Tiga Quattrick Dari Tiga Bintang Di Akhir Pekan Lalu

Tiga Quattrick Dari Tiga Bintang Di Akhir Pekan Lalu

Tiga Quattrick Dari Tiga Pemain Bintang Di Tiga Liga Domestik Pada Akhir Pekan Lalu

BandarJudiBola – Tiga quattrick tercipta dari tiga pemain bintang di akhir pekan lalu. Ketiga quattrick tercipta di tiga liga besar benua eropa, yakni Premier League Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol.

Dalam pertandingan yang digelar akhir pekan lalu, hujan gol terjadi di tiga liga besar benua eropa. Sebagai catatan, ada 5 Liga yang terkenal sebagai liga paling besar di benua eropa.

Kelima liga tersebut antara lain : Premier League (Inggris), La Liga (Spanyol), Serie S (Italia), Bundes Liga (Jerman), dan France Ligue 1 (Prancis). Tiga liga yang mengalami hujan gol akhir pekan lalu adalah Premier League, Serie A, dan La Liga.

Simak Juga : Lima Gol, Livepool Gilas Habis Watford Tanpa Ampun

Berikut kami berikan bahasan mengenai quat-trick di liga domestik masing-masing negara di akhir pekan lalu. Dimulai dari :

  • Premier League (Inggris)

Hujan gol di Premier League terjadi dalam laga Liverpool kontra Watford. Kala itu Liverpool atas tamunya Watford dengan skor telak 5-0. Satu gol dicetak oleh Roberto Firmino, sedang sisanya tercatat atas nama Mohamed Salah. Dua gol pertama dibuatnya di babak pertama, tepatnya di menit ke 4 dan 43. Sedang hat-trick dan quat-tricknya tercipta di babak kedua, di menit 77 dan 85.

  • Serie A (Italia)

Parade quat-trick kedua berlangsung di negara yang beribukota Roma. Adalah Mauro Icardi, pemain Inter Milan yang mencatat empat gol dalam kurun waktu kurang dari 15 menit. Salah satu golnya bahkan diciptakan melalui tendangan backheelnya. Dengan sumbangan 4 gol dari Icardi, pasukan Luciano Spalleti menutup laga dengan skor 5-0 tanpa balas. Satu gol tambahan dicetak oleh Ivan Perisic di menit ke 26.

  • La Liga (Spanyol)

Pesta gol terakhir ada di negara yang terkenal dengan julukan Negri Matador. Ya, liga ketiga dimana quat-trick juga tercipta pada akhir pekan lalu, adalah La Liga Spanyol. Pesta gol terjadi di Santiago Bernabeu, saat Real Madrid menjamu Girona pada Senin (19/03/2018) dini hari lalu. Bintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo-lah yang mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 4 kali (11′, 47′, 64′, 90+1′) di laga tersebut. Madrid sendiri pada prosesnya menutup laga dengan skor telak 6-3, dengan dua gol lainnya tercatat atas nama Lucas Vazquez (59′) dan Gareth Bale (86′).

Berita Lainnya : Eibar Tunduk Dari Madrid Lewat Dua Gol Ronaldo

Cemerlangnya penampilan ketiga bintang di masing-masing liga diharapkan mampu membawa timnya untuk bisa menjuarai liga. Untuk Mohamed Salah, itu adalah kali pertama dirinya mencatat hat-trick sejak berseragam The Reds awal musim ini.

Untuk Mauro Icardi, 4 gol yang disumbangkannya di laga kemarin menggenapkan perolehan golnya musim ini menjadi 22 gol. Gol tersebut sekaligus membuka kembali keran nya yang sempat tersumbat beberapa waktu belakangan.

Berbeda dengan Salah dan Icardi, torehan 4 gol Ronaldo kemarin memiliki pencapaian tersendiri bagi mantan pemain Manchetser United tersebut. Itu adalah kali ke 50 Ronaldo mencetak hat-trick selama berkompetisi di La Liga Spanyol. Dengan koleksi 22 gol di musim ini, pria kelahiran Portugal, 33 tahun lalu itu hanya kurang 3 gol lagi untuk mengejar top skorer sementara, Lionel Messi.

