Juventus Membantah Kabar Mandzukic Pindah Ke MU

Juventus Membantah Kabar Mandzukic Pindah Ke MU

Bandar Judi Bola –  Juventus membantah kabar Mandzukic pindah ke MU. Direktur Juventus Giuseppe Marrota membantah denagn keras kabar yang menyebutkan bahwa Mario Mandzukic akan pindah ke MU musim depan. Bantahan tersebut karena ramai pemberitaan di media Italia yang menyebut bahwa Mario Mandzukic menjadi target dari Jose Mourinho musim depan.

Juventus Membantah Kabar Mandzukic Pindah Ke MU
#Mandzukic #Manchester United #Juventus #Bandar judi bola

Beberapa waktu yang lalu, media setempat memberitakan kabar bahwa Mandzukic sudah menunjukkan sikap ingin segera angkat kaki dari Allianz Stadium pada transfer musim panas mendatang. Dalam laporan tersebut Mandzukic disebutkan akan menuju Manchester United sebagai klub baru tempatnya untuk melanjutkan karier sepak bolanya.

Kabar ketertarikan Manchester United kepada Mandzukic sendiri berawal dari laporan yang menyebut bahwa Jose Mourinho tengah membutuhkan satu striker tambahan. Pemain yang dibutuhkan memiliki ciri karakteristik yang sama persis dengan striker Juventus berkebangsaan Kroasia tersebut. Bahkan Mourinho juga sudah menyiapkan calon alternatif lainnya jika transfer Mandzukic ke Old Trafford gagal, yaitu dengan mengincar striker West Ham, Marko Arnautovic.

Manchester United memang membutuhkan striker baru saat ini. Karena mereka hanya memiliki Romelu Lukaku sebagai striker murni setelah Zlatan Ibrahimovic memilih hengkang ke Amerika Serikat.

BACA JUGA : Matia Perin Ingin Segera Gabung Dengan Juventus

Banyak resiko jika hanya mengandalkan seorang Lukaku. Pasalnya Manchester United akan bermain di empat kompetisi sekaligus di musim depan.

Mendengar kabar tersebut, Marotta langsung angkat suara untuk memberikan pendapatnya. Menurut Marotta, Juventus hanya akan melepas seorang pemain jika sang pemain memang ingin pergi meninggalkan Juventus. Dalam kasus ini, Marotta menegaskan bahwa Mandzukic masih ingin bertahan dan akan tetap bersama Juventus pada musim depan.

“Prinsip Juventus adalah jika seorang pemain meminta untuk pergi, maka tentu saja kami akan berusaha untuk memuaskan dirinya. Pada titik saat motivasinya memang sudah turun atau jika ada pertimabangan lain,” ujar Marotta di media.

“Pada saat ini hal itu yang terjadi. Jadi saya harus berkata bahwa musim depan Mario Mandzukic masih tetap berstatus pemain Juventus,” tutup Marotta.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Juventus Permalukan Tuan Rumah Lazio Lewat Gol Tunggal Paulo Dybala Di Mass Injury Time

Bandar Judi Bola – Juventus sukses permalukan tuan rumah Lazio di kandangnya dengan skor tipis 0-1. Kemenangan tersebut diraih berkat gol tunggal dari Paulo Dybala di masa injury time babak kedua.

Digelar di Stadion Olimpico pada Minggu (04/03/2018) dini hari, tuan rumah Lazio harus menelan pil pahit. Lazio gagal meraih poin setelah dikalahkan tamunya Juventus dengan skor tipis 0-1. Keunggulan Juventus terjadi berkat gol Paulo Dybala di menit akhir pertandingan.

Memulai laga dengan kekuatan yang berimbang, tuan rumah lebih banyak tampil menekan di menit-menit awal. Tuan rumah juga nyaris membuka keunggulan di menit ke empat lewat percobaan Marco Parolo. Beruntung bagi Bianconeri, sepakan parolo masih menyamping.

Serangan balasan Juve datang di menit ke 9. Bermula dari umpan lambung Miralem Pjanic, Mario Mandzukic menyambut bola dengan sundulannya. Sayangnya bola masih belum menemui sasaran.

