Alvaro Morata Di Mata Seorang Legenda Chelsea

Alvaro Morata Di Mata Seorang Legenda Chelsea

Alvaro Morata Di Mata Legenda Chelsea, Frank Lampard

Bandar Judi Bola – Alvaro Morata adalah mantan punggawa Real Madrid yang sekarang berseragam Chelsea. Pemain lulusan Real Madrid Castila ini memutuskan untuk hijrah ke Premier League pada bursa transfer musim panas lalu.

Keputusan Morata untuk menerima pinangan Chelsea diduga karena minimnya waktu bermain yang diberikan Real Madrid. Apalagi di tim skuat utama masih ada Karim Benzema, sehingga waktu untuk Morata bermain semakin jarang.

Selama 4 musim berseragam Real Madrid, Morata belum pernah dipasangkan menjadi stater.

Morata juga sempat dipinjamkan ke Juventus selama dua musim. Selama berada di Juventus, Morata menyumbangkan 27 gol dari 93 pertandingannya saat berseragam hitam putih, dengan lima belas gol diantaranya dicetak di musim pertamanya.

Morata kemudian ditarik kembali ke skuat utama Madrid. Dari 43 pertandingan sekembalinya Morata dari Juventus, ia berhasil menyumbangkan 20 gol bagi Madrid. Namun lagi-lagi Morata masih menjadi bayang-bayang dari Karim Benzema.

Melihat penampilan Morata yang impresif selama membela Madrid dan Juventus, Chelsea akhirnya meminang Morata. Sejak berseragam The Blues Chelsea, Morata sudah turun menjadi starter sebanyak 14 kali dan menyumbang delapan gol.

Meski sempat puasa gol akibat cedera yang dialaminya, Morata sudah mulai menunjukkan ketajamannya kembali. Terbukti dari gol yang dilesakkannya saat membawa Chelsea unggul atas Manchester United akhir pekan lalu.

Gol tunggal dari sundulan Morata menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut. Saat ini Morata sedang menargetkan untuk membawa Chelsea menjuarai Premier League.

Penampilan Morata yang cemerlang tersebut membuat legenda Chelsea, Frank Lampard sangat terkesan. Lampard bahkan menyebut bahwa Morata adalah seorang pemain yang lengkap, karena memiliki skill dan kualitas yang sangat baik.

Menurut Lampard, Alvaro Morata akan mencetak banyak gol untuk klub dan di masa depan nanti Morata akan menjadi salah satu pemain terhebat yang pernah ada di Chelsea.

Baca juga : Rumor Kepindahan Philippe Coutinho Ke PSG Dan Campur Tangan Neymar

Andrea Pirlo Menyampaikan Keputusannya Untuk Gantung Sepatu

Andrea Pirlo Menyampaikan Keputusannya Untuk Gantung Sepatu

Keputusan Andrea Pirlo Gantung Sepatu Di Pertandingan Terakhirnya

Bandar Judi Bola – Setelah bermain lebih dari dua dekade di dunia sepakbola, mantan pemain timnas Italia, Andrea Pirlo memutuskan untuk gantung sepatu. Hal itu disampaikannya usai Pirlo menjalani laga terakhirnya di New York City FC pada hari Minggu lalu.

Pemain berusia 38 tahun tersebut memulai karir sepakbolanya sejak tahun 1995 bersama klub Brescia. 3 tahun kemudian Pirlo memutuskan pindah ke Inter Milan, sayangnya karir Pirlo di Inter Milan tidak berjalan mulus.

Pirlo juga sempat bermain di Reggina selama satu musim, tak lama kemudian Pirlo pindah lagi ke AC Milan tahun 2001. Di AC Milan, karir Pirlo mulai menanjak yang membuatnya dinobatkan menjadi pemain dengan posisi gelandang terbaik di dunia.

Bersama Milan, Pirlo sudah mempersembahkan dua trofi Liga Serie A, satu trofi Coppa Italia, dan juga dua gelar Liga Champions. Andrea Pirlo yang sudah bermain selama sepuluh tahun di AC Milan,akhirnya memutuskan hijrah ke Juventus.

Baca juga : Mou Dan Conte Yang Tak Saling Bersalaman Seusai Laga Semalam

Bermain selama tiga musim dengan Si Nyonya Tua, Pirlo berhasil meraih 3 kali Scudetto. Selama bermain di Italia, Pirlo sudah mengemas 19 gol dari 160 lebih penampilannya, dan di tingkat nasional, ia juga menyumbangkan 13 gol dan punya 116 caps.