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo Dengan Selisih Satu Angka, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

BandarJudiBola – Tundukkan Chievo dengan selisih satu angka, Milan sukses raih poin penuh. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, berhasil membawa Rossoneri kembali ke jalur kemenangan.

Bermain di Stadion San Siro pada Minggu (18/03/2018) malam, Milan sukses tundukkan Chievo dengan skor 3-2. Setelah sempat tertinggal di babak pertama, Rossoneri berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di babak kedua.

Milan berhasil membuka keunggulan lebih dulu di menit ke 10. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan tim tamu, Hakan Calhanoglu dengan mudah menjebol bola umpan dari Franck Kessie. Milan memimpin 1-0.

Saat laga memasuki menit 33, Chievo berhasil menyamakan kedudukan. Sama-sama lemah dalam barisan pertahanan, giliran Mariusz Stepinski yang memanfaatkan celah dibarisan belakang Milan. Stepinski pun dengan mudah membawa kedudukan berimbang.

Lihat Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Satu menit kemudian, Chievo membalikkan keadaan. Roberto Inglese sukses merebut bola dari pemain Milan yang akan melepaskan umpan. Sepakan kerasnya pun gagal ditepis Donnarumma. Skor 1-2 untuk Chievo.

Tiga menit jelang waktu jeda, Suso berpeluang mengejar ketertinggalan dari tim tamu. Sayangnya penyelesaian mantan pemain Liverpool tersebut masih belum menemui sasaran. Babak pertamapun berakhir dengan keunggulan sementara Chievo.

Tertinggal dari tim tamu, Milan memulai laga di babak kedua dengan tempo permainan yang lebih tinggi. Usaha pasukan Gattuso berbuah gol di menit ke 51. Kali ini giliran Patrick Cutrone yang menceploskan bola ke gawang Sorrentino dan menyamakan kembali kedudukan.

Berambisi untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dan meraih poin penuh, Milan tak sedikitpun mengendurkan tekanan. Sayang peluang Suso dan Calhanoglu di menit 67 dan 74 belum membuahkan hasil.

Berita Lainnya : Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Publik San Siro kembali bersorak setelah gol ketiga Milan tercipta di menit 81. Memaksimalkan umpan yang bermula dari tendangan sudut, bola kemudian diceploskan ke dalam gawang Chievo lewat tandukkan Andre Silva. Milan berbalik unggul 3-2.

Di akhir babak kedua, tepatnya di mas injury time, Rossoneri berkesempatan menambah perolehan angka. Milan mendapat hadiah penalti setelah wasit melakukan pengecekan ulang melalui teknologi VAR. Nenad Tomovic terbukti melakukan handsball saat berusaha memblok sepakan Calhanoglu.

Tapi Franck Kessie yang ditunjuk sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya. Tembakan nya yang lemah dengan mudah diantisipasi kiper lawan. Milan pun harus mengakhiri laga dengan skor 3-2.

Meski mendapat tambahan 3 angka, Il Diavolo tetap tertahan di posisi ke enam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sedang Chievo juga tetap di posisi 16 dengan mengumpulkan 25 angka.

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Tundukkan Udinese

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Tundukkan Udinese

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Serie A Setelah Tundukkan Udinese Lewat Dua Gol Paulo Dybala

BandarJudiBola – Juventus sukses naik ke puncak klasemen Serie A setelah tundukkan Udinese di kandang. Bianconeri berhasil pulang dengan poin penuh lewat dua gol yang dicetak oleh Paulo Dybala di masing-masing babak.

Menjamu Udinese di Allianz Stadium pada Minggu (11/03/2018) malam, Juventus pulang dengan poin penuh. Dua gol dari Dybala memastikan kemenangan Si Nyonya Tua.

Tampil dengan kekuatan yang berimbang, ancaman lebih dulu datang dari Udinese. Beruntung sepakan dari Ali Adnan masih bisa digagalkan dengan baik oleh Wojciech Szczesny.

