Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa raih Kemenangan

Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan, Namun Tetap Senang Dengan Performa Timnya

Bandar Judi Bola – Massimiliano Allegri, pelatih dari Juventus mengaku kecewa karena timnya tak bisa meraih kemenangan di laga bertajuk Derby Italia tersebut. Namun Allegri juga menyampaikan rasa senangnya atas performa yang ditampilkan timnya.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu mengakhiri pertandingan dengan hasil akhir 0-0 saat menjamu Inter Milan malam tadi. Meski memimpin jalannya pertandingan, Juve sempat kesulitan membongkar pertahanan Nerazzurri.

Mengawali pertandingan, Juve langsung membuka peluang melalui Juan Cuadrado. Mario Mandzukic yang menerima umpan silang Cuadrado langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya. Namun bola masih berhasil dihalau oleh Handanovic.

Mario Mandzukic yang mengincar bola mental langsung menyambar pada kesempatan pertama. Sialnya, Joao Miranda yang berada di depan mulut gawang masih bisa mengagalkan usaha Mandzukic.

Tuan rumah kembali mencoba peruntungannya. Kali ini melalui tendangan bebas Pjanic di menit ke 14. Sayang, bola masih melebar jauh ke sisi kiri gawang Samir Handanovic.

Lihat juga : Derby Panas Premier League Di Akhir Pekan Ini…

Mencoba bangkit dari tekanan tuan rumah, Inter mencoba membangun serangan balik. Sayang usaha mereka selalu dimentahkan sebelum sampai ke daerah kotak penalti Bianconeri. Hingga waktu babak pertama habis, belum ada yang berhasil mencetak angka untuk kedua tim.

Mengawali babak kedua, Juventus langsung menebar ancaman. Berulang kali para pemain Bianconeri membuat sibuk Handanovic. Hanya saja dua peluang emas dari Mandzukic dan Gonzalo Higuain masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper asal Slovenia tersebut.

Memasuki menit ke 71, tembakan Kwadwo Asamoah dari luar kotak penalti yang diarahkan ke gawang Handanovic masih bisa digagalkan. Serangan balik Inter melalui Ivan Perisic pun belum membuahkan hasil bagi Nerazzurri.

Serangan Inter yang berikutnya datang melalui Marcelo Brozovic di menit 85, sayang tendangan nya juga masih melebar ke sisi kiri gawang. Meski kedua tim bermain agresif, hingga waktu pertandingan habis skor tetap tak berubah.

Bianconeri Menjamu Inter Milan Tanpa Kiper Utamanya

Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D'Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon

Bianconeri Akan Menjamu Inter Milan Tanpa Kehadiran Kiper Utamanya, Gianluigi Buffon

Bandar Judi Bola – Bianconeri dijadwalkan akan menjamu Inter Milan dalam pertandingan yang disebut Derby D’Italia, pada Minggu (10/12/2017) dini hari nanti. Sayangnya di laga panas tersebut, Bianconeri dipastikan tidak akan diperkuat oleh kiper utamanya, Gianluigi Buffon.

Sejak awal, kepastian mengenai main tidaknya Buffon di Derby D’Italia memang diragukan. Kiper berusia 39 tahun tersebut juga diketahui absen saat Juve bertemu Olympiakos di gelaran Liga Champions beberapa hari yang lalu.

Cedera betis yang dialami Buffon membuatnya harus absen untuk sementara waktu. Selain Buffon, Allegri juga masih ragu dengan penampilan Miralem Pjanic, Paulo Dybala, dan Mario Mandzukic.

Ketiga pemain tersebut diketahui sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya. Waktu pemulihan yang terlalu sedikit selepas Liga Champions kemarin diduga menjadi penyebab utamanya.

Selain Buffon, masih ada Stephan Lichtsteiner yang akan absen. Namun Allegri tidak terlalu khawatir karena Giorgio Chiellini sudah bisa dimainkan kembali saat ini. Buffon juga akan digantikan oleh  kiper muda Wojciech Szczesny di laga nanti.

