Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Yang Jadi Kunci Kemenangan Juventus Saat Bertandang Ke Markas Cagliari

Bandar Judi Bola – Federico Bernardeschi cetak satu gol yang menjadi kunci kemenangan Juventus. Bertandang ke markas Cagliari, gol tunggal Bernardeschi dicetak di babak kedua lewat kerja samanya dengan Douglas Costa.

Melakoni laga lanjutan di Liga Serie A Italia, Bianconeri dijadwalkan bertamu ke markas Cagliari pada Minggu (06/01/2017) dini hari tadi. Juventus yang belum diperkuat oleh beberapa pemain intinya berhasil meraih poin penuh.

Bertanding di Sardegna Arena, Juve sudah menunjukkan dominasi nya sejak awal laga. Hal tersebut terlihat dari ancaman yang dilayangkan Paulo Dybala ke gawang Cagliari di menit ke 9 pertandingan. Beruntung bagi tuan rumah, tembakan Dybala hanya mengenai mistar gawang.

Peluang Juve yang berikutnya datang dari Gonzalo Higuain. Namun peluang tersebut belum bisa dirubah menjadi angka setelah sepakan jarak dekatnya malah melebar dari sisi gawang.

Di menit 17, Juve nyaris membuka keunggulan lewat Bernardeschi. Meski Rafael tak berhasil mengamankan gawangnya, bola lagi-lagi hanya menghantam mistar gawang.

Tak lama berselang, Medhi Benatia mencetak gol pembuka keunggulan. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic, Benatia meneruskannya dengan tembakan ke dalam gawang Cagliari. Sialnya, gol tersebut dianulir oleh wasit yang menganggap Benatia lebih dulu berada dalam posisi offside.

Berada dalam tekanan, tuan rumah berusaha bangkit perlahan. Cagliari mendapat peluang emas di menit 26 lewat tandukkan Leonardo Pavoletti. Namun digagalkan oleh Wojciech Szczesny.

Serangan tuan rumah datang kembali menjelang akhir babak pertama. Tepatnya di menit 43, Diego Farias melepaskan tembakan ke gawang Juve. Szczesny berhasil melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar gawang. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata.

Lima menit setelah babak kedua dimulai, Bianconeri harus kehilangan penyerangnya, Paulo Dybala. Dybala yang diduga mendapat cedera hamstring akhirnya digantikan posisinya oleh Douglas Costa. Angin segar bagi Juve karena tak lama setelah masuk, Costa nyaris menjebol gawang Rafael.

Lihat juga : Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Setelah menarik Dybala yang cedera, Allegri juga menarik Sami Khedira. Khedira ditarik keluar dan digantikan Mario Mandzukic karena terlihat kesakitan setelah bertabrakan dengan Szczesny saat berusaha mengamankan bola.

Peluang datang kembali menggoda Juventus di menit 60. Namun sayang, eksekusi dari Pjanic juga belum berakhir dengan maksimal. Penyelesaiannya masih melenceng dari mulut gawang lawan.

Kesabaran Juventus dalam membangun serangan akhirnya berbuah manis di menit 74. Menerima umpan silang dari Douglas Costa, Federico Bernardeschi melepaskan tendangan jarak dekat yang gagal diantisipasi Rafael. Juve unggul sementara.

Gol Bernardeschi sempat diprotes oleh tim tuan rumah. Hal itu menyusul pelanggaran yang terjadi pada Pavoletti sebelum winger asal Italia mencetak gol. Namun wasit tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran dan tetap mengesahkan gol tersebut.

Di masa injury time, klub berjuluk Si Nyonya tua tersebut nyaris menggandakan keunggulannya. Tapi usaha dari Pjanic dan Douglas Costa masih belum menemui sasaran. Laga pun ditutup dengan skor akhir 0-1 untuk kemenangan Bianconeri.