Setelah jual beli serangan, tuan rumah akhirnya memcah kebuntuan lebih dulu di menit 20. Memaksimalkan hadiah tendangan bebas dari pelanggaran Gabriele Angella, Dybala sukses menjebol jala Udinese. Dengan sepakan kaki kirinya, Dybala membawa Juve memimpin 1-0.

Lihat Juga : Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Di menit 38, Juve kembali mendapat hadiah, kali ini tendangan penalti setelah Angella menjatuhkan Dybala di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Higuain gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Arah sepakan Higuain dapat diantisipasi dengan baik oleh Bizzarri.

Di masa injury time babak pertama, Juve nyaris menggandakan keunggulannya lewat Giorgio Chiellini. Menerima umpan lambung dari tendangan sudut Dybala, tandukkan Chiellini melayang tipis diatas mistar Albano Bizzarri. Babak pertama pun selesai dengan skor 1-0.

Kembali dari turun minum, Biaconeri menambah keunggulannya empat menit setelah babak kedua dimulai. Gol kedua Juve kembali lahir berkat kerjasama antara Dybala dan Higuain.

Dybala yang berlari ke kotak penalti langsung menyambar bola yang diumpankan oleh Gonzalo Higuain dari sisi lapangan. Dengan cepat, Paulo membawa Juventus unggul 2-0.

Berita Terkait : Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Enam menit setelah Blaise Matuidi masuk menggantikan Sami Khedira, Juve nyaris menambah perolehan golnya. Sayangnya usaha Matuidi di menit 69 gagal dimaksimalkan dengan baik.

Gawang Udinese kembali terancam di menit 78. Kali ini Paulo hampir berhasil mencatat hat-trick, jika saja sepakannya tidak digagalkan oleh Bizzarri. Begitu juga dengan peluang yang didapat Paulo di menit akhir pertandingan, yang tak membuahkan hasil. Skor 2-0 memastikan kemenangan Bianconeri.

Hasil positif ini membawa Si Nyonya Tua naik sementara ke posisi puncak klasemen, setelah menyalip Napoli dengan selisih 2 angka.

Simpang Siur Penyebab Kematian Astori Akhirnya Terjawab

Simpang Siur Penyebab Kematian Astori Akhirnya Terjawab

Berita Simpang Siur Mengenai Penyebab Kematian Kapten Fiorentina, Davide Astori Akhirnya Terjawab

Bandar Judi Bola – Berita simpang siur terkait penyebab kematian Davide Astori akhirnya terjawab. Hasil autopsi yang dilakukan pada jenazah kapten Fiorentina itu menyatakan jika Astori meninggal akibat gagal jantung.

Berita duka kembali menghampiri jagat sepakbola dunia. Kali ini awan hitam menyelubungi klub sepakbola asal Italia, Fiorentina. Seperti diberitakan sebelumnya, kapten berusia 31 tahun itu dinyatakan meninggal pada Minggu (04/03/2018) pagi waktu lokal.

Kala itu Davide sedang berada di kota Udine bersama klubnya untuk melakoni laga tandang di kandang Udinese. Namun di pagi hari pertandingan, Astori tak muncul di ruang sarapan tim. Padahal menurut rekannya yang lain, Astori merupakan seorang yang disiplin, terutama soal waktu.

Ketidakmunculan sang kapten menimbulkan tanya diantara para rekannya, yang akhirnya memutuskan untuk mendatangi kamar Davide. Saat ditemukan, ternyata ia sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertidur.

Kepergian sang kapten yang mendadak, membuat laga Udinese kontra Fiorentina yang akan digelar dalam beberapa jam kemudian langsung dibatalkan. Jenazah Davide pun langsung dibawa untuk dilakukan proses autopsi.

Baca Juga : Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Kabar mengenai penyebab kematian Davide yang mendadak pun menjadi simpang siur. Banyak yang menilai jika bek bernomor punggung 13 itu meninggal akibat serangan jantung.

Tapi pihak keluarga, klub, maupun publik Italia akhirnya mendapat jawaban yang pasti hari ini. Davide Astori dipastikan meninggal karena gagal jantung. Melemahnya detak jantung Astori secara bertahap membuat kepergiannya terlihat alami.

