Bangkit Dari Keterpurukan, Arsenal Sukses Tekuk Watford

Bangkit Dari Keterpurukan, Arsenal Sukses Tekuk Watford

Bangkit Dari Keterpurukan, Arsenal Sukses Tekuk Watford Dengan Skor Telak Tanpa Balas

BandarJudiBola – Bangkit dari keterpurukan, Arsenal akhirnya bisa kembali tersenyum. Pasukan Arsene Wenger itu sukses tekuk Watford di pekan ke 30 Premier League dengan skor akhir 3-0 tanpa balas.

Bertandang ke Emirates Stadium, Watford tampil cukup berani dengan beberapa kali mengancam gawang yang dikawal Petr Cech. Namun di pertandingan yang digelar pada Minggu (11/03/2018) malam itu, Watford harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 3-0.

Arsenal yang mendominasi pertandingan langsung mengancam saat laga baru berjalan 3 menit. Lewat umpan dari Mesut Oezil, Aubameyang menebar ancaman ke gawang Oretis Karnezis. Sayang percobaannya berhasil diantisipasi Oretiz.

Lima menit berselang, Arsenal memimpin lebih dulu setelah Skhodran Mustafi menyundul umpan dari Mesut Oezil. Bermula dari pelanggaran Sebastian Proedl pada Aubameyang, Arsenal mendapat hadiah tendangan bebas.

Berita Lainnya : Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Umpan Oezil yang diarahkan ke depan kotak penalti langsung disambar oleh Mustafi dengan tandukkannya. Arsenal memimpin 1-0 di menit ke 8.

Tertinggal lebih dulu, Watford berusaha mengancam lewat kerja sama Roberto Pereyra dengan Richarlison yang diteruskan pada Abdoulaye Doucoure. Sayang usaha Doucoure digagalkan Petr Cech.

Beberapa peluang dari kedua tim yang tercipta di sisa waktu pertandingan, belum bisa menghasilkan angka tambahan. Paruh waktu pertama pun ditutup dengan kemenangan sementara tuan rumah.

Kembali dari rehat, tuan rumah langsung menggebrak pertahanan Watford. Namun usaha Granit Xhaka lewat sepakan jarak jauhnya berhasil digagalkan oleh Karnezis.

Mencoba mengejar ketertinggalan, Watford berbalik menekan tuan rumah. Tapi Watford yang terlalu sibuk menyerang, malah lengah di barisan pertahanan. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Arsenal dengan mencetak golnya yang kedua.

Memaksimalkan umpan dari Mkhitaryan, Aubameyang sukses menceploskan bola setelah sebelumnya mengecoh penjagaan dari Karnezis. Arsenal menjauh 2-0 untuk sementara.

Baca Juga : Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Tiga menit setelah gol kedua Arsenal, Watford mendapat hadiah penalti. Sial bagi Watford, peluang tersebut gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Troy Deeney yang maju sebagai eksekutor. Penyelesaiannya yang mengarah ke tangah gawang dengan mudah terbaca oleh Cech.

Menjelang laga berakhir, tepatnya di menit ke 77, tuan rumah menggenapkan perolahan golnya menjadi 3. Gol ketiga Arsenal kembali terjadi berkat kerja sama apik dari Aubameyang dengan Mkhitaryan.

Menerima umpan empuk dari Aubameyang, Mkhitaryan sukses melepaskan tembakan keras jarak dekat. 3-0 The Gunners memastikan jarak dengan Watford. Di sisa waktu pertandingan, tuan rumah nyaris menambah kembali pundi-pundi golnya.

Tapi usaha dari Danny Welbeck yang masuk menggantikan Alex Iwobi gagal membuahkan hasil. Laga dinyatakan usai tak lama kemudian, dengan kemenangan untuk Arsenal.

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Yang Taklukkan Tuan Rumah Milan Pada Leg Pertama Liga Europa

BandarJudiBola – Kebangkitan Arsenal di San Siro ditandai dengan kemenangan yang diraih di leg pertama. The Gunners sukses taklukkan Milan di laga lanjutan Liga Eropa dengan skor akhir 0-2.

Digelar di Stadion San Siro pada Jumat (09/03/2018) dini hari, Arsenal kembali ke jalur yang seharusnya. Taklukkan Milan dengan skor 0-2 di leg pertama, pasukan Arsene Wenger sudah siap menatap leg kedua.

