Matia Perin Ingin Segera Gabung Dengan Juventus

Matia Perin Ingin Segera Gabung Dengan Juventus

Bandar Judi Bola – Matia Perin ingin segera gabung dengan Juventus. Penjaga gawang utama Genoa  yaitu Mattia Perin berharap untuk bisa sgera merampungkan proses transfernya ke Juventus dalam waktu dekat. Walaupun ada kemungkinan dirinya hanya menjadi pelapis bagi kiper Wojciech Szczesny selepas kepergian Gianluigi Buffon.

Matia Perin Ingin Segera Gabung Dengan Juventus

Juventus diperkirakan akan menemui perwakilan dari Genoa pada pekan ini untuk mencapai kesepakatan. Jika telah sepakat, Mattia Perin menjadi rekrutan pertama Juventus di bursa transfer musim panas ini.

Di kubu Juventus sendiri baru saja ditinggal oleh kiper senior mereka, Buffon, yang tidak memperpanjang kontraknya. Mattia Perin mengatakan dengan jelas soal keinginannya untuk pindah ke Turin.

“Mengetahui bahwa saya adalah salah satu pemain incaran mereka membuat saya sangat bahagia,” ujar kiper berusia 25 tahun tersebut kepada media. “Tidak semuanya bisa disukai oleh Juventus. Itu saja sudah dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi saya.”

BACA JUGA : Kepergian Buffon Meninggalkan Lubang Besar Di Juventus

“Apakah kesepakatan sudah tercapai? Saya juga tidak tahu, namun sudah jelas bahwa kemungkinan tersebut ada, jadi saya akan bergabung mereka. Kami juga masih menunggu dari Genoa. Kami akan mempertimbangkan semua kemungkinan yang ada, menjadi pemain Juventus adalah tujuan yang dapat memberikan kebanggaan besar bagi seorang pemain.”

Kubu Juventus sebenarnya memproyeksikan Szczesny sebagai pengganti Buffon dengan merekrutnya semusim lebih awal demi mempersiapkan menjadi kiper utama. Tapi Perin masih berpeluang untuk menjadi kiper utama, jika sang kiper asal Polandia itu tidak mampu memenuhi ekspetasi yang diharapkan.

“Takut dengan Szczesny? Di Genoa, saya telah melalui sejumlah masa sulit karena cedera, tapi saya merasa kuat. Saya tidak akan berkata bahwa itu mudah, namun saya berpikir saya memiliki kemampuan untuk melalui kesulitan. Saya ulangi, saya tahu bahwa Juventus adalah klub besar dan saya akan berjumpa kiper hebat lainnya. Tapi akan ada kesempatan bagi saya untuk bermain.”

“Saya memiliki beberapa tawaran dari klub di luar Italia, namun prioritas saya adalah untuk tetap bermain di Italia. Setelah menghabiskan selama 10 tahun di klub yang sama, tentu saja Genoa sudah menjadi rumah saya. Saya berada di hati para pendukung dan mereka juga ada di hati saya.”

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Kepergian Buffon Meninggalkan Lubang Besar Di Juventus

Kepergian Buffon Meninggalkan Lubang Besar Di Juventus

Bandar Judi Bola – Kepergian Buffon meninggalkan lubang besar di Juventus. Medhi Benatia memuji mentalitas juara yang dimilki oleh skuat Juventus. Tetapi mengakui kepergian Gianluigi Buffon akan meninggalkan lubang besar dalam tim setelah Buffon memutuskan untuk pergi pada akhir musim. Musim ini sekaligus menjadi musim terakhir Buffon bersama Juventus. Setelah berkarier 17 tahun, kiper asal italia tersebut akan pergi meninggalkan Juventus.

Kepergian Buffon Meninggalkan Lubang Besar Di Juventus
#Buffon #Juventus # Medhi Benatia #Liga Italia

Juventus mengakhiri musim ini dengan meraih kemenangan 2-1 atas Hellas Verona pada Sabtu (19/5). Dengan merayakan gelar Scudetto dan juga Coppa Italia, Namun di saat bersamaan juga harus merelakan Buffon, Stephan Lichtsteiner dan Kwadwo Asamoah bermain untuk terakhir kalinya.