Raihan tiga poin ini membuat Juve tetap berada di posisi dua klasemen, menempel ketat dengan pemuncak Napoli yang berjarak 1 poin saja.

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Akan Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri Di Allianz Stadium Akhir Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Giornata ke 18 akhir pekan ini akan menyajikan duel panas antara dua klub papan atas yang berjuluk Serigala Kota dengan Bianconeri. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan kandang baru Bianconeri pada hari Minggu (24/12/2017) nanti.

Juve yang belum lama ini meraih hasil positif di liga domestik dan Coppa Italia percaya diri menatap laga akhir pekan nanti. Apalagi lawan mereka, AS Roma, tercatat tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Allianz Stadium.

Kedua tim diperkirakan akan turun dengan kekuatan penuh. Mengingat keduanya juga sedang bersaing untuk meraih posisi di klasemen. Dengan selisih dua poin diantara kedua tim, laga akhir pekan nanti diprediksi akan berjalan sama kuatnya.

Striker tuan rumah, Paulo Dybala, juga sudah mulai mendapatkan kembali ketajaman nya. Hal ini terbukti saat Juve bertemu Genoa dalam ajang Coppa Italia. Dalam laga tersebut, Dybala berhasil mencetak satu angka dan satu assist untuk kemenangan Bianconeri.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Hanya saja tuan rumah masih menghadapi sedikit kendala dikarenakan beberapa pemain kuncinya masih cedera. Sebut saja Gianluigi Buffon, Mario Mandzukic, dan Juan Cuadrado yang belum bisa dipastikan akan turun atau tidak.

Sedangkan AS Roma sendiri diketahui baru saja menelan kekalahan dari Torino. Tim Serigala Kota harus rela disingkirkan dari babak 16 besar Coppa Italia setelah dikalahkan Torino.

Jika Juve dihadapkan pada situasi dimana sebagian pemainnya mengalami cedera, maka Roma pun mempunyai masalahnya sendiri. Belakangan lini serang Serigala Kota sedang tidak produktif. Hal itu terlihat dari sedikitnya jumlah gol yang dicetak tim besutan Di Francesco.

Sementara itu, sehari sebelum duel panas Juve dengan Roma, pada hari Sabtu nanti Inter Milan dijadwalkan akan bertemu Sassuolo. Sedang pemuncak klasemen, Napoli akan menjamu Sampdoria di hari yang sama.

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Lama Absen

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Lama Absen

Paulo Dybala Kembali Cetak Gol Setelah Sekian Lama Absen Dari Papan Skor

Bandar Judi Bola – Paulo Dybala kembali cetak gol untuk tim nya Juventus. Dybala yang absen setelah sekian lama tidak mencetak gol, akhirnya bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor saat bertemu Genoa.

Juventus yang menjamu Genoa di Allianz Stadium, berhasil keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan tamunya dengan skor 2-0 tanpa balas. Dua gol Bianconeri dicetak oleh Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Bermain sebagai starter setelah sebelumnya selalu dicadangkan, Dybala memberikan penampilan yang gemilang. Bermain di posisi depan, Dybala menjadi penyerang dengan diapit oleh Federico Bernardeschi dan Douglas Costa.

Sejak awal pertandingan, Juve sudah tampil menekan. Terbukti dari beberapa peluang bagus yang tercipta, salah satunya melalui Douglas Costa. Sayangnya tembakan keras Douglas Costa masih bisa digagalkan oleh Eugenio Lamanna.

Peluang lainnya datang lewat Federico Bernardeschi yang mengeksekusi tendangan bebas. Namun berkat penampilan Lamanna yang penuh percaya diri, gawang Genoa masih bisa diamankan.

Bianconeri akhirnya berhasil mencetak angka di menit ke 42 lewat Paulo Dybala. Dybala yang mendapatkan umpan dari Claudio Marchisio di depan kotak penalti langsung melepaskan tembakan keras yang mengarah ke pojok gawang Lamanna.

