Namun lima menit kemudian, Adam Marusic balik menjebol gawang Donnarumma dan membawa kedudukan menjadi seimbang. Bermula dari operan yang diterima Marusic di kotak terlarang, sepakan keras kaki kirinya diarahkan ke pojok gawang. Bola yang berada diluar jangkauan tangan kiper tuan rumah pun meluncur mulus.

Di menit ke 30, Lazio nyaris menggandakan keunggulannya. Sayang bola sundulan dari Sergei Milinkovic-Savic belum berhasil menembus penjagaan Gianluigi Donnarumma. Begitu juga percobaan dari Luis Alberto dua menit kemudian yang hanya mengenai mistar gawang.

Lihat juga : Cagliari Akhirnya Mengakui Keunggulan AC Milan Di Kandangnya

Tiga menit jelang babak pertama usai, serangan balik tuan rumah yang dimotori Calhanoglu masih bisa digagalkan Strakosha. Dua menit berselang, I Rossoneri sukses menggandakan keunggulannya.

Bermula dari umpan lambung silang Davide Calabria ke pusat pertahanan Lazio, Giacomo Bonaventura yang berada dalam posisi tepat langsung menyambar bola lewat sundulannya. Milan pun membalikkan keadaan dengan skor 2-1 saat menutup babak pertama.

Di babak kedua, Lazio menaikan tempo serangan untuk mengejar ketertinggalan. Sedangkan tuan rumah yang sudah kembali memimpin, lebih banyak bermain defensif dengan sesekali melancarkan serangan balik yang mengancam.

Lazio berpeluang menyamakan kedudukan di menit 66 dan 69 melalui usaha Sergei Milinkovic-Savic. Sayangnya kedua percobaan yang dilakukan Sergei masih bisa ditepis oleh Donnarumma yang tampil cemerlang.

Menjelang akhir laga, Biancoceleste kembali mendapat peluang. Bermula dari umpan Felipe Anderson pada menit 85, Senad Lulic gagal memaksimalkan umpan tersebut karena tidak berada dalam posisi yang siap saat menerima umpan.

Kesempatan terakhir Lazio untuk menyamakan kedudukan datang di masa injury time. Sialnya tembakan dari Marco Parolo masih melenceng dan belum menemui sasaran. Laga pun diakhiri dengan skor 2-1 setelah wasit meniupkan peluit panjang.

Hasil positif ini membawa tim besutan Gennaro Gattuso naik ke posisi tujuh klasemen sementara Serie A dengan perolehan 31 poin. Sedangkan Biancoceleste masih bertahan di posisi 3 dengan mengumpulkan 46 angka.