Quattrick Aguero Bawa City Semakin Kokoh Di Puncak

Quattrick Aguero Bawa City Semakin Kokoh Di Puncak

Quattrick Dari Aguero Bawa City Semakin Kokoh Di Puncak Klasemen Setelah Raih Poin Penuh

Bandar Judi Bola – Quattrick yang dicetak Sergio Aguero di laga melawan Leicester City membuat posisi The Citizen semakin kokoh di puncak klasemen. Dengan skor akhir 5-1, City sukses raih poin penuh saat menutup pertandingan di kandangnya.

Menggelar laga di Etihad Stadium pada Minggu (11/02/2018) dini hari, City sukses pecundangi tamunya dengan perbedaan skor yang cukup jauh. Nama Raheem Sterling dan Sergio Aguero menjadi penyumbang gol dari pihak City. Sedang satu-satunya gol balasan The Foxes dicetak oleh Jamie Vardy.

Tak perlu waktu lama bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan di laga ini. Saat laga baru berjalan dua menit, Raheem Sterling cetak gol pembuka kemenangan. Bermula dari kerja sama Bernardo Silva dengan De Bruyne di sisi kiri lapangan, bola diteruskan lewat umpan silang ke depan gawang The Foxes.

Sterling menyambar bola dengan cepat dan melesakkan nya dengan mulus ke gawang Kasper. Gol cepat Sterling bawa City memimpin laga 1-0.

Unggul cepat satu angka membuat tuan rumah melupakan barisan pertahanan. Kesalahan City berbuah gol untuk Leicester di menit 24. Adalah Jamie Vardy, yang memanfaatkan kelengahan tuan rumah dengan merebut bola secara cepat.

Lihat juga : Pep Guardiola Gagal Datangkan Riyad Mahrez Musim Ini

Lewat aksi solorun, Vardy mengecoh Oleksander Zinchenko dan Ilkay Guendogan sebelum bertemu dengan Aymeric Laporte. Vardy juga sukses melewati bek anyar City itu, sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke gawang Ederson. Gol Vardy bawa kedudukan imbang 1-1 untuk sementara.

Tuan rumah terus menekan pertahanan The Foxes. Tercatat dua peluang dari Bernardo Silva di menit 28, dan Raheem Sterling di menit 42 yang dilancarkan tuan rumah untuk menambah keunggulan. Tapi belum ada yang berubah menjadi gol hingga waktu turun minum tiba.

Di babak kedua, City memulai pesta gol nya melalui striker bintangnya, Sergio Aguero. Tiga menit usai babak kedua dimulai, Aguero memulai rangkaian pesta gol nya setelah menerima umpan dari kerja sama Sterling dengan De Bruyne. Sepakan kerasnya merobek jala Schmeichel. Skor 2-1 untuk City.

Lima menit berselang, City kembali mendapat tambahan angka. Kevin de Bruyne berhasil merebut bola setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang The Foxes, yang lalu diteruskan pada Aguero di depan. Striker Argentina itu mencetak gol keduanya, dan membawa timnya unggul 3-1.

Unggul dua angka membuat City semakin panas. Terbukti di menit 77, tuan rumah kembali menambah perolehan angkanya. Hat-trick Aguero kali ini terjadi setelah memanfaatkan kesalahan kiper tim tamu. Sundulan kepalanya menggetarkan jala Leicester yang membawa skor menjadi 4-1.

Sergio Aguero melengkapi perolehan golnya menjadi quattrick di menit 90. Pemain 29 tahun itu melepaskan tembakan keras jarak jauh dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari Phil Foden.

Gol ke empat Aguero memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 5-1. Hasil ini mengukuhkan posisi The Citizen sebagai pemuncak klasemen, dengan koleksi 72 poin dari 27 laga yang sudah dilakoni. Berjarak 16 angka dari rival sekotanya, Manchester United yang menduduki peringkat kedua.

Leicester Tahan Imbang Chelsea Di Stamford Bridge

Leicester Tahan Imbang Chelsea Di Stamford Bridge

Leicester Tahan Imbang Chelsea Di Kandangnya Sendiri Di Stamford Bridge Malam Tadi

Bandar Judi Bola – Leicester City sukses tahan imbang Chelsea di kandangnya sendiri. Bertanding di Stamford Bridge pada Sabtu malam tadi, Chelsea harus rela berbagi poin dengan tim tamu setelah pertandingan ditutup dengan skor akhir 0-0.

