Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Yang Jadi Kunci Kemenangan Juventus Saat Bertandang Ke Markas Cagliari

Bandar Judi Bola – Federico Bernardeschi cetak satu gol yang menjadi kunci kemenangan Juventus. Bertandang ke markas Cagliari, gol tunggal Bernardeschi dicetak di babak kedua lewat kerja samanya dengan Douglas Costa.

Melakoni laga lanjutan di Liga Serie A Italia, Bianconeri dijadwalkan bertamu ke markas Cagliari pada Minggu (06/01/2017) dini hari tadi. Juventus yang belum diperkuat oleh beberapa pemain intinya berhasil meraih poin penuh.

Bertanding di Sardegna Arena, Juve sudah menunjukkan dominasi nya sejak awal laga. Hal tersebut terlihat dari ancaman yang dilayangkan Paulo Dybala ke gawang Cagliari di menit ke 9 pertandingan. Beruntung bagi tuan rumah, tembakan Dybala hanya mengenai mistar gawang.

Peluang Juve yang berikutnya datang dari Gonzalo Higuain. Namun peluang tersebut belum bisa dirubah menjadi angka setelah sepakan jarak dekatnya malah melebar dari sisi gawang.

Di menit 17, Juve nyaris membuka keunggulan lewat Bernardeschi. Meski Rafael tak berhasil mengamankan gawangnya, bola lagi-lagi hanya menghantam mistar gawang.

Tak lama berselang, Medhi Benatia mencetak gol pembuka keunggulan. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic, Benatia meneruskannya dengan tembakan ke dalam gawang Cagliari. Sialnya, gol tersebut dianulir oleh wasit yang menganggap Benatia lebih dulu berada dalam posisi offside.

Berada dalam tekanan, tuan rumah berusaha bangkit perlahan. Cagliari mendapat peluang emas di menit 26 lewat tandukkan Leonardo Pavoletti. Namun digagalkan oleh Wojciech Szczesny.

Serangan tuan rumah datang kembali menjelang akhir babak pertama. Tepatnya di menit 43, Diego Farias melepaskan tembakan ke gawang Juve. Szczesny berhasil melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar gawang. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata.

Lima menit setelah babak kedua dimulai, Bianconeri harus kehilangan penyerangnya, Paulo Dybala. Dybala yang diduga mendapat cedera hamstring akhirnya digantikan posisinya oleh Douglas Costa. Angin segar bagi Juve karena tak lama setelah masuk, Costa nyaris menjebol gawang Rafael.

Lihat juga : Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Setelah menarik Dybala yang cedera, Allegri juga menarik Sami Khedira. Khedira ditarik keluar dan digantikan Mario Mandzukic karena terlihat kesakitan setelah bertabrakan dengan Szczesny saat berusaha mengamankan bola.

Peluang datang kembali menggoda Juventus di menit 60. Namun sayang, eksekusi dari Pjanic juga belum berakhir dengan maksimal. Penyelesaiannya masih melenceng dari mulut gawang lawan.

Kesabaran Juventus dalam membangun serangan akhirnya berbuah manis di menit 74. Menerima umpan silang dari Douglas Costa, Federico Bernardeschi melepaskan tendangan jarak dekat yang gagal diantisipasi Rafael. Juve unggul sementara.

Gol Bernardeschi sempat diprotes oleh tim tuan rumah. Hal itu menyusul pelanggaran yang terjadi pada Pavoletti sebelum winger asal Italia mencetak gol. Namun wasit tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran dan tetap mengesahkan gol tersebut.

Di masa injury time, klub berjuluk Si Nyonya tua tersebut nyaris menggandakan keunggulannya. Tapi usaha dari Pjanic dan Douglas Costa masih belum menemui sasaran. Laga pun ditutup dengan skor akhir 0-1 untuk kemenangan Bianconeri.

Raihan tiga poin ini membuat Juve tetap berada di posisi dua klasemen, menempel ketat dengan pemuncak Napoli yang berjarak 1 poin saja.