“Ini dalah keberhasilan tim secara keseluruhan. Selama semusim, publik memberikan kritik dan berkata bahwa kami tidak bermain indah. Tapi pada kenyataannya itu karena mereka ingin ada tim lain yang meraih Scudetto setelah enam tahun beruntun. Tapi kamilah yang pada akhirnya selalu menang,” ujar Benatia kepada media.

BACA JUGA : Syarat Yang Harus Dipenuhi PSG Jika Menginginkan Donnarumma

“Ada banyak momen indah, tapi kekalahan yang diraih saat melawan Napoli membuat saya sedih. Saya tampil baik saat ini, hasil seri adalah hasil yang tepat. Tapi saat itu tiba-tiba saya kehilangan Kalidou Koulibaly dan saya benar-benar kehilangan arah. Kami berhasil memenangkan gelar bagaimanapun juga. Tim lain sudah merayakannya lebih awal, namun pada akhirnya kamilah yang berpesta.”

Sang bek tim nasional Maroko kemudian menekankan betapa besarnya dampak yang akan dirasakan oleh Juventus karena kepergian Buffon.

“Perbedaan di Juventus adalah anda bernafas dengan mentalitas juara. Ada banyak pemain di sini yang telah menunjukkan setiap harinya bagaimana perasaan hidup di Juventus. Saya berpikir tentang Buffon, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, Claudio Marchisio, para pemain penting yang memasuki ruang ganti.”

“Pelatih selalu menjaga semua pemain agar tetap fokus dan kami mencapai sesuatu yang luar biasa. Saya merasa sedih karena kapten harus pergi. Saya bermain dengan banyak para pemain juara, tapi Gigi spesial, baik di dalam maupun luar lapangan. Kepergiannya benar-benar meninggalkan lubang besar di Juventus.”

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas 

Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Balikkan Keadaan, Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas Tuan Rumah The Lily Whites

BandarJudiBolaLive –  Berhasil membalikkan keadaan, Juventus pun raih kemenangan. Bianconeri sukses mengandaskan The Lily Whites yang bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua.

Bertandang ke Wembley Stadium pada Kamis (08/03/2018) dini hari, permainan dari Paulo Dybala dkk. tidak berkembang di babak pertama. Juventus kesulitan untuk mencari celah dari tekanan Spurs.

Sama-sama mecari kemenangan di leg kedua, baik Spurs maupun Juve menampilkan permainan yang cukup ketat. Tottenham yang unggul tipis dalam dominasi permainan, langsung mengejutkan lewat serangan dari Son. Beruntung bola berhasil dihalau oleh Buffon.

Di menit ke 15, Spurs nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Namun Kane yang berhasil mengecoh penjagaan Chiellini dan Buffon, gagal memaksimalkan peluang yang ada.

Intesnitas pertandingan terus meningkat selama babak pertama berlangsung. Juventus sendiri terlihat kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah. Son Heung-Min yang sedang haus gol pun cukup merepotkan Buffon lewat serangan-serangan berbahayanya.

Baca Juga : Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Spurs akhirnya berhasil memecah kebuntuan saat laga memasuki menit ke 39. Meneruskan umpan dari Kieran Trippier, Son langsung melepaskan tembakan ke gawang Buffon. Kiper senior itu harus rela gawangnya kebobolan akibat salah mengantisipasi datangnya bola. 1-0 untuk Hotspur.

Dikejutkan dengan gol tuan rumah, Juventus bangkit dan membangun serangan. Namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan.

Memulai kembali di babak kedua, pasukan Allegri kembali mengalami kesulitan di awal. Setelah 65 menit laga berjalan, Juve akhirnya berhasil menyamakan kedudukan.

Bekerja sama dengan baik, Stephan Lichtsteiner melepaskan umpan silang yang lantas disambut dengan sundulan dari Sami Khedira. Melihat bola yang bergulir bebas, Higuain langsung menyambar bola ke arah berlawanan dari posisi Lloris. Juve menyusul 1-1.

Lima menit berselang, giliran Paulo Dybala yang mencatatkan namanya di papan skor. Bermula dari umpan terobos Higuain, Dybala menggiring bola ke depan gawang Hugo Lloris. Dengan sedikit trik, Dybala mengincar sudut gawang yang tak terjaga Lloris. Juve berbalik unggul 1-2.

Sukses membalikkan keadaan, Bianconeri menurunkan sedikit tempo permainan dan cenderung bertahan. Tak ingin gagal ke babak perempatfinal, Spurs memasukkan tenaga baru untuk menambah daya serang.

