Neymar Ungkapkan Kekesalan Karena Diberitakan Tidak Bahagia

Neymar Ungkapkan Kekesalan Karena Diberitakan Tidak Bahagia

Neymar Kesal Terus Diberitakan Tidak Bahagia Di Paris Saint-Germain

Bandar Judi Bola – Neymar mengaku merasa kesal terus-menerus diberitakan tidak bahagia di PSG oleh media. Neymar bahkan memohon kepada media untuk berhenti membicarakan yang tidak-tidak mengenai dirinya.

Sejak pindah dari Barcelona, pemain bernomor punggung 10 tersebut selalu diterpa gosip tak mengenakkan. Belakangan terdengar kabar bahwa hubungan antara Neymar dengan rekan satu timnya Cavani dan pelatih PSG Unai Emery sedang tidak harmonis.

Insiden yang terjadi saat perebutan bola antara dirinya dengan Edinson Cavani disebut-sebut sebagai akar masalah antara keduanya. Sedang dengan sang pelatih, julukannya sebagai megabintang membuat Emery lebih banyak mengalah terhadap kearoganan Neymar.

Pemain asal Brazil itu sendiri diberitakan tidak bahagia bermain di PSG dan ingin segera hijrah ke klub raksasa Spanyol, Real Madrid musim depan.

Ditemui usai pertandingan persahabatan antara Brazil dengan Inggris, Neymar memberikan komentar mengenai rumor yang beredar tentang kepindahan dirinya. Ia bahkan memberikan jawaban sambil menggunakan nada memohon.

Neymar menuturkan jika dirinya merasa sangat bahagia, puas, dan sangat termotivasi untuk bisa bermain sebaik mungkin bagi PSG. Dia juga mengatakan selama bermain untuk PSG, ia tak memiliki masalah dengan Cavani atau Emery atau siapapun di klubnya.

Pemain 25 tahun itu juga mengungkapkan alasan dirinya hijrah ke Paris Saint-Germain adalah karena dukungan dari Cavani dan Emery. Dan diakhir wawancara Neymar menyatakan hanya ingin bermain dengan bahagia dan tidak ingin mengganggu siapapun di klubnya yang sekarang.

Penyerang asal Brazil tersebut didatangkan dari Barcelona dengan banderol 222 juta euro yang menjadikannya sebagai pemain termahal di dunia. Harga tersebut berbanding lurus dengan penampilan nya yang cemerlang bersama PSG.

Sejauh ini Neymar sudah turun di 12 pertandingan di segala kompetisi dengan menyumbangkan sebelas gol, dan sembilan assist. Ia juga membantu PSG lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan memuncaki klasemen sementara Liga Perancis.

Lihat juga : Cristiano Ronaldo Kembali Dikabarkan Akan Hengkang Dari Madrid

Patrice Evra, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Juga…

Patrice Evra, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Juga...

Patrice Evra Resmi Dipecat Dari Olympique de Marseille

Bandar Judi Bola – Patrice Evra resmi dipecat dari klub yang dibelanya Olympique de Marseille. Hal itu disampaikan oleh manajemen Marseille melalui situs resmi klub, menyusul kejadian antara fans Marseille dengan Evra.

Evra diketahui menendang kepala salah seorang fans saat sedang melakukan pemanasan jelang pertandingan melawan Guimares pada Kamis 02/11/2017 lalu. Diduga karena kesal dengan hinaan dari suporter, Evra langsung melayangkan tendangan ke arah fans tersebut.

Saat itu juga Evra langsung mendapat kartu merah dan tidak diperbolehkan mengikuti pertandingan meski namanya tercatat sebagai pemain cadangan. Pertandingan tersebut juga ditutup dengan kekalahan 0-1 untuk Marseille.

Akibat perbuatannya, kasus Evra menjadi sorotan oleh UEFA. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan, UEFA akhirnya menjatuhkan hukuman larangan bermain di segala ajang selama tujuh bulan. Dan denda uang sebesar 10ribu euro atau sekitar 157 juta rupiah kepada Evra.

Menyusul putusan dari UEFA, Olympique de Marseille, klub yang menaungi Evra saat ini juga memberikan jawaban atas hukuman tersebut. Marseille resmi memutus hubungan kontrak kerja dengan Evra, seperti yang tertulis di website resmi Marseille.

“Menyusul kejadian di Guimares pada tanggal 02 November lalu, pemain kami melakukan kesalahan karena telah menanggapi provokasi¬† yang dilakukan sekelompok orang. Cara penanganan terhadap provokasi tersebut bukan tindakan yang benar, terutama karena yang terlibat adalah seorang pemain yang telah berpengalaman lama di dunia sepakbola.”

“Maka dari itu, melalui pembicaraan dan kesepakatan bersama, dengan ini kami mengumumkan bahwa Marseille sudah memutuskan hubungan kontrak kerja kami dengan¬† Patrice Evra.” begitulah isi dari kalimat yang tertulis di website resmi Marseille.

Pelatih Marseille, Rudi Garcia menilai seharusnya seorang pemain sekelas Evra tidak meladeni hinaan suporter. Itu bukanlah sebuah contoh yang baik untuk para pemain muda.