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Lewat Dua Gol Di Babak Kedua Saat Melawat Ke Kandang Verona

Bandar Judi Bola – Paulo Dybala selamatkan Juventus dari kekalahan lewat dua gol yang dicetaknya di babak kedua. Bertamu ke kandang Verona, Bianconeri sukses akhiri laga dengan skor 3-1.

Melakoni laga tandang, pasukan Allegri bermain dengan sangat baik sejak menit pertama pertandingan. Bianconeri bahkan mampu memimpin lebih dulu lewat serangan cepat di menit ke enam pertandingan. Namun setelah itu, penampilan Juventus seakan menurun sampai akhir babak pertama.

Bermain di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Juve sudah memimpin jalannya pertandingan. Mereka bahkan melancarkan serangan pertama di menit ke 3 lewat Medhi Benatia. Memanfaatkan umpan lambung dari sepak pojok, sundulan Benatia nyaris membuka keunggulan untuk timnya.

Keunggulan Juventus ternyata datang dari gol yang dicetak Blaise Matuidi di menit ke 6. Bermula dari tendangan keras yang dilancarkan Gonzalo Higuain ke gawang Verona, bola membentur tiang dan memantul kembali ke dalam lapangan.

Matuidi yang berada tidak jauh dari posisi mantulnya bola langsung memanfaatkan keadaan. Menyambar bola pantul, tembakan keras Matuidi ke gawang Nicolas berada diluar jangkauan. Juve unggul 1-0 untuk sementara.

Selang lima menit, percobaan Higuain dari luar kotak penalti belum berhasil menambah keunggulan setelah digagalkan Nicolas. Peluang Bianconeri datang lagi di menit 19 lewat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Higuain. Sayang bola masih melenceng keluar mulut gawang.

Tuan rumah baru bisa menghasilkan peluang bersih untuk melancarkan serangan balasan saat waktu pertandingan sudah berjalan 29 menit. Sayangnya tendangan melengkung dari Daniele Verde masih melebar dari mulut gawang Szczesny.

Baca juga : Napoli Keluar Sebagai Juara Paruh Musim Liga Serie A

Kesempatan menggandakan keunggulan bagi Juventus datang saat babak pertama sudah mendekati akhir. Sayangnya peluang emas yang didapat Higuain dari umpan silang Alex Sandro masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Nicolas.

Babak pertama pun diakhiri dengan skor 0-1 untuk kemenangan sementara Juventus.

Kembali dari istirahat turun minum, Allegri mengganti Rodrigo Bentacur dengan Federico Bernardeschi untuk menambah daya serang. Bernardeschi langsung menunjukkan aksinya lewat percobaan ke gawang Nicolas. Tapi bola berhasil ditepis Nicolas.

Gawang Juve yang dikawal Wojciech Szczesny kebobolan di menit 59. Memanfaatkan kesalahan Matuidi saat mengoper bola, Caceres berhasil merebut bola dan melepaskan tendangan mendatar dari jarak jauh. Bola berhasil meluncur mulus ke dalam jala gawang Juventus.

Gol pembalik keadaan datang dari Paulo Dybala di menit 72. Sebelumnya peluang Mario Mandzukic dan Giorgio Chiellini belum mengenai sasaran. Menyambar umpan dari Stephan Lichtsteiner, Dybala sukses menyambar bola dengan tendangan kerasnya ke gawang Nicolas.

Tak berapa lama berselang, Dybala kembali menggetarkan gawang Verona. Lewat aksi individu dari tengah lapangan, pemain asal negeri Tango Argentina tersebut sukses melewati sejumlah pemain Verona. Lewat tendangan keras kaki kanannya, Paulo membawa Juve unggul 1-3.

Menjelang akhir pertandingan, Dybala berpeluang mencetak hat-trick. Sayangnya peluang emas Dybala masih bisa diantisipasi Nicolas lewat kesigapannya menangkap bola.

Laga ditutup dengan kemenangan telak Juve atas tuan rumah dengan skor akhir 1-3. Tambahan tiga poin ini menguatkan La Vecchia Signora di posisi kedua dengan koleksi 47 poin. Selisih satu poin dari pemuncak klasemen, Napoli dengan 48 poin.