Berita Lainnya : Son Heung-Min Cetak Dua Gol Bawa Spurs Menang

The Lily Whites nyaris menjebol gawang Buffon untuk kedua kalinya di menit 90. Sayangnya, penyelesaian Harry Kane saat menyambar umpan lambung dari Ben Davies hanya menemui mistar gawang. Tak lama pertandingan dinyatakan usai.

Dengan kemenangan ini, Juventus berhak melaju ke babak perempatfinal setelah unggul dengan total agregat 4-3 atas Spurs.

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Tuan Rumah Lazio Lewat Gol Tunggal Paulo Dybala Di Mass Injury Time

Bandar Judi Bola – Juventus sukses permalukan tuan rumah Lazio di kandangnya dengan skor tipis 0-1. Kemenangan tersebut diraih berkat gol tunggal dari Paulo Dybala di masa injury time babak kedua.

Digelar di Stadion Olimpico pada Minggu (04/03/2018) dini hari, tuan rumah Lazio harus menelan pil pahit. Lazio gagal meraih poin setelah dikalahkan tamunya Juventus dengan skor tipis 0-1. Keunggulan Juventus terjadi berkat gol Paulo Dybala di menit akhir pertandingan.

Memulai laga dengan kekuatan yang berimbang, tuan rumah lebih banyak tampil menekan di menit-menit awal. Tuan rumah juga nyaris membuka keunggulan di menit ke empat lewat percobaan Marco Parolo. Beruntung bagi Bianconeri, sepakan parolo masih menyamping.

Serangan balasan Juve datang di menit ke 9. Bermula dari umpan lambung Miralem Pjanic, Mario Mandzukic menyambut bola dengan sundulannya. Sayangnya bola masih belum menemui sasaran.

Lihat juga : Pulih Dari Cedera, Dybala Siap Diturunkan Jadi Starter

Memasuki pertengahan babak pertama, Lazio kembali mengancam gawang Juve. Namun usaha dari Sergej Milinkovic-Savic berhasil digagalkan kiper Juve, Gianluigi Buffon. Hingga babak pertama usai, belum ada gol yang tersaji. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari istirahat, tuan rumah masih mendominasi jalannya permainan. Biancoceleste kembali menciptakan peluang lebih dulu lewat serangan yang dibangun oleh Jordan Lukaku. Namun usaha Jordan Lukaku yang mengumpankan bola ke dalam kotak penalti berhasil dimentahkan  Daniele Rugani.

Juventus baru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah laga berjalan satu jam. Menerima operan dari rekannya, Dybala menggiring bola ke dalam kotak penalti tuan rumah. Sial bagi Juve, bola lebih dulu diblok sebelum sempat ditembakkan oleh Paulo.

Memanfaatkan sisa waktu, intensitas serangan lebih banyak di dominasi oleh Juventus. Beberapa peluang yang tercipta belum bisa membuahkan hasil, hingga akhirnya laga memasuki masa injury time.

Ketika masa injury time sudah masuk menit ketiga, Bianconeri akhirnya berhasil memecah kebuntuan lebih dulu.  Bermula dari umpan Rugani, Dybala yang lolos dari pengawalan ketat pemain bertahan tuan rumah berhasil memaksimalkan peluang.

Dari jarak dekat, bintang muda Argentina itu melepaskan tendangan keras dari depan gawang. Meluncur mulus, gawang Thomas Strakosha akhirnya kebobolan. Laga pun berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Juventus.

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta Lewat Gol Semata Wayang Pjanic

Bandar Judi Bola – Berhasil melaju ke babak final Coppa Italia,Juventus sukses singkirkan Atalanta di semifinal leg kedua. Kemenangan ini berkat gol semata wayang tuan rumah yang dicetak oleh Miralem Pjanic.

Leg kedua semifinal Coppa Italia yang digelar di Allianz Stadium pada Rabu (28/02/2018) malam telah usai digelar. Tuan rumah Juventus lolos ke babak final setelah mengalahkan tamunya Atalanta dengan skor tipis 1-0.

Kali ini, Bianconeri tampil tanpa dieprkuat para pemain kuncinya. Namun absennya Gonzalo Higuain, Federico Bernardeschi dan dua pemain kunci lainnya tak banyak berpengaruh pada kekuatan serangan Juve.