Sebelum bergabung dengan Marseille, Evra sempat bermain di 3 musim bersama Juventus dan mengalami masa keemasan saat membela Setan Merah selama 8 musim.

Lihat juga : Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

Dani Alves Menyesal Telah Bergabung Dengan Juventus

Dani Alves Menyesal Telah Bergabung Dengan Juventus

Penyesalan Dani Alves Setelah Bergabung Dengan Juventus

Bandar Judi Bola – Mantan pemain Barcelona musim 2008 sampai 2016, Dani Alves mengungkapkan penyesalannya saat bergabung dengan klub Italia, Juventus. Ia mengaku menyesal dengan keputusannya tersebut.

Menurutnya, keputusannya untuk bergabung dengan Juventus telah merugikan banyak orang, terutama orang-orang terdekatnya. Akhirnya di penghujung musim 2016, dirinya dan pihak manajemen Juventus setuju untuk mengakhiri kontrak.

Tak lama setelah mengakhiri kontrak, kabar yang beredar mengatakan bahwa Dani akan bergabung dengan City. Kabar itu semakin dikuatkan dengan keberadaan Guardiola di Manchester City.

Hanya saja ternyata kabar tersebut tidak terbukti, karena di saat terakhir Dani lebih memilih bergabung dengan PSG. Ia menyatakan alasannya bergabung dengan PSG adalah karena tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

Saat masih berseragam Juve, ia mengaku kesulitan untuk menemui keluarganya di Barcelona. Bahkan pasangannya pun kesulitan untuk mencari pekerjaan di Turin. Hal itu juga yang menjadi alasan pertimbangan Alves ke PSG.

Lihat juga : Persiapan Arsenal Menghadapi Manchester City Akhir Pekan Ini

Pasangannya pernah tinggal di Paris dan sangat menyukai suasana kota tersebut. Lagipula, beberapa teman baiknya juga bermain disana dan PSG memiliki ambisi yang besar dan keinginan untuk berkembang yang sesuai dengan harapannya.

Dani Alves pun mengakui bahwa dirinya sangat mengagumi sosok Josep Guardiola. Dirinya pun berharap suatu hari nanti akan bisa bermain kembali dibawah asuhan Guardiola, juga mencoba atmosfer dari permainan sepakbola Inggris.

Hanya saja untuk saat ini, Alves lebih memilih untuk bermain di Paris atas pertimbangan orang-orang terdekatnya. PSG berada di posisi pertama klasemen Liga Perancis, dengan koleksi dua puluh sembilan poin. Dani Alves sendiri telah tampil sebanyak 12 kali dengan menyumbangkan dua gol dan dua assist.

 

Mario Balotelli Siap Jika Dipanggil Kembali Oleh Timnas Italia

Mario Balotelli Siap Jika Dipanggil Kembali Oleh Timnas Italia

Mario Balotelli Siap Jika Dipanggil Kembali Untuk Memperkuat Timnas Italia

Bandar Judi Bola – Mario Balotelli menyatakan jika dirinya siap seratus persen jika timnas Italia membutuhkan dirinya. Hal itu disampaikan nya saat diwawancara Soccerway beberapa waktu lalu.

Super Mario, julukan dari Mario Balotelli terakhir kali membela timnas Italia pada Piala Dunia 2014. Antonio Conte, yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih timnas Italia tidak lagi memanggil Super Mario.

Antonio Conte saat itu menilai performa Balotelli sangat buruk. Seperti yang diketahui, Balotelli terlibat banyak kasus pelanggaran saat dirinya membela Liverpool dan AC Milan. Diduga itulah alasan Conte tak lagi memanggil dirinya ke timnas.

Banyak yang menilai jika karir sepakbola Super Mario sudah akan berakhir setelah Piala Dunia. Terlebih pada musim panas 2016 lalu, dirinya hijrah ke klub sepakbola Perancis setelah Nice memboyongnya dari Liverpool.

Namun seakan membuktikan karirnya baik-baik saja, permainan Balotelli justru membaik di Nice. Ia bahkan mencetak tujuh belas gol dan membawa Nice finish di posisi ketiga musim lalu. Jumlah itu adalah torehan gol terbanyak yang berhasil dibuatnya selama bermain di liga.

Publik Italia menilai penampilan Super Mario yang membaik membuatnya layak untuk dipanggil kembali membela timnas. Publik bahkan mendesak pelatih timnas, Gian Piero Ventura untuk segera memanggil Balotelli sebagai persiapan Piala Dunia 2018.

Presiden klub Nice, Jean-Pierre Rivere bahkan berani menjamin bahwa sekarang Mario Balotelli sudah tidak seperti dulu lagi. Dia juga siap mendukung jika Super Mario dipanggil kembali memperkuat timnas.

Terkait berita mengenai pemanggilan dirinya kembali ke timnas, Balotelli menanggapinya dengan santai. Ia hanya berujar jika benar dirinya dipanggil kembali, maka dengan senang hati ia akan bermain. Kalau pun yang terjadi sebaliknya, ia akan tetap mendukung dan mendoakan timnas Italia.

Baca juga : Luke Shaw Ingin Kembali Bermain Bersama Pochettino