Chelsea harus rela dipermalukan di hadapan publik tuan rumah setelah gagal mengalahkan tamunya The Foxes. Leicester City yang berkunjung ke Stamford Bridge mampu tampil impresif sejak awal laga.

The Foxes bahkan beberapa kali mengancam gawang Courtois lewat peluang yang dihasilkan. Meski di babak kedua Leicester harus kehilangan salah satu pemainnya yang terkena kartu merah, namun mereka tetap tampil bagus.

Sejak laga dimulai, The Foxes sudah menekan pertahanan tuan rumah. Peluang membuka keunggulan bahkan datang tak lama setelah pertandingan dimulai. Melalui umpan silang Ben Chilwell di menit ke 9 yang diarahkan ke kotak penalti. Bola langsung disambar oleh Shinji Okazaki. Beruntung bagi Courtois, bola masih melambung ke atas.

Selang dua menit, peluang kembali tercipta untuk The Foxes. Kali ini lewat kerjasama Matty James dengan Jamie Vardy. Sayangnya sepakan Vardy masih melebar ke arah kiri gawang Chelsea.

Kesempatan Leicester yang berikutnya masih bisa digagalkan Courtois. Berawal dari sepakan pojok, umpan lambung Riyad Mahrez diarahkan kepada Wilfred Ndidi yang berdiri di dalam kotak penalti. Bola berhasil ditepis oleh Courtois setelah bersusah payah.

Serangan balik dari Chelsea baru datang di menit 17 lewat Eden Hazard. Sayang tembakan Hazard masih mengarah lurus ke Schmeichel. Setelah serangan dari Hazard, The Blues perlahan mulai bisa mengendalikan permainan.

Baca juga : Sakit Hati Wenger Terus Muncul Saat Mengingat Penalti Chelsea

Tuan rumah mengalami kesulitan saat harus menembus pertahanan Leicester. Bahkan hingga babak pertama dinyatakan berakhir, belum ada satupun gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata masih bertahan.

Memulai babak kedua, Leicester kembali menekan tuan rumah seperti di babak pertama. Bahkan Jamie Vardy dkk tampil semakin agresif dan terus mengancam gawang The Blues.

Di menit ke 55, The Foxes nyaris mendapatkan penalti setelah Mahrez terjatuh saat melakukan kontak dengan Christensen. Namun wasit menyatakan pertandingan bisa dilanjutkan setelah sebelumnya melakukan pengecekan melalui rekaman video.

Leicester terpaksa harus bermain dengan sepuluh orang di menit ke 68. Ben Chilwell harus mengakhiri laga lebih cepat setelah wasit memberikan kartu kuning keduanya, setelah Ben melanggar Victor Moses.

Bermain dengan sepuluh orang, The Foxes langsung merapatkan barisan pertahanan. Dengan gaya permainan parkir bus, The Blues leluasa untuk melancarkan serangan pada pertahanan tim tamu.

Meski begitu, beberapa peluang yang didapat Chelsea pun belum bisa membuka keunggulan. Hingga wasit menutup laga, tak ada gol yang tersaji di 90 menit pertandingan berjalan.

Chelsea pun harus puas dengan tambahan satu poin, dan bertahan di posisi 3 klasemen dengan koleksi 47 poin.

Nyaris Dapat Poin Penuh, Kemenangan Manchester United Digagalkan

Nyaris Dapat Poin Penuh, Kemenangan Manchester United Digagalkan

Nyaris Dapat Poin Penuh, Kemenangan Manchester United Digagalkan Lewat Gol Tambahan Leicester City

Bandar Judi Bola – Nyaris dapat poin penuh, kemenangan Manchester United atas tuan rumah berhasil digagalkan. Gol tambahan dari Harry Maguire memupus harapan Setan Merah untuk memotong selisih poin dengan rivalnya, Manchester City.

Laga yang digelar di King Power Stadium pada Minggu (24/12/2017) dini hari tadi berakhir imbang dengan skor 2-2. Meski sempat unggul dengan skor 1-2, Setan Merah akhirnya harus puas pulang dengan 1 poin saja setelah Leicester mencetak gol penyama kedudukan di menit akhir pertandingan.

Sejak awal dimulai, sudah terlihat jika laga berjalan imbang. MU bahkan hanya unggul sedikit dalam penguasaan bola. Tampil dengan kekuatan penuh, pasukan Jose Mourinho sudah menekan pertahanan tuan rumah sejak awal.