Di awal babak pertama, tim tamu Atalanta bermain lebih menekan. Bianconeri baru bisa melepaskan diri dari tekanan tim tamu saat laga sudah berjalan 15 menit. Sayang peluang pertama Juve kandas setelah Blaise Matuidi gagal memaksimalkan tendangan bebas Pjanic.

Tuan rumah kembali membuang peluang emas di menit 35. Kali ini giliran Mario Mandzukic yang gagal memaksimalkan peluang setelah penyelesaiannya berhasil digagalkan Etrit Berisha.

Lihat juga : Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Kali berikutnya, kesempatan Juve untuk membuka keunggulan datang dari Kwadwo Asamoah. Namun, sepakan pemain asal Ghana itu masih melebar dari mistar gawang lawan. Tak lama, babak pertama pun berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Kembali dari turun minum, tuan rumah tampil lebih matang. Percobaan Claudio Marchisio di menit 60 nyaris berbuah angka untuk Bianconeri. Tapi penyelesaiannya yang terlalu lemah dengan mudah diantisipasi Berisha.

Di menit ke 64, Atalanta memberikan serangan balasan. Lewat serangan balik cepat, Alejandro Gomez menggiring bola lewat aksi solorun-nya. Sial bagi Gomez, tembakannya hanya mengenai mistar gawang, meski Buffon sudah meninggalkan posnya saat akan menghalau bola.

Saat laga memasuki menit 75, tuan rumah berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Diawali dengan pelanggaran yang dilakukan oleh Gianluca Mancini pada Blaise Matuidi, wasit menghadiahi tuan rumah tendangan penalti.

Maju sebagai eksekutor, Miralem Pjanic sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah mengecogh pergerakan Berisha. Juve unggul 1-0 lebih dulu.

Tertinggal satu angka, Atalanta berusaha menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi hingga laga dinyatakan berakhir, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji.

Satu gol tambahan dari Pjanic memastikan kelolosan Bianconeri ke final Coppa Italia dengan total agregat 2-0. Sebelumnya pada leg pertama, Juve juga sudah mengantongi satu angka lewat gol dari Gonzalo Higuain.

Di final nanti, Juventus akan bertemu Lazio atau AC Milan. Laga puncak sendiri akan diselenggarakan pada 9 Mei mendatang.

Sempat Tertinggal, Christian Eriksen Gagalkan Kemenangan Juventus

Sempat Tertinggal, Christian Eriksen Gagalkan Kemenangan Juventus

Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Gol Penyama Dari Christian Eriksen Bawa Tottenham Gagalkan Kemenangan Juventus

Bandar Judi Bola – Sempat tertinggal lebih dulu dari tuan rumah, Christian Eriksen mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Gol tambahan dari Eriksen di babak kedua itu menggagalkan kemenangan Juventus yang sudah di depan mata.

Di fase 16 besar Liga Champions leg pertama, mempertemukan Juventus dengan Tottenham Hotspur. Laga yang digelar di Allianz Stadium pada hari Rabu (14/02/2018) dini hari itu harus ditutup dengan skor imbang 2-2.

Menjamu Hotspur, Bianconeri tampil dengan sangat impresif selama 90 menit. Tim besutan Allegri tersebut bahkan langsung membuka kemenangan lewat gol dari Gonzalo Higuain di menit ke dua. Yang kemudian digandakan Higuain di menit ke 9 melalui titik putih.

Spurs yang tertinggal di awal, baru berhasil mengejar ketertinggalan di menit 35 lewat Harry Kane. Lalu disusul dengan gol tambahan Christian Eriksen di menit 71, yang sekaligus mematahkan harapan kemenangan tuan rumah.

Baca juga : Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Memulai laga, Juventus langsung membuka keunggulan di menit kedua lewat serangan Higuain. Memaksimalkan tendangan bebas dari Miralem Pjanic, Gonzalo Higuain langsung menyambar bola yang diarahkan ke pojok bawah gawang. Juve unggul cepat 1-0.

Tak berselang lama, Bianconeri menggandakan keunggulannya. Wasit menghadiahi penalti pada Juve setelah pemain belakang Spurs, Ben Davies, melakukan pelanggaran terhadap Federico Bernardeschi di daerah terlarang.

