Hengkangnya Jack Wilshere Untungkan Mesut Ozil

Hengkangnya Jack Wilshere Untungkan Mesut Ozil

Bandar Judi Bola – Hengkangnya Jack Wilshere Untungkan Mesut Ozil. Walau menjadi kabar yang menyakitkan bagi para fans Arsenal, kepergian Jack Wilshere justru menjadi kabar gembira bagi Mesut Ozil. Hal tersebut karena Mesut Ozil sudah lama inginkan nomor punggung 10 di klub.

Hengkangnya Jack Wilshere Untungkan Mesut Ozil
#Mesut Ozil #Jack Wilshere #Arsenal #Bandar Judi Bola

Jack Wilshere akhirnya resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Arsenal melalui akun instagramnya pada selasa malam lalu. Jack akan habis kontrak awal Juli mendatang setelah bersama dengan Arsenal selama 16 tahun.

Gelandang 26 tahun tersebut sebenarnya sudah sepakat dengan pemotongan gaji untuk bertahan di Arsenal. Tapi setelah negosiasi dengan Unai Emery, ia mengambil keputusan untuk mencari menit bermain di tempat lain.

Dengan kepergian Jack Wilshere tentu menjadi akhir dari era bagi sebagian fans Arsenal yang tidak sabar untuk melihat jebolan akademi ini menunjukkan kemampuannya di London Utara.

Walaupun demikian, kepergian pemain internasional Inggris ini mungkin akan menjadi peluang bagi Mesut Ozil, yang akhirnya bisa mendapat nomor punggu 10 impiannya.

BACA JUGA :  Emre Can Sudah Tiba Di Turin Untuk Menjalani Tes Medis

Playmaker asal Jerman tersebut tidak menyembunyikan keinginannya untuk menggunakan nomor punggung tersebut di Arsenal. Ia juga telah melakukan segala cara di sepanjang karier untuk mendapatkannya di level klub maupun negara.

Ketika di Ral Madrid, Ozil mengenakan nomor punggung 23. Saat itu Ozil baru bergabung dari Wender Bremen. Namun ia mewarisi jersey nomor 10 saat Lassana Diarra hengkang dari Real Madrid.

Gelandang 29 tahun tersebut mendapat no.10 bersama Jerman ketika Lukas Podolski gantung sepatu dari tim nasional dan ia pun melbeli semua media sosialnya dengan nomor punggung tersebut.

“Bagi saya, nomor punggung tersebut mempunyai arti yang banyak. Itu adalah nomor favorit saya. Legenda sepak bola seperti Zinedine Zidane, Diego Maradona dan Pele menggunakan nomor punggung tersebut saat bermain. Saya sangat senang soal itu. Tentu saja saya sebelumnya sudah diberi itu sebagai tanda. Nomor ini sangat cocok untuk saya dan posisi saya sebagai playmaker,” ucapnya ketika mendapat no.10 di Timnas.

Beredar juga spekulasi jika Ozil sudah meminta nomor tersebut sebelum memperpanjang kontrak baru bersama Arsenal. Ia juga diduga akan memintanya sebelum Wilshere kembali dari AFC Bournemouth.

“Saya menggunakan nomor punggung 11 sampai sekarang. Sehingga saat ini saya menggunakan nomor 11. Klub akan memutuskan nomor punggung saya tahun ini,” ujarnya.

Ozil telah memperpanjang kontrak besar dengan Arsenal dan kemungkinan akan mendapatkan nomor 10 ketika Jack Wilshere resmi hengkang.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Di Penghujung Laga Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan Dari Liga Champions

BandarJudiBola – Gol Danny Welbeck di penghujung babak kedua, pastikan The Gunners melaju ke babak berikutnya di ajang Liga Champions. Arsenal berhasil memulangkan AC Milan dengan skor 3-1 di leg kedua.

Bertamu ke Emirates Stadium pada Jumat (16/03/2018) dini hari, langkah pasukan Gennaro Gattuso harus terhenti. Mereka tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan tuan rumah Arsenal dengan skor 3-1.

Posisi Arsenal semakin kuat setelah sebelumnya pada leg pertama, meraih kemenangan 2-0. Dengan total agregat 5-1, Arsenal dipastikan menyusul Manchester City dan Liverpool yang sudah lebih dulu lolos.

Peluang pertama Milan datang selepas kick-off babak pertama. Memaksimalkan peluang Patrick Cutrone, Andre Silva langsung menyambar bola. Tapi tembakannya masih melebar tipis dari tiang gawang.

Lihat Juga : Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Arsenal mendapat peluang di menit 23. Membangun serangan dari sisi kiri lapangan, Danny Welbeck menyerang dari sisi ke arah gawang Donnarumma. Beruntung kiper muda Milan itu berhasil menepis bola.

