Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona Dengan Nilai Transfer Yang Fantastis

Bandar Judi Bola – Philippe Coutinho resmi menjadi bagian dari raksasa Catalunya, Barcelona. Kepindahannya ke Camp Nou dengan harga yang fantastis membuatnya menjadi pemain termahal kedua di dunia, di belakang sahabatnya Neymar yang merupakan pemain termahal di dunia.

Sebagai klub yang menaungi Coutinho sebelumnya, pihak Liverpool termasuk sang manajer Juergen Klopp, berusaha sekuat tenaga untuk menahan pemain berusia 25 tahun tersebut untuk tetap di Anfield.

Sayangnya, si pemain bersikukuh untuk pindah ke Los Cules setelah klub bertabur bintang tersebut mengungkapkan ketertarikan padanya. Sebelumnya di bursa transfer musim lalu, kabar mengenai keinginan Coutinho untuk segera pindah sudah berhembus kencang.

Kepindahan Coutinho ke Barcelona terjadi setelah pihak manajemen kedua pihak mencapai kesepakatan. Meski belum bisa dipastikan berapa harga pelepasan sebenarnya, namun media Inggris memperkirakan harganya mencapai 160 juta euro. Harga tersebut meliputi 120 juta euro untuk tawaran awal dan ditambah 40 juta euro sebagai bonus.

Kabar mengenai kepindahan Coutinho juga disampaikan oleh situs resmi Liverpool. Pernyataan resmi yang keluar menyebutkan Philippe Coutinho akan segera meninggalkan klub setelah semua kesepakatan selesai dilaksanakan.

Pemain asal Brazil tersebut resmi menandatangi kontrak yang berdurasi lima setengah musim bersama Barcelona. Saat ini Coutinho sendiri dikabarkan sedang berada dalam perjalanan menuju Barcelona untuk melakukan serangkaian test kesehatan guna melengkapi kepindahannya.3

Baca juga : Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool

Coutinho sendiri sudah tidak mengikuti latihan bersama dan telah absen di beberapa pertandingan dikarenakan cedera paha yang dialaminya di awal tahun. Ia juga tidak berada dalam daftar pemain yang berangkat ke Dubai dalam rangka pemusatan latihan.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, juga menyayangkan kepergian salah satu pemain kuncinya. Klopp mengatakan sudah tidak bisa membujuk Philippe untuk mengubah keyakinannya agar bertahan di Anfield. Menurut Juergen, Philippe berkeras jika masa depan karirnya dan keluarganya berada di Barcelona.

Sebelumnya The Reds memboyong Coutinho dari Inter Milan pada tahun 2013. Saat itu Liverpool menebus Coutinho hanya senilai 8,5 juta pound, harga yang termasuk rendah jika dibandingkan dengan harga transfer terbarunya.

Barcelona, yang belajar dari bursa transfer Neymar di musim lalu, tak ingin mengulang kesalahan yang ama saat pemain kuncinya memutuskan untuk pindah. Blaugrana diketahui mematok harga 400 juta euro untuk klausul pelepasannya.

Selama berseragam Liverpool, Philippe Coutinho sudah tampil lebih dari 200 kali. Ia sudah menyumbangkan sebanyak 46 assist dan membukukan 54 gol di segala ajang kompetisi yang diikutinya.

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gattuso Sukses Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Bandar Judi Bola –  Menang di Derby Milan, pelatih baru AC Milan, Genaro Gatusso sukses bawa timnya lolos ke babak selanjutnya dari Coppa Italia. Milan sukses tundukkan Inter lewat gol tunggal yang dicetak di menit akhir babak perpanjangan waktu.

Bermain di San Siro yang merupakan kandang kedua tim, derby digelar pada Kamis (28/12/2017) dini hari tadi. Di laga ini, Milan tidak diperkuat oleh kiper mudanya Gianluigi Donnarumma. Sang Allenatore memilih kakak dari Donnarumma, Antonio Donnarumma untuk turun di laga tersebut.

Ini adalah debut pertama sang kakak di pertandingan besar. Di debutnya ini, Antonio berhasil menjaga kepercayaan Gatusso dengan mengawal gawang Milan dari awal laga hingga akhir.

