Buffon Pensiun, Tiga Pemain Ini Juga Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Buffon Pensiun, Tiga Pemain Ini Juga Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Setelah Buffon, Ada 3 Orang Lagi Yang Memutuskan Pensiun Dari Timnas Italia

Bandar Judi Bola – Selain Gianluigi Buffon, masih ada tiga punggawa timnas Italia yang memutuskan untuk pensiun juga. Mereka adalah Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini.

Kekalahan Italia atas Swedia kemarin menjadi salah satu faktor ketiga pemain tersebut memutuskan untuk pensiun. Seperti diketahui, timnas Italia dikalahkan Swedia dengan skor agregat 1-0 dari dua leg yang sudah dijalani.

Bermain di San Siro, sejak awal pertandingan dimulai, Gli Azzurri sudah menekan tamunya Swedia. Meski sudah tampil dan berusaha bermain mati-matian, Italia gagal mencetak gol dan meraih kemenangan.

Kegagalan Italia untuk lolos ke Piala Dunia 2018 merupakan yang kedua kalinya sejak tahun 1958. Di tahun 1958, Italia harus mengubur mimpinya untuk main di Piala Dunia setelah dikalahkan Irlandia Utara.

Menurut Barzagli, era pemain veteran seperti dirinya sudah memasuki akhir. Ini saatnya para pemain muda untuk mengembangkan sayap dan memulai era kesuksesan bagi Italia.

Selain Barzagli, Daniele De Rossi juga memutuskan untuk gantung sepatu dari timnas tahun ini. Bagi De Rossi, kekalahan Italia dari Swedia merupakan penutup karir yang sangat menyedihkan. Bahkan suasana di ruang ganti timnas seperti berada di ruang pemakaman, mseki tidak ada yang meninggal.

Serupa dengan kedua rekannya yang lain, Giorgio Chiellini juga memutuskan pensiun setelah kekalahan kemarin. Bagi Chiellini, keputusannya untuk pensiun merupakan kesempatan yang bagus untuk para pemain muda mempersiapkan diri di Piala Eropa 2020 nanti.

Total ada 4 orang yang memutuskan untuk pensiun dari timnas Italia. Ke empatnya adalah Gianluigi Buffon, yang memang sudah memberikan pernyataan bahwa setelah Piala Dunia 2018 akan pensiun. Ditambah para pemain veteran Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini.

Baca juga : Alana Martina, Anak Ke Empat Ronaldo Yang Baru Saja Lahir

Italia Gagal Melaju, Buffon Tutup Karir Dengan Kesedihan

Italia Gagal Melaju, Buffon Tutup Karir Dengan Kesedihan

Italia Gagal Melaju Ke Babak Play-Off Piala Dunia 2018

Bandar Judi Bola – Italia gagal melaju ke babak play-off Piala Dunia 2018 setelah hanya bisa bermain imbang melawan Swedia pada Selasa dini hari tadi. Gli Azzurri harus tersingkir setelah kalah agregat gol dari Swedia.

Sepanjang pertandingan, Italia yang tak ingin mengulang kesalahan di tahun 1958, langsung bermain menyerang. Beberapa peluang berhasil diciptakan, sayangnya tak ada yang bisa berbuah menjadi gol. Bahkan pengamat menilai permainan Immobile dkk. cenderung monoton.

Banyak yang menyayangkan keputusan Ventura di atas lapangan. Kebanyakan dari keputusan yang diambil tidak sesuai dengan fakta yang ada dilapangan. Para punggawa menilai seharusnya Ventura memainkan taktik menyerang dan bukan bertahan.

Bahkan dalam pertandingan semalam, sempat terdengar keributan dari salah satu pemain terhadap ofisial timnas Italia. Disebutkan bahwa Daniele De Rossi menolak untuk turun ke lapangan dan melakukan pemanasan.

Menurut De Rossi, saat itu yang seharusnya dipanggil untuk bermain adalah Lorenzo Insigne. De Rossi menilai, menurunkan Insigne akan jauh lebih berguna karena Insigne adalah seorang penyerang, dan timnya butuh kemenangan untuk lolos ke babak selanjutnya.

Pelatih Giampiero Ventura sendiri diberitakan menolak mundur dari posisinya sebagai pelatih timnas Italia. Ventura hanya menyampaikan permintaan maafnya kepada publik tuan rumah karena gagal membawa Italia lolos ke babak selanjutnya.

Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 0-0 itu, membawa Swedia yang sudah unggul di leg pertama lolos ke fase selanjutnya. Namun bertolak belakang bagi tuan rumah yang merasakan duka dan kesedihan.

Laga semalam sekaligus menjadi laga penutup bagi karir Buffon yang memutuskan pensiun dari timnas. Buffon sudah mengoleksi 175 caps sejak pertama kali bermain untuk timnas di tahun 1997.

Sejumlah punggawa timnas Italia terlihat terduduk lesu dan menangis di akhir pertandingan. Termasuk Buffon, sang kiper legendaris Italia. Dukungan dan doa pun terus mengalir untuk timnas Italia. Terutama untuk Buffon yang menutup karir timnasnya dengan kesedihan.