Saat ini jenazah kapten La Viola sedang dipersiapkan untuk proses pemakaman di Basilica di Santa Croce, Florence pada Kamis (08/03/2018) waktu setempat.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa sang kapten, Fiorentina dan mantan klubnya, Cagliari memutuskan untuk memensiunkan nomor 13, yang merupakan nomor punggung Davide.

Selain itu, di hari meninggalnya Astori, federasi sepakbola Italia memutuskan untuk menunda semua laga di pekan ke 27. Termasuk Derby Milan yang harusnya dilaksanakan pada hari Minggu lalu.

Induk sepakbola Eropa, UEFA, juga akan memberikan penghormatan pada pria yang sudah mengantongi 14 caps untuk timnas Italia. UEFA meminta, setiap laga di ajang Liga Champions dan Liga Europa yang digelar minggu ini untuk mengheningkan cipta lebih dulu sebelum memulai pertandingan.

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Tuan Rumah Lazio Lewat Gol Tunggal Paulo Dybala Di Mass Injury Time

Bandar Judi Bola – Juventus sukses permalukan tuan rumah Lazio di kandangnya dengan skor tipis 0-1. Kemenangan tersebut diraih berkat gol tunggal dari Paulo Dybala di masa injury time babak kedua.

Digelar di Stadion Olimpico pada Minggu (04/03/2018) dini hari, tuan rumah Lazio harus menelan pil pahit. Lazio gagal meraih poin setelah dikalahkan tamunya Juventus dengan skor tipis 0-1. Keunggulan Juventus terjadi berkat gol Paulo Dybala di menit akhir pertandingan.

Memulai laga dengan kekuatan yang berimbang, tuan rumah lebih banyak tampil menekan di menit-menit awal. Tuan rumah juga nyaris membuka keunggulan di menit ke empat lewat percobaan Marco Parolo. Beruntung bagi Bianconeri, sepakan parolo masih menyamping.

Serangan balasan Juve datang di menit ke 9. Bermula dari umpan lambung Miralem Pjanic, Mario Mandzukic menyambut bola dengan sundulannya. Sayangnya bola masih belum menemui sasaran.

Lihat juga : Pulih Dari Cedera, Dybala Siap Diturunkan Jadi Starter

Memasuki pertengahan babak pertama, Lazio kembali mengancam gawang Juve. Namun usaha dari Sergej Milinkovic-Savic berhasil digagalkan kiper Juve, Gianluigi Buffon. Hingga babak pertama usai, belum ada gol yang tersaji. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari istirahat, tuan rumah masih mendominasi jalannya permainan. Biancoceleste kembali menciptakan peluang lebih dulu lewat serangan yang dibangun oleh Jordan Lukaku. Namun usaha Jordan Lukaku yang mengumpankan bola ke dalam kotak penalti berhasil dimentahkan  Daniele Rugani.

Juventus baru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah laga berjalan satu jam. Menerima operan dari rekannya, Dybala menggiring bola ke dalam kotak penalti tuan rumah. Sial bagi Juve, bola lebih dulu diblok sebelum sempat ditembakkan oleh Paulo.

Memanfaatkan sisa waktu, intensitas serangan lebih banyak di dominasi oleh Juventus. Beberapa peluang yang tercipta belum bisa membuahkan hasil, hingga akhirnya laga memasuki masa injury time.

Ketika masa injury time sudah masuk menit ketiga, Bianconeri akhirnya berhasil memecah kebuntuan lebih dulu.  Bermula dari umpan Rugani, Dybala yang lolos dari pengawalan ketat pemain bertahan tuan rumah berhasil memaksimalkan peluang.

Dari jarak dekat, bintang muda Argentina itu melepaskan tendangan keras dari depan gawang. Meluncur mulus, gawang Thomas Strakosha akhirnya kebobolan. Laga pun berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Juventus.