Bersama New York City FC, Andrea Pirlo sudah tampil sebanyak 60 kali dengan menyumbang satu gol. Menurunnya performa Pirlo di lapangan akibat cedera lutut yang dideritanya dan juga faktor usia yang tidak lagi muda.

Pirlo memutuskan untuk gantung sepatu setelah NY City FC gagal di babak play-off MLS, lagipula kontrak Pirlo pun akan habis Desember nanti. Pirlo menyatakan setelah kontraknya selesai, ia akan kembali ke negara asalnya Italia untuk tinggal bersama keluarganya.

Melalui akun sosial medianya, Pirlo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga, semua klub, pemain, suporter, staff, fans dan semua orang yang dikenalnya dan mendukungnya selama berkarir di dunia sepakbola.

Dani Alves Menyesal Telah Bergabung Dengan Juventus

Dani Alves Menyesal Telah Bergabung Dengan Juventus

Penyesalan Dani Alves Setelah Bergabung Dengan Juventus

Bandar Judi Bola – Mantan pemain Barcelona musim 2008 sampai 2016, Dani Alves mengungkapkan penyesalannya saat bergabung dengan klub Italia, Juventus. Ia mengaku menyesal dengan keputusannya tersebut.

Menurutnya, keputusannya untuk bergabung dengan Juventus telah merugikan banyak orang, terutama orang-orang terdekatnya. Akhirnya di penghujung musim 2016, dirinya dan pihak manajemen Juventus setuju untuk mengakhiri kontrak.

Tak lama setelah mengakhiri kontrak, kabar yang beredar mengatakan bahwa Dani akan bergabung dengan City. Kabar itu semakin dikuatkan dengan keberadaan Guardiola di Manchester City.

Hanya saja ternyata kabar tersebut tidak terbukti, karena di saat terakhir Dani lebih memilih bergabung dengan PSG. Ia menyatakan alasannya bergabung dengan PSG adalah karena tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

Saat masih berseragam Juve, ia mengaku kesulitan untuk menemui keluarganya di Barcelona. Bahkan pasangannya pun kesulitan untuk mencari pekerjaan di Turin. Hal itu juga yang menjadi alasan pertimbangan Alves ke PSG.

Lihat juga : Persiapan Arsenal Menghadapi Manchester City Akhir Pekan Ini

Pasangannya pernah tinggal di Paris dan sangat menyukai suasana kota tersebut. Lagipula, beberapa teman baiknya juga bermain disana dan PSG memiliki ambisi yang besar dan keinginan untuk berkembang yang sesuai dengan harapannya.

Dani Alves pun mengakui bahwa dirinya sangat mengagumi sosok Josep Guardiola. Dirinya pun berharap suatu hari nanti akan bisa bermain kembali dibawah asuhan Guardiola, juga mencoba atmosfer dari permainan sepakbola Inggris.

Hanya saja untuk saat ini, Alves lebih memilih untuk bermain di Paris atas pertimbangan orang-orang terdekatnya. PSG berada di posisi pertama klasemen Liga Perancis, dengan koleksi dua puluh sembilan poin. Dani Alves sendiri telah tampil sebanyak 12 kali dengan menyumbangkan dua gol dan dua assist.

 

Gianluigi Buffon Sabet Penghargaan Kiper Terbaik 2017

Gianluigi Buffon Sabet Penghargaan Kiper Terbaik 2017

Gianluigi Buffon Meraih Penghargaan Kiper Terbaik Versi FIFA 2017

Bandar Judi Bola – Gelaran The Best FIFA Football Awards 2017 baru saja selesai dihelat. Gianluigi Buffon menjadi salah satu orang yang membawa pulang piala dari ajang penghargaan tersebut.

The Best FIFA Awards sebelumnya bekerja sama dengan Ballon d’Or untuk memberikan apresiasi bagi para pesepakbola dunia. Kerja sama tersebut dimulai tahun 2010, namun sayang tidak berjalan lama. Di tahun 2015 kerja sama tersebut berakhir.

Tahun ini, pertama kalinya panitia penyelenggara memasukkan kategori Kiper Terbaik. Setelah di tahun pertama penyelenggaraan nya di 2016 lalu panitia tidak mengikutsertakan kategori ini.

Selain kategori baru, panitia penyelenggara juga menggunakan sistem polling yang baru. Jika di tahun sebelumnya perhitungan didasarkan pada suara yang diberikan oleh para kapten tim nasional, pelatih tim nasional, jurnalis – jurnalis terpilih, tahun ini FIFA membuka polling online kepada para fans sepakbola dunia.