Memasuki menit ke 35, Milan yang bertekad untuk meraih kemenangan memecah kebuntuan lebih dulu. Lewat usaha Hakan Calhanoglu, Milan memimpin lebih dulu dengan skor 0-1.

Empat menit berselang dari gol Milan, Arsenal mendapat hadiah penalti. Pelanggaran dilakukan oleh Ricardo Rodriguez kepada salah satu pemain Arsenal di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Danny Welbeck membawa The Gunners menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Menit berikutnya, giliran Rossoneri yang mengklaim penalti. Callum Chambers dianggap melakukan handball saat mengantisipasi sebuah umpan silang. Namun klaim tersebut ditolak oleh wasit. Tak lama kemudian, babak pertama ditutup dengan kedudukan imbang 1-1.

Kembali dari jeda, Milan yang berambisi untuk menang terus melancarkan serangan. Sayangnya Suso gagal memaksimalkan peluang. Begitu juga dengan usaha Aaron Ramsey yang bekerja sama dengan Mesut Oezil, yang belum tepat sasaran.

Jual beli serangan terus terjadi di sepanjang babak kedua. Beberapa peluang emas tercipta dari kedua tim, namun belum ada yang berbuah angka bagi kedua tim.

Berita Terkait : Unggul Cepat, Blaugrana Kunci Kemenangan Atas Chelsea Di Leg Kedua

Di menit 71, The Gunners berhasil membalikkan keadaan. Bermula dari umpan pendek yang diteruskan oleh Ramsey, Granit Xhaka melepaskan sepakan keras jarak jauh. Xhaka membawa The Gunners berbalik unggul setelah Donnarumma gagal mengantisipasi datangnya bola dengan baik. 2-1, Arsenal memimpin.

Mendekati akhir babak, gol kedua yang dicetak Danny Welbeck memastikan kelolosan Arsenal. Dimulai dengan umpan silang Wilshere dari sisi sebelah kanan lapangan, bola lantas disambar Ramsey dengan sundulannya.

Tapi, sial bagi Ramsey, Donnarumma berhasil menepis bola. Welbeck yang berada tak jauh dari posisi jatuhnya bola langsung menyambar si kulit bundar. Donnarumma yang mati langkah hanya bisa terpana melihat gawangnya kembali kebobolan.

Hasil tersebut membawa tim berjuluk Meriam London berhak melaju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan total agregat 5-1.

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan

Emirates Stadium Jadi Saksi Kembalinya Arsenal Ke Jalur Kemenangan Setelah Tandaskan Crystal Palace

Bandar Judi Bola – Emirates Stadium menjadi saksi kembalinya Arsenal ke jalur kemenangan setelah memenangkan laga di Sabtu (20/01/2018) malam tadi. Kalahkan Crystal Palace dengan skor telak 4-1, tim Meriam London tampil tanpa diperkuat Alexis Sanchez.

Bermain di Emirates Stadium, Arsenal yang menjamu Crystal Palace tampil sangat impresif. Hal tersebut dibuktikan jumlah gol yang tercipta di babak pertama. Dalam sepuluh menit pertama laga dimulai, tuan rumah sudah mencetak dua gol sumbangan dari Nacho Monreal dan Alex Iwobi.

Lalu disusul oleh Laurent Koscielny yang mecetak gol di menit 13. Sedang gol ke empat Arsenal tercatat atas nama Alexander Lacazette. Gol tersebut terjadi di menit 22. Crystal Palace sendiri berhasil mencetak gol pelipur lara di penghujung babak kedua.

Sejak laga dimulai, Arsenal sudah menunjukkan siapa yang menguasai jalannya laga. Gol pertama tuan rumah bahkan terjadi saat pertandingan baru saja dimulai. Bermula dari sepakan pojok, Granit Xhaka melepaskan umpan lambung terarah pada Nacho yang berada depan gawang. Sundulan Monreal masuk dengan ke dalam gawang Hennessey. Arsenal memimpin 1-0.

Keunggulan Arsenal bertambah 4 menit kemudian. Berawal dari tusukan Monreal ke daerah pertahanan Palace, pemain berkebangsaan Spanyol tersebut melepaskan umpan silang ke depan gawang lawan. Iwobi yang berada tak jauh langsung menyambar bola dengan tembakan jarak dekat. Arsenal unggul 2-0.

Selang tiga menit, giliran Laurent Koscielny yang menambah keunggulan tuan rumah. Menyambar umpan lambung Xhaka yang dimulai dari sepak pojok, bola langsung disambar Koscielny ke dalam gawang Hennessey. Skor 3-0 untuk Arsenal.