Pulih Dari Cedera, Dybala Siap Diturunkan Jadi Starter

Pulih Dari Cedera, Dybala Siap Diturunkan Jadi Starter

Kembali Pulih Dari Cedera, Paulo Dybala Siap Diturunkan Menjadi Starter Kala Juve Bertemu Lazio

Bandar Judi Bola – Setelah dihantam cedera, bintang muda Juventus, Paulo Dybala dinyatakan sudah pulih total. Kabarnya Dybala akan diturunkan menjadi starter kala Juventus kontra Lazio pada laga lanjutan Serie A.

Bianconeri dijadwalkan akan bertemu dengan Lazio pada hari Minggu (04/03/2018) nanti. Pada laga yang dihelat di Stadion Olimpico nanti, Juventus dipastikan akan menurunkan bintangnya, Paulo Dybala sebagai starter.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Paulo baru saja kembali dari cedera otot. Penyembuhannya berjalan cukup cepat, bahkan dalam dua pertandingan terakhir, Dybala sudah diturunkan sebagai pemain pengganti.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Massimiliano Allegri saat menggelar konferensi pers mengenai kesiapan Bianconeri menghadapi Lazio akhir pekan nanti.

Meski Dybala dipastikan bisa bermain, Juve tidak akan diperkuat oleh Gonzalo Higuain. Allegri menilai kondisi Higuain saat ini belum memungkinkan untuk bermain.

Lihat juga : Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Penyerang timnas Argentina itu masih dalam masa penyembuhan setelah mendapat cedera engkel. Cedera tersebut didapat Higuain saat klub berjuluk Si Nyonya Tua bertemu Torino pada pertengahan bulan Februari lalu.

“Masih ada sedikit masalah pada Higuain. Kami belum akan memainkannya di laga esok. Namun kita bisa berharap dia sudah akan sepenuhnya siap saat tim bertamu ke London untuk bertemu Tottenham.” jelas Allegri.

Sedangkan untuk lini pertahanan, allenatore Juventus itu memutuskan untuk mencadangkan Giorgio Chiellini. Posisi Chiellini sementara akan digantikan pemain lainnya.

“Sementara ini kami akan mengistirahatkan Chiellini. Kami masih memiliki Daniele Rugani, Andrea Barzagli dan dua pemain lain yang bisa dimainkan. Tidak ingin mengambil resiko terlalu banyak yang cedera untuk laga London nanti.” tutur pelatih berusia 50 tahun itu.

Selain para pemain yang sudah disebutkan sebelumnya, Allegri juga memastikan kesiapan Buffon untuk turun di laga panas esok. Sebelumnya, di bulan Oktober lalu kedua tim juga sudah pernah bertemu.

Kala itu Juventus harus menerima kekalahan dengan skor tipis 1-2 saat menjamu Lazio. Tentunya di laga akhir pekan nanti, Bianconeri akan memanfaatkan kesempatan untuk membalas kekalahan mereka yang lalu.

AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Tak Diunggulkan, AC Milan Berhasil Memperpanjang Catatan Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Bandar Judi Bola – Tak diunggulkan dalam laga kali ini, AC Milan malah pulang dengan poin penuh. Kemenangan Milan atas tuan rumahnya sekaligus memperpanjang catatan kemenangan beruntun Rossoneri.

Giornata 26 yang mempertemukan Serigala Kota, AS Roma dengan Rossoneri sudah selesai digelar. Sebagai tim yang tidak diunggulkan, AC Milan malah berhasil membungkam Roma dengan skor 0-2 tanpa balas.

Roma yang sudah dominan sejak awal laga, terus tampil menekan pertahanan Rossoneri. Peluang pertama Roma datang di menit ke lima melalui tendangan jarak jauh Cengiz Under. Tapi sepakannya berhasil ditepis Donnarumma.

Sepanjang babak pertama berjalan, Il Diavolo belum mendapat peluang yang benar-benar mengancam gawang Allison Becker. Sementara tuan rumah pun belum bisa menembus rapatnya pertahanan Rossoneri. Babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.

Baca juga : Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Usai turun minum, tim besutan Gattuso menunjukkan kebangkitan. Tiga menit laga berjalan, Rossoneri membuka keunggulan lebih dulu. Patrick Cutrone yang menerima umpan matang Suso dari sisi kanan, sukses menyarangkannya ke gawang Becker. Milan unggul 0-1.