Gol Dybala membawa Juve unggul sementara 1-0 sampai waktu turun minum.

Di babak kedua, Juve kembali menekan Genoa. Sayangnya tembakan jarak jauh Rodrigo Bentacur masih melenceng dari sisi gawang Genoa. Mengejar ketertinggalan, Genoa mencoba menyamakan kedudukan lewat peluang Andrej Galabinov. Sialnya dua peluang Galabinov belum ada yang membuahkan angka.

Lihat juga : Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Menjelang akhir pertandingan, Bianconeri memperlebar jarak kemenangan lewat gol dari Higuain. Lewat kerja sama apik, Paulo Dybala melepaskan umpan cantik ke arah Higuain di depan. Sebelum sepakan kerasnya gagal ditepis Lamanna, Higuain sukses mengecoh dua pemain belakang Genoa.

Genoa berpeluang memperkecil jarak ketertinggalan lewat pelanggaran yang dilakukan Asamoah kepada Pietro Pellegri. Namun hakim pertandingan memutuskan untuk membatalkan penalti. Laga pun ditutup untuk kemenangan Bianconeri.

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan, Namun Tetap Senang Dengan Performa Timnya

Bandar Judi Bola – Massimiliano Allegri, pelatih dari Juventus mengaku kecewa karena timnya tak bisa meraih kemenangan di laga bertajuk Derby Italia tersebut. Namun Allegri juga menyampaikan rasa senangnya atas performa yang ditampilkan timnya.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu mengakhiri pertandingan dengan hasil akhir 0-0 saat menjamu Inter Milan malam tadi. Meski memimpin jalannya pertandingan, Juve sempat kesulitan membongkar pertahanan Nerazzurri.

Mengawali pertandingan, Juve langsung membuka peluang melalui Juan Cuadrado. Mario Mandzukic yang menerima umpan silang Cuadrado langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya. Namun bola masih berhasil dihalau oleh Handanovic.

Mario Mandzukic yang mengincar bola mental langsung menyambar pada kesempatan pertama. Sialnya, Joao Miranda yang berada di depan mulut gawang masih bisa mengagalkan usaha Mandzukic.

Tuan rumah kembali mencoba peruntungannya. Kali ini melalui tendangan bebas Pjanic di menit ke 14. Sayang, bola masih melebar jauh ke sisi kiri gawang Samir Handanovic.

Lihat juga : Derby Panas Premier League Di Akhir Pekan Ini…

Mencoba bangkit dari tekanan tuan rumah, Inter mencoba membangun serangan balik. Sayang usaha mereka selalu dimentahkan sebelum sampai ke daerah kotak penalti Bianconeri. Hingga waktu babak pertama habis, belum ada yang berhasil mencetak angka untuk kedua tim.

Mengawali babak kedua, Juventus langsung menebar ancaman. Berulang kali para pemain Bianconeri membuat sibuk Handanovic. Hanya saja dua peluang emas dari Mandzukic dan Gonzalo Higuain masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper asal Slovenia tersebut.

Memasuki menit ke 71, tembakan Kwadwo Asamoah dari luar kotak penalti yang diarahkan ke gawang Handanovic masih bisa digagalkan. Serangan balik Inter melalui Ivan Perisic pun belum membuahkan hasil bagi Nerazzurri.

Serangan Inter yang berikutnya datang melalui Marcelo Brozovic di menit 85, sayang tendangan nya juga masih melebar ke sisi kiri gawang. Meski kedua tim bermain agresif, hingga waktu pertandingan habis skor tetap tak berubah.

AS Roma Sukses Kalahkan Tim Promosi SPAL 2013

AS Roma Sukses Kalahkan Tim Promosi SPAL 2013

AS Roma Sukses Kalahkan Tim Promosi SPAL Di Olimpico Malam Tadi

Bandar Judi Bola – AS Roma sukses kalahkan tim promosi SPAL dengan skor 3-1 malam tadi. Bermain di Stadion Olimpico, Roma berhasil mengirim pulang tamunya dengan kekalahan, dan satu kartu merah.