Dua peluang dari Anthony Martial dan Juan Mata di awal laga masih bisa digagalkan oleh pemain belakang The Foxes. Menit ke 9, tuan rumah balas menyerang lewat serangan dari Riyad Mahrez dan Demarai Gray. Sayangnya tendangan Demarai belum menghasilkan angka.

Pendukung tuan rumah akhirnya bisa bersorak gembira setelah Jamie Vardy mencetak gol pembuka di menit ke 27. Bermula dari serangan balik cepat yang dibangun oleh Mahrez, Vardy sukses memaksimalkan umpan tersebut menjadi gol.

Tertinggal satu angka, MU berupaya mengejar lewat tendangan jarak jauh Paul Pogba. Sialnya tendangan Pogba masih belum bisa membawa MU menyamakan kedudukan.

Memasuki akhir babak pertama, gol balasan dari Juan Mata berhasil membawa MU menyamakan kedudukan. Mata sukses merobek gawang Schmeichel dari depan kotak penalti, setelah sebelumnya menerima umpan mulus dari Jesse Lingard.

Sampai waktu pertandingan babak pertama usai, belum ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Lihat juga : Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Dimenangkan Tuan Rumah

Kembali dari istirahat turun minum, peluang pertama MU datang lewat Paul Pogba di menit ke 52. Sayang kerja sama nya dengan Juan Mata belum menghasilkan angka. Hal serupa juga dialami Martial yang gagal mengeksekusi umpan dari Lukaku. Sepakan nya masih jauh melayang diatas mistar The Foxes.

Di menit ke 60, Setan Merah akhirnya berhasil membalikkan keadaan. Lewat tendangan bebas langsung, Mata sukses membawa timnya unggul sementara atas tuan rumah.

Lingard yang mencoba menambah keunggulan MU, belum bisa menghasilkan angka setelah tendangan nya hanya membentur tiang. Marcus Rashford pun melewatkan peluang emas dari Pogba. Rashford gagal melepaskan tembakan setelah dihalau oleh Schmeichel.

Keunggulan MU atas tuan rumah hanya bertahan sampai menit akhir pertandingan. Maguire yang lolos dari penjagaan Smalling berhasil menyelesaikan umpan dari Marc Albrighton, dan memaksa De Gea untuk mengambil bola dari gawangnya. Laga pun ditutup dengan skor 2-2.

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester Lewat Adu Penalti

Bandar Judi Bola – Melaju ke babak semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City sukses taklukkan tuan rumah The Foxes. Leichester City harus tunduk dari tamunya setelah kalah dalam adu penalti dengan skor akhir 4-3.

Melakoni laga di King Power Stadium, City ditahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 selama 120 menit. Hasil tersebut memaksa kedua tim harus menyelesaikan pertandingan lewat adu penalti.

Di babak pertama, City sempat berpeluang memimpin di menit ke 20. Sayangnya umpan silang yang dilepaskan Ilkay Guendogan malah mengarah langsung ke gawang The Foxes. Bola pun bisa diantisipasi dengan baik oleh Ben Hamer.

Pasukan Pep Guardiola baru bisa memimpin setelah gawang Hamer dibobol oleh Bernardo Silva. Berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Guendogan, umpan terobos yang diarahkan ke Bernardo Silva dapat diselesaikan dengan baik. City memimpin 1-0.

Tertinggal lebih dulu, The Foxes mencoba melakukan serangan balik. Peluang Leichester datang lewat tendangan Kelechi Iheanacho, namun masih bisa digagalkan oleh Claudio Bravo. Keunggulan City pun bertahan sampai waktu turun minum.

Babak Kedua Hingga Adu Penalti

Mencoba meningkatkan daya serang, Claude Puel memasukkan Riyad Mahrez dan Jamie Vardy di babak kedua. Meski serangan yang dilancarkan The Foxes di babak kedua lebih berbahaya dan mengancam gawang City, sayangnya belum ada yang benar-benar menjadi gol.

Tim besutan Claude Puel baru bisa menyamakan kedudukan saat waktu pertandingan sudah memasuki injury time menit ke enam. Gol penyama kedudukan tersebut tercipta melalui titik putih, setelah Kyle Walker melakukan pelanggaran terhadap Demaray Gray.