Lihat juga : Pulih Dari Cedera, Dybala Siap Diturunkan Jadi Starter

Memasuki pertengahan babak pertama, Lazio kembali mengancam gawang Juve. Namun usaha dari Sergej Milinkovic-Savic berhasil digagalkan kiper Juve, Gianluigi Buffon. Hingga babak pertama usai, belum ada gol yang tersaji. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari istirahat, tuan rumah masih mendominasi jalannya permainan. Biancoceleste kembali menciptakan peluang lebih dulu lewat serangan yang dibangun oleh Jordan Lukaku. Namun usaha Jordan Lukaku yang mengumpankan bola ke dalam kotak penalti berhasil dimentahkan  Daniele Rugani.

Juventus baru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah laga berjalan satu jam. Menerima operan dari rekannya, Dybala menggiring bola ke dalam kotak penalti tuan rumah. Sial bagi Juve, bola lebih dulu diblok sebelum sempat ditembakkan oleh Paulo.

Memanfaatkan sisa waktu, intensitas serangan lebih banyak di dominasi oleh Juventus. Beberapa peluang yang tercipta belum bisa membuahkan hasil, hingga akhirnya laga memasuki masa injury time.

Ketika masa injury time sudah masuk menit ketiga, Bianconeri akhirnya berhasil memecah kebuntuan lebih dulu.  Bermula dari umpan Rugani, Dybala yang lolos dari pengawalan ketat pemain bertahan tuan rumah berhasil memaksimalkan peluang.

Dari jarak dekat, bintang muda Argentina itu melepaskan tendangan keras dari depan gawang. Meluncur mulus, gawang Thomas Strakosha akhirnya kebobolan. Laga pun berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Juventus.

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta

Melaju Ke Final Coppa Italia, Juventus Singkirkan Atalanta Lewat Gol Semata Wayang Pjanic

Bandar Judi Bola – Berhasil melaju ke babak final Coppa Italia,Juventus sukses singkirkan Atalanta di semifinal leg kedua. Kemenangan ini berkat gol semata wayang tuan rumah yang dicetak oleh Miralem Pjanic.

Leg kedua semifinal Coppa Italia yang digelar di Allianz Stadium pada Rabu (28/02/2018) malam telah usai digelar. Tuan rumah Juventus lolos ke babak final setelah mengalahkan tamunya Atalanta dengan skor tipis 1-0.

Kali ini, Bianconeri tampil tanpa dieprkuat para pemain kuncinya. Namun absennya Gonzalo Higuain, Federico Bernardeschi dan dua pemain kunci lainnya tak banyak berpengaruh pada kekuatan serangan Juve.

Di awal babak pertama, tim tamu Atalanta bermain lebih menekan. Bianconeri baru bisa melepaskan diri dari tekanan tim tamu saat laga sudah berjalan 15 menit. Sayang peluang pertama Juve kandas setelah Blaise Matuidi gagal memaksimalkan tendangan bebas Pjanic.

Tuan rumah kembali membuang peluang emas di menit 35. Kali ini giliran Mario Mandzukic yang gagal memaksimalkan peluang setelah penyelesaiannya berhasil digagalkan Etrit Berisha.

Lihat juga : Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Kali berikutnya, kesempatan Juve untuk membuka keunggulan datang dari Kwadwo Asamoah. Namun, sepakan pemain asal Ghana itu masih melebar dari mistar gawang lawan. Tak lama, babak pertama pun berakhir dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Kembali dari turun minum, tuan rumah tampil lebih matang. Percobaan Claudio Marchisio di menit 60 nyaris berbuah angka untuk Bianconeri. Tapi penyelesaiannya yang terlalu lemah dengan mudah diantisipasi Berisha.

Di menit ke 64, Atalanta memberikan serangan balasan. Lewat serangan balik cepat, Alejandro Gomez menggiring bola lewat aksi solorun-nya. Sial bagi Gomez, tembakannya hanya mengenai mistar gawang, meski Buffon sudah meninggalkan posnya saat akan menghalau bola.