Sejak awal laga kedua tim sudah saling menekan. Milan mendapat peluang pertama di menit ke 18 lewat serangan Bonaventura. Sayangnya sundulan Giacomo Bonaventura masih bisa digagalkan oleh Samir Handanovic.

Lewat serangan balasan, Inter sempat menjebol gawang Donnarumma melalui tendangan Ivan Perisic. Berawal dari sepakan pojok, tendangan Perisic membentur badan dari Antonio yang menyebabkan bola masuk ke gawang. Namun belakangan gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.

Hingga menjelang babak pertama usai, saling serang diantara kedua tim masih berlangsung. Sayangnya belum ada yang benar-benar dirubah menjadi angka untuk membawa keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata.

Kembali dari istirahat turun minum, Inter menciptakan peluang emas di menit ke 60. Joao Mario berhasil melepaskan tembakan keras dari depan gawang yang mengarah lurus ke gawang yang dikawal Donnarumma. Tapi berkat penampilan Antonio yang gemilang, jala Milan masih bisa diselamatkan.

Lihat juga : Cerita Emmanuel Eboue, Mantan Pemain Arsenal Yang Kini Dalam Kondisi Menyedihkan

Selang lima menit, peluang emas Milan gagal dimaksimalkan oleh Bonaventura. Sundulannya masih melebar di atas gawang Handanovic. Percobaan Milan berikutnya datang dari Suso. Sialnya tendangan Suso yang berubah arah hanya membentur mistar gawang setelah membentur pemain belakang Inter.

Donnarumma kembali memperlihatkan penampilannya yang layak dipuji. Donnarumma kembali menggagalkan usaha Perisic di menit 87 yang melepaskan tendangan jarak jauh. Antonio juga menepis usaha Inter berikutnya yang datang dari Candreva setelah winger asal Italia itu menyambar bola rebound.

Hingga waktu normal pertandingan habis, skor 0-0 masih bertahan, dan memaksa untuk dilakukan perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu yang pertama, Milan akhirnya berhasil menjebol gawang Inter.

Berawal dari umpan yang dilancarkan oleh Suso, Patrick Cutrone berhasil merobek jala Handanovic untuk membawa keunggulan bagi Milan. Gol tersebut menjadi penyelamat yang membawa Milan ke semifinal Coppa Italia.

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Akan Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri Di Allianz Stadium Akhir Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Giornata ke 18 akhir pekan ini akan menyajikan duel panas antara dua klub papan atas yang berjuluk Serigala Kota dengan Bianconeri. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan kandang baru Bianconeri pada hari Minggu (24/12/2017) nanti.

Juve yang belum lama ini meraih hasil positif di liga domestik dan Coppa Italia percaya diri menatap laga akhir pekan nanti. Apalagi lawan mereka, AS Roma, tercatat tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Allianz Stadium.

Kedua tim diperkirakan akan turun dengan kekuatan penuh. Mengingat keduanya juga sedang bersaing untuk meraih posisi di klasemen. Dengan selisih dua poin diantara kedua tim, laga akhir pekan nanti diprediksi akan berjalan sama kuatnya.

Striker tuan rumah, Paulo Dybala, juga sudah mulai mendapatkan kembali ketajaman nya. Hal ini terbukti saat Juve bertemu Genoa dalam ajang Coppa Italia. Dalam laga tersebut, Dybala berhasil mencetak satu angka dan satu assist untuk kemenangan Bianconeri.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Hanya saja tuan rumah masih menghadapi sedikit kendala dikarenakan beberapa pemain kuncinya masih cedera. Sebut saja Gianluigi Buffon, Mario Mandzukic, dan Juan Cuadrado yang belum bisa dipastikan akan turun atau tidak.

Sedangkan AS Roma sendiri diketahui baru saja menelan kekalahan dari Torino. Tim Serigala Kota harus rela disingkirkan dari babak 16 besar Coppa Italia setelah dikalahkan Torino.

Jika Juve dihadapkan pada situasi dimana sebagian pemainnya mengalami cedera, maka Roma pun mempunyai masalahnya sendiri. Belakangan lini serang Serigala Kota sedang tidak produktif. Hal itu terlihat dari sedikitnya jumlah gol yang dicetak tim besutan Di Francesco.

Sementara itu, sehari sebelum duel panas Juve dengan Roma, pada hari Sabtu nanti Inter Milan dijadwalkan akan bertemu Sassuolo. Sedang pemuncak klasemen, Napoli akan menjamu Sampdoria di hari yang sama.