Unggul dalam penguasaan bola tak membuat Milan mudah menebus jantung pertahanan tim tamu. Beberapa usaha yang dilancarkan Milan pada gawang Ospina hanya berujung dengan tendangan sudut.

Milan akhirnya mendapat peluang emas di menit ke empat lewat percobaan Bonaventura. Sayangnya Bonaventura gagal memaksimalkan umpan dari Suso dengan baik.

Kali berikutnya, Milan nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Memanfaatkan kesalahan dari Calum Chambers, Hakan Calhanoglu lantas mengirimkan umpan pada Cutrone yang berada di depan. Namun penyelesaiannya belum menemui titik yang tepat.

Di menit 15, tuan rumah dikejutkan dengan gol dari Henrikh Mkhitaryan. Mkhitaryan yang sukses mengecoh Davide Calabria, kemudian melepaskan tembakan hasil umpan dari Mesut Oezil. Sial bagi Milan, Donnarumma gagal menjangkau bola yang berubah arah akibat mengenai Bonucci lebih dulu. Arsenal memimpin 0-1.

Baca Juga : Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Unggul lebih dulu membuat Arsenal menaikkan tempo permainan. The Gunners nyaris menggandakan keunggulannya tak lama setelah gol pertamanya. Namun percobaan Mkhitaryan kali ini hanya menemui mistar gawang.

Di masa injury time babak pertama, pasukan Arsene Wenger menggandakan keunggulannya. Lagi-lagi Mesut Oezil terlibat dalam terjadinya gol Arsenal yang kedua.

Bermula dari umpan terobos Mesut Oezil, Aaron Ramsey yang lolos dari jebakan offside langsung menggiring bola ke gawang Milan. Dengan sedikit gerak tipu, Ramsey dengan mudah menjebol gawang Donnarumma. The Gunners unggul 0-2 saat babak pertama diakhiri.

Kembali dari turun minum, gawang Donnarumma nyaris kebobolan lagi untuk ketiga kalinya. Kesalahan fatal Franck Kessie saat akan menghalau dimanfaatkan dengan baik oleh Danny Welbeck. Beruntung kali ini, kiper asal Italia itu cekatan mengahalau bola.

Tertinggal dua angka membuat Milan bangkit di babak kedua. Meski sedikit terlambat, Milan mendapat beberapa kesempatan bagus untuk menyusul. Tapi hingga waktu pertandingan dinyatakan usai, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji di laga ini.

Arsenal pun memastikan keunggulannya dengan skor 0-2 di leg pertama. Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Arsenla cukup meraih hasil imbang di leg kedua nanti.

Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Rangkaian Hasil Buruk Pasukan Arsene Wenger Di Premier League

Bandar Judi Bola – Dua gol dari Lewis Dunk dan Glenn Murray ke gawang Petr Cech bawa Brighton raih hasil positif. Kemenangan The Seagulls ini memperpanjang rangkaian kekalahan pasukan Arsene Wenger di Premier League.

Bertandang ke Amex Stadium pada Minggu (04/03/2018) malam, Arsenal harus pulang dengan kekecewaan. Tertinggal lebih dulu di awal laga, Arsenal hanya bisa memperkecil ketertinggalan lewat satu gol dari Aubameyang.

Pasukan Arsene Wenger mendominasi permainan sejak awal laga dimulai, dengan penguasaan bola mencapai 68 persen. Namun hal tersebut tak berpengaruh bagi tuan rumah yang sudah menjebol gawang Cech di menit ke 7.

Memanfaatkan kesalahan Petr Cech yang salah mengantisipasi sepak pojok, bola lantas disambar oleh Lewis Dunk. Dengan mudah Dunk menjebol gawang kiper senior itu. Brighton memimpin 1-0.

Baca Juga : Tiga Gol Di Babak Pertama pastikan Kemenangan City Atas Arsenal

Unggul satu angka membuat Brighton diatas angin. Tiga menit setelah gol pertama, Brighton kembali mengancam gawang Cech. Beruntung kali ini kiper senior itu berhasil menepis bola.

Di menit 26, Brighton menggandakan keunggulannya. Memanfaatkan kesalahan dari Laurent Koscielny, bola berhasil direbut yang kemudian diteruskan pada Gross. Lewat umpan silang dari Gross, Glenn Murray mengubahnya menjadi gol kedua bagi Brighton.