Saat laga memasuki menit 75, tuan rumah berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Diawali dengan pelanggaran yang dilakukan oleh Gianluca Mancini pada Blaise Matuidi, wasit menghadiahi tuan rumah tendangan penalti.

Maju sebagai eksekutor, Miralem Pjanic sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah mengecogh pergerakan Berisha. Juve unggul 1-0 lebih dulu.

Tertinggal satu angka, Atalanta berusaha menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi hingga laga dinyatakan berakhir, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji.

Satu gol tambahan dari Pjanic memastikan kelolosan Bianconeri ke final Coppa Italia dengan total agregat 2-0. Sebelumnya pada leg pertama, Juve juga sudah mengantongi satu angka lewat gol dari Gonzalo Higuain.

Di final nanti, Juventus akan bertemu Lazio atau AC Milan. Laga puncak sendiri akan diselenggarakan pada 9 Mei mendatang.

Sempat Tertinggal, Christian Eriksen Gagalkan Kemenangan Juventus

Sempat Tertinggal, Christian Eriksen Gagalkan Kemenangan Juventus

Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Gol Penyama Dari Christian Eriksen Bawa Tottenham Gagalkan Kemenangan Juventus

Bandar Judi Bola – Sempat tertinggal lebih dulu dari tuan rumah, Christian Eriksen mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Gol tambahan dari Eriksen di babak kedua itu menggagalkan kemenangan Juventus yang sudah di depan mata.

Di fase 16 besar Liga Champions leg pertama, mempertemukan Juventus dengan Tottenham Hotspur. Laga yang digelar di Allianz Stadium pada hari Rabu (14/02/2018) dini hari itu harus ditutup dengan skor imbang 2-2.

Menjamu Hotspur, Bianconeri tampil dengan sangat impresif selama 90 menit. Tim besutan Allegri tersebut bahkan langsung membuka kemenangan lewat gol dari Gonzalo Higuain di menit ke dua. Yang kemudian digandakan Higuain di menit ke 9 melalui titik putih.

Spurs yang tertinggal di awal, baru berhasil mengejar ketertinggalan di menit 35 lewat Harry Kane. Lalu disusul dengan gol tambahan Christian Eriksen di menit 71, yang sekaligus mematahkan harapan kemenangan tuan rumah.

Baca juga : Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Memulai laga, Juventus langsung membuka keunggulan di menit kedua lewat serangan Higuain. Memaksimalkan tendangan bebas dari Miralem Pjanic, Gonzalo Higuain langsung menyambar bola yang diarahkan ke pojok bawah gawang. Juve unggul cepat 1-0.

Tak berselang lama, Bianconeri menggandakan keunggulannya. Wasit menghadiahi penalti pada Juve setelah pemain belakang Spurs, Ben Davies, melakukan pelanggaran terhadap Federico Bernardeschi di daerah terlarang.

Maju sebagai eksekutor, Higuain sukses menunaikan tugasnya. Juve menjauh 2-0 di menit ke delapan.

Di menit 17, Spurs berpeluang mengejar ketertinggalan setelah Harry Kane dilanggar oleh Medhi Benatia di kotak penalti. Namun wasit pertandingan menolak klaim penalti dari Hotspur, dan tetap melanjutkan permainan.

Tiga puluh menit setelah laga berjalan, Spurs masih belum bisa mengejar ketertinggalan. Peluang mereka di menit 32 lewat tendangan jarak dekat Kane masih terlalu, bola pun dengan mudah digagalkan Buffon. Sebelumnya dua peluang dari Eriksen di menit 26 dan 29 juga belum menemui sasaran.

Usaha Spurs mempersempit jarak berbuah manis di menit 35. Dimulai dari keberhasilan Dele Alli menguasai bola di tengah lapangan, yang kemudian diumpankan jauh ke depan pada Kane yang lolos dari kawalan penjagaan. Striker timnas Inggris itu sukses merobek jala tuan rumah, setelah mengecoh pergerakan Buffon. Spurs menyusul 2-1.