Maju sebagai eksekutor, Higuain sukses menunaikan tugasnya. Juve menjauh 2-0 di menit ke delapan.

Di menit 17, Spurs berpeluang mengejar ketertinggalan setelah Harry Kane dilanggar oleh Medhi Benatia di kotak penalti. Namun wasit pertandingan menolak klaim penalti dari Hotspur, dan tetap melanjutkan permainan.

Tiga puluh menit setelah laga berjalan, Spurs masih belum bisa mengejar ketertinggalan. Peluang mereka di menit 32 lewat tendangan jarak dekat Kane masih terlalu, bola pun dengan mudah digagalkan Buffon. Sebelumnya dua peluang dari Eriksen di menit 26 dan 29 juga belum menemui sasaran.

Usaha Spurs mempersempit jarak berbuah manis di menit 35. Dimulai dari keberhasilan Dele Alli menguasai bola di tengah lapangan, yang kemudian diumpankan jauh ke depan pada Kane yang lolos dari kawalan penjagaan. Striker timnas Inggris itu sukses merobek jala tuan rumah, setelah mengecoh pergerakan Buffon. Spurs menyusul 2-1.

Berita Lainnya : Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Di masa perpanjangan waktu babak pertama, Tottenham nyaris kebobolan lagi. Juve kembali mendapat hadiah penalti untuk kedua kalinya setelah Douglas Costa dilanggar oleh rekrutan terbaru The Lily Whites, Serge Aurier. Beruntung, eksekusi Higuain kali ini gagal menemui sasaran. Paruh waktu pertama ditutup dengan skor sementara 2-1 untuk Si Nyonya Tua.

Memulai babak kedua, Juventus semakin berambisi untuk meraih kemenangan di leg pertama. Usaha Federico Bernardeschi di menit 57 menghasilkan sepakan pojok, setelah bola ditepis ke luar oleh Hugo Lloris. Bola sepak pojok pun belum berhasil dimanfaatkan dengan maksimal.

The Lily Whites berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir babak kedua. Peluang Spurs datang dari tendangan bebas di menit ke 72 yang diselesaikan dengan baik oleh Christian Eriksen. Sepakan mendatarnya yang mengarah ke pojok gawang gagal diantisipasi oleh Buffon. The Lily Whites menyusul 2-2.

Memanfaatkan sisa waktu, kedua tim terus melancarkan serangan untuk memimpin keunggulan. Namun hingga waktu habis, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Hasil imbang 2-2 menutup laga panas.

Dengan hasil ini, otomatis Juve harus menang di leg kedua yang akan digelar di London pada 8 Maret 2018 nanti untuk bisa maju ke babak selanjutnya.

Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Fiorentina Lewat Skor Telak

Bandar Judi Bola – Juventus naik ke puncak klasemen setelah sukses kalahkan tuan rumahnya saat bertamu ke Florence pada Sabtu (10/02/2018) dini hari. Juve mengakhiri laga dengan skor telak 0-2 saat mengalahkan Fiorentina.

Bianconeri yang bertandang ke Artemio Franchi berhasil pulang dengan membawa poin penuh. Adalah Federico Bernardeschi dan Gonzalo Higuain yang menyumbangkan masing-masing satu gol untuk memastikan kemenangan Juve.

Selama laga berjalan, tuan rumah sebenarnya lebih mendominasi dalam penguasaan bola. Whoscored mencatat, Fiorentina membukukan 12 percobaan yang mengarah ke gawang Buffon, dengan 2 diantaranya tepat ke gawang. Namun percobaan tersebut belum ada yang berubah menjadi gol.

Sedang untuk Juventus, dari empat percobaan yang dibuat, dua diantaranya dapat dikonversi menjadi gol. Kedua gol tersebut dicetak di babak kedua.

Sejak laga dimulai, Juve mencoba membuka peluang dari usaha Marchisio. Sayangnya percobaan Claudio Marchisio lewat tendangan jarak jauh masih bisa ditangkap oleh Marco Sportiello. Tuan rumah pun mencoba melancarkan serangan balasan. Namun usaha Benassi lewat sepakan jarak jauhnya berhasil dihalau Buffon.

Baca juga : Bianconeri Pesta Gol Di Kandang Saat Hajar Sassuolo

Menit berikutnya, wasit membuat keputusan kontroversial dengan menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Keputusan tersebut diambil setelah tangan dari Giorgio Chiellini tidak sengaja mengenai bola saat akan menerima umpan dari Benassi.