Lihat juga : Aubameyang Masuk Dalam Daftar Pemain Yang Diburu Arsenal

Di menit ke 22, The Gunners mencetak gol ke empatnya. Kerja sama apik para punggawa membawa tuan rumah unggul semakin jauh. Berawal dari operan Wilshere kepada Mesut Oezil, bola kemudian diteruskan kepada Lacazette yang berada di depan. Dengan tenangnya, Lacazette menyepak si kulit bundar ke pojok gawang yang berada diluar jangkauan tangan kiper Palace.

Crystal Palace mencoba peruntungan nya lewat Bakary Sako di menit 27. Sayang, percobaannya masih bisa digagalkan Petr Cech. Begitu juga dengan ancaman dari Wilfried Zaha yang ditepis dengan mudah oleh Cech.

The Gunners sebenarnya berpeluang mencetak lebih dari 4 gol. Sayang beberapa peluang yang didapat oleh Iwobi dan Granit Xhaka masih bisa digagalkan. Babak pertama berakhir tak lama kemudian. Skor sementara 4-0 untuk keunggulan Arsenal.

Babak kedua diawali dengan ancaman Iwobi ke gawang Palace. Lewat sebuah umpan tipuan, Oezil mengumpankan bola pada Iwobi. Sayang penyelesaiannya terlalu lemah hingga berhasil digagalkan Hennessey.

Di menit 59, Palace mengklaim penalti pada wasit setelah Elneny melanggar Zaha di kotak terlarang. Tapi wasit menilai kejadian tersebut bukanlah sebuah pelanggaran dan meminta pertandingan untuk terus dilanjutkan.

Menjelang akhir laga, Palace akhirnya mencetak gol untuk memperkecil jarak ketertinggalan. Adalah Milivojevic yang berhasil menjebol gawang Petr Cech. Milivojevic menerima operan dari sundulan Benteke yang bermula dari sepak pojok. Luka Milivojevic pun memaksimalkan peluang dan merobek jala Petr Cech.

Peluang Lacazette di menit 79 dan saat masa injury time masih bisa diantisipasi Hennessey. Laga pun ditutup dengan skor 4-1 untuk kemenangan telak Arsenal.

Dikalahkan Bournemouth, The Gunners Pulang Dengan Kekecewaan

Dikalahkan Bournemouth, The Gunners Pulang Dengan Kekecewaan

Dikalahkan Bournemouth, The Gunners Yang Sempat Unggul Harus Pulang Dengan Kekecewaan

Bandar Judi Bola – Dikalahkan oleh Bournemouth dengan skor tipis, The Gunners harus pulang dengan kekecewaan. Meski sempat unggul lebih dulu di babak kedua, namun tuan rumah membalikkan keadaan sesaat sebelum laga usai.

Bermain di Vitality Stadium pada Minggu (14/01/2018) malam tadi, Arsenal yang bertamu harus pulang dengan tangan kosong. Setelah sempat memimpin lebih dulu di awal babak kedua, pasukan Arsene Wenger harus menerima kekalahan 2-1 dari tuan rumah.

Gol pembuka bagi tim tamu dicetak oleh Hector Bellerin di menit ke 52. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat sepakan Callum Wilson di menit 70. Membalikkan keadaan, Jordon Ibe membawa The Cherries unggul di menit 74.

Sejak laga dimulai, tuan rumah sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka bahkan beberapa kali melemparkan umpan yang mengancam gawang Petr Cech. Peluang Charlie Daniels yang bekerja sama dengan Adam Smith di menit ke 3 juga belum menghasilkan angka bagi tuan rumah.

Terlambat memulai pertandingan, Arsenal baru mulai melancarkan serangan di menit ke 9. Memanfaatkan umpan silang dari Jack Wilshere di sisi kanan lapangan, Ainsley Maitland-Niles melepaskan sepakan ke arah gawang. Sayang bola hanya menyentuh mistar gawang.

Selama 30 menit pertandingan berjalan, The Gunners terus mencoba menekan pertahanan Bournemouth yang rapat. Peluang Wilshere dkk. pun beberapa kali masih bisa digagalkan oleh Asmir Begovic.

Baca juga : Theo Walcott Dikabarkan Hijrah Ke Everton Musim Ini

Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tersaji dari kedua tim. Skor imbang 0-0 menjadi penutup paruh pertama.

Kembali dari turun minum, tim besutan Arsene Wenger akhirnya membuka keunggulan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Berawal dari umpan terobos yang dilancarkan Alex Iwobi, Hector Bellerin sukses memaksimalkan peluang lewat aksi di depan kotak penalti.

Meski sempat dihalau Begovic, sepakan Bellerin yang keras menyebabkan bola tetap meluncur ke dalam gawang. Arsenal memimpin 0-1.