Roma yang meraih poin penuh, langsung mengawali pertandingan dengan tempo cepat. Bahkan “hadiah” kartu merah SPAL didapat di menit-menit awal pertandingan. Dias Felipe dijatuhi kartu merah setelah terbukti melanggar Edic Dzeko yang sedang menggiring bola.

Unggul jumlah pemain atas lawannya, Roma langsung memaksimalkan peluang. Di menit ke 19, Roma berhasil memimpin. Edin Dzeko yang menerima umpan lambung dari El Shaarawy, melepaskan tembakan ke arah gawang Alfred Gomis.

Mengejar gol kedua, para pemain Roma terus menggempur gawang SPAL. Mulai dari bola tandukkan Kostas Manolas di depan mulut gawang, hingga sepakan keras dan terarah yang dilancarkan Cengiz Under masih berhasil digagalkan Gomis.

Menjelang turun minum, Roma kembali menambah keunggulan di menit ke 33. Bola mental dari tendangan Pellegrini yang ditepis Gomis jatuh ke kaki Shaarawy. Kerjasama apik Shaarawy dengan Strootman menghasilkan angka ke dua bagi tuan rumah. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0.

Setelah jeda babak pertama usai, tim berjuluk Serigala Kota tersebut kembali merobek jala Alfred Gomis. Bermula dari kerjasama satu-dua antara Manolas dengan Aleksandar Kolarov, umpan silang yang diarahkan ke dekat kotak penalti Gomis langsung diselesaikan Pellegrini melalui sundulannya.

Tak lama berselang, giliran SPAL yang memperkecil jarak ketertinggalan lewat tendangan penalti. Federico Viviani pun ditunjuk sebagai eksekutor. Tendangan pertama yang dilepas Viviani berhasil digagalkan Alisson.

Bola rebound yang gagal diamankan baris pertahanan Roma langsung disambar kembali oleh Viviani. Kali ini Viviani berhasil memasukkan bola ke dalam gawang Alisson untuk menebus kegagalannya di penalti tadi.

Meski Roma terus menyerang gawang Gomis, hingga pertandingan berakhir tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor terakhir 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Baca juga : Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Menang Berkat Gol Dari Gonzalo Higuain

Bandar Judi Bola – Napoli tumbang di kandang sendiri, Juventus menang berkat gol yang dicetak Gonzalo Higuain. Bermain di Stadion San Paolo, Bianconeri sukses meraih kemenangan atas tuan rumah Napoli.

Melakoni laga di pekan ke 14 Serie A, Napoli akhirnya harus menerima kekalahan mereka yang pertama musim ini. Walaupun menelan kekalahan, posisi Partenopei sebagai pemuncak klasemen belum tergoyahkan.

Sejak awal memulai pertandingan, Napoli sudah mendominasi permainan. Bahkan ESPN mencatat penguasaan bola Napoli mencapai 67 persen, dengan 21 tembakan percobaan dan 6 kali yang mengarah tepat ke gawang Gigi.

Juve yang memiliki rekor buruk di San Paolo, lebih memilih untuk melakukan serangan balik cepat saat mendapat kesempatan. Kesabaran mereka pun menghasilkan gol yang menjadi penentu kemenangan  di laga panas tersebut.

Melalui Gonzalo Higuain di menit ke 13, Juve berhasil memimpin kedudukan sementara. Lewat serangan balik cepat, Douglas Costa berhasil memecah konsentrasi lini pertahanan lawan.

Kerjasama apik Costa dengan Dybala membuat pergerakan Higuain luput dari perhatian barisan belakang. Higuain yang memanfaatkan operan silang dari Dybala langsung melepaskan tembakan dari sisi kanan gawang. Reina yang terlambat menutup ruang tembak pun gagal menepis bola.