Berbeda dengan yang sekarang, perhitungan saat masih bekerja sama dengan Ballon d’Or tergolong lebih sedikit. Dahulu penentuan gelar juara diberikan berdasarkan perhitungan yang dibuat oleh para jurnalis Eropa saja.

Simak juga : Dejan Lovren Menjadi Biang Keladi Kekalahan Liverpool

Di usia nya yang tidak lagi muda, Buffon berhasil meraih penghargaan tertinggi bagi kiper sedunia. Buffon berhasil menyisihkan nama – nama top seperti Peter Schmeichel, Rene Higuita sampai Mark Schwarzer.

Buffon meraih total suara 42% mengungguli dua saingan lain nya yang cukup terkenal. Manuel Neuer memperoleh 32% suara sedang Keylor Navas hanya meraih 10% suara.

Melalui situs resmi nya, FIFA juga menyebutkan bahwa Buffon sangat layak menerima penghargaan ini. Mengingat dedikasi dan profesionalisme Buffon selama berkarir di dunia sepakbola internasional.

Buffon membantu klubnya Juventus untuk memenangkan scudetto sebanyak enam kali berturut-turut di Serie A. Sedang di Liga Champions, Buffon juga mencetak sejarah baru.

Buffon berhasil melewati 600 menit pertandingan bersama klub nya tanpa kebobolan. Jika ditotal, itu sama dengan 25 kali clean sheet dalam 50 pertandingan terakhirnya bersama Juventus sepanjang musim ini.

Juventus Kembali Perkenalkan Pemain Baru Nya

juventus-wallpaper-1024x768

Juventus Kembali Perkenalkan Pemain Baru Nya

Juventus sudah mendatangkan satu pemain belakang dan juga baru menjelang penutupan untuk bursa trasnfer  pada musim panas, Bianconeri juga ikut di boyong Benedikt Hoewede dari Schalke 04, Hoewedes telah datang di Juventus sebagai pemain pinjaman saja selama satu musim saja.

Juve juga mempunyai opsi untuk mempermanenkan Hoewedes dan juga wajib untuk melakukan hal tersebut apabila si pemain juga ikut tampil pada minimal haru 25 pertandingan untuk sepanjang musim 2017/2018/

Datangnya Hoewedes juga akan menambah panjang daftar pemain anyar Juve untuk musim ini, Bek yang telah berusia 29 tahun itu juga ikut menyusul Rodrigo Bentancur, Douglas Costa, Wojciech Szczesny, Mattia De Sciglio, Federico Bernardeschi, dan Blaise Matuidi.

Kehadiran seorang Hoewedes juga banyak di harap untuk bisa menutup lubang yang telah di tinggalkan oleh Leonardo Bonucci di masa pertahanan, Bonucci yang sealam ini yang selalu menjadi andalan di pertahanan belakang Juve, dan Bonucci juga sudah pindah ke AC Milan beberapa waktu lalu.

Sebelum ikut bergabung bersama Juve, Hoewedes juga telah membela timnas Jerman pada 44 kali pertandingan dan telah mampu mencetak dua Gol, dan dia juga telah di anggap sebagai bagian dari tim Jerman yang telah ikut menjuarai Piala Dunia 2014.Bandar Judi Online

Leonardo Bonucci : Tidak Masalah, Saya Sudah Terbiasa Jadi Sorotan Kontroversi

3140

Leonardo Bonucci : Tidak Masalah, Saya Sudah Terbiasa Jadi Sorotan Kontroversi

Bonucci sempat bikin heboh dunia sepakbolla Italia karena telah meninggalkan Juventus dan bergabung bersama AC Milan pada tanggal 14 Juli lalu, dan didalam proses perpindahan itu juga bisa di katakan sangat mendadak sekali, dan tidak ada terkait dengan rumor apapun deng hal tersebut.

Perpindahan pemain yang berusia 30 tahun itu juga membuat sebagian Juventini sangat kecewa, Bonuci juga di juluki memilih meninggalkan Bianconeri karena masalah uang dan tudingan lainnya dan pasti menyoal masalah tersebut.

Bonucci juga tidak keberatan karena sudah sangat terbiasa di cap seperti pemain kontroversi, “Saya sudah terbiasa menjadi pusat kontroversi dan sikap positif dan jika saya membicarakan hal tersebut, karena saya sudah mencapai poin penting sebagai pesepakbola dan seorang pria” ujar Bonucci.