Tak lama berselang, wasit Marco Guida membatalkan keputusannya setelah melihat tayangan ulang kejadian menggunakan VAR. Dalam video itu terlihat jika Benassi lebih dulu berada di posisi offside sebelum memberikan umpan pada Chiellini.

Fiorentina nyaris membuka keunggulan di menit 38 lewat Gil Dias. Sayangnya tembakan keras dari jarak dekat itu belum menemui sasaran dan hanya membentur mistar gawang. Tak lama berselang, babak pertama pun diakhiri tanpa gol.

Kembali dari istirahat minum, Juventus akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 56. Berawal dari pelanggaran yang diterima Bernardeschi di luar kotak penalti, wasit menghadiahi tendangan bebas pada tim tamu.

Bernardeschi sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses memaksimalkan peluang. Bola yang mengarah ke pojok gawang meluncur mulus tanpa berhasil dijangkau oleh Sportiello. Bianconeri memimpin 0-1.

Di menit 68, Juve nyaris memperbesar keunggulan. Bermula dari umpan silang Douglas Costa, Higuain yang menerima bola langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang. Tapi bola masih bergulir menyamping ke sisi gawang.

Dalam posisi tertinggal, Fiorentina mencoba mengejar untuk menyamakan kedudukan. Beruntung Buffon sukses menyelamatkan gawangnya dari percobaan Cyril Thereau menggunakan kakinya.

Menjelang akhir laga, tepatnya di menit ke 86, Bianconeri sukses menggandakan keunggulannya. Memaksimalkan umpan dari Chiellini, Higuain sukses mengecoh Sportiello dan melesakkan bola dengan tenang ke gawang tuan rumah. Laga diakhiri dengan skor 0-2 tanpa balas beberapa menit kemudian.

Hasil positif ini membawa Juve naik ke posisi puncak dengan meraih 62 poin setelah melakoni 24 laga.

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Akan Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri Di Allianz Stadium Akhir Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Giornata ke 18 akhir pekan ini akan menyajikan duel panas antara dua klub papan atas yang berjuluk Serigala Kota dengan Bianconeri. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan kandang baru Bianconeri pada hari Minggu (24/12/2017) nanti.

Juve yang belum lama ini meraih hasil positif di liga domestik dan Coppa Italia percaya diri menatap laga akhir pekan nanti. Apalagi lawan mereka, AS Roma, tercatat tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Allianz Stadium.

Kedua tim diperkirakan akan turun dengan kekuatan penuh. Mengingat keduanya juga sedang bersaing untuk meraih posisi di klasemen. Dengan selisih dua poin diantara kedua tim, laga akhir pekan nanti diprediksi akan berjalan sama kuatnya.

Striker tuan rumah, Paulo Dybala, juga sudah mulai mendapatkan kembali ketajaman nya. Hal ini terbukti saat Juve bertemu Genoa dalam ajang Coppa Italia. Dalam laga tersebut, Dybala berhasil mencetak satu angka dan satu assist untuk kemenangan Bianconeri.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Hanya saja tuan rumah masih menghadapi sedikit kendala dikarenakan beberapa pemain kuncinya masih cedera. Sebut saja Gianluigi Buffon, Mario Mandzukic, dan Juan Cuadrado yang belum bisa dipastikan akan turun atau tidak.

Sedangkan AS Roma sendiri diketahui baru saja menelan kekalahan dari Torino. Tim Serigala Kota harus rela disingkirkan dari babak 16 besar Coppa Italia setelah dikalahkan Torino.

Jika Juve dihadapkan pada situasi dimana sebagian pemainnya mengalami cedera, maka Roma pun mempunyai masalahnya sendiri. Belakangan lini serang Serigala Kota sedang tidak produktif. Hal itu terlihat dari sedikitnya jumlah gol yang dicetak tim besutan Di Francesco.

Sementara itu, sehari sebelum duel panas Juve dengan Roma, pada hari Sabtu nanti Inter Milan dijadwalkan akan bertemu Sassuolo. Sedang pemuncak klasemen, Napoli akan menjamu Sampdoria di hari yang sama.

Bianconeri Menjamu Inter Milan Tanpa Kiper Utamanya

Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D'Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon

Bianconeri Akan Menjamu Inter Milan Tanpa Kehadiran Kiper Utamanya, Gianluigi Buffon

Bandar Judi Bola – Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D’Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon.