Udinese Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Inter Milan

Udinese Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Inter Milan

Udinese Menjadi Tim yang Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Beruntun Inter Milan Musim Ini

Bandar Judi Bola – Udinese menjadi tim yang berhasil mengalahkan Inter Milan musim ini. Rantai kemenangan yang disusun oleh Inter Milan akhirnya harus putus setelah pasukan Spalletti dikalahkan oleh Udinese dengan skor telak 1-3.

Menjamu Udinese di Giuseppe Meazza, Mauro Icardi dkk. sudah menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Sepuluh menit pertama laga berjalan, Inter sudah mengancam gawang Udinese sebanyak 2 kali.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, gawang Samir Handanovic malah kebobolan lebih dulu. Kevin Lasagna yang tidak terjaga berhasil melepaskan tembakan ke gawang Inter setelah menerima umpan silang dari Silvan Widmer.

Tertinggal lebih dulu, Inter langsung bangkit melalui serangan balasan. Candreva yang merangsek masuk ke daerah kotak penalti, melepaskan umpan silang ke arah kiri. Icardi langsung menyambar bola ke gawang Bizzarri.

Sukses menyamakan kedudukan, Nerazzurri terus menyerang pertahanan Udinese untuk meraih poin penuh. Beberapa peluang tercipta melalui Davide Santon dan Borja Valero, namun kesigapan Bizzarri di depan gawang membuat peluang tersebut berhasil digagalkan.

Peluang dari Brozovic di akhir babak pertama juga masih bisa digagalkan Bizzarri. Paruh waktu pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1.

Moment Kebangkitan Udinese Di Babak Kedua

Kembali dari istirahat turun minum, tim besutan Andrea Stramaccioni tampil lebih percaya diri. Lasagna bahkan langsung mengancam gawang Inter sejak menit pertama babak kedua dimulai. Sialnya tendangan Lasagna masih bisa dihalau Handanovic.

Di menit ke 57, tim tamu berhasil membalikkan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti. Bola umpan silang yang dilepaskan Silvan Widmer dari sisi kanan mengenai tangan Davide Santon. Wasit Maurizio Mariani memutuskan untuk menggunakan VAR agar dapat mengetahui pasti apa yang terjadi.

Hadiah penalti tersebut dituntaskan oleh Rodrigo De Pau. Gol nya membawa Udinese unggul 1-2 dari tuan rumah.

Mencoba mengejar ketertinggalan, Inter mendapat peluang emas melalui Milan Skriniar di menit ke 68. Sayang sundulan Skriniar masih membentur tiang gawang tim tamu.

Walau dalam posisi tertekan, Udinese malah berhasil memperlebar jarak dengan tuan rumah. Memanfaatkan umpan silang Jakub Jankto, Antonin Barak sukses merobek jala Handanovic untuk ketiga kalinya.

Icardi dkk. yang tertinggal jauh berusaha memperkecil jarak kekalahan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, tak ada lagi gol yang tercipta dari tuan rumah. Laga pun ditutup dengan kekalahan perdana Nerazzurri. Hasil tersebut membuat Inter harus rela lengser dari posisi puncak klasemen Serie A.

Baca juga : Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub Tahun 2017

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan, Namun Tetap Senang Dengan Performa Timnya

Bandar Judi Bola – Massimiliano Allegri, pelatih dari Juventus mengaku kecewa karena timnya tak bisa meraih kemenangan di laga bertajuk Derby Italia tersebut. Namun Allegri juga menyampaikan rasa senangnya atas performa yang ditampilkan timnya.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu mengakhiri pertandingan dengan hasil akhir 0-0 saat menjamu Inter Milan malam tadi. Meski memimpin jalannya pertandingan, Juve sempat kesulitan membongkar pertahanan Nerazzurri.

Mengawali pertandingan, Juve langsung membuka peluang melalui Juan Cuadrado. Mario Mandzukic yang menerima umpan silang Cuadrado langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya. Namun bola masih berhasil dihalau oleh Handanovic.

Mario Mandzukic yang mengincar bola mental langsung menyambar pada kesempatan pertama. Sialnya, Joao Miranda yang berada di depan mulut gawang masih bisa mengagalkan usaha Mandzukic.