Berita Lainnya : Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Di masa perpanjangan waktu babak pertama, Tottenham nyaris kebobolan lagi. Juve kembali mendapat hadiah penalti untuk kedua kalinya setelah Douglas Costa dilanggar oleh rekrutan terbaru The Lily Whites, Serge Aurier. Beruntung, eksekusi Higuain kali ini gagal menemui sasaran. Paruh waktu pertama ditutup dengan skor sementara 2-1 untuk Si Nyonya Tua.

Memulai babak kedua, Juventus semakin berambisi untuk meraih kemenangan di leg pertama. Usaha Federico Bernardeschi di menit 57 menghasilkan sepakan pojok, setelah bola ditepis ke luar oleh Hugo Lloris. Bola sepak pojok pun belum berhasil dimanfaatkan dengan maksimal.

The Lily Whites berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir babak kedua. Peluang Spurs datang dari tendangan bebas di menit ke 72 yang diselesaikan dengan baik oleh Christian Eriksen. Sepakan mendatarnya yang mengarah ke pojok gawang gagal diantisipasi oleh Buffon. The Lily Whites menyusul 2-2.

Memanfaatkan sisa waktu, kedua tim terus melancarkan serangan untuk memimpin keunggulan. Namun hingga waktu habis, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Hasil imbang 2-2 menutup laga panas.

Dengan hasil ini, otomatis Juve harus menang di leg kedua yang akan digelar di London pada 8 Maret 2018 nanti untuk bisa maju ke babak selanjutnya.

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Kunci Kemenangan Juventus

Federico Bernardeschi Cetak Satu Gol Yang Jadi Kunci Kemenangan Juventus Saat Bertandang Ke Markas Cagliari

Bandar Judi Bola – Federico Bernardeschi cetak satu gol yang menjadi kunci kemenangan Juventus. Bertandang ke markas Cagliari, gol tunggal Bernardeschi dicetak di babak kedua lewat kerja samanya dengan Douglas Costa.

Melakoni laga lanjutan di Liga Serie A Italia, Bianconeri dijadwalkan bertamu ke markas Cagliari pada Minggu (06/01/2017) dini hari tadi. Juventus yang belum diperkuat oleh beberapa pemain intinya berhasil meraih poin penuh.

Bertanding di Sardegna Arena, Juve sudah menunjukkan dominasi nya sejak awal laga. Hal tersebut terlihat dari ancaman yang dilayangkan Paulo Dybala ke gawang Cagliari di menit ke 9 pertandingan. Beruntung bagi tuan rumah, tembakan Dybala hanya mengenai mistar gawang.

Peluang Juve yang berikutnya datang dari Gonzalo Higuain. Namun peluang tersebut belum bisa dirubah menjadi angka setelah sepakan jarak dekatnya malah melebar dari sisi gawang.

Di menit 17, Juve nyaris membuka keunggulan lewat Bernardeschi. Meski Rafael tak berhasil mengamankan gawangnya, bola lagi-lagi hanya menghantam mistar gawang.

Tak lama berselang, Medhi Benatia mencetak gol pembuka keunggulan. Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Miralem Pjanic, Benatia meneruskannya dengan tembakan ke dalam gawang Cagliari. Sialnya, gol tersebut dianulir oleh wasit yang menganggap Benatia lebih dulu berada dalam posisi offside.

Berada dalam tekanan, tuan rumah berusaha bangkit perlahan. Cagliari mendapat peluang emas di menit 26 lewat tandukkan Leonardo Pavoletti. Namun digagalkan oleh Wojciech Szczesny.

Serangan tuan rumah datang kembali menjelang akhir babak pertama. Tepatnya di menit 43, Diego Farias melepaskan tembakan ke gawang Juve. Szczesny berhasil melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar gawang. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata.

Lima menit setelah babak kedua dimulai, Bianconeri harus kehilangan penyerangnya, Paulo Dybala. Dybala yang diduga mendapat cedera hamstring akhirnya digantikan posisinya oleh Douglas Costa. Angin segar bagi Juve karena tak lama setelah masuk, Costa nyaris menjebol gawang Rafael.