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Dimenangkan Tuan Rumah

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Dimenangkan Tuan Rumah

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Di Giornata 18 Dimenangkan Tuan Rumah, Gol Tunggal Dicetak Mantan Pemain

Bandar Judi Bola – Pertemuan antara Juventus dengan tamunya AS Roma di giornata ke 18 telah selesai digelar. Pasukan Massimiliano Allegri sukses menundukkan tim berjuluk Serigala Kota dengan skor tipis 1-0.

Bermain di Allianz Stadium pada hari Minggu (24/12/2017) dini hari tadi, tuan rumah sukses membuka keunggulan lewat gol tunggal yang dicetak oleh Medhi Benatia. Benatia adalah salah satu punggawa Juve yang merupakan mantan pemain AS Roma.

Melakoni laga di pekan ke 18 Serie A, Juve tampil tanpa diperkuat pemain kuncinya, Gialuigi Buffon dan beberapa pemain lainnya. Sebaliknya, Roma yang turun dengan kekuatan terbaiknya dipaksa mengakui ketangguhan tuan rumah setelah tak bisa mencetak gol balasan.

Sejak awal dimulainya pertandingan, kedua tim sudah saling menekan. Peluang pertama Juve datang dari Sami Khedira, sayang tendangan Khedira masih melebar jauh dia atas tiang. Begitu juga dengan kesempatan yang datang melalui Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain, belum bisa membuka keunggulan.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan lewat gol dari Medhi Benatia. Di menit ke 19, peluang Juve datang lewat sebuah sepak pojok. Sundulan Giorgio Chiellini yang mengeksekusi sepak pojok dari Miralem Pjanic masih bisa ditepis Becker.

Berada dekat bola rebound, Benatia langsung menyambar bola. Namun kesigapan Alisson Becker mengantisipasi bola menghasilkan bola rebound kedua. Kali ini Benatia tak melepaskan kesempatan. Bola sepakannya berhasil merobek jala Becker.

Baca juga : Laga El Clasico Bukan Hanya Tentang Di Dalam Lapangan

Di menit ke 26, Gonzalo Higuain mendapat peluang untuk menambah angka bagi keunggulan tuan rumah. Sayang tendangan jarak jauhnya masih melenceng dari gawang Roma.

Upaya Roma untuk menyamakan kedudukan datang di menit berikutnya lewat El Shaarawy. Menerima umpan silang dari Perotti, Shaarawy melepas tembakan yang mengarah ke gawang Szczesny. Namun berkat penampilan Szczesny yang bagus, Roma gagal menyamakan kedudukan.

Hingga turun minum, Bianconeri masih memimpin untuk sementara.

Memulai babak kedua, Higuain membuang peluang di menit ke 54. Menerima umpan dari Sami Khedira, Higuain yang tinggal berhadapan langsung dengan Alisson gagal memaksimalkan bola. Tendangan Gonzalo masih melambung tinggi diatas gawang.

Roma yang mencoba mengejar ketertinggalan berusaha bangkit. Sialnya peluang yang datang dari Matuidi dan Dzeko masih belum berbuah manis. Menjelang akhir babak kedua, pasukan Eusebio Di Francesco nyaris berhasil menyusul tuan rumah.

Memanfaatkan umpan lambung dari Daniele De Rossi, Florenzi langsung menyepak bola. Meski lolos dari jangkauan Szczesny, bola hany membentur mistar gawang.

Hingga sisa waktu pertandingan habis, Roma terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun banyak peluang yang dimentahkan oleh kiper berkebangsaan Polandia tersebut. Laga pun ditutup dengan kemenangan tuan rumah.

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Akan Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri Di Allianz Stadium Akhir Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Giornata ke 18 akhir pekan ini akan menyajikan duel panas antara dua klub papan atas yang berjuluk Serigala Kota dengan Bianconeri. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan kandang baru Bianconeri pada hari Minggu (24/12/2017) nanti.

Juve yang belum lama ini meraih hasil positif di liga domestik dan Coppa Italia percaya diri menatap laga akhir pekan nanti. Apalagi lawan mereka, AS Roma, tercatat tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Allianz Stadium.