Tuan rumah kembali mencoba peruntungannya. Kali ini melalui tendangan bebas Pjanic di menit ke 14. Sayang, bola masih melebar jauh ke sisi kiri gawang Samir Handanovic.

Lihat juga : Derby Panas Premier League Di Akhir Pekan Ini…

Mencoba bangkit dari tekanan tuan rumah, Inter mencoba membangun serangan balik. Sayang usaha mereka selalu dimentahkan sebelum sampai ke daerah kotak penalti Bianconeri. Hingga waktu babak pertama habis, belum ada yang berhasil mencetak angka untuk kedua tim.

Mengawali babak kedua, Juventus langsung menebar ancaman. Berulang kali para pemain Bianconeri membuat sibuk Handanovic. Hanya saja dua peluang emas dari Mandzukic dan Gonzalo Higuain masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper asal Slovenia tersebut.

Memasuki menit ke 71, tembakan Kwadwo Asamoah dari luar kotak penalti yang diarahkan ke gawang Handanovic masih bisa digagalkan. Serangan balik Inter melalui Ivan Perisic pun belum membuahkan hasil bagi Nerazzurri.

Serangan Inter yang berikutnya datang melalui Marcelo Brozovic di menit 85, sayang tendangan nya juga masih melebar ke sisi kiri gawang. Meski kedua tim bermain agresif, hingga waktu pertandingan habis skor tetap tak berubah.

Bianconeri Menjamu Inter Milan Tanpa Kiper Utamanya

Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D'Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon

Bianconeri Akan Menjamu Inter Milan Tanpa Kehadiran Kiper Utamanya, Gianluigi Buffon

Bandar Judi Bola – Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D’Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon.

Sejak awal, kepastian mengenai main tidaknya Buffon di Derby D’Italia memang diragukan. Kiper berusia 39 tahun tersebut juga diketahui absen saat Juve bertemu Olympiakos di gelaran Liga Champions beberapa hari yang lalu.

Cedera betis yang dialami Buffon membuatnya harus absen untuk sementara waktu. Selain Buffon, Allegri juga masih ragu dengan penampilan Miralem Pjanic, Paulo Dybala, dan Mario Mandzukic.

Ketiga pemain tersebut diketahui sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Waktu pemulihan yang terlalu sedikit selepas Liga Champions kemarin diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain Buffon, masih ada Stephan Lichtsteiner yang akan absen. Namun Allegri tidak terlalu khawatir karena Giorgio Chiellini sudah bisa dimainkan kembali saat ini. Buffon juga akan digantikan oleh  kiper muda Wojciech Szczesny di laga nanti.

Penampilan Inter Milan yang cemerlang di musim ini memang patut diwaspadai. Apalagi beberapa waktu belakangan ini, tim besutan Spalletti sudah berhasil membukukan 15 kemenangan  tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mauro Icardi dkk sudah sukses mengalahkan lawan-lawan beratnya di liga, seperti AS Roma, AC Milan dan juga Napoli.

Luciano Spalletti menilai ujian Inter yang sebenarnya adalah di derby Italia nanti. Bianconeri tercatat sebagai salah satu tim yang sudah meraih 6 kali Scudetto, dan saat ini mereka juga diunggulkan untuk merebut Scudetto yang ke tujuh.

“Di Turin nanti, kami akan mengeluarkan yang terbaik. Kami akan tahu apakah kami bisa menang dan bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami tahu siapa kami dan bagaimana kualitas permainan kami dan semoga kami pulang dengan 3 poin.” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Lihat juga : Presiden Real Madrid Ajak Neymar Ke Bernabeu Untuk Ballon d’Or

Icardi Sumbang Dua Gol, Inter Taklukkan Atalanta

Icardi Sumbang Dua Gol, Inter Taklukkan Atalanta

Icardi Dua Gol, Inter Sukses Taklukkan Atalanta

Bandar Judi Bola – Mauro Icardi sukses membawa Inter menaklukkan Atalanta dini hari tadi. Pertandingan yang digelar di San Siro itu berakhir dengan dua gol tanpa balas dari sang bintang Inter Milan.

Meski dalam laga tersebut tim Nerazzurri kalah dalam penguasaan bola, namun hasil akhir pertandingan membuat pelatih Inter, Luciano Spalletti merasa puas. Ia bahkan tak segan memuji penampilan anak asuhnya, walaupun Icardi-lah yang menjadi bintangnya.