Saya juga akan segera memutuskan untuk meninggalkan Juventus karena pilihan yang di buat oleh klub juga sangat butuh keberanian untuk membuat suatu pilihan yang sudah saya lakukan, saya juga sudah di sebut sampah, pengkhianat dan tentara bayaran, tiga kata yang keras untuk seorang yang selalu memberikan segalanya untuk Juve.

Saya juga pergi bukan karena uang, saya juga mendapatkannya hampir sama dengan tahun lalu dengan Juventus dan Juve kami bersama sampai akhir tegasnya, selama berseragam Bianconeri, Bonucci juga telah berhasil memenangi enam Scudetto, tiga Coppa Italia dan tiga Supercoppa Italia.Bandar Judi Online

Permintaan Maaf Bologna Terhadap Juve

bologna fcPermintaan Maaf  Bologna Terhadap Juve

Bologna mendapat protes dari juve akibat seragam mereka yang menampilkan Logo yang berwarna hitam dan putih  dan pemilik bologna Joey saputo pun sudah meminta maaf kepada semuanya termasuk fans nya.gara gara seragam itu juga memicu perhatian fans suporter Bologna di media media sosial dan sebagian fans dari mereka juga ikut memprotes pilihan itu. karena di niali logo tersebut bewarna hitam dan putih.tapi jangan salah menilai di balik itu semua juga ada logo yang sedikit berbeda dan yang membuat berbeda adalah logo yang menempel di kaus dan menggunakan dwi warna hitam dan putih,

andai saja warna nya seperti biasa berlogo merah dan biru mungkin mereka tidak di kritik dan di protes dan pemilik Bologna juga sudah tau kabar dan membaca tentang kritik dari publik dan media dan pemilik bologna juga berkecil hati karena logo pilihan dua warna di interprestasikan oleh fans dan publik sebagai penghinaan dan menjadi pengalaman dan sejarah Bologna.

hebohnya debat antara logo dua warna semata mata hanya persoalan  gaya yang di ajukan untuk seragam pertandingan, tetapi logo Bologna tetap Rossoblu yaitu tetap merah dan biru yang tradisional, di mana pun kita melihat sudah pasti logo blogna sama seperti yang dulu, dan pemilik Bologna berkata itu semua bukan niat kami sejak kami memimpin klub bologna, kami menampakan nilai nilai sejarah yang bisa kami berikan menampilkan kultur dan warisan  simbolis yang sangat luar biasa dari klub kami Bologna. Menghormati sejarah Bologna ada prioritas utama baik untuk rekan bisnis maupun saya.-Bandar Judi Bola

Baca juga : Hitzfeld: Ronaldo Tidak Pantas Untuk Bayern

Curhatan Dani alves terhadap Juventus

Dani alves
Dani alves

Bandar Judi Bola-  Salah satu pemain sepak bola Juventus yaitu sebut saja Dani alves  yang saat ini banya mengungkapkan isi hati nya ke pada media bahwa dia mencintai Sepakbola bukan karna hal lain seperti mencari  uang,tetapi karena bakat dan  ketulusan  hati nya ,dan Dani alves pun banya berterima kasih terhadap suporter juventus selama setahun sudah menyambut Dani alves —
dan berungkali Dani alves mengatakan bahwa dia memohon maaf kepada supporter juventus terkadang supporter sudah salah paham terhadap Dani alves maka dari ia juga mengucapkan dan menunjukan bahwa Dani alves bukan yang Sempurna tetapi niat dan,ketulusannya terhadap Sepak bola yang sangat amat tulus ,ia juga mengatakan pasti supporter salah bernggapan kepada saya dan saya jga bukan yang sangat sempurna dan Dani alves pun sangat berterimakash kepada boss Marotta yang menjadi orang terpenting dalam transfer atas dirinya ,

Dani alves juga bergabung dengan juventus dan barcelona sewaktu musim panas 2016 silam dan Dani alves pun sangat berterimakash terhadap Direktur Umum Juventus (Beppe Marotta) ,Dani alves juga merasa kalau tugas nya sudah selesai dan berakhir disini karena pada pertandingan Dani alves juga sudah membawa juventus ke pertandingan Final  sewaktu di Stadion millenium-Cardiff pada 3 Juni 2017 kemarin-Dani pun banya mengungkapkan rasa terimakasih  atas persatuan dan kekompakan juventus sudah bisa mencapai ajang final walaupun akhirnya juventus kalah dari madrid ,setelah saya bnya mengucpkan rasa terimakasih dan saya mungkin akan bergabung bersama Manchester city , ucapnya pada media

Juventus: Seragam Baru, Logo Baru

JUVENTUS SUKABET77

Juventus: Seragam Baru, Logo Baru

Bandar Judi Bola – Juventus memperkenalkan seragam kandang anyarnya untuk musim 2017/2018. Seragam tersebut sudah menggunakan logo baru.