Vardy yang menjadi eksekutor pun sukses menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan. Hasil imbang tersebut memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak extra time pertama, Gabriel Jesus mendapat peluang emas untuk membawa keunggulan.

Sialnya bola sundulan Jesus masih bisa ditangkap oleh Ben Hamer. Di penghujung extra time pertama, tendangan bebas Yaya Toure juga masih bisa dihalau oleh kiper asal Inggris tersebut.

Keadaan di babak kedua extra time juga tak jauh berbeda dengan babak pertama, kedua tim terus meningkatkan serangan untuk meraih kemenangan. Namun hingga dua kali perpanjangan waktu usai, masih belum ada yang keluar sebagai pemenang.

Wasit memutuskan untuk menyelesaikan laga lewat adu penalti untuk menentukan pemenang. Lewat adu penalti, City akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3.

Kemenangan ini diraih setelah dua eksekutor The Foxes, yakni Vardy dan Mahrez, gagal melaksanakan tugasnya. Tendangan yang dilancarkan Vardy melenceng dari gawang, sedang sepakan Mahrez berhasil dihalau oleh Bravo. Hasil ini membawa City berhak lolos ke babak semifinal Piala Liga Inggris.

Lihat juga : Wayne Rooney Kembali Tajam Setelah Pulang Ke Everton

Claudio Ranieri melakukan pertemuan dengan Riyad Mahrez dan Jamie Vardy

Claudio Ranieri, Leicester City, Premier League
Claudio Ranieri, Leicester City, Premier League

Bandar Judi Bola SBOBET Claudio Ranieri telah mengkonfirmasi ia mengadakan pertemuan dengan orang-orang kunci Riyad Mahrez dan Jamie Vardy minggu ini, serta ketua Leicester Vichai Srivaddhanaprabha

Ranieri, yang mengawasi kemenangan judul paling tidak mungkin dalam sejarah Premier League dengan musim lalu Foxes, telah datang di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir dengan Leicester di posisi ke-16 dan hanya satu poin di atas zona degradasi.

Pada tahap ini musim lalu, Vardy dan Mahrez telah menjarah di lebih dari 30 gol di antara mereka, namun tahun ini mereka hanya memiliki 13, dengan lima datang dari titik penalti.

bentuk seperti meyakinkan Ranieri untuk duduk dengan pasangan minggu ini dalam upaya untuk mengubah penampilan mereka di sekitar dan menghidupkan kembali kemitraan yang menghancurkan musim lalu.

“Musim ini kami mencetak sangat sedikit gol. Saya tidak frustrasi karena aku sedang menunggu untuk jenis musim,” kata Ranieri.

“Tentu saja saya tidak berharap untuk menjadi begitu keras tapi itu normal setelah memenangkan gelar.

“Saya berbicara dengan Riyad [Mahrez] dan Jamie [Vardy] dan kita tahu mengapa [mereka telah mencetak kurang gol], dan saya tidak bisa memberitahu Anda.

“Ya, [pertemuan itu] hanya mereka karena mereka menghubungkan bersama. Jika Anda melihat berapa banyak gol mereka mencetak gol dan berapa banyak assist yang mereka buat, dan musim ini tidak ada. Itu saja.

“Ini selalu menarik [percakapan dengan Vardy dan Mahrez].

“Untuk Riyad, saya mengatakan kembali ke musim lalu Dua kata:. Kembali.

“Dia berusaha. Dia positif dan saya sangat sangat senang ketika dia positif. Saya melihat dia dan dia tersenyum dan tidak apa-apa.”

Leicester wajah Swansea pada hari Minggu di Stadion Liberty. dengan sisi Ranieri mencari kemenangan liga pertama mereka dalam enam pertandingan.

Rubah Ketua Srivaddhanaprabha terbang dari Thailand pekan ini untuk bertemu dengan Ranieri, di tengah spekulasi tentang masa depan Italia di klub.

“Saya berbicara dengan pemilik. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan dia,” tambah Ranieri.

“Ketua selalu positif, penuh energi. Dia fantastis.”

Leicester banding konfirmasi terhadap Jamie Vardy kartu merah di Stoke

Read More
jamie vardy, leicester city

Leicester City telah menegaskan mereka telah mengajukan banding atas kartu merah Jamie Vardy melawan Stoke City.

 

Bandar Judi Casino Onlinesumber telah mengungkapkan juara Premier League yang menantang pemecatan sebelumnya pada hari Senin, dan Leicester sekarang telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan “untuk contoh pemberhentian salah”.