Penampilan Inter Milan yang cemerlang di musim ini memang patut diwaspadai. Apalagi beberapa waktu belakangan ini, tim besutan Spalletti sudah berhasil membukukan 15 kemenangan  tanpa sekalipun menelan kekalahan.

Mauro Icardi dkk sudah sukses mengalahkan lawan-lawan beratnya di liga, seperti AS Roma, AC Milan dan juga Napoli.

Luciano Spalletti menilai ujian Inter yang sebenarnya adalah di derby Italia nanti. Bianconeri tercatat sebagai salah satu tim yang sudah meraih 6 kali Scudetto, dan saat ini mereka juga diunggulkan untuk merebut Scudetto yang ke tujuh.

“Di Turin nanti, kami akan mengeluarkan yang terbaik. Kami akan tahu apakah kami bisa menang dan bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami tahu siapa kami dan bagaimana kualitas permainan kami dan semoga kami pulang dengan 3 poin.” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Lihat juga : Presiden Real Madrid Ajak Neymar Ke Bernabeu Untuk Ballon d’Or

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olympiakos, Juve Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic

Lawan Olimpiakos, Juve Kemungkinan Tampil Tanpa Buffon Dan Pjanic Di Matchday Terakhir

Bandar Judi Bola – Lawan Olympiakos pada pertengahan pekan nanti, dua pemain inti Juventus dikabarkan akan absen. Kemungkinan besar klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut tidak akan diperkuat oleh Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic.

Juventus dijadwalkan akan melakukan lawatan ke Karaiskakis Stadium pada hari Rabu (06/12/2017) nanti. Matchday terakhir Grup D Liga Champions akan menentukan apakah Bianconeri bisa lolos ke babak selanjutnya.

Namun Bianconeri terancam tampil tanpa diperkuat dua pemain kuncinya, Buffon dan Pjanic. Kabar terakhir yang beredar keduanya mengalami masalah pada fisiknya. Buffon mendapat masalah dengan betisnya, sedang Miralem Pjanic sendiri mengalami kelelahan otot.

Tapi Allegri memastikan bahwa Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic akan turun main. Kedua penyerang itu sudah kembali fit dari cedera nya dan siap untuk bermain penuh di matchday besok, ungkap Allegri saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

Pelatih yang berkebangsaan asli Italia tersebut menyebut masih akan mengkaji ulang dua masalah, yakni mengenai cedera Buffon dan Pjanic. Massimiliano tidak ingin memaksakan keduanya bermain meskipun hanya mengalami cedera ringan.

Pertandingan melawan Olympiakos memang penting, namun ia tidak ingin mengambil resiko dengan kehilangan mereka berdua lebih lama lagi.

Menurut Allegri, jika hasil evaluasi kedua nya memang tidak baik, Bianconeri masih bisa memainkan pemain nya yang lain. Wojciech Szczesny bisa menggantikan posisi Buffon di bawah mistar gawang.

Baca juga : Napoli Tumbang Di Kandang, Juventus Raih Kemenangan

Selain Gianluigi Buffon dan Miralem Pjanic, satu pemain lagi yang sedang mengalami masalah adalah Chiellini. Giorgio Chiellini dipastikan tidak akan membela Juventus pada laga nanti dikarenakan sedang mengalami masalah pada perutnya.

Saat ini Bianconeri menempati posisi runner up di Grup D dengan koleksi delapan poin, unggul 1 poin dari Sporting Lisbon di posisi ke tiga. Juve memang diwajibkan menang di laga melawan Olympiakos nanti untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas

Stadion San Paolo Akan Menjadi Saksi Duel Panas Antara Napoli Dengan Juventus

Bandar Judi Bola –  Stadion San Paolo akan menjadi saksi duel panas antara tuan rumah Napoli dengan tamunya Juventus akhir pekan ini. Melakoni laga di pekan ke 15 Serie A, pemuncak klasemen, Napoli akan menjalani ujian berat melawan Juventus.