Kedua tim diperkirakan akan turun dengan kekuatan penuh. Mengingat keduanya juga sedang bersaing untuk meraih posisi di klasemen. Dengan selisih dua poin diantara kedua tim, laga akhir pekan nanti diprediksi akan berjalan sama kuatnya.

Striker tuan rumah, Paulo Dybala, juga sudah mulai mendapatkan kembali ketajaman nya. Hal ini terbukti saat Juve bertemu Genoa dalam ajang Coppa Italia. Dalam laga tersebut, Dybala berhasil mencetak satu angka dan satu assist untuk kemenangan Bianconeri.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Hanya saja tuan rumah masih menghadapi sedikit kendala dikarenakan beberapa pemain kuncinya masih cedera. Sebut saja Gianluigi Buffon, Mario Mandzukic, dan Juan Cuadrado yang belum bisa dipastikan akan turun atau tidak.

Sedangkan AS Roma sendiri diketahui baru saja menelan kekalahan dari Torino. Tim Serigala Kota harus rela disingkirkan dari babak 16 besar Coppa Italia setelah dikalahkan Torino.

Jika Juve dihadapkan pada situasi dimana sebagian pemainnya mengalami cedera, maka Roma pun mempunyai masalahnya sendiri. Belakangan lini serang Serigala Kota sedang tidak produktif. Hal itu terlihat dari sedikitnya jumlah gol yang dicetak tim besutan Di Francesco.

Sementara itu, sehari sebelum duel panas Juve dengan Roma, pada hari Sabtu nanti Inter Milan dijadwalkan akan bertemu Sassuolo. Sedang pemuncak klasemen, Napoli akan menjamu Sampdoria di hari yang sama.

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Lama Absen

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Lama Absen

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Sekian Lama Absen Dari Papan Skor

Bandar Judi Bola – Paulo Dybala kembali cetak gol untuk tim nya Juventus. Dybala yang absen setelah sekian lama tidak mencetak gol, akhirnya bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor saat bertemu Genoa.

Juventus yang menjamu Genoa di Allianz Stadium, berhasil keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan tamunya dengan skor 2-0 tanpa balas. Dua gol Bianconeri dicetak oleh Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Bermain sebagai starter setelah sebelumnya selalu dicadangkan, Dybala memberikan penampilan yang gemilang. Bermain di posisi depan, Dybala menjadi penyerang dengan diapit oleh Federico Bernardeschi dan Douglas Costa.

Sejak awal pertandingan, Juve sudah tampil menekan. Terbukti dari beberapa peluang bagus yang tercipta, salah satunya melalui Douglas Costa. Sayangnya tembakan keras Douglas Costa masih bisa digagalkan oleh Eugenio Lamanna.

Peluang lainnya datang lewat Federico Bernardeschi yang mengeksekusi tendangan bebas. Namun berkat penampilan Lamanna yang penuh percaya diri, gawang Genoa masih bisa diamankan.

Bianconeri akhirnya berhasil mencetak angka di menit ke 42 lewat Paulo Dybala. Dybala yang mendapatkan umpan dari Claudio Marchisio di depan kotak penalti langsung melepaskan tembakan keras yang mengarah ke pojok gawang Lamanna.

Gol Dybala membawa Juve unggul sementara 1-0 sampai waktu turun minum.

Di babak kedua, Juve kembali menekan Genoa. Sayangnya tembakan jarak jauh Rodrigo Bentacur masih melenceng dari sisi gawang Genoa. Mengejar ketertinggalan, Genoa mencoba menyamakan kedudukan lewat peluang Andrej Galabinov. Sialnya dua peluang Galabinov belum ada yang membuahkan angka.

Lihat juga : Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Menjelang akhir pertandingan, Bianconeri memperlebar jarak kemenangan lewat gol dari Higuain. Lewat kerja sama apik, Paulo Dybala melepaskan umpan cantik ke arah Higuain di depan. Sebelum sepakan kerasnya gagal ditepis Lamanna, Higuain sukses mengecoh dua pemain belakang Genoa.