Baca juga : Spanyol Raih Kemenangan Atas Kosta Rika

Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

 Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

Timnas Italia Dikalahkan Swedia Di Leg Pada Leg Pertama

Bandar Judi Bola – Timnas Italia dikalahkan oleh Swedia pada leg pertama babak play-off Piala Dunia 2018. Kekalahan ini sekaligus mempersempit kesempatan Italia untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Pertandingan yang digelar di Firends Arena, Stockholm pada dini hari  tadi menyajikan permainan yang cukup panas. Hanya satu gol yang tercipta selama permainan berlangsung, dan gol tersebut dicetak oleh pemain Swedia.

Kemenangan Swedia ini menjadi modal utama untuk bisa merebut tiket ke babak selanjutnya, sedang bagi Italia kekalahan ini menjadikan mereka harus bekerja lebih keras lagi saat menjamu Swedia di kandang mereka.

Selama pertandingan berjalan, Italia banyak membuang peluang. Peluang emas pertama Italia adalah saat Belotti menerima umpan silang Matteo Darmian yang gagal diselesaikan dengan baik sehingga membuat bola melenceng keluar lapangan.

Swedia yang berusaha menekan Italia berhasil mendapat peluang setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Italia. Sayangnya tendangan Marcus Berg masih bisa digagalkan oleh Gianluigi Bufon. Hingga akhir babak utama usai, tak ada lgi gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, akhirnya Swedia berhasil memecah kebuntuan.  Adalah Jakob Johansson yang menjadi penyelamat Swedia setelah masuk sebagai pemain pengganti. Di menit ke 61, tendangannya ke arah gawang Buffon berubah arah setelah mengenai kaki dari Daniele De Rossi.

Baca juga : Lionel Messi Catat Statistik Menonjol Bagi Barcelona Di Awal Musim

Italia mendapat peluang menyamakan skor di menit ke 71, sayangnya tendangan Matteo Darmian lagi-lagi melebar dan hanya mengenai tiang gawang. Hingga tanda peluit panjang usai, Italia tetap tidak berhasil menyamakan kedudukan.

Skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Swedia di leg pertama. Italia diwajibkan menang di San Siro pada laga leg ke dua dengan skor minimal 2-0 untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

Pelatih timnas Italia, Giampiero Ventura menyayangkan permainan anak asuhnya yang terlalu banyak membuang peluang. Menurut Ventura, seharusnya di pertandingan semalam Italia bisa unggul lebih dulu.

Gianluigi Buffon Sabet Penghargaan Kiper Terbaik 2017

Gianluigi Buffon Sabet Penghargaan Kiper Terbaik 2017

Gianluigi Buffon Meraih Penghargaan Kiper Terbaik Versi FIFA 2017

Bandar Judi Bola – Gelaran The Best FIFA Football Awards 2017 baru saja selesai dihelat. Gianluigi Buffon menjadi salah satu orang yang membawa pulang piala dari ajang penghargaan tersebut.

The Best FIFA Awards sebelumnya bekerja sama dengan Ballon d’Or untuk memberikan apresiasi bagi para pesepakbola dunia. Kerja sama tersebut dimulai tahun 2010, namun sayang tidak berjalan lama. Di tahun 2015 kerja sama tersebut berakhir.

Tahun ini, pertama kalinya panitia penyelenggara memasukkan kategori Kiper Terbaik. Setelah di tahun pertama penyelenggaraan nya di 2016 lalu panitia tidak mengikutsertakan kategori ini.

Selain kategori baru, panitia penyelenggara juga menggunakan sistem polling yang baru. Jika di tahun sebelumnya perhitungan didasarkan pada suara yang diberikan oleh para kapten tim nasional, pelatih tim nasional, jurnalis – jurnalis terpilih, tahun ini FIFA membuka polling online kepada para fans sepakbola dunia.

Berbeda dengan yang sekarang, perhitungan saat masih bekerja sama dengan Ballon d’Or tergolong lebih sedikit. Dahulu penentuan gelar juara diberikan berdasarkan perhitungan yang dibuat oleh para jurnalis Eropa saja.

Simak juga : Dejan Lovren Menjadi Biang Keladi Kekalahan Liverpool

Di usia nya yang tidak lagi muda, Buffon berhasil meraih penghargaan tertinggi bagi kiper sedunia. Buffon berhasil menyisihkan nama – nama top seperti Peter Schmeichel, Rene Higuita sampai Mark Schwarzer.

Buffon meraih total suara 42% mengungguli dua saingan lain nya yang cukup terkenal. Manuel Neuer memperoleh 32% suara sedang Keylor Navas hanya meraih 10% suara.

Melalui situs resmi nya, FIFA juga menyebutkan bahwa Buffon sangat layak menerima penghargaan ini. Mengingat dedikasi dan profesionalisme Buffon selama berkarir di dunia sepakbola internasional.

Buffon membantu klubnya Juventus untuk memenangkan scudetto sebanyak enam kali berturut-turut di Serie A. Sedang di Liga Champions, Buffon juga mencetak sejarah baru.

Buffon berhasil melewati 600 menit pertandingan bersama klub nya tanpa kebobolan. Jika ditotal, itu sama dengan 25 kali clean sheet dalam 50 pertandingan terakhirnya bersama Juventus sepanjang musim ini.