Leicester mengharapkan Asosiasi Sepakbola untuk datang ke keputusan tentang banding dalam beberapa hari mendatang.

Vardy ditunjukkan kartu merah langsung oleh wasit Craig Pawson untuk tantangan dua kaki di Mame Biram Diouf di menit ke-28 dari imbang 2-2 Sabtu di Stadion bet365.

Jika Foxes gagal dalam banding mereka, Vardy akan melewatkan kunjungan Boxing Day dari Everton, permainan rumah dengan West Ham pada malam tahun baru dan perjalanan ke Middlesbrough pada tanggal 2 Januari.

Leicester sudah diharapkan untuk menerima denda otomatis dari FA setelah enam pemain dipesan selama fixture, termasuk lima di final tujuh menit babak pertama.
Meskipun harus bermain lebih dari satu jam dengan 10 orang setelah pemecatan Vardy ini, Leicester bangkit dari 2-0 untuk menarik setelah Leonardo Ulloa dan Daniel Amartey mencetak gol di akhir 16 menit.

Berbicara setelah pertandingan, manajer Leicester Claudio Ranieri menegaskan tidak ada niat jahat dalam tantangan Vardy ini.

Italia mengatakan:. “Saya tidak tahu, biarkan aku berpikir, apakah mungkin, ya Dia ingin menantang dan mendapatkan bola, tidak membuat pelanggaran.

“Jika Anda mendengarkan saya, saya mengatakan, ‘Tidak’ (itu bukan kartu merah), jika Anda mendengarkan (manajer Stoke) Mark Hughes, katanya, ‘Ya’. Tapi keputusan itu wasit dan dia bilang itu kartu merah. Ada tantangan besar antara Johnson dan Vardy. Dia menyentuh bola. Mungkin itu kuning. “

Jamie Vardy kekeringan gol di liga aneh, kata Claudio Ranieri

Claudio Ranieri berharap Jamie Vardy mengakhiri kekeringan akan segera berakhir setelah striker mulai mencetak gol lagi dalam pelatihan.

Jamie Vardy, Leicester, liga inggris
Jamie Vardy, Leicester, liga inggris

Bandar Judi Casino IBCbetLeicester tuan Middlesbrough di Stadion King Power dan mencoba untuk menangkap bentuk liga mereka berjuang setelah lolos ke babak sistem gugur Liga Champions pada pertengahan pekan.

Vardy belum mencetak gol dalam 14 pertandingan untuk Foxes dan Ranieri telah mengungkapkan ia belum mencetak gol dalam pelatihan selama ini tujuan-kekeringan baik.

Tapi bos Leicester mengatakan: “Hari ini, ia mulai mencetak gol di sesi latihan dan ini adalah berita baik, karena sebelum ia tidak.

“Berapa banyak permainan dia tidak mencetak gol? 14? Ini sangat dekat bahwa dia telah hilang dalam pelatihan [untuk periode yang sama].

“Selalu Jamie bekerja begitu keras saya senang dengan dia Dia selalu normal, seperti musim lalu Anda tidak melihat dia gugup atau frustrasi Selalu dia sama di tempat pelatihan, tersenyum -…. Itu fantastis.

“Itu sangat aneh dia tidak mencetak Dia mencetak gol di liga Champions tapi offside -.. Beruntung”

Leicester hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan terakhir mereka Liga Premier, tetapi memesan tempat mereka di Liga Champions-16 dengan Grup G kemenangan keempat pada hari Selasa.

Ranieri sekarang ingin timnya untuk melupakan kompetisi Eropa dan berkonsentrasi pada menembak diri mereka kembali divisi dengan kemenangan di kandang Middlesbrough, Sabtu.

“Ini sesuatu yang aneh. Tentu saja kami sangat, sangat senang [dengan Liga Champions], tapi sekarang kita harus menyeimbangkan ini,” katanya.

“Untuk alasan ini saya tidak ingin berbicara tentang liga Champions. Saya memberitahu para pemain sekarang untuk melupakan dan memiliki konsentrasi penuh di Liga Premier dan Middlesbrough.

“Saya sangat percaya diri. Selalu saya yakin pemain saya. Saya telah melihat bagaimana mereka bereaksi dalam pelatihan dan ketika mereka bekerja dengan baik, cepat atau lambat ia pergi ke arah yang benar.”