Peluang Arsenal untuk mengejar ketertinggalan baru datang di menit 38. Namun percobaan yang datang dari Henrikh Mkhitaryan belum bisa membuahkan angka setelah tembakannya digagalkan Mat Ryan.

Dua menit jelang waktu normal babak pertama habis, The Gunners akhirnya memperkecil jarak berkat gol Aubameyang. Menerima umpan dari Granit Xhaka, penyelesaian Aubameyang yang terukur, langsung menggetarkan jala Ryan. 2-1, Arsenal mulai mengejar.

Di masa injury time, Arsenal kembali mendapat peluang. Sayangnya, sundulan Koscielny belum menemui sasaran. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-1, untuk keunggulan sementara tuan rumah.

Usai rehat, The Gunners memulai babak kedua dengan lebih menekan. Percobaan Mkhitaryan di menit 49, lewat tendangan jarak jauh berhasil digagalkan Ryan. Begitu juga dengan usaha Iwobi di menit 56 yang membuat Ryan harus jatuh bangun.

Berita Terkait : Kalah Di Leg Kedua, Arsenal Tetap Melaju Ke Babak Selanjutnya

Kali berikutnya giliran Mesut Oezil yang mengincar gawang Brighton. Namun penampilan cemerlang Mat Ryan kembali mementahkan peluang Arsenal. Hingga menjelang waktu pertandingan berakhir, peluang yang tercipta belum bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Arsenal.

Brighton kemudian menggetarkan jala Cech di menit 84 lewat usaha Jose Izquierdo. Sayangnya gol tersebut dianulir wasit karena Izquierdo sudah berada dalam posisi offside lebih dulu.

Memaksimalkan sisa waktu, Arsenal mencoba menyemakan kedudukan lewat sepakan voli Aubameyang. Tapi penyelesaiannya yang terlalu lemah, dengan mudah diantisipasi Mat Ryan. Laga pun diakhiri dengan kekalahan The Gunners atas Brighton dengan skor 2-1.

Tiga Gol Di Babak Pertama pastikan Kemenangan City Atas Arsenal

Tiga Gol Di Babak Pertama pastikan Kemenangan City Atas Arsenal

Tiga Gol Di Babak Pertama Pastikan Kemenangan Manchester City Atas Tuan Rumah Arsenal Di Emirates Stadium

Bandar Judi Bola –  Tiga gol yang dicetak Manchester City di babak pertama memastikan kemenangan mereka atas tuan rumah di Emirates Stadium. Arsenal harus kembali menelan pil pahit setelah dikalahkan dengan skor telak 0-3.

Menjamu Manchester City di Emirates Stadium pada Jumat (02/03/2018) dini hari, The Gunners harus pulang dengan kepala tertunduk. Tim besutan Arsene Wenger itu dikalaahkan lewat skor telak 0-3 tanpa balas.

Selepas sepakan pertama, tempo permainan cenderung berjalan lambat. Peluang City untuk menjebol gawang lebih dulu datang di menit 9. Namun penyelesaian Aguero belum menemui sasaran.

Lihat juga : Piala Liga Inggris Menjadi Trofi Pertama Manchester City

Serangan balasan tuan rumah terjadi empat menit kemudian. Kesempatan datang dari percobaan Mkhitaryan, tapi sepakannya dengan mudah dihalau Moraes.

Berjalan 15 menit, City akhirnya membuka keunggulan lebih dulu. Bermula dari aksi solo Leroy San yang sukses mengecoh empat pemain Arsenal, bola lantas diteruskan pada Bernardo Silva yang berada di depan. Bernardo kemudian melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau Petr Cech. City unggul 0-1.

Tertinggal satu angka, Arsenal mencoba mengejar lewat tendangan bebas yang dieksekusi Granit Xhaka. Namun Moraes dengan gesit langsung mengamankan gawangnya. Begitu juga dengan percobaan Aaron Ramsey yang juga berhasil digagalkan kiper asal Brasil tersebut.

28 menit laga berjalan, City menggandakan keunggulan. Kali ini giliran David Silva yang menambah perolehan angka untuk City. Memanfaatkan umpan empuk dari Aguero yang meneruskan tusukan dari Sane, David Silva langsung menyambar bola ke gawang Cech. 0-2 untuk  Manchester City.

Lima menit kemudian, gawang Petr Cech kembali kebobolan. Kali ini Sane-lah yang mencatatkan namanya dipapan skor. Umpan silang Kyle Walker langsung dibelokkan oleh Sane untuk mengecoh para pemain belakang Arsenal. Taktik Sane berbuah gol untuk City.