Tertinggal lebih dulu membuat Bournemouth menaikan intensitas permainan. Mereka bahkan mendapatkan peluang emas di menit 66 lewat percobaan Jordon Ibe, sayang arah datang nya bola masih bisa diantisipasi oleh Cech.

Kesabaran Bournemouth dalam menembus pertahanan The Gunners menghasilkan gol di menit 70. Berawal dari umpan silang Ryan Fraser ke kotak penalti, bola langsung disambar oleh Callum Wilson. Bola meluncur masuk dengan mulus setelah Cech terlambat menutup pergerakan Wilson.

Sial bagi Arsenal, kedudukan imbang tak bertahan lama. Tak sampai lima menit, The Cherries mencetak gol pembalik keadaan. Lewat kaki Jordon Ibe, Bournemouth berhasil mengunci kemenangan.

Berdiri membelakangi gawang, Callum Wilson yang lepas dari jebakan offside langsung melepaskan umpan pendek pada Ibe selepas menerima operan. Tak melewatkan kesempatan, sepakan keras Ibe ke gawang tak berhasil dijangkau oleh Cech.

Arsenal yang tak ingin dipermalukan, mencoba memanfaatkan sisa waktu dengan melepaskan serangan-serangan cepat. Sayang hingga waktu pertandingan habis, tak ada gol tambahan yang bisa dihasilkan. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan tuan rumah dengan skor 2-1.

Tanpa tambahan angka, Arsenal harus rela tertahan di posisi ke enam klasemen dengan raihan 39 poin. Sebaliknya, The Cherries yang meraih poin penuh naik ke posisi 13 dengan mengumpulkan 24 angka.

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan

Berakhir Imbang, Hasil Akhir Arsenal Kontra Chelsea Cukup Memuaskan Kedua Pelatih

Bandar Judi Bola – Berakhir imbang, hasil akhir dari laga Arsenal kontra Chelsea cukup memuaskan kedua pelatih. Berakhir dengan skor 2-2, Arsenal yang sempat unggul lebih dulu merasa dirugikan lewat klaim penalti yang dilakukan The Blues.

Bertanding di Emirates Stadium pada Kamis (04/01/2018) dini hari tadi, pertandingan berjalan seimbang. Kedua tim saling balas menyerang, bahkan tidak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Di babak kedua permainan berlangsung lebih panas. Arsenal baru berhasil membuka keunggulan di babak kedua melalui Jack Wilshere. Yang lalu disamakan oleh Eden Hazard, lalu disusul oleh Marcos Alonso di menit akhir. Gol penyama kedudukan dari Hector Bellerin di masa injury time menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.

Sejak wasit meniupkan peluit tanda laga dimulai, kedua tim sudah saling menekan satu sama lain. The Blues melancarkan serangan balik cepat di menit ke 14 melalui Morata. Alvaro Morata yang menerima umpan panjang sayangnya gagal memaksimalkan peluang. Berhadapan dengan Petr Cech, sepakan Morata masih melenceng dari bibir gawang.

Selang satu menit, Arsenal mengklaim penalti setelah Ainsley Maitland-Niles dilanggar oleh salah satu pemain belakang Chelsea. Namun klaim tersebut ditolak oleh wasit Anthony Taylor, dan meminta pertandingan tetap dilanjutkan. Sanchez membangun serangan lewat tembakan nya yang mengarah ke gawang, namun masih membentur mistar Courtois.

Di menit 22, The Gunners kembali mengancam jala Chelsea. Berawal dari umpan terobos yang diarahkan Oezil, Lacazette menggiring bola ke depan gawang dan melepaskan tembakan mendatar ke jala lawan. Peluang tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan Courtois.

The Blues merespon tak lama kemudian. Menerima umpan terobos dari tengah lapangan, Timoue Bakayoko melepaskan tembakan dari dalam kotak terlarang. Sayang kesempatan tersebut masih bisa digagalkan Cech yang menepis bola keluar lapangan.

Baca juga : Conte Ingin Manajemen Chelsea Memperpanjang Kontrak Dua Bintangnya

Menjelang akhir babak pertama, Arsenal kembali mendapat peluang. Datang dari kerjasama Wilshere dengan Mesut Oezil, penyelesaian bola masih melenceng tipis dari mistar Courtois. Sedang peluang Chelsea di menit akhir, belum menghasilkan angka karena sepakan Fabregas masih melambung tinggi. Babak pertama pun berakhir.

Kembali dari istirahat turun minum, tensi permainan semakin meningkat. Terbukti dari dua penyelematan dramatis yang dilakukan Petr Cech saat menyelamatkan gawangnya dari gempuran The Gunners di menit ke 50.