Tertinggal satu angka, Napoli mencoba mengejar. Sialnya tembakan dari Marek Hamsik, Dries Mertens, dan peluang emas Chielini masih bisa digagalkan Buffon. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Bianconeri.

Baca juga : Javier Mascherano Siap Mengakhiri Karirnya Dalam Waktu Dekat

Mengawali babak kedua, Partenopei terus mencoba menembus pertahanan Juve yang rapat. Di menit ke 54 dan 58, dua peluang Mertens kembali digagalkan oleh penampilan Buffon yang cemerlang sepanjang pertandingan.

Pasukan Allegri berpeluang menambah angka lagi lewat tendangan voli dari Blaise Matuidi. Sayang peluang tersebut berhasil digagalkan Reina yang sudah mengantisipasi arah datangnya bola.

Hingga peluit panjang berbunyi, Partenopei gagal menyamakan kedudukan. Gonzalo Higuain yang sempat diragukan untuk turun main, menjadi pahlawan bagi kemenangan berharga Bianconeri.

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas Antara Napoli Dengan Juventus

Bandar Judi Bola –  Stadion San Paolo akan menjadi saksi duel panas antara tuan rumah Napoli dengan tamunya Juventus akhir pekan ini. Melakoni laga di pekan ke 15 Serie A, pemuncak klasemen, Napoli akan menjalani ujian berat melawan Juventus.

Meski begitu, Stadion San Paolo terkenal tidak ramah pada klub berjuluk Si Nyonya Tua itu. Dari lima kali bertamu ke San Paolo, Juventus tercatat hanya berhasil meraih satu kemenangan, dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Dengan rekor yang tidak bagus tersebut, tentu saja publik pecinta Serie A akan lebih menjagokan tuan rumah Napoli. Apalagi beredar kabar bahwa di pertandingan besok, Juve tidak akan diperkuat beberapa pemain pilarnya.

Seperti yang diketahui, beberapa punggawa Bianconeri sedang bergelut dengan cedera. Saat ini Stephan Lichtsteiner, Mario Mandzukic, dan Benedikt Howedes masih menjalani proses pemulihan dan belum bisa dipastikan kapan akan kembali bermain.

Sedang Gonzalo Higuain baru saja selesai menjalani operasi jari tengah tangan kirinya yang patah. Walaupun telah selesai menjalani operasi, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri belum bisa memutuskan apakah striker asal Argentina tersebut akan diturunkan.

Pasalnya Allegri tidak berani mengambil resiko dengan memainkan Higuain yang baru saja selesai menjalani operasi dua hari lalu. Tim dokter mengatakan kurang lebih selama 3 pekan Higuain harus menepi sampai benar-benar pulih.

Baca juga : Arsenal Akan Bertemu Manchester United Akhir Pekan Ini

Berbeda dengan Juve yang sedang diterpa badai cedera, Partenopei dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh di laga esok. Tekanan yang dialami Juve semakin berat dengan adanya ancaman dari AS Roma yang membuntuti.

AS Roma dijadwalkan akan bertemu SPAL 2013 beberapa jam sebelum pertandingan Juve. Jika Roma meraih kemenangan atas SPAL, maka kemungkinan besar posisi Juve di nomor 3 klasemen sementara akan disalip oleh Nainggolan dkk.

Saat ini Juve berhasil mengumpulkan 34 poin dari 14 laga yang sudah dijalani, selisih empat angka dengan pemuncak, Napoli.

Vincenzo Montella Sudah Resmi Menganggur

Vincenzo Montella Sudah Resmi Menganggur

Vincenzo Montella Sudah Resmi Menganggur Setelah Dipecat Rossoneri

Bandar Judi Bola – Vincenzo Montella saat ini dikabarkan sudah resmi menganggur. Hal tersebut terjadi lantaran Montella yang dinilai gagal membawa perubahan bagi AC Milan. Rossoneri pun akhirnya memutuskan untuk memecat Montella.