Meski begitu, Stadion San Paolo terkenal tidak ramah pada klub berjuluk Si Nyonya Tua itu. Dari lima kali bertamu ke San Paolo, Juventus tercatat hanya berhasil meraih satu kemenangan, dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Dengan rekor yang tidak bagus tersebut, tentu saja publik pecinta Serie A akan lebih menjagokan tuan rumah Napoli. Apalagi beredar kabar bahwa di pertandingan besok, Juve tidak akan diperkuat beberapa pemain pilarnya.

Seperti yang diketahui, beberapa punggawa Bianconeri sedang bergelut dengan cedera. Saat ini Stephan Lichtsteiner, Mario Mandzukic, dan Benedikt Howedes masih menjalani proses pemulihan dan belum bisa dipastikan kapan akan kembali bermain.

Sedang Gonzalo Higuain baru saja selesai menjalani operasi jari tengah tangan kirinya yang patah. Walaupun telah selesai menjalani operasi, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri belum bisa memutuskan apakah striker asal Argentina tersebut akan diturunkan.

Pasalnya Allegri tidak berani mengambil resiko dengan memainkan Higuain yang baru saja selesai menjalani operasi dua hari lalu. Tim dokter mengatakan kurang lebih selama 3 pekan Higuain harus menepi sampai benar-benar pulih.

Baca juga : Arsenal Akan Bertemu Manchester United Akhir Pekan Ini

Berbeda dengan Juve yang sedang diterpa badai cedera, Partenopei dipastikan akan turun dengan kekuatan penuh di laga esok. Tekanan yang dialami Juve semakin berat dengan adanya ancaman dari AS Roma yang membuntuti.

AS Roma dijadwalkan akan bertemu SPAL 2013 beberapa jam sebelum pertandingan Juve. Jika Roma meraih kemenangan atas SPAL, maka kemungkinan besar posisi Juve di nomor 3 klasemen sementara akan disalip oleh Nainggolan dkk.

Saat ini Juve berhasil mengumpulkan 34 poin dari 14 laga yang sudah dijalani, selisih empat angka dengan pemuncak, Napoli.

Bonucci : Juventus menahan faktor ketakutan setelah mengalahkan Barcelona

leonardo-bonucci, juventus
leonardo-bonucci, juventus

Bandar Judi Casino OnlineLeonardo Bonucci yakin tidak ada tim yang ingin menghadapi Juventus di semifinal Liga Champions setelah mereka mengalahkan Barcelona pada Rabu.

Juve menindaklanjuti pemukulan 3-0 minggu lalu yang komprehensif di Turin dengan menahan Catalans untuk bermain imbang tanpa gol di Nou Camp untuk mencapai babak empat besar untuk yang ke-12 kalinya.

“Ini bukan tentang siapa yang tidak ingin kami hadapi karena tidak ada tim lain yang ingin menghadapi kami,” kata Bonucci kepada wartawan setelah membantu menutup serangan Barca yang biasanya produktif untuk pertandingan kedua yang berjalan.

Juventus memprovokasi rasa takut pada orang lain dan sekarang tujuan kami adalah mencapai final.

“Kami menunjukkan persatuan dan solidaritas yang besar Kami memiliki kepercayaan pada diri kami sendiri, karena mencetak tiga gol melawan Barcelona dan menjaga lembaran bersih di Nou Camp menunjukkan bahwa kami adalah tim yang hebat. Kini ada dua langkah lagi.

“Sisi ini patut dipuji karena bagaimana kita mendekati setiap pertandingan, apakah kita sedang bermain Barcelona atau Pescara,” imbuh bek asal Italia itu, yang timnya telah kebobolan dua gol dalam 10 laga di Liga Champion kampanye ini.

“Ini adalah langkah lain bagi pertumbuhan kami dan sekarang setiap lawan akan khawatir menghadapi Juventus.”

Juve telah memonopoli liga domestik mereka sejak 