Juve yang musim lalu merebut gelar Serie A dan Coppa Italia itu meluncurkan jersey anyarnya pada Rabu (7/6/2017). Perubahan desain tampak jelas di seragam yang akan mereka kenakan pada musim depan itu.

Dari segi warna, tentu motif zebra tak bisa diganggu gugat. Bedanya dengan musim lalu, motif setrip hitam-putih sekarang punya ukuran yang sama.

Tiga garis khas Adidas membujur di bagian samping, dari bawah ketiak hingga ujung kaus. Sementara bagian belakang kaus didominasi warna hitam. Sedangkan di bagian kerah, jersey kali ini menggunakan model kancing

Continue reading “Juventus: Seragam Baru, Logo Baru”

Bonucci : Juventus menahan faktor ketakutan setelah mengalahkan Barcelona

leonardo-bonucci, juventus
leonardo-bonucci, juventus

Bandar Judi Casino OnlineLeonardo Bonucci yakin tidak ada tim yang ingin menghadapi Juventus di semifinal Liga Champions setelah mereka mengalahkan Barcelona pada Rabu.

Juve menindaklanjuti pemukulan 3-0 minggu lalu yang komprehensif di Turin dengan menahan Catalans untuk bermain imbang tanpa gol di Nou Camp untuk mencapai babak empat besar untuk yang ke-12 kalinya.

“Ini bukan tentang siapa yang tidak ingin kami hadapi karena tidak ada tim lain yang ingin menghadapi kami,” kata Bonucci kepada wartawan setelah membantu menutup serangan Barca yang biasanya produktif untuk pertandingan kedua yang berjalan.

Juventus memprovokasi rasa takut pada orang lain dan sekarang tujuan kami adalah mencapai final.

“Kami menunjukkan persatuan dan solidaritas yang besar Kami memiliki kepercayaan pada diri kami sendiri, karena mencetak tiga gol melawan Barcelona dan menjaga lembaran bersih di Nou Camp menunjukkan bahwa kami adalah tim yang hebat. Kini ada dua langkah lagi.

“Sisi ini patut dipuji karena bagaimana kita mendekati setiap pertandingan, apakah kita sedang bermain Barcelona atau Pescara,” imbuh bek asal Italia itu, yang timnya telah kebobolan dua gol dalam 10 laga di Liga Champion kampanye ini.

“Ini adalah langkah lain bagi pertumbuhan kami dan sekarang setiap lawan akan khawatir menghadapi Juventus.”

Juve telah memonopoli liga domestik mereka sejak 2011-12 dan berada di jalur untuk meraih gelar juara Serie A keenam pada musim ini walaupun mereka memiliki catatan yang relatif buruk dalam kompetisi kontinental, memenangkan hadiah terbesar Eropa dua kali, pada tahun 1985 dan 1996

Gianluigi Buffon berharap kemenangan komprehensif atas lima kali juara Eropa Barcelona ini merupakan pertanda pihaknya siap untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Kami mulai tumbuh beberapa tahun yang lalu dan kami perlu melanjutkannya,” tambah kiper tersebut.

“Itu tidak bisa hanya berhenti atau dataran tinggi setelah kemenangan ini, tapi terserah kepada kita sekarang, takdir kita berada di tangan kita sendiri. Ketika turun ke tangan siapa yang memenangkan trofi, takdir memiliki tangan dalam hal itu juga.”

Juventus kini berada di empat besar untuk kedua kalinya dalam tiga tahun di bawah pelatih Massimiliano Allegri.

Namun, dia yakin mereka jauh lebih siap untuk memenangkan Liga Champions untuk ketiga kalinya dibanding saat mereka kalah dari Barca di final dua tahun lalu.

“Keyakinan diri tim telah berkembang pesat,” kata Allegri. “Hanya ada dua pemain yang memulai malam ini yang memulai final di Berlin.

“Itu mengatakan seberapa baik klub telah merekrut Kami sangat ingin pergi sejauh yang kami bisa dan mencapai sesuatu yang luar biasa.”

1 2 3