Berita mengenai dirinya yang akan dipecat sebenarnya sudah berhembus lama, hanya saja Montella memilih untuk mengabaikan kabar tersebut. Sayang sepertinya kesabaran dari manajemen AC Milan sudah habis.

Performa Milan yang naik turun sepanjang musim ini diduga menjadi alasan utama pemecatan. Puncaknya saat Milan hanya berhasil mengakhiri laga dengan skor imbang 0-0 saat bertemu Torino.

Sepanjang musim ini, catatan statistik Milan bisa dibilang mengecewakan. Dari total 14 laga yang sudah dijalani, tim merah hitam hanya mampu meraih enam kemenangan, enam kekalahan, dengan dua kali hasil imbang.

Milan bahkan belum bisa beranjak dari posisi ke 7 klasemen sementara. Sampai saat ini, pasukan Vincenzo Montella hanya mampu mengoleksi total 20 poin saja. Padahal di bursa transfer musim panas lalu. mereka sudah melakukan belanja besar untuk memperkuat tim.

Montella sendiri mengaku, keputusan untuk meninggalkan San Siro secara paksa sangatlah menyakitkan untuknya. Tapi ia berterima kasih kepada semuanya yang telah membantu dan bekerja sama dengannya selama ia melatih Rossoneri.

Saat ini kursi kepelatihan Milan dipegang sementara oleh Gennaro Gatusso. Gatusso dipercaya melatih di San Siro sampai Juni 2019 atas sampai akhir musim depan. Mantan pemain Milan itu sebelumnya bertugas melatih tim Primavera Milan.

Baca juga : Raheem Sterling Cetak Gol Penentu Kemenangan

Gatusso merupakan pelatih Milan yang ketujuh dalam 3 musim terakhir. Sebelumnya ada nama-nama seperti Massimiliano Allegri, Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, Sinisa Mihajlovic, Christian Brocchi dan terakhir Vincenzo Montella.

Rossoneri tercatat sudah memenangkan 32 pertandingan, dengan delapan belas kali kalah dan sisanya imbang  dari total 64 laga. Hasil tersebut diraih Milan saat berada dibawah asuhan Montella selama satu setengah musim.

Kira-kira apakah Milan akan melakukan pergantian pelatih lagi dalam waktu dekat?

Paulo Dybala Tak Ingin Janjikan Apapun Di Juventus

Paulo Dybala Tak Ingin Janjikan Apapun Di Juventus

Paulo Dybala Tak Ingin Janjikan Apapun Tentang Masa Depannya Di Juventus

Bandar Judi Bola – Paulo Dybala mengatakan tak ingin menjanjikan apapun mengenai masa depannya di Juventus. Hal itu disampaikan Dybala terkait dengan berita kepindahan nya ke berbagai klub besar eropa belakangan ini.

Sebelumnya sempat diberitakan jika Dybala akan dilepas jika memang sudah tidak betah lagi bermain bersama Si Nyonya Tua. Ditambah lagi saat itu Barcelona sedang menggoda Dybala untuk menandatangani kontrak sebagai pengganti Neymar disana.

Selain Barca, masih ada Real Madrid, Chelsea dan tak ketinggalan juga Arsenal yang menginginkan jasa pemain asal Argentina tersebut. Namun sebagai klub pemilik Dybala, Juventus pun bergerak cepat dengan menyodorkan kontrak baru bagi Dybala.

Manajemen Juventus menawari perpanjangan kontrak hingga tahun 2022 ditambah dengan nomor punggung baru untuk dipakai di musim ini. Memulai musim ini, Dybala sudah mulai menggunakan nomor punggung keramat milik Juve, yakni nomor 10.

Performa Dybala di awal musim ini bisa dikatakan sedang menanjak. Dari 12 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti, Dybala sukses mencetak 12 gol dengan 6 gol diantaranya dicetak melalui dobel hat-trick.