Menurut Spalletti, Icardi adalah seorang bintang. Namun seorang bintang pun tetap membutuhkan bantuan rekan-rekannya. Jadi pujian itu memang lebih baik ditujukan kepada seluruh tim yang sudah bermain bagus selama pertandingan.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini pun memuji penampilan striker asal Argentina tersebut. Gasperini menilai, keakuratan dan gaya permainan Icardi menjadi pembeda bagi Inter Milan. Cara Inter yang bisa memanfaatkan bola mati dan mencetak gol membuat perbedaan itu menjadi semakin besar.

Sepanjang babak pertama, Inter berhasil menciptakan beberapa peluang. Tapi mereka hanya bisa melakukan satu kali tembakan tepat sasaran ke arah gawang lawan. Hingga akhir babak pertama, Nerazzuri masih mengalami kebuntuan.

Memasuki babak kedua, Inter meningkatkan tempo permainan. Cara tersebut berhasil membawa jalan keluar bagi Nerazzurri. Sundulan Mauro di menit ke 51, menyelesaikan umpan dari Antonio Candreva gagal dihalau Etrit Berisha.

Tak lama berselang, Icardi juga sukses mengeksekusi umpan matang D’Ambrosio. Lagi-lagi gol tersebut diciptakan melalui tandukkannya. Sampai akhir pertandingan, tak ada tambahan angka dari kedua tim. Skor ditutup 2-0 untuk kemenangan Inter.

Hasil kemenangan ini membawa Inter naik ke posisi kedua klasemen Liga Italia dengan koleksi 33 poin dari 13 pertandingan, membuntuti Napoli dengan selisih 2 angka di puncak klasemen.

Dua gol yang dicatat Mauro Icardi bersaing dengan milik rivalnya, Ciro Immobile dari Lazio. Saat ini Immobile menjadi top skorer Liga Italia dengan koleksi 15 gol, sedang Mauro baru mengumpulkan 13 gol.

Baca juga : Derbi London Utara Jilid Satu Menjadi Milik Tim Meriam London

Andrea Pirlo Menyampaikan Keputusannya Untuk Gantung Sepatu

Andrea Pirlo Menyampaikan Keputusannya Untuk Gantung Sepatu

Keputusan Andrea Pirlo Gantung Sepatu Di Pertandingan Terakhirnya

Bandar Judi Bola – Setelah bermain lebih dari dua dekade di dunia sepakbola, mantan pemain timnas Italia, Andrea Pirlo memutuskan untuk gantung sepatu. Hal itu disampaikannya usai Pirlo menjalani laga terakhirnya di New York City FC pada hari Minggu lalu.

Pemain berusia 38 tahun tersebut memulai karir sepakbolanya sejak tahun 1995 bersama klub Brescia. 3 tahun kemudian Pirlo memutuskan pindah ke Inter Milan, sayangnya karir Pirlo di Inter Milan tidak berjalan mulus.

Pirlo juga sempat bermain di Reggina selama satu musim, tak lama kemudian Pirlo pindah lagi ke AC Milan tahun 2001. Di AC Milan, karir Pirlo mulai menanjak yang membuatnya dinobatkan menjadi pemain dengan posisi gelandang terbaik di dunia.

Bersama Milan, Pirlo sudah mempersembahkan dua trofi Liga Serie A, satu trofi Coppa Italia, dan juga dua gelar Liga Champions. Andrea Pirlo yang sudah bermain selama sepuluh tahun di AC Milan,akhirnya memutuskan hijrah ke Juventus.

Baca juga : Mou Dan Conte Yang Tak Saling Bersalaman Seusai Laga Semalam

Bermain selama tiga musim dengan Si Nyonya Tua, Pirlo berhasil meraih 3 kali Scudetto. Selama bermain di Italia, Pirlo sudah mengemas 19 gol dari 160 lebih penampilannya, dan di tingkat nasional, ia juga menyumbangkan 13 gol dan punya 116 caps.

Bersama New York City FC, Andrea Pirlo sudah tampil sebanyak 60 kali dengan menyumbang satu gol. Menurunnya performa Pirlo di lapangan akibat cedera lutut yang dideritanya dan juga faktor usia yang tidak lagi muda.