Genoa berpeluang memperkecil jarak ketertinggalan lewat pelanggaran yang dilakukan Asamoah kepada Pietro Pellegri. Namun hakim pertandingan memutuskan untuk membatalkan penalti. Laga pun ditutup untuk kemenangan Bianconeri.

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions, Pochettino Sudah Tak Sabar Lagi

Bandar Judi Bola – Spurs dijadwalkan akan bertemu Juventus di laga lanjutan Liga Champions. Hasil undian yang dilakukan pada Senin (11/12/2017) kemarin membuat pelatih Spurs, Pochettino senang sekali.

Undian Liga Champions untuk babak 16 besar telah selesai dilaksanakan. Beberapa tim mungkin kurang bersemangat hasil undian tersebut. Namun lain halnya dengan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Pochettino yang memiliki darah Italia, mengaku sangat bersemangat dengan hasil undian itu. Meski lahir di Argentina, nama Pochettino sendiri merupakan nama yang khas  dan kental dengan aroma Italia.

Keluarga besar Italianya berasal dari Turin, yang merupakan kota asal Juventus. Pochettino sendiri di masa mudanya sempat berharap bisa memperkuat klub yang berjuluk La Vecchia Signora tersebut.

Pochettino menilai pertemuan dengan Juventus nanti akan menjadi pertandingan yang sulit. Seperti yang diketahui, Bianconeri merupakan salah satu finalis Liga Champions musim lalu.

Juve sendiri memiliki catatan yang tidak terlalu bagus saat harus menjalani laga dengan klub-klub asal Inggris. Opta mencatat, sejak musim 1998/1999 Bianconeri sudah bertemu dengan 5 klub asal Inggris.

Klub pertama adalah Setan Merah. Di musim 1998/1999, Juve gagal ke final karena kalah agregat 3-2 dari Manchester United. Bianconeri yang berhasil menahan imbang MU di leg pertama, harus menelan kekalahan saat bertamu ke Old Trafford di leg kedua.

Di musim 2004/2005, Juve juga takluk dari The Reds Liverpool. Saat itu perjuangan Si Nyonya Tua harus terhenti di perempatfinal karena kalah agregat dari Liverpool 1-2.

Tahun berikutnya, Bianconeri kembali kandas di babak perempatfinal. Kali ini giliran tim meriam London, Arsenal, yang mematikan langkah Juve. Tim hitam putih tersebut kalah dengan agregat 0-2.

Musim 2008/2009, Chelsea menyingkirkan tim asal Turin tersebut dengan skor total 2-3. Dan terakhir, tim Inggris yang berhasil mengalahkan Juve adalah Fulham. The Cottagers melibas Juve di leg kedua dengan total agregat 1-4.

Baca juga : Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan, Namun Tetap Senang Dengan Performa Timnya

Bandar Judi Bola – Massimiliano Allegri, pelatih dari Juventus mengaku kecewa karena timnya tak bisa meraih kemenangan di laga bertajuk Derby Italia tersebut. Namun Allegri juga menyampaikan rasa senangnya atas performa yang ditampilkan timnya.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu mengakhiri pertandingan dengan hasil akhir 0-0 saat menjamu Inter Milan malam tadi. Meski memimpin jalannya pertandingan, Juve sempat kesulitan membongkar pertahanan Nerazzurri.

Mengawali pertandingan, Juve langsung membuka peluang melalui Juan Cuadrado. Mario Mandzukic yang menerima umpan silang Cuadrado langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya. Namun bola masih berhasil dihalau oleh Handanovic.

Mario Mandzukic yang mengincar bola mental langsung menyambar pada kesempatan pertama. Sialnya, Joao Miranda yang berada di depan mulut gawang masih bisa mengagalkan usaha Mandzukic.

Tuan rumah kembali mencoba peruntungannya. Kali ini melalui tendangan bebas Pjanic di menit ke 14. Sayang, bola masih melebar jauh ke sisi kiri gawang Samir Handanovic.