Menjelang akhir babak kedua, Aguero nyaris menambah keunggulan City. Sayang usahanya dari jarak dekat masih bisa diantisipasi Cech. Tak lama, babak pertama berakhir.

Selepas rehat, Arsenal mulai bangkit mengejar ketertinggalan. Di menit 60, The Gunners mendapat hadiah penalti dari wasit setelah Otamendi melanggar Mkhitaryan di kotak terlarang.

Peluang emas tersebut dieksekusi oleh rekrutan terbaru Arsenal, Aubameyang. Sial bagi tuan rumah, penyelesaian Aubameyang yang terlalu lemah dengan mudah dibaca oleh Moraes.

Berita Lainnya : Kalah Di Leg Kedua, Arsenal Tetap Melaju Ke Babak Selanjutnya

Arsenal terus mencoba menembus pertahanan City yang cukup solid. Peluang emas kembali di dapat di menit 58. Memaksimalkan umpan lambung dari Ramsey, Aubameyang langsung menyambar bola. Sayang bola bergulir ke sisi mistar gawang.

Hingga waktu pertandingan memasuki menit-menit akhir, The Gunners masih belum bisa menyamakan kedudukan. Peluang-peluang yang didapat tak bisa dikonversi menjadi gol. Tuan rumah pun harus mengakui keunggulan City yang menjebol gawangnya sebanyak tiga kali.

Hasil positif yang diraih tim besutan Pep Guardiola ini semakin memantapkan posisi mereka sebagai pemuncak klasemen. Dari 28 pertandingan yang sudah dilakoni, Manchester City mengantongi 75 poin. Sedang Arsenal masih tak bergeser di peringkat enam dengan raihan 45 poin.

Ostersunds Jadi Korban Keganasan Arsenal Di Liga Eropa

Ostersunds Jadi Korban Keganasan Arsenal Di Liga Eropa

Ostersunds Jadi Korban Keganasan Arsenal Di Babak 32 Besar Liga Eropa Di Kandang Sendiri

Bandar Judi Bola –  Klub asal Swedia, Ostersunds, menjadi korban dari keganasan Arsenal. Di pertandingan lanjutan babak 32 besar Liga Eropa, tuan rumah Ostersunds dikalahkan dengan skor telak 0-3 tanpa balas.

Digelar di Jamtkraft Arena pada Jumat (16/02/2018) dini hari, Arsenal langsung memimpin jalannya pertandingan. Di babak pertama, Arsenal sudah unggul dua angka sebelum akhirnya ditambahkan oleh Mesut Oezil di babak kedua.

Peluang pertama Arsenal datang dari Danny Welbeck di menit ke 8. Kerja samanya dengan Mohamed Elneny belum menemui sasaran, setelah bola sundulannya melenceng tipis dari gawang tuan rumah.

Arsenal kemudian membuka keunggulannya lima menit setelah peluang Welbeck digagalkan Keita. Bermula dari tendangan sudut, Alex Iwobi menyambar bola ke arah gawang, namun masih bisa ditepis oleh kiper tuan rumah. Tapi bola rebound langsung diubah Nacho Monreal menjadi angka. 1-0 untuk The Gunners.

Menaikkan tempo permainan, The Gunners kembali menggandakan keunggulannya di menit ke 24. Namun tambahan angka kali ini berasal dari gol bunuh diri tuan rumah. Bermula dari eksekusi sepak pojok Mkhitaryan ke jantung pertahanan tuan rumah, bola lantas berbelok masuk setelah mengenai Sotirios Papagiannopoulos. Arsenla menjauh 0-2.

Menjelang babak pertama berakhir, tuan rumah akhirnya menunjukkan serangan. Dua peluang tuan rumah datang berturut-turut. Dimulai dari tendangan voli Brwa Nouri, bola berhasil dihalau dengan susah payah oleh Ospina.

Lihat juga : Pujian Dari Mkhitaryan Saat Membandingkan Wenger Dengan Mourinho

Ospina kemudian harus melakukan penyelamatan lainnya saat tendangan ancaman datang dari Saman Ghoddos. Ghoddos berhasil mengecoh Maitland sebelum melepaskan sepakan keras dari sisi kotak penalti. Beruntung Ospina sigap mengamankan gawangnya. Skor 0-2 menutup babak pertama.