Berselang dua menit, Roma nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, penyelesaian Diego Perotti belum menemui sasaran.

Serangan balik cepat Milan yang memanfaatkan kegagalan Roma saat mengeksekusi sepakan pojok, nyaris menghasilkan angka tambahan. Namun Becker berhasil menepis bola. Begitu juga serangan dari Nikola Kalinic dan Kostas Manolas yang memaksa Becker bekerja keras menyelamatkan gawangnya.

Di menit 74, tim besutan Gennaro Gattuso menggandakan keunggulan berkat gol yang dicetak oleh Davide Calabria. Bermula dari terobosan Calabria di sisi kanan lapangan, ia kemudian bekerja sama dengan Nikola Kalinic lewat operan satu dua.

Calabria yang lolos dari penjagaan, langsung menyambar bola dari umpan Kalinic dan mengubahnya menjadi gol. Alisson yang mati langkah, hanya bisa menyaksikan gawangnya kembali kebobolan. Milan memimpin 0-2.

Menjelang laga berakhir, Rossoneri berpeluang menambah perolehan angka. Sayang, penyelesaian Fabio Borini yang meneruskan umpan dari Hakan Calhanoglu masih melambung diatas mistar gawang tuan rumah.

Memaksimalkan sisa waktu babak kedua, Roma mencoba mengejar ketertinggalan. Tapi hingga laga berakhir, Giallorossi masih tetap kesulitan mencari celah dari pertahanan Rossoneri.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan di tujuh laga terakhir. Dengan koleksi 44 angka, Milan berpotensi menyalip Sampdoria di posisi enam yang hanya berbeda jumlah gol saja. Sedang AS Roma harus rela turun ke peringkat lima.

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Perpanjang Rangkaian Tanpa Kekalahan Setelah Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Bandar Judi Bola – Rossoneri kembali memperpanjang rangkaian kemenangannya. Kalahkan Sampdoria di kandang sendiri, penampilan Milan dibawah asuhan Gennaro Gattuso semakin membaik di setiap laga. Milan seperti kembali menemukan jati dirinya.

Menjamu Sampdoria di Stadion San Siro, Milan sukses raih poin penuh lewat skor tipis 1-0. Pertandingan yang digelar pada Senin (19/02/2018) dini hari itu, dimenangkan tuan rumah berkat gol tunggal Giacomo Bonaventura di babak pertama.

Di laga yang berjalan ketat ini, Milan nyaris memimpin lebih dulu di menit ke 7 lewat hadiah penalti. Ricardo Rodriguez yang maju sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya setelah sepakannya ke gawang berhasil ditepis Emiliano Vivian.

Tujuh menit berselang, Rossoneri akhirnya berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Lewat serangan balik cepat, Bonaventura yang menerima umpan dari Calabria, sukses membuka keunggulan tuan rumah. Milan memimpin 1-0.

Baca juga : Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Bangkit Perlahan

Di paruh babak pertama, Sampdoria mengklaim penalti pada wasit karena Calabria terlihat menyentuh bola. Namun wasit meminta laga tetap dilanjutkan, dan tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran.

Memasuki masa injury time, Milan menggandakan keunggulan berkat gol dari Leonardo Bonucci. Sayangnya wasit kemudian membatalkan gol tersebut, karena Bonucci sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

Di babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Bahkan Sampdoria lebih banyak bermain bertahan, dan hanya melancarkan serangan jika ada kesempatan. Rapatnya pertahanan Il Doria sempat menyulitkan tuan rumah di awal babak kedua.

Milan kembali mendapat peluang di menit 57 lewat tandukkan Allesio Romagnoli. Tapi bola masih melenceng dari mistar gawang. Begitu juga dengan percobaan Suso dua menit kemudian, yang gagal menemui sasaran setelah penyelesaiannya melambung tinggi diatas gawang.

Menjelang waktu normal pertandingan habis, Rossoneri masih berusaha menembus rapatnya pertahanan Sampdoria. Peluang dari tendangan Hakan Calhanoglu masih belum menemui sasaran. Lalu usaha Cutrone pun masih melambung tinggi.