Lihat juga : Derby Panas Premier League Di Akhir Pekan Ini…

Mencoba bangkit dari tekanan tuan rumah, Inter mencoba membangun serangan balik. Sayang usaha mereka selalu dimentahkan sebelum sampai ke daerah kotak penalti Bianconeri. Hingga waktu babak pertama habis, belum ada yang berhasil mencetak angka untuk kedua tim.

Mengawali babak kedua, Juventus langsung menebar ancaman. Berulang kali para pemain Bianconeri membuat sibuk Handanovic. Hanya saja dua peluang emas dari Mandzukic dan Gonzalo Higuain masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper asal Slovenia tersebut.

Memasuki menit ke 71, tembakan Kwadwo Asamoah dari luar kotak penalti yang diarahkan ke gawang Handanovic masih bisa digagalkan. Serangan balik Inter melalui Ivan Perisic pun belum membuahkan hasil bagi Nerazzurri.

Serangan Inter yang berikutnya datang melalui Marcelo Brozovic di menit 85, sayang tendangan nya juga masih melebar ke sisi kiri gawang. Meski kedua tim bermain agresif, hingga waktu pertandingan habis skor tetap tak berubah.

Bianconeri Menjamu Inter Milan Tanpa Kiper Utamanya

Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D'Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon

Bianconeri Akan Menjamu Inter Milan Tanpa Kehadiran Kiper Utamanya, Gianluigi Buffon

Bandar Judi Bola – Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D’Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon.

Sejak awal, kepastian mengenai main tidaknya Buffon di Derby D’Italia memang diragukan. Kiper berusia 39 tahun tersebut juga diketahui absen saat Juve bertemu Olympiakos di gelaran Liga Champions beberapa hari yang lalu.

Cedera betis yang dialami Buffon membuatnya harus absen untuk sementara waktu. Selain Buffon, Allegri juga masih ragu dengan penampilan Miralem Pjanic, Paulo Dybala, dan Mario Mandzukic.

Ketiga pemain tersebut diketahui sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Waktu pemulihan yang terlalu sedikit selepas Liga Champions kemarin diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain Buffon, masih ada Stephan Lichtsteiner yang akan absen. Namun Allegri tidak terlalu khawatir karena Giorgio Chiellini sudah bisa dimainkan kembali saat ini. Buffon juga akan digantikan oleh  kiper muda Wojciech Szczesny di laga nanti.

Penampilan Inter Milan yang cemerlang di musim ini memang patut diwaspadai. Apalagi beberapa waktu belakangan ini, tim besutan Spalletti sudah berhasil membukukan 15 kemenangan  tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mauro Icardi dkk sudah sukses mengalahkan lawan-lawan beratnya di liga, seperti AS Roma, AC Milan dan juga Napoli.

Luciano Spalletti menilai ujian Inter yang sebenarnya adalah di derby Italia nanti. Bianconeri tercatat sebagai salah satu tim yang sudah meraih 6 kali Scudetto, dan saat ini mereka juga diunggulkan untuk merebut Scudetto yang ke tujuh.

“Di Turin nanti, kami akan mengeluarkan yang terbaik. Kami akan tahu apakah kami bisa menang dan bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami tahu siapa kami dan bagaimana kualitas permainan kami dan semoga kami pulang dengan 3 poin.” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Lihat juga : Presiden Real Madrid Ajak Neymar Ke Bernabeu Untuk Ballon d’Or

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olimpiakos, Juve Kemungkinan Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic Di Matchday Terakhir

Bandar Judi Bola – Lawan Olympiakos pada pertengahan pekan nanti, dua pemain inti Juventus dikabarkan akan absen. Kemungkinan besar klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut tidak akan diperkuat oleh Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic.

Juventus dijadwalkan akan melakukan lawatan ke Karaiskakis Stadium pada hari Rabu (06/12/2017) nanti. Matchday terakhir Grup D Liga Champions akan menentukan apakah Bianconeri bisa lolos ke babak selanjutnya.

Namun Bianconeri terancam tampil tanpa diperkuat dua pemain kuncinya, Buffon dan Pjanic. Kabar terakhir yang beredar keduanya mengalami masalah pada fisiknya. Buffon mendapat masalah dengan betisnya, sedang Miralem Pjanic sendiri mengalami kelelahan otot.