Pirlo memutuskan untuk gantung sepatu setelah NY City FC gagal di babak play-off MLS, lagipula kontrak Pirlo pun akan habis Desember nanti. Pirlo menyatakan setelah kontraknya selesai, ia akan kembali ke negara asalnya Italia untuk tinggal bersama keluarganya.

Melalui akun sosial medianya, Pirlo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga, semua klub, pemain, suporter, staff, fans dan semua orang yang dikenalnya dan mendukungnya selama berkarir di dunia sepakbola.

Mauro Icardi, Familyman Yang Tak Ingin Menjadi Seperti Totti

Mauro Icardi, Familyman Yang Tak Ingin Menjadi Seperti Totti

Striker Utama Inter Milan, Mauro Icardi Menyatakan Tak Ingin Menjadi Seperti Totti

Bandar Judi Bola – Pemain yang juga striker utama Inter Milan, Mauro Icardi kembali menegaskan kesetiaan nya pada klub yang sedang dibelanya. Saat ini Icardi sedang berada dalam performa terbaiknya.

Dari 10 pertandingan terakhirnya bersama Inter, Icardi sukses mencatatkan namanya di papan skor sebanyak sebelas kali. Itu merupakan hasil torehan yang sangat bagus mengingat musim 2017/2018 belum akan berakhir.

Keberhasilan Icardi memberi peran besar bagi klub yang sudah dibelanya selama empat musim. Saat ini Inter Milan menduduki posisi ke dua klasemen liga, terpaut 2 poin dari Napoli yang berada di puncak.

Mauro Icardi sejauh ini sudah berhasil menyumbangkan sebelas gol bagi Inter Milan. Total gol tersebut hanya terpaut 2 angka dengan total yang diraih top skorer musim ini, Ciro Immobile yang sukses mengumpulkan tiga belas gol.

Icardi sempat menyatakan keinginan nya untuk membantu Inter memenangkan scudetto dan meraih piala. Ia juga ingin bertahan untuk waktu yang lama dan terus bermain membela Nerazurri.

Namun Icardi mengatakan bahwa dirinya tidak akan selamanya berada di dunia sepakbola. Ia juga tidak ingin bermain sepakbola sampai usia senja seperti legenda Italia dan AS Roma, Francesco Totti.

Setelah gantung sepatu, saat ini Pangeran Roma tersebut diketahui menjabat sebagai Direktur As Roma dan tengah mengambil kursus kepelatihan UEFA B. Berbeda dengan Totti, saat gantung sepatu nanti, Icardi hanya ingin menjadi seorang ayah bagi anak-anaknya dan tinggal di rumah bersama keluarganya.

Simak juga : Liverpool Berencana Lepas Coutinho Musim Panas Nanti

Ivan Perisic Resmi di Perpanjang Kontrak Nya Bersama Inter Milan

ivan

Ivan Perisic Resmi di Perpanjang Kontrak Nya Bersama Inter Milan

Inter Milan kini resmi memperpanjang kontrak Ivan Perisic, dan kini dia menjadi anggota skuat Nerazzutti sampai dengan tahun 2022, dan kabar pengumuman yang beredar mengenai kesepakatan kontrak dengan persic dan telah di umumkan oleh Twiter resmi Inter, @Inter_en.

Breaking! Ivan Perisic akan tetap menjadi pemain Inter sampai 2022! #FCIM,” bunyi pernyataan resmi klub asal kota mode itu.

Atas semua perjanjian dan kesepakatan Kontrak baru ini, Perisic juga telah mengatakan bahwa hari ini adalah hari yang spesial baginya, pemain yang bersal dari Kroasia itu sering x di rumorkan akan pindah ke Manchester United untuk musim panas ini.

Ini juga merupakan suatu hari yang sangat spesial, dan jelas ada sedikit emosi dan saya sangat senang setelah ketegangan di musim panasini, yang di katakan Perisic di Inter Channel.

Tetapi sekarang, kami juga kembali menatap untuk terus kedepan dan sekarang saya hanya berfikir untuk mengenai Inter, dan setelah perpanjangan kontrak, kami sekarang hanya bisa berfikir mengenai masalah yang ada di lapangan, ujar pemain yang berusia 28 itu.Bandar Judi Online