Serangan dari tim tuan rumah terus berlanjut. Lolos dari penjagaan Victor Moses, Maitland mengirimkan umpan silang kepada Sanchez, tapi sundulan Alexis masih melambung ke atas. begitu juga dengan peluang Lacazette yang masih bisa ditepis Thibaut.

The Gunners berhasil menggetarkan jala Chelsea di menit 63. Bermula dari operan Mesut Oezil yang diarahkan kepada Jack Wilshere, bola diteruskan lewat sepakan keras kaki kirinya dari jarak dekat. Skor 1-0, Arsenal memimpin.

Tak lama berselang, Chelsea mendapat hadiah penalti setelah Hazard dilanggar oleh Hector Bellerin di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Hazard sukses melaksanakan tugasnya untuk menyamakan kedudukan.

Lihat juga : Tundukkan Watford, City Raih Poin Penuh Setelah Ditahan Imbang

Saat laga memasuki menit ke 84, The Blues membalikkan keadaan. Menggantikan Victor Moses, Davide Zappacosta melepaskan umpan silang cantik kepada Marcos Alonso yang berada di dalam kotak penalti. Memaksimalkan umpan, Alonso langsung menyambar si kulit bundar ke dalam gawang Cech.

Terlihat seperti akan kalah, tim besutan Arsene Wenger akhirnya mencetak gol penyama di masa injury time. Tembakan keras Hector Bellerin yang mengarah ke pojok gawang gagal dijangkau oleh Courtois.

Skor imbang 2-2 pun menjadi angka penutup laga. Hasil ini membuat Arsenal dan Chelsea harus rela berbagi poin. Saat ini Chelsea masih bertahan di posisi tiga dengan koleksi 46 poin, selisih 1 angka dari United. Sedang Arsenal harus puas berdiam di posisi enam dengan raihan 39 poin.

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Penguasa London

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Penguasa London

Kandaskan Crystal Palace, Arsenal Tegaskan Status Sebagai Penguasa London Di Derby Dini Hari Tadi

Bandar Judi Bola – Kandaskan Crystal Palace, Arsenal tegaskan status sebagai penguasa London lewat Derby London. Arsenal meraih hasil manis saat bertandang ke tempat Crystal Palace dengan skor akhir 3-2.

Dalam pertandingan ini, sang peracik strategi, Arsene Wenger mencetak sejarah baru. Wenger menukangi pertandingan nya yang ke 810 sejak mulai menjabat sebagai pelatih Arsenal pada 1 Oktober 1996 atau sekitar 21 tahun yang lalu. Pencapaian nya sebagai pelatih menyamai rekor yang selama ini dipegang oleh Sir Alex Ferguson.

Sebelumnya Sir Alex Ferguson menjadi satu-satunya pelatih dengan penampilan terbanyak di Liga Inggris. Dan sekarang Arsene Wenger berpeluang untuk melampaui rekor tersebut. Wenger hanya harus menjalani satu laga lagi untuk melewati rekor pelatih asal Skotlandia tersebut.

The Gunners yang melakoni laga di Selhurst Park pada Jumat (29/12/2017) dini hari tadi, sukses memenangkan laga. Adalah gol dari Shkodran Mustafi dan Alexis Sanchez yang membawa kemenangan bagi tim berjuluk Meriam London tersebut.

Sejak sepakan pertama, kedua tim sudah menampilkan permainan yang menyerang. Namun belum ada peluang yang benar-benar terealisasi menjadi gol sebelum menit ke 25. Percobaan dari Granit Xhaka dan Jack Wilshere juga masih bisa digagalkan.

Arsenal akhirnya berhasil memimpin setelah Mustafi menjebol gawang yang dikawal Julian Speroni. Lacazette menyambar bola mental dari tendangan bebas yang dilepaskan Mesut Oezil, namun tendangan nya masih bisa digagalkan Speroni.

Bola rebound kembali bergulir ke depan gawang. Mustafi yang berada tak jauh langsung menyambar bola, dan membawa keunggulan pertama untuk Arsenal.

Lima menit berselang, Oezil kembali mencoba peruntungannya setelah menerima umpan terobos dari Sanchez. Sayangnya peluang tersebut gagal dimaksimalkan setelah tendangannya ditepis oleh Speroni. Setelah itu tendangan bebas Alexis Sanchez pun masih bisa digagalkan.

Lihat juga : Cerita Emmanuel Eboue, Mantan Pemain Arsenal Yang Kini Dalam Kondisi Menyedihkan

Serangan balasan tuan rumah datang di menit ke 32 lewat Wilfried Zaha. Upaya Zaha yang menyerang lewat sisi kiri masih menyampin ke sisi gawang Petr Cech. Menuju akhir babak pertama, peluang Lacazette juga masih melebar dari mulut gawang. Babak pertama pun ditututp dengan skor 0-1 untuk Arsenal.

Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung bangkit lewat gol penyama kedudukan. Kerja sama apik Zaha dengan Andros Townsend di menit ke 49 sukses menjebol gawang Cech. Sukses mengecoh Calum Chambers, Zaha mengumpan bola ke arah Townsend yang diselesaikan dengan baik.

Berhasil menyamakan kedudukan, Palace tampil semakin berani dan terbuka. Sayang beberapa peluang yang diciptakan Zaha masih belum bisa membalikkan keadaan.

Arsenal berhasil menggandakan angka di menit ke 62. Lacazette melepaskan umpan ke arah Sanchez yang berada di depan gawang setelah sebelumnya menerima operan dari Mesut Oezil. Lewat tendangan langsung, Sanchez membawa The Gunners unggul.

Empat menit kemudian, Sanchez kembali menambah torehan gol nya di pertandingan. Bermula dari umpan lambung Wilshere, Sanchez melepaskan sepakan yang mengarah ke pojok bawah gawang lawan. Bola meluncur mulus masuk ke gawang setelah lolos dari jangkauan kiper Palace.

Tertinggal dua gol, Palace terus mencari celah untuk mencetak gol. Peluang datang di menit 89 setelah tendangan Sako menghasilkan sepak pojok untuk Palace. Dari umpan sepak pojok itulah James Tomkins membawa gol tambahan untuk Palace.

Sayangnya hingga waktu pertandingan berakhir, Palace tak bisa menambah angka untuk menyamakan kedudukan. Laga pun ditutup dengan skor akhir 2-3 untuk kemenangan The Gunners.

Jalani Matchday Terakhir, Arsenal Sukses Tumbangkan BATE Borisov

Jalani Matchday Terakhir, Arsenal Sukses Tumbangkan BATE Borisov

Jalani Matchday Terakhir Liga Champions, Arsenal Sukses Tumbangkan BATE Borisov dengan skor 6-0 di Emirates Stadium

Bandar Judi Bola – Jalani matchday terakhir Liga Champions, Arsenal sukses tumbangkan lawannynya BATE Borisov. Pasukan Arsene Wenger sukses tumbangkan klub asal negara Belarus  tersebut dengan angka telak 6-0.

Keluar sebagai juara Grup H, Arsenal sudah membuka keunggulan di menit ke 11 lewat gol Debuchy. Theo Walcott yang sedang menggiring bola kehilangan kontrolnya setelah dijatuhkan pemain belakang BATE. Debuchy lalu menyambut bola dengan tendangan kerasnya ke arah gawang Scherbitski. 1-0, Arsenal memimpin.

Arsenal kembali menambah angka saat waktu sudah berjalan 37 menit. Memanfaatkan bola mental dari tembakkan Danny Welbeck, Theo Walcott langsung menyambar bola yang melaju ke arahnya. Bola pun meluncur mulus ke pojok gawang Denis Scherbitski.

Pasukan meriam London berhasil menggenapkan skor menjadi 3-0 saat babak pertama hampir usai. Setelah 2 tahun puasa mencetak gol, Wilshere akhirnya kembali menjebol gawang lawan. Bermula dari operan manis Walcott di depan kotak penalti, Wilshere suskes merobek jala BATE.

The Gunners pun menutup babak pertama dengan keunggulan sementara 3-0.

Kembali dari jeda, belum sampai 10 menit Arsenal kembali menambah angka. Kali ini melalui gol bunuh diri yang dilakukan Paliakov. Dzianis Paliakov yang bermaksud memotong umpan Theo Walcott dengan sontekan kakinya, malah membuat bola masuk ke gawangnya sendiri.

Tak lama kemudian, Walcott dihadiahi tendangan penalti oleh wasit setelah dilanggar oleh Nemanja Milunovic di daerah terlarang. Oliver Giroud yang terpilih untuk tugas tersebut, sukses memperlebar jarak dengan BATE Borisov menjadi 5-0.

15 menit menjelang waktu normal habis, gol Mohamed Elneny menjadi penutup kemenangan telak Arsenal. Melepaskan tendangan keras yang melengkung dari sisi kiri lapangan, Scherbitski gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.

Selama sisa waktu, tak ada lagi serangan yang menghasilkan angka tambahan bagi tuan rumah maupun tamunya. Hasil tersebut membawa tim asuhan Arsene Wenger keluar sebagai juara grup H dengan mengumpulkan 13 poin.