Selepas rehat, The Gunners sedikit menurunkan tempo permainan. Meski begitu, tuan rumah belum bisa memanfaatkan kesempatan saat Arsenal mengendur. Mereka malah kebobolan lagi di menit 58.

Berawal dari operan satu-dua antara Mesut Oezil dengan Henrikh Mkhitaryan, pemain timnas Jerman itu melepaskan sepakan keras ke gawang tuan rumah. Bola sempat tertahan oleh Aly Keita, namun karena kerasnya sepakan Oezil, bola terus bergulir sampai ke dalam gawang. Arsenal semakin unggul 0-3.

Saat laga menuju akhir, tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah Hector Bellerin menjatuhkan Saman Ghoddos di kotak terlarang. Maju sebagai pelaksana tugas, Tom Petterson gagal memaksimalkan peluang untuk memperkecil ketertinggalannya.

Saat laga dinyatakan berakhir, Arsenal mengunci kemenangan telak di leg pertama dengan skor 0-3 tanpa balas. Dengan hasil ini, Ostersunds harus bekerja super keras di leg kedua yang akan digelar di London, jika ingin lolos ke babak selanjutnya.

Pujian Dari Mkhitaryan Saat Membandingkan Wenger Dengan Mourinho

Pujian Dari Mkhitaryan Saat Membandingkan Wenger Dengan Mourinho

Pujian Dari Mkhitaryan Untuk Pelatihnya Saat Membandingkan Wenger Dengan Jose Mourinho

Bandar Judi Bola – Pujian dilontarkan oleh Henrikh Mkhitaryan pada pelatih Arsenal saat diminta pendapatnya mengenai klub barunya. Henrikh pun tak sungkan membandingkan Arsene Wenger dengan mantan pelatihnya di MU, Jose Mourinho.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Henrikh Mkhitaryan menjadi salah satu punggawa teranyar di Arsenal selain Aubameyang. Kedatangan Henrikh sendiri terjadi karena ia menjadi bagian dari kesepakatan saat United memboyong Alexis Sanchez.

Mkhitaryan sendiri sebenarnya belum lama membela Setan Merah. Ia bergabung dengan United di musim 2016/2017 atau selama satu setengah musim sebelum akhirnya dilepas ke Arsenal oleh Jose Mourinho.

Selama berseragam MU, Henrikh sudah membantu klubnya menjuarai Liga Eropa dan meraih trofi Piala Liga Inggris. Meski begitu, penampilannya yang menurun di musim ini membuat ia lebih sering dicadangkan. Bahkan di paruh musim yang lalu, pemain asal Armenia itu hanya tampil sebanyak 15 kali.

Lihat juga : Menantikan Persaingan Aubameyang Dengan Lacazette Di Sisa Musim

Total selama bermain untuk Setan Merah, Micki sudah mencetak 13 gol dan menyumbang 11 assist dari 63 pertandingan yang diikutinya di segala kompetisi.

Menurut Micki, Arsene Wenger adalah sosok pelatih yang lebih bersahabat dan bisa memahami cara berpikir dan situasi juga kondisi pemainnya. Berbeda dengan Jose Mourinho yang sangat keras dan lebih menuntut.

“Banyak perbedaan diantara kedua pelatih. Arsene Wenger adalah sosok yang bersahabat, dia bisa mengerti bagaimana situasi dan juga kondisi para pemainnya. Sedangkan Jose Mourinho merupakan pelatih yang keras dan menuntut banyak dari para pemainnya.” cerita Mkhitaryan saat diwawancara oleh beberapa media olahraga.

Mkhitaryan berharap Arsenal akan membantunya untuk kembali penampilan terbaiknya. Ditambah lagi saat ini The Gunners juga mendatangkan Aubameyang, yang merupakan rekan duet Henrikh saat bermain di Borussia Dortmund.

Keduanya bermain bersama saat Arsenal bertemu Everton pada akhir pekan lalu. Di laga itu Mkhitaryan menyumbang satu assist kepada Aubameyang, yang dirubahnya menjadi gol untuk keunggulan timnya.

Mesut Oezil Akhirnya Putuskan Menetap Di Arsenal

Mesut Oezil Akhirnya Putuskan Menetap Di Arsenal

Mesut Oezil Akhirnya Putuskan Menetap Di Arsenal Untuk Jangka Waktu Panjang

Bandar Judi Bola – Mesut Oezil akhirnya putuskan untuk memperpanjang kontraknya dengan Arsenal. Pemain asal Jerman tersebut dikabarkan telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan durasi 3 musim.