Lihat juga : Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Setelah menarik Dybala yang cedera, Allegri juga menarik Sami Khedira. Khedira ditarik keluar dan digantikan Mario Mandzukic karena terlihat kesakitan setelah bertabrakan dengan Szczesny saat berusaha mengamankan bola.

Peluang datang kembali menggoda Juventus di menit 60. Namun sayang, eksekusi dari Pjanic juga belum berakhir dengan maksimal. Penyelesaiannya masih melenceng dari mulut gawang lawan.

Kesabaran Juventus dalam membangun serangan akhirnya berbuah manis di menit 74. Menerima umpan silang dari Douglas Costa, Federico Bernardeschi melepaskan tendangan jarak dekat yang gagal diantisipasi Rafael. Juve unggul sementara.

Gol Bernardeschi sempat diprotes oleh tim tuan rumah. Hal itu menyusul pelanggaran yang terjadi pada Pavoletti sebelum winger asal Italia mencetak gol. Namun wasit tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran dan tetap mengesahkan gol tersebut.

Di masa injury time, klub berjuluk Si Nyonya tua tersebut nyaris menggandakan keunggulannya. Tapi usaha dari Pjanic dan Douglas Costa masih belum menemui sasaran. Laga pun ditutup dengan skor akhir 0-1 untuk kemenangan Bianconeri.

Raihan tiga poin ini membuat Juve tetap berada di posisi dua klasemen, menempel ketat dengan pemuncak Napoli yang berjarak 1 poin saja.

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Saat Melawat Ke Kandang Verona

Paulo Dybala Selamatkan Juventus Lewat Dua Gol Di Babak Kedua Saat Melawat Ke Kandang Verona

Bandar Judi Bola – Paulo Dybala selamatkan Juventus dari kekalahan lewat dua gol yang dicetaknya di babak kedua. Bertamu ke kandang Verona, Bianconeri sukses akhiri laga dengan skor 3-1.

Melakoni laga tandang, pasukan Allegri bermain dengan sangat baik sejak menit pertama pertandingan. Bianconeri bahkan mampu memimpin lebih dulu lewat serangan cepat di menit ke enam pertandingan. Namun setelah itu, penampilan Juventus seakan menurun sampai akhir babak pertama.

Bermain di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Juve sudah memimpin jalannya pertandingan. Mereka bahkan melancarkan serangan pertama di menit ke 3 lewat Medhi Benatia. Memanfaatkan umpan lambung dari sepak pojok, sundulan Benatia nyaris membuka keunggulan untuk timnya.

Keunggulan Juventus ternyata datang dari gol yang dicetak Blaise Matuidi di menit ke 6. Bermula dari tendangan keras yang dilancarkan Gonzalo Higuain ke gawang Verona, bola membentur tiang dan memantul kembali ke dalam lapangan.

Matuidi yang berada tidak jauh dari posisi mantulnya bola langsung memanfaatkan keadaan. Menyambar bola pantul, tembakan keras Matuidi ke gawang Nicolas berada diluar jangkauan. Juve unggul 1-0 untuk sementara.

Selang lima menit, percobaan Higuain dari luar kotak penalti belum berhasil menambah keunggulan setelah digagalkan Nicolas. Peluang Bianconeri datang lagi di menit 19 lewat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Higuain. Sayang bola masih melenceng keluar mulut gawang.

Tuan rumah baru bisa menghasilkan peluang bersih untuk melancarkan serangan balasan saat waktu pertandingan sudah berjalan 29 menit. Sayangnya tendangan melengkung dari Daniele Verde masih melebar dari mulut gawang Szczesny.

Baca juga : Napoli Keluar Sebagai Juara Paruh Musim Liga Serie A

Kesempatan menggandakan keunggulan bagi Juventus datang saat babak pertama sudah mendekati akhir. Sayangnya peluang emas yang didapat Higuain dari umpan silang Alex Sandro masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Nicolas.

Babak pertama pun diakhiri dengan skor 0-1 untuk kemenangan sementara Juventus.

Kembali dari istirahat turun minum, Allegri mengganti Rodrigo Bentacur dengan Federico Bernardeschi untuk menambah daya serang. Bernardeschi langsung menunjukkan aksinya lewat percobaan ke gawang Nicolas. Tapi bola berhasil ditepis Nicolas.