Lihat juga : Derby Manchester Akhir Pekan Ini, Kartu Merah Pogba, Dan Parkir Bus

Kalah Tipis, Arsenal Dipastikan Tetap Lolos

Kalah Tipis, Arsenal Dipastikan Tetap Lolos

Kalah Tipis, Arsenal Dipastikan Tetap Lolos Ke Babak 32 Besar Liga Eropa

Bandar Judi Bola – Kalah tipis saat bertandang ke markas Cologne, Arsenal dipastikan tetap lolos ke babak 32 besar Liga Eropa. Kendati lolos, pelatih Arsenal, Arsene Wenger memiliki catatan khusus mengenai penampilan anak asuhnya.

Bertamu ke kandang Cologne pada Jumat dini hari tadi, The Gunners mendapat kekalahan tipis 0-1. Namun hasil yang diraih di RheinEnergie Stadion tidak mempengaruhi kelolosan Arsenal ke babak 32 besar Liga Eropa.

Pada pertandingan tersebut, Wenger menurunkan sebagian besar pemain pelapisnya. Sepanjang berjalannya permainan, Arsenal terlihat lebih banyak mendominasi penguasaan bola.

Bahkan The Gunners lebih banyak menciptakan peluang dibandingkan dengan Cologne. Ada enam belas tembakan yang tercatat dilepaskan oleh Oliver Giroud dkk, dengan 7 diantaranya tepat sasaran ke gawang lawan.

Sayangnya kebanyakan dari peluang tersebut tak ada yang benar-benar berubah menjadi gol. Berkebalikan dengan Arsenal, Cologne yang tertekan sepanjang pertandingan malah berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu.

Cologne yang mendapat hadiah penalti, menunjuk Sehrou Guirassy sebagai eksekutor. Guirassy tidak melewatkan kesempatan tersebut dan sukses melakukan tugasnya dengan baik. Gol tersebut juga menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut.

Di temui usai pertandingan, Wenger pun memberikan komentarnya terkait laga yang baru saja selesai dan bagaimana penampilan timnya.

“Cologne bermain dengan sangat baik dan bersemangat. Hasil malam ini tentu saja sangat menggembirakan untuk mereka. Penutup hari yang sempurna untuk Cologne.” sebut pelatih asal Perancis tersebut.

“Tim kami juga bermain dengan sangat baik, hanya saja kami selalu kehilangan satu moment untuk membuat gol. Sedang mereka (Cologne), memiliki dua kesempatan untuk menembak yang salah satunya menghasilkan gol walau melalui titik putih.

Jack Wilshere, Danny Welbeck, dan Oliver Giroud, semuanya terlihat meyakinkan. Tapi tetap saja penyelesaian kami kurang akurat.” tutup Wenger. Hasil tersebut juga menjadi kekalahan perdana The Gunners di Liga Eropa musim ini.

Lihat juga : Chelsea Dipastikan Lolos Setelah Kandaskan Qarabag

Jack Wilshere mengatakan Sakit melihat Arsenal goyah musim ini

Read More
Jack WIlshere, Bournemouth
Jack WIlshere, Bournemouth

Bandar BolaJack Wilshere mengakui itu “sakit” untuk menonton Arsenal berjuang musim ini tetapi mengatakan ia tidak bisa membayangkan klub tanpa manajer Arsene Wenger.

Pemain tengah itu telah menghabiskan musim dipinjamkan ke Bournemouth – yang akan menghadapi Tottenham di Sabtu ini – setelah dianggap surplus untuk persyaratan oleh Wenger musim panas lalu.

Namun, Wilshere melompat ke pertahanan di bawah-api bos Arsenal, mengatakan ia bisa “hanya melakukan begitu banyak” dalam hal mempersiapkan timnya untuk pergi ke sana dan bermain.

Arsenal saat ini duduk keenam di Liga Premier, tetapi bisa turun ke peringkat ketujuh sebelum bentrokan Monday Night Football mereka di Middlesbrough.

“Sungguh menyakitkan saya untuk melihat Arsenal goyah, saya tidak akan mengatakan itu menyakitkan saya hanya ingin fokus untuk pertandingan melawan Tottenham. Mereka selalu ada atau sekitar itu,” kata Wilshere .

“Ini mungkin berubah tahun ini, tetapi itu menyakitkan saya lebih melihat Arsenal berjuang.

“Dia [Wenger] selalu besar bagi saya. Dia menempatkan saya di di usia muda yang Anda tidak melihat banyak di klub-klub top dengan semua tekanan untuk piala.

“Dia terjebak dengan saya dan menunjukkan iman dalam diriku. Jadi bagi saya dia hebat dan saya tidak bisa membayangkan Arsenal tanpa dia. Dia telah besar bagi saya dan itu semua bisa saya katakan.

“Kadang-kadang seorang manajer hanya dapat melakukan begitu banyak, seperti dalam mempersiapkan tim dan kemudian tim harus pergi ke sana dan melakukan.