Sejak awal, kepastian mengenai main tidaknya Buffon di Derby D’Italia memang diragukan. Kiper berusia 39 tahun tersebut juga diketahui absen saat Juve bertemu Olympiakos di gelaran Liga Champions beberapa hari yang lalu.

Cedera betis yang dialami Buffon membuatnya harus absen untuk sementara waktu. Selain Buffon, Allegri juga masih ragu dengan penampilan Miralem Pjanic, Paulo Dybala, dan Mario Mandzukic.

Ketiga pemain tersebut diketahui sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Waktu pemulihan yang terlalu sedikit selepas Liga Champions kemarin diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain Buffon, masih ada Stephan Lichtsteiner yang akan absen. Namun Allegri tidak terlalu khawatir karena Giorgio Chiellini sudah bisa dimainkan kembali saat ini. Buffon juga akan digantikan oleh  kiper muda Wojciech Szczesny di laga nanti.

Penampilan Inter Milan yang cemerlang di musim ini memang patut diwaspadai. Apalagi beberapa waktu belakangan ini, tim besutan Spalletti sudah berhasil membukukan 15 kemenangan  tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mauro Icardi dkk sudah sukses mengalahkan lawan-lawan beratnya di liga, seperti AS Roma, AC Milan dan juga Napoli.

Luciano Spalletti menilai ujian Inter yang sebenarnya adalah di derby Italia nanti. Bianconeri tercatat sebagai salah satu tim yang sudah meraih 6 kali Scudetto, dan saat ini mereka juga diunggulkan untuk merebut Scudetto yang ke tujuh.

“Di Turin nanti, kami akan mengeluarkan yang terbaik. Kami akan tahu apakah kami bisa menang dan bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami tahu siapa kami dan bagaimana kualitas permainan kami dan semoga kami pulang dengan 3 poin.” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Lihat juga : Presiden Real Madrid Ajak Neymar Ke Bernabeu Untuk Ballon d’Or

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olimpiakos, Juve Kemungkinan Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic Di Matchday Terakhir

Bandar Judi Bola – Lawan Olympiakos pada pertengahan pekan nanti, dua pemain inti Juventus dikabarkan akan absen. Kemungkinan besar klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut tidak akan diperkuat oleh Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic.

Juventus dijadwalkan akan melakukan lawatan ke Karaiskakis Stadium pada hari Rabu (06/12/2017) nanti. Matchday terakhir Grup D Liga Champions akan menentukan apakah Bianconeri bisa lolos ke babak selanjutnya.

Namun Bianconeri terancam tampil tanpa diperkuat dua pemain kuncinya, Buffon dan Pjanic. Kabar terakhir yang beredar keduanya mengalami masalah pada fisiknya. Buffon mendapat masalah dengan betisnya, sedang Miralem Pjanic sendiri mengalami kelelahan otot.

Tapi Allegri memastikan bahwa Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic akan turun main. Kedua penyerang itu sudah kembali fit dari cedera nya dan siap untuk bermain penuh di matchday besok, ungkap Allegri saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

Pelatih yang berkebangsaan asli Italia tersebut menyebut masih akan mengkaji ulang dua masalah, yakni mengenai cedera Buffon dan Pjanic. Massimiliano tidak ingin memaksakan keduanya bermain meskipun hanya mengalami cedera ringan.

Pertandingan melawan Olympiakos memang penting, namun ia tidak ingin mengambil resiko dengan kehilangan mereka berdua lebih lama lagi.

Menurut Allegri, jika hasil evaluasi kedua nya memang tidak baik, Bianconeri masih bisa memainkan pemain nya yang lain. Wojciech Szczesny bisa menggantikan posisi Buffon di bawah mistar gawang.

Baca juga : Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Selain Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic, satu pemain lagi yang sedang mengalami masalah adalah Chiellini. Giorgio Chiellini dipastikan tidak akan membela Juventus pada laga nanti dikarenakan sedang mengalami masalah pada perutnya.

Saat ini Bianconeri menempati posisi runner up di Grup D dengan koleksi delapan poin, unggul 1 poin dari Sporting Lisbon di posisi ke tiga. Juve memang diwajibkan menang di laga melawan Olympiakos nanti untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.