Gawang Juve yang dikawal Wojciech Szczesny kebobolan di menit 59. Memanfaatkan kesalahan Matuidi saat mengoper bola, Caceres berhasil merebut bola dan melepaskan tendangan mendatar dari jarak jauh. Bola berhasil meluncur mulus ke dalam jala gawang Juventus.

Gol pembalik keadaan datang dari Paulo Dybala di menit 72. Sebelumnya peluang Mario Mandzukic dan Giorgio Chiellini belum mengenai sasaran. Menyambar umpan dari Stephan Lichtsteiner, Dybala sukses menyambar bola dengan tendangan kerasnya ke gawang Nicolas.

Tak berapa lama berselang, Dybala kembali menggetarkan gawang Verona. Lewat aksi individu dari tengah lapangan, pemain asal negeri Tango Argentina tersebut sukses melewati sejumlah pemain Verona. Lewat tendangan keras kaki kanannya, Paulo membawa Juve unggul 1-3.

Menjelang akhir pertandingan, Dybala berpeluang mencetak hat-trick. Sayangnya peluang emas Dybala masih bisa diantisipasi Nicolas lewat kesigapannya menangkap bola.

Laga ditutup dengan kemenangan telak Juve atas tuan rumah dengan skor akhir 1-3. Tambahan tiga poin ini menguatkan La Vecchia Signora di posisi kedua dengan koleksi 47 poin. Selisih satu poin dari pemuncak klasemen, Napoli dengan 48 poin.

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Dimenangkan Tuan Rumah

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Dimenangkan Tuan Rumah

Pertemuan Juventus Dengan AS Roma Di Giornata 18 Dimenangkan Tuan Rumah, Gol Tunggal Dicetak Mantan Pemain

Bandar Judi Bola – Pertemuan antara Juventus dengan tamunya AS Roma di giornata ke 18 telah selesai digelar. Pasukan Massimiliano Allegri sukses menundukkan tim berjuluk Serigala Kota dengan skor tipis 1-0.

Bermain di Allianz Stadium pada hari Minggu (24/12/2017) dini hari tadi, tuan rumah sukses membuka keunggulan lewat gol tunggal yang dicetak oleh Medhi Benatia. Benatia adalah salah satu punggawa Juve yang merupakan mantan pemain AS Roma.

Melakoni laga di pekan ke 18 Serie A, Juve tampil tanpa diperkuat pemain kuncinya, Gialuigi Buffon dan beberapa pemain lainnya. Sebaliknya, Roma yang turun dengan kekuatan terbaiknya dipaksa mengakui ketangguhan tuan rumah setelah tak bisa mencetak gol balasan.

Sejak awal dimulainya pertandingan, kedua tim sudah saling menekan. Peluang pertama Juve datang dari Sami Khedira, sayang tendangan Khedira masih melebar jauh dia atas tiang. Begitu juga dengan kesempatan yang datang melalui Mario Mandzukic dan Gonzalo Higuain, belum bisa membuka keunggulan.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan lewat gol dari Medhi Benatia. Di menit ke 19, peluang Juve datang lewat sebuah sepak pojok. Sundulan Giorgio Chiellini yang mengeksekusi sepak pojok dari Miralem Pjanic masih bisa ditepis Becker.

Berada dekat bola rebound, Benatia langsung menyambar bola. Namun kesigapan Alisson Becker mengantisipasi bola menghasilkan bola rebound kedua. Kali ini Benatia tak melepaskan kesempatan. Bola sepakannya berhasil merobek jala Becker.

Baca juga : Laga El Clasico Bukan Hanya Tentang Di Dalam Lapangan

Di menit ke 26, Gonzalo Higuain mendapat peluang untuk menambah angka bagi keunggulan tuan rumah. Sayang tendangan jarak jauhnya masih melenceng dari gawang Roma.

Upaya Roma untuk menyamakan kedudukan datang di menit berikutnya lewat El Shaarawy. Menerima umpan silang dari Perotti, Shaarawy melepas tembakan yang mengarah ke gawang Szczesny. Namun berkat penampilan Szczesny yang bagus, Roma gagal menyamakan kedudukan.