“Sekali lagi semua bisa saya katakan adalah bahwa ia telah besar bagi saya. Saya sudah pergi selama satu tahun jadi saya tidak tahu apa yang terjadi di sana, di ruang ganti atau apa pelatihan sudah seperti.

“Yang bisa saya lakukan adalah membantu Bournemouth kemudian kembali pada akhir musim.”

Ketika ditanyai tentang masa depan Arsenal, Wilshere mengatakan ia akan membahas itu sekembalinya ke klub musim panas ini.

“Saya sudah katakan sebelumnya. Aku harus menunggu sampai akhir musim. Saya seorang pemain Bournemouth dan kami masih belum keluar dari kesulitan,” tambah Wilshere.

“Kita harus fokus pada membantu Bournemouth. Anda tidak ingin orang-orang mengatakan Anda pergi keluar pada pinjaman dan mendapat Bournemouth terdegradasi.

“Aku punya satu tahun tersisa. Jadi saya yakin saya akan duduk dengan bos dan siapa pun yang berkepentingan dan kami akan mengatasinya.”

mantra pinjaman Wilshere di pantai selatan telah melihat awal 21 pertandingan liga berusia 25 tahun sampai saat ini, membuat tujuh penampilan dari bangku cadangan.

Ini berarti Wilshere telah bermain lebih pertandingan musim ini dibandingkan dua sebelumnya digabungkan, sebagai dua kampanye didera cedera berarti ia tampil untuk Arsenal 17 kali di 2014-15 dan 2015-16 kampanye liga.

Dan sementara Eddie Howe tidak selalu dimulai Wilshere – yang hanya baru ingat dia untuk starting XI-nya setelah empat pertandingan mantra di bangku cadangan – Gelandang mengatakan masa pinjamannya dengan Bournemouth sangat positif.

“Bermain lebih telah memberi saya kepercayaan diri di tubuh saya,” tambah Wilshere. “Jika pada awal musim Anda akan bilang aku akan bermain 26 sampai 30 pertandingan, saya akan mengambil itu.

“Mengingat dua tahun terakhir dengan cedera dan frustrasi, semua yang ingin saya lakukan adalah bermain. Jadi, bahkan ketika saya keluar [Bournemouth] tim, saya sudah berada di posisi di mana aku sudah buruk, terluka di mana itu beberapa bulan sebelum aku kembali.

“Jadi saya fit, saya memiliki kesempatan untuk menunjukkan manajer dalam pelatihan apa yang bisa saya lakukan -. Dan saya lakukan”

 

Arsene Wenger mengatakan Jack Wilshere mendapatkan kesepakatan Arsenal

Read More
Jack WIlshere, Bournemouth
Jack WIlshere, Bournemouth
WIlshere, bournemouth
WIlshere, bournemouth

Arsene Wenger masih berencana untuk menawarkan Jack Wilshere kesepakatan Arsenal baru meskipun mengambil pendekatan lepas tangan dengan nya gelandang on-pinjaman.

 

Bandar Judi Casino Online Wenger sanksi pinjaman musim panjang Wilshere untuk Bournemouth kembali pada bulan Agustus tapi membuat jelas pada saat ia ingin berakhir di Arsenal untuk hidup.

Wilshere sejak telah tampil dalam setiap pertandingan Premier League, lari yang akan berakhir hari Minggu ini sebagai aturan pinjaman berarti ia tidak memenuhi syarat untuk menghadapi klub orangtuanya di Emirates.

Dan run bebas cedera telah mendorong Wenger, yang senang untuk meninggalkan 24 tahun dalam perawatan manajer Bournemouth Eddie Howe untuk saat ini.

Ditanya apakah kontrak baru di atas meja untuk Wilshere, bos Gunners mengatakan: “Tentu saja. Idealnya [itu akan ditangani sebelum musim panas mendatang] Kami harus merencanakan sekitar tahun baru..

“Saya minta setiap minggu bagaimana dia bermain, tapi saya belum berbicara dengannya. Saya meninggalkan dia untuk berbicara dengan manajernya. Ketika saya bisa mengawasinya, aku melihatnya.

“Saya senang bahwa ia berkembang dengan baik. Itu adalah keputusan yang baik baginya untuk pergi untuk mendapatkan sepak bola biasa.

“Dia semakin kuat setiap minggu dan itulah apa yang ia butuhkan. Ketika seorang pemain seperti Jack adalah dalam bentuk atas, Anda merindukannya.”

Wilshere mengatakan pada Oktober waktunya di Bournemouth telah membuatnya menilai kembali masa depan jangka panjang dan mengakui minggu ini: “. Pada menit aku pemain Bournemouth jadi saya ingin Bournemouth menang [Minggu]”