Lihat juga : Antoine Griezmann Memutuskan Untuk Bertahan Di Los Colchoneros

Sayangnya di pertengahan musim, performa Dybala menurun. Striker berusia 24 tahun tersebut sampai saat ini baru berhasil mencetak satu gol dari tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Gol terakhirnya terjadi saat Juve kontra SPAL.

Belakangan kembali berhembus kabar bahwa Dybala ingin hengkang dari tim hitam putih. Padahal sebelumnya banyak yang mengharapkan dirinya akan bermain lama di Juve, dan menjadi penerus dari Gianluigi Buffon yang akan segera pensiun.

Selain Buffon, masih ada Giorgio Chiellini, Claudio Marchisio, dan Andrea Barzagli yang masa bermain nya pun memasuki masa akhir dari karir sepakbola mereka.

Dybala menyatakan dirinya merasa terhormat dan tersanjung bisa bermain bersama Bianconeri. Namun mantan pemain Palermo tersebut tidak ingin mengumbar janji yang nantinya tak bisa ia tepati. Hanya saja ia menyiratkan tidak akan meninggalkan Juventus dalam waktu dekat.

 

Icardi Sumbang Dua Gol, Inter Taklukkan Atalanta

Icardi Sumbang Dua Gol, Inter Taklukkan Atalanta

Icardi Dua Gol, Inter Sukses Taklukkan Atalanta

Bandar Judi Bola – Mauro Icardi sukses membawa Inter menaklukkan Atalanta dini hari tadi. Pertandingan yang digelar di San Siro itu berakhir dengan dua gol tanpa balas dari sang bintang Inter Milan.

Meski dalam laga tersebut tim Nerazzurri kalah dalam penguasaan bola, namun hasil akhir pertandingan membuat pelatih Inter, Luciano Spalletti merasa puas. Ia bahkan tak segan memuji penampilan anak asuhnya, walaupun Icardi-lah yang menjadi bintangnya.

Menurut Spalletti, Icardi adalah seorang bintang. Namun seorang bintang pun tetap membutuhkan bantuan rekan-rekannya. Jadi pujian itu memang lebih baik ditujukan kepada seluruh tim yang sudah bermain bagus selama pertandingan.

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini pun memuji penampilan striker asal Argentina tersebut. Gasperini menilai, keakuratan dan gaya permainan Icardi menjadi pembeda bagi Inter Milan. Cara Inter yang bisa memanfaatkan bola mati dan mencetak gol membuat perbedaan itu menjadi semakin besar.

Sepanjang babak pertama, Inter berhasil menciptakan beberapa peluang. Tapi mereka hanya bisa melakukan satu kali tembakan tepat sasaran ke arah gawang lawan. Hingga akhir babak pertama, Nerazzuri masih mengalami kebuntuan.

Memasuki babak kedua, Inter meningkatkan tempo permainan. Cara tersebut berhasil membawa jalan keluar bagi Nerazzurri. Sundulan Mauro di menit ke 51, menyelesaikan umpan dari Antonio Candreva gagal dihalau Etrit Berisha.

Tak lama berselang, Icardi juga sukses mengeksekusi umpan matang D’Ambrosio. Lagi-lagi gol tersebut diciptakan melalui tandukkannya. Sampai akhir pertandingan, tak ada tambahan angka dari kedua tim. Skor ditutup 2-0 untuk kemenangan Inter.

Hasil kemenangan ini membawa Inter naik ke posisi kedua klasemen Liga Italia dengan koleksi 33 poin dari 13 pertandingan, membuntuti Napoli dengan selisih 2 angka di puncak klasemen.

Dua gol yang dicatat Mauro Icardi bersaing dengan milik rivalnya, Ciro Immobile dari Lazio. Saat ini Immobile menjadi top skorer Liga Italia dengan koleksi 15 gol, sedang Mauro baru mengumpulkan 13 gol.

Baca juga : Derbi London Utara Jilid Satu Menjadi Milik Tim Meriam London