Hingga turun minum, Bianconeri masih memimpin untuk sementara.

Memulai babak kedua, Higuain membuang peluang di menit ke 54. Menerima umpan dari Sami Khedira, Higuain yang tinggal berhadapan langsung dengan Alisson gagal memaksimalkan bola. Tendangan Gonzalo masih melambung tinggi diatas gawang.

Roma yang mencoba mengejar ketertinggalan berusaha bangkit. Sialnya peluang yang datang dari Matuidi dan Dzeko masih belum berbuah manis. Menjelang akhir babak kedua, pasukan Eusebio Di Francesco nyaris berhasil menyusul tuan rumah.

Memanfaatkan umpan lambung dari Daniele De Rossi, Florenzi langsung menyepak bola. Meski lolos dari jangkauan Szczesny, bola hany membentur mistar gawang.

Hingga sisa waktu pertandingan habis, Roma terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun banyak peluang yang dimentahkan oleh kiper berkebangsaan Polandia tersebut. Laga pun ditutup dengan kemenangan tuan rumah.

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri

Giornata Ke 18 Akan Hadirkan Laga Panas Antara Serigala Kota Dengan Bianconeri Di Allianz Stadium Akhir Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Giornata ke 18 akhir pekan ini akan menyajikan duel panas antara dua klub papan atas yang berjuluk Serigala Kota dengan Bianconeri. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium, yang merupakan kandang baru Bianconeri pada hari Minggu (24/12/2017) nanti.

Juve yang belum lama ini meraih hasil positif di liga domestik dan Coppa Italia percaya diri menatap laga akhir pekan nanti. Apalagi lawan mereka, AS Roma, tercatat tak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir saat harus bertandang ke Allianz Stadium.

Kedua tim diperkirakan akan turun dengan kekuatan penuh. Mengingat keduanya juga sedang bersaing untuk meraih posisi di klasemen. Dengan selisih dua poin diantara kedua tim, laga akhir pekan nanti diprediksi akan berjalan sama kuatnya.

Striker tuan rumah, Paulo Dybala, juga sudah mulai mendapatkan kembali ketajaman nya. Hal ini terbukti saat Juve bertemu Genoa dalam ajang Coppa Italia. Dalam laga tersebut, Dybala berhasil mencetak satu angka dan satu assist untuk kemenangan Bianconeri.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Hanya saja tuan rumah masih menghadapi sedikit kendala dikarenakan beberapa pemain kuncinya masih cedera. Sebut saja Gianluigi Buffon, Mario Mandzukic, dan Juan Cuadrado yang belum bisa dipastikan akan turun atau tidak.

Sedangkan AS Roma sendiri diketahui baru saja menelan kekalahan dari Torino. Tim Serigala Kota harus rela disingkirkan dari babak 16 besar Coppa Italia setelah dikalahkan Torino.

Jika Juve dihadapkan pada situasi dimana sebagian pemainnya mengalami cedera, maka Roma pun mempunyai masalahnya sendiri. Belakangan lini serang Serigala Kota sedang tidak produktif. Hal itu terlihat dari sedikitnya jumlah gol yang dicetak tim besutan Di Francesco.

Sementara itu, sehari sebelum duel panas Juve dengan Roma, pada hari Sabtu nanti Inter Milan dijadwalkan akan bertemu Sassuolo. Sedang pemuncak klasemen, Napoli akan menjamu Sampdoria di hari yang sama.

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan, Namun Tetap Senang Dengan Performa Timnya

Bandar Judi Bola – Massimiliano Allegri, pelatih dari Juventus mengaku kecewa karena timnya tak bisa meraih kemenangan di laga bertajuk Derby Italia tersebut. Namun Allegri juga menyampaikan rasa senangnya atas performa yang ditampilkan timnya.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu mengakhiri pertandingan dengan hasil akhir 0-0 saat menjamu Inter Milan malam tadi. Meski memimpin jalannya pertandingan, Juve sempat kesulitan membongkar pertahanan Nerazzurri.