Tapi Allegri memastikan bahwa Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic akan turun main. Kedua penyerang itu sudah kembali fit dari cedera nya dan siap untuk bermain penuh di matchday besok, ungkap Allegri saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

Pelatih yang berkebangsaan asli Italia tersebut menyebut masih akan mengkaji ulang dua masalah, yakni mengenai cedera Buffon dan Pjanic. Massimiliano tidak ingin memaksakan keduanya bermain meskipun hanya mengalami cedera ringan.

Pertandingan melawan Olympiakos memang penting, namun ia tidak ingin mengambil resiko dengan kehilangan mereka berdua lebih lama lagi.

Menurut Allegri, jika hasil evaluasi kedua nya memang tidak baik, Bianconeri masih bisa memainkan pemain nya yang lain. Wojciech Szczesny bisa menggantikan posisi Buffon di bawah mistar gawang.

Baca juga : Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Selain Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic, satu pemain lagi yang sedang mengalami masalah adalah Chiellini. Giorgio Chiellini dipastikan tidak akan membela Juventus pada laga nanti dikarenakan sedang mengalami masalah pada perutnya.

Saat ini Bianconeri menempati posisi runner up di Grup D dengan koleksi delapan poin, unggul 1 poin dari Sporting Lisbon di posisi ke tiga. Juve memang diwajibkan menang di laga melawan Olympiakos nanti untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Menang Berkat Gol Dari Gonzalo Higuain

Bandar Judi Bola – Napoli tumbang di kandang sendiri, Juventus menang berkat gol yang dicetak Gonzalo Higuain. Bermain di Stadion San Paolo, Bianconeri sukses meraih kemenangan atas tuan rumah Napoli.

Melakoni laga di pekan ke 14 Serie A, Napoli akhirnya harus menerima kekalahan mereka yang pertama musim ini. Walaupun menelan kekalahan, posisi Partenopei sebagai pemuncak klasemen belum tergoyahkan.

Sejak awal memulai pertandingan, Napoli sudah mendominasi permainan. Bahkan ESPN mencatat penguasaan bola Napoli mencapai 67 persen, dengan 21 tembakan percobaan dan 6 kali yang mengarah tepat ke gawang Gigi.

Juve yang memiliki rekor buruk di San Paolo, lebih memilih untuk melakukan serangan balik cepat saat mendapat kesempatan. Kesabaran mereka pun menghasilkan gol yang menjadi penentu kemenangan  di laga panas tersebut.

Melalui Gonzalo Higuain di menit ke 13, Juve berhasil memimpin kedudukan sementara. Lewat serangan balik cepat, Douglas Costa berhasil memecah konsentrasi lini pertahanan lawan.

Kerjasama apik Costa dengan Dybala membuat pergerakan Higuain luput dari perhatian barisan belakang. Higuain yang memanfaatkan operan silang dari Dybala langsung melepaskan tembakan dari sisi kanan gawang. Reina yang terlambat menutup ruang tembak pun gagal menepis bola.

Tertinggal satu angka, Napoli mencoba mengejar. Sialnya tembakan dari Marek Hamsik, Dries Mertens, dan peluang emas Chielini masih bisa digagalkan Buffon. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Bianconeri.

Baca juga : Javier Mascherano Siap Mengakhiri Karirnya Dalam Waktu Dekat

Mengawali babak kedua, Partenopei terus mencoba menembus pertahanan Juve yang rapat. Di menit ke 54 dan 58, dua peluang Mertens kembali digagalkan oleh penampilan Buffon yang cemerlang sepanjang pertandingan.

Pasukan Allegri berpeluang menambah angka lagi lewat tendangan voli dari Blaise Matuidi. Sayang peluang tersebut berhasil digagalkan Reina yang sudah mengantisipasi arah datangnya bola.

Hingga peluit panjang berbunyi, Partenopei gagal menyamakan kedudukan. Gonzalo Higuain yang sempat diragukan untuk turun main, menjadi pahlawan bagi kemenangan berharga Bianconeri.

1 2 3 4