Sampdoria nyaris menyamakan kedudukan saat pertandingan sudah memasuki masa injury time. Pemain belakang Rossoneri gagal mengantisipasi umpan silang para pemain Il Doria di sisi kiri lapangan. Beruntung bagi Donnarumma, penyelesaian Fabio Quagriella hanya menemui sisi luar jala. Laga pun diakhiri dengan kemenangan tipis Milan 1-0.

Dengan raihan poin penuh, AC Milan naik ke posisi 7 klasemen Serie A. Perlahan-lahan mengejar posisi rivalnya, Inter Milan, yang berada di peringkat empat dengan selisih 7 angka.

Luciano Spalletti Dan Timnya Dipermalukan Oleh Genoa

Luciano Spalletti Dan Timnya Dipermalukan Oleh Genoa

Luciano Spalletti Dan Timnya Kembali Menelan Kekalahan Setelah Dipermalukan Oleh Tuan Remah Genoa

Bandar Judi Bola – Luciano Spalletti dan timnya, Inter Milan, kembali menelan kekalahan. Kali ini Nerazzuri harus menerima kekalahan dari tim papan tengah, Genoa, dengan skor telak 0-2 tak berbalas.

Bertanding di Stadion Luigi Ferraris pada hari Minggu (18/02/2018) dini hari, Inter Milan tampil lebih dominan. Dengan persentase penguasaan bola mencapai 67 persen, tentu Inter diharapkan untuk bisa meraih hasil positif.

Di laga kali ini, Inter tampil tanpa diperkuat oleh dua bombernya, Mauro Icardi dan Ivan Perisic. Keduanya diketahui masih dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera.

Sejak laga dimulai, Inter sudah menekan pertahanan tuan rumah. Peluang pertama Inter datang dari umpan silang Yann Karamoh yang mengarah ke depan kotak penalti lawan. Sayang datangnya bola langsung diblok oleh pemain belakang Genoa.

Kesempatan Genoa datang di menit ke 9. Beruntung bagi Inter, tendangan Goran Pandev masih bisa dihalau dengan baik oleh Samir Handanovic. Percobaan Pandev dua menit kemudian juga belum tepat sasaran. Tembakannya hanya mengenai mistar gawang.

Lihat juga : Kemenangan Internazionale Milano Digagalkan Alberto Paloschi Di Menit Akhir

Kedua tim masih saling jual beli serangan hingga babak pertama nyaris berakhir. Di menit 45, Genoa berhasil memimpin lebih dulu berkat gol bunuh diri tim tamu. Bermula dari usaha Ervin Zukanovic yang melancarkan umpan silang ke depan gawang Inter.

Sebelum mencapai gawang, bola lebih dulu disapu oleh Milan Skriniar. Sialnya, bola yang diblok Skriniar malah memantul masuk ke dalam gawang setelah mengenai badan dari rekannya, Ranocchia. Genoa menutup babak pertama dengan keunggulan berkat gol bunuh diri.

Setelah turun minum, Inter kembali memulai babak kedua dengan lebih positif. Namun beberapa peluang yang tercipta dari Nerazzurri belum bisa diselesaikan dengan maksimal.

Di menit 59, gawang yang dikawal Handanovic kembali kebobolan. Diawali dengan sepakan pojok Oscar Hiljemark yang diarahkan ke jantung pertahanan tim tamu, bola berhasil di blok dengan baik oleh pemain belakang Inter.

Bola sapuan malah jatuh ke kaki Diego Laxalt,yang langsung diteruskan dengan tembakan ke arah gawang. Sebelum mencapai sasaran, bola kembali disambar oleh Pandev dengan sepakan kerasnya. Genoa memimpin 2-0.

Nerazzurri terus mencoba mengejar ketertinggalan dengan peluang-peluang yang tercipta. Namun tuan rumah yang sudah mengunci kunggulan, memilih bermain bertahan di sisa waktu pertandingan. Tim besutan Spalletti pun kesulitan menembus pertahanan Genoa yang rapat.