Mengawali pertandingan, Juve langsung membuka peluang melalui Juan Cuadrado. Mario Mandzukic yang menerima umpan silang Cuadrado langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya. Namun bola masih berhasil dihalau oleh Handanovic.

Mario Mandzukic yang mengincar bola mental langsung menyambar pada kesempatan pertama. Sialnya, Joao Miranda yang berada di depan mulut gawang masih bisa mengagalkan usaha Mandzukic.

Tuan rumah kembali mencoba peruntungannya. Kali ini melalui tendangan bebas Pjanic di menit ke 14. Sayang, bola masih melebar jauh ke sisi kiri gawang Samir Handanovic.

Lihat juga : Derby Panas Premier League Di Akhir Pekan Ini…

Mencoba bangkit dari tekanan tuan rumah, Inter mencoba membangun serangan balik. Sayang usaha mereka selalu dimentahkan sebelum sampai ke daerah kotak penalti Bianconeri. Hingga waktu babak pertama habis, belum ada yang berhasil mencetak angka untuk kedua tim.

Mengawali babak kedua, Juventus langsung menebar ancaman. Berulang kali para pemain Bianconeri membuat sibuk Handanovic. Hanya saja dua peluang emas dari Mandzukic dan Gonzalo Higuain masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper asal Slovenia tersebut.

Memasuki menit ke 71, tembakan Kwadwo Asamoah dari luar kotak penalti yang diarahkan ke gawang Handanovic masih bisa digagalkan. Serangan balik Inter melalui Ivan Perisic pun belum membuahkan hasil bagi Nerazzurri.

Serangan Inter yang berikutnya datang melalui Marcelo Brozovic di menit 85, sayang tendangan nya juga masih melebar ke sisi kiri gawang. Meski kedua tim bermain agresif, hingga waktu pertandingan habis skor tetap tak berubah.

Bianconeri Menjamu Inter Milan Tanpa Kiper Utamanya

Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D'Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon

Bianconeri Akan Menjamu Inter Milan Tanpa Kehadiran Kiper Utamanya, Gianluigi Buffon

Bandar Judi Bola – Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D’Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon.

Sejak awal, kepastian mengenai main tidaknya Buffon di Derby D’Italia memang diragukan. Kiper berusia 39 tahun tersebut juga diketahui absen saat Juve bertemu Olympiakos di gelaran Liga Champions beberapa hari yang lalu.

Cedera betis yang dialami Buffon membuatnya harus absen untuk sementara waktu. Selain Buffon, Allegri juga masih ragu dengan penampilan Miralem Pjanic, Paulo Dybala, dan Mario Mandzukic.

Ketiga pemain tersebut diketahui sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Waktu pemulihan yang terlalu sedikit selepas Liga Champions kemarin diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain Buffon, masih ada Stephan Lichtsteiner yang akan absen. Namun Allegri tidak terlalu khawatir karena Giorgio Chiellini sudah bisa dimainkan kembali saat ini. Buffon juga akan digantikan oleh  kiper muda Wojciech Szczesny di laga nanti.

Penampilan Inter Milan yang cemerlang di musim ini memang patut diwaspadai. Apalagi beberapa waktu belakangan ini, tim besutan Spalletti sudah berhasil membukukan 15 kemenangan  tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mauro Icardi dkk sudah sukses mengalahkan lawan-lawan beratnya di liga, seperti AS Roma, AC Milan dan juga Napoli.

Luciano Spalletti menilai ujian Inter yang sebenarnya adalah di derby Italia nanti. Bianconeri tercatat sebagai salah satu tim yang sudah meraih 6 kali Scudetto, dan saat ini mereka juga diunggulkan untuk merebut Scudetto yang ke tujuh.

“Di Turin nanti, kami akan mengeluarkan yang terbaik. Kami akan tahu apakah kami bisa menang dan bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami tahu siapa kami dan bagaimana kualitas permainan kami dan semoga kami pulang dengan 3 poin.” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Lihat juga : Presiden Real Madrid Ajak Neymar Ke Bernabeu Untuk Ballon d’Or