Mesut Oezil akhirnya resmi memperpanjang kontraknya dengan klub The Gunners untuk 3 musim ke depan. Sebelumnya, Oezil dikabarkan akan hengkang dari Emirates Stadium karena tak kunjung memperpanjang kontraknya yang akan habis musim panas ini.

Selain Oezil, satu pemain lagi yang sempat dikabarkan hengkang adalah Alexis Sanchez. Tapi, pada akhirnya Sanchez benar-benar hengkang ke klub rival Manchester United. Kepergian Sanchez ke klub rival dibarengi dengan datangnya Henrikh Mkhitaryan yang menjadi syarat pelepasan pemain Chile tersebut.

Dengan kontrak barunya, media BBC melaporkan bahwa Mesut akan menerima gaji sebesar 350 ribu pouns sterling per pekan nya. Nilai itu hampir mendekati nilai gaji yang diterima mantan rekannya, Alexis Sanchez di Old Trafford.

Baca juga : Borussia Dortmund Mencapai Kesepakatan Dengan Arsenal

Keputusannya untuk menetap bahkan diunggah Oezil ke akun media sosialnya. Dengan sebuah foto bergambarkan dirinya yang sedang menandatangani kotrak, ia memberitahukan kepada seluruh fans dan pendukung Arsenal mengenai ketetapan hatinya.

“Tambahan tiga tahun lagi bersama Arsenal. Keputusan ini menjadi yang sangat penting dalam karir sepakbola saya. Maka itu saya harus berpikir keras dan membicarakannya dengan orang-orang di sekitar saya.”

“Keputusan ini datang dari hati saya, dan semua hal bagus membutuhkan waktu. Arsenal sudah seperti rumah dan keluarga bagi saya. Once a Gunner, always a Gunner.”

Keputusan Mesut yang bertahan di Arsenal mendapat respon positif dari Jamie Carragher dan juga Gary Neville. Keduanya menilai, dengan kepergian Sanchez ke klub rival, Oezil harus bisa memanfaatkan situasi.

Dan jika Oezil ingin menjadi legenda Arsenal seperti Dennis Bergkamp atau Thierry Henry, tentu saja ia harus mengeluarkan semua kemampuannya. Saat ini jalan Mesut untuk menjadi nomor satu di Arsenal sudah terbuka lebar.

Tentu saja kabar bertahannya Mesut di Arsenal menjadi kabar baik bagi klub. Ditambah dengan masuknya Henrikh Mkhitaryan dan rekrutan terbaru Wenger, Pierre-Emerick Aubameyang, Arsenal diharapkan siap untuk mengarungi sisa musim ini dengan performa terbaik mereka.

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal

Menang Di Kandang, Swansea City Permalukan Arsenal Setelah Sempat Tertinggal Lebih Dulu

Bandar Judi Bola – Menang di kandang sendiri, Swansea City sukses permalukan Arsenal di akhir laga. Setelah sempat tertinggal lebih dulu dari tamunya, Swansea akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan selisih skor yang cukup jauh.

Bertamu ke Liberty Stadium pada Rabu (31/01/2018) dini hari, Swansea sukses permalukan Arsenal dengan skor telak 3-1. Pasukan Arsene Wenger pun harus pulang dengan kegagalan untuk meraih poin.

Sejak laga dimulai, kekuatan kedua tim tergolong seimbang. Namun tuan rumah Swansea lebih banyak melakukan serangan dan menekan pertahanan Arsenal. Swansea bahkan berhasil menciptakan peluang pertama mereka di menit ke 8.

Bermula dari umpan Nathan Dyer dari sisi kanan lapangan, bola diarahkan kepada Alfie Mawson yang berada jauh di depan. Belum sempat dilepaskan, bola di blok terlebih dahulu oleh Aaron Ramsey. Begitu juga dengan percobaan Ki Sung-Yeung dari tendangan jarak jauhnya. Bola masih belum menemui sasaran.

Peluang Arsenal baru tercipta di menit ke 30 setelah serangan bertubi-tubi dari tuan rumah. Lacazette yang menerima operan di depan kotak penalti langsung meneruskan bola kepada Alex Iwobi. Sayang penyelesaian Iwobi masih bisa digagalkan Lukasz Fabianski.

Tiga menit berselang, Arsenal berhasil menjebol gawang Fabianski. Memaksimalkan umpan dari Mesut Oezil, Nacho Monreal sukses mengeksekusi bola dan membawa Arsenal unggul lebih dulu.

Lihat juga : Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Satu menit kemudian, Swansea menyamakan kedudukan. Berawal dari kesalahan Oezil yang membuang bola ketika ditekan oleh Martin Olsson. Bola tersebut mengarah kepada Alfie Mawson yang lalu diteruskan kepada Sam Clucas. Mengecoh pertahanan Petr Cech, Clucas membawa tuan rumah menyamakan angka. Skor 1 sama untuk kedua tim hingga babak pertama usai.

Arsenal yang berambisi meraih poin penuh, langsung menekan pertahanan tuan rumah di babak kedua. Tapi rapatnya pertahanan Swansea membuat The Gunners kesulitan untuk membangun serangan.

Guna memecah kebuntuan, Arsene Wenger memutuskan untuk menarik Elneny dan menggantinya dengan pemain baru mereka, Mkhitaryan, di menit 60.

Lewat satu menit usai pergantian pemain, publik tuan rumah dibuat bersorak setelah Jordan Ayew mencetak gol kedua untuk Swansea. Bermula dari Shkodran Mustafi yang mengembalikan bola kepada Cech, antisipasi kiper asal Republik Ceko itu berujung kesalahan.

Dalam upayanya saat akan membuang bola, Cech malah menendang bola ke arah Jordan Ayew yang berada di depannya. Ayew pun langsung memaksimalkan peluang tanpa kesulitan yang berarti.

Tertinggal satu angka dari tuan rumah, Arsenal terus menekan pertahanan The Swans dan mencari celah untuk mencetak angka. Mkhitrayan sempat mencetak gol lewat sundulannya untuk menandai debutnya di Arsenal. Sialnya gol tersebut dibatalkan wasit karena pemain asal Armenia itu lebih dulu di posisi offside.

Memasuki akhir pertandingan, Clucas mencetak gol kedua nya di menit 86 dan memastikan keunggulan tuan rumah. Memanfatkan kesalahan lini belakang, Jordan Ayew menerobos masuk ke daerah penalti dan memberikan bola kepada Clucas yang dirubah menjadi gol. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Swansea City.

Borussia Dortmund Mencapai Kesepakatan Dengan Arsenal

Borussia Dortmund Mencapai Kesepakatan Dengan Arsenal

Borussia Dortmund Mencapai Kesepakatan Dengan Arsenal Untuk Melepas Pierre-Emerick Aubameyang

Bandar Judi Bola – Borussia Dortmund sudah mencapai kesepakatan dengan pihak manajemen Arsenal untuk melepas strikernya ke Emirates Stadium. Terhitung mulai hari ini, Pierre-Emerick Aubameyang resmi berseragam Arsenal.

Arsenal akhirnya mendapatkan tandan tangan Aubameyang setelah sempat ditolak dua kali. Menurut kabar yang beredar, The Gunners memboyong Aubameyang dengan bandrol harga yang cukup menguras keuangan. Di angka 60 juta pound sterling, dengan durasi kontrak 3,5 tahun, Aubameyang resmi merumput di Emirates Stadium.

Dalam situs resminya, Borussia menyampaikan kabar mengenai status kepindahan pemainnya ke Arsenal. Manajemen juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemain berusia 28 tahun itu karena telah bekerja dengan sangat baik di Dortmund.

Baca juga : Aubameyang Masuk Dalam Daftar Pemain Yang Diburu Arsenal

“Dortmund dan Arsenal sudah mencapai kesepakatan mengenai transfer Aubameyang. Dia akan meninggalkan Dortmund setelah bermain bersama kami sejak tahun 2013. Meski beberapa waktu belakangan ini banyak hal membuat kita tidak nyaman, tapi kami disini akan selalu mendoakan yang terbaik bagi Pierre di tempatnya yang baru.” ucap Michael Zorc, Direktur Olahraga Dortmund seperti yang tertulis di situs resminya.

Selain Dortmund, Arsenal juga menyampaikan kedatangan pemain barunya di situs resmi mereka. Namun dalam pernyataannya, manajemen enggan menyebutkan berapa nilai yang dikeluarkan untuk membawa Aubameyang.

“Kami menyampaikan jika Aubameyang resmi menjadi rekrutan kami yang kedua di bursa transfer kali ini. Dia adalah seorang penyerang kelas dunia yang sudah membukukan 144 laga dan menyumbang lebih dari 90 gol selama disana. Dan dalam waktu dekat ini, kami akan mengumukan nomor punggungnya yang baru.” tulis manajemen Arsenal di situsnya.

Kedatangan Aubameyang ke Arsenal tentu sangat ditunggu oleh para The Gunners. Sebelumnya, Arsenal sudah mendatangkan Henrikh Mhkitaryan dari Setan Merah yang ditukar dengan kepergian Alexis Sanchez.

Seperti yang sudah diketahui, sebelum berseragam United, Mkhitaryan merupakan tandem dari Aubameyang di lini depan Dortmund di tahun 2013-2016. Kesuksesan Dortmund sendiri di musim 2013-2016 tak lepas dari kerja sama keduanya.

Menurut catatan, selama berseragam Dortmund, Henrikh sudah menyumbangkan 41 gol dengan sembilan diantaranya merupakan assist dari Aubameyang. Sedang 80 gol yang disarangkan pemain asal Gabon itu lahir lewat sepuluh assist dari Mkhitaryan.

Posisi Rashford Yang Dikabarkan Terancam Karena Sanchez

Posisi Rashford Yang Dikabarkan Terancam Karena Sanchez

Posisi Marcus Rashford Yang Dikabarkan Terancam Karena Kedatangan Alexis Sanchez Ke Old Trafford

Bandar Judi Bola – Posisi Marcus Rashford dikabarkan terancam di skuat utama Manchester United. Kedatangan Alexis Sanchez ke Old Traffor yang ditukar dengan Henrikh Mhkitaryan ke Arsenal diduga menjadi salah satu penyebabnya.

Di bursa transfer musim dingin ini, Jose Mourinho, melalui klub nya Manchester United, berhasil mendatangkan Alexis Sanchez ke Old Trafford. Kedatangan Sanchez dibarengi dengan kepergian pemain MU asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan.

Berseragam United, Sanchez masuk dalam barisan pemain penyerang yang dimiliki Setan Merah. Selain Sanchez, masih ada pemain lain yang sudah lebih dulu berada dalam barisan. Mereka adalah Anthony Martial, Juan Mata, Romelu Lukaku, Jesse Lingard, Zlatan Ibrahimovic, dan juga Marcus Rashford.

Penampilan matang Sanchez diatas lapangan, secara tidak langsung mengancam porsi bermain para pemain lama. Dari sekian banyak deretan penyerang yang dimiliki United, Anthony Martial dan Marcus Rashford-lah yang terkena efek langsung dari kedatangan Sanchez.

Lihat juga : Resmi Berseragam United, Sanchez Ucapkan Perpisahan Kepada Arsenal

Hal tersebut dikarenakan keduanya berposisi sebagai penyerang sayap, posisi yang juga diisi oleh Sanchez. Di musim ini, performa Martial sedang naik turun. Namun di tiga laga terakhirnya, Martial menunjukkan tren positif dengan mencetak satu gol di setiap laga.

Hal serupa juga sedang ditampilkan oleh Rashford. Menyumbang satu gol di ajang Piala FA pada akhir pekan lalu, Rashford membantu timnya untuk lolos ke babak kelima di ajang bergengsi tersebut.

Meski performa keduanya sudah kembali bagus, tapi kedatangan Alexis tentu saja akan mengancam posisi salah satunya. Melihat hal itu, mantan pemain The Reds Liverpool, Jamie Redknapp memberikan saran kepada pemain berusia 20 tahun itu untuk pindah ke klub lain.

Redknapp mengatakan jika ia bersimpati kepada Marcus karena tak lagi menjadi pilihan utama di tim. Menurutnya talenta hebat dan kepercayaan diri yang dipunyai pemain seperti Rashford akan hilang seiring dengan kurangnya waktu untuk bermain.

Berbeda dengan Redknapp, Dwight Yorke yang merupakan mantan penyerang United menganggap kedatangan Alexis justru membawa dampak positif. Menurutnya para pemain akan semakin mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka untuk merebut tempat di posisi utama.Tentu saja persaingan sehat itu akan membawa hal yang baik untuk kemajuan tim.

Yorke juga menilai, para pemain muda United seperti Martial, Rashford dan Jesse Lingard bisa belajar lebih banyak dari pengalaman Alexis Sanchez.

1 2 3