Hingga wasit menyatakan laga usai, tidak ada lgi gol tambahan yang tersaji. Genoa yang mendapat poin penuh naik ke posisi 12 setelah mengumpulkan 30 poin. Sedangkan Inter harus rela turun ke peringkat empat dengan mengantongi 48 poin.

Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Fiorentina Lewat Skor Telak

Bandar Judi Bola – Juventus naik ke puncak klasemen setelah sukses kalahkan tuan rumahnya saat bertamu ke Florence pada Sabtu (10/02/2018) dini hari. Juve mengakhiri laga dengan skor telak 0-2 saat mengalahkan Fiorentina.

Bianconeri yang bertandang ke Artemio Franchi berhasil pulang dengan membawa poin penuh. Adalah Federico Bernardeschi dan Gonzalo Higuain yang menyumbangkan masing-masing satu gol untuk memastikan kemenangan Juve.

Selama laga berjalan, tuan rumah sebenarnya lebih mendominasi dalam penguasaan bola. Whoscored mencatat, Fiorentina membukukan 12 percobaan yang mengarah ke gawang Buffon, dengan 2 diantaranya tepat ke gawang. Namun percobaan tersebut belum ada yang berubah menjadi gol.

Sedang untuk Juventus, dari empat percobaan yang dibuat, dua diantaranya dapat dikonversi menjadi gol. Kedua gol tersebut dicetak di babak kedua.

Sejak laga dimulai, Juve mencoba membuka peluang dari usaha Marchisio. Sayangnya percobaan Claudio Marchisio lewat tendangan jarak jauh masih bisa ditangkap oleh Marco Sportiello. Tuan rumah pun mencoba melancarkan serangan balasan. Namun usaha Benassi lewat sepakan jarak jauhnya berhasil dihalau Buffon.

Baca juga : Bianconeri Pesta Gol Di Kandang Saat Hajar Sassuolo

Menit berikutnya, wasit membuat keputusan kontroversial dengan menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Keputusan tersebut diambil setelah tangan dari Giorgio Chiellini tidak sengaja mengenai bola saat akan menerima umpan dari Benassi.

Tak lama berselang, wasit Marco Guida membatalkan keputusannya setelah melihat tayangan ulang kejadian menggunakan VAR. Dalam video itu terlihat jika Benassi lebih dulu berada di posisi offside sebelum memberikan umpan pada Chiellini.

Fiorentina nyaris membuka keunggulan di menit 38 lewat Gil Dias. Sayangnya tembakan keras dari jarak dekat itu belum menemui sasaran dan hanya membentur mistar gawang. Tak lama berselang, babak pertama pun diakhiri tanpa gol.

Kembali dari istirahat minum, Juventus akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 56. Berawal dari pelanggaran yang diterima Bernardeschi di luar kotak penalti, wasit menghadiahi tendangan bebas pada tim tamu.

Bernardeschi sendiri yang maju sebagai eksekutor sukses memaksimalkan peluang. Bola yang mengarah ke pojok gawang meluncur mulus tanpa berhasil dijangkau oleh Sportiello. Bianconeri memimpin 0-1.

Di menit 68, Juve nyaris memperbesar keunggulan. Bermula dari umpan silang Douglas Costa, Higuain yang menerima bola langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang. Tapi bola masih bergulir menyamping ke sisi gawang.

Dalam posisi tertinggal, Fiorentina mencoba mengejar untuk menyamakan kedudukan. Beruntung Buffon sukses menyelamatkan gawangnya dari percobaan Cyril Thereau menggunakan kakinya.

Menjelang akhir laga, tepatnya di menit ke 86, Bianconeri sukses menggandakan keunggulannya. Memaksimalkan umpan dari Chiellini, Higuain sukses mengecoh Sportiello dan melesakkan bola dengan tenang ke gawang tuan rumah. Laga diakhiri dengan skor 0-2 tanpa balas beberapa menit kemudian.

Hasil positif ini membawa Juve naik ke posisi puncak dengan meraih 62 poin setelah melakoni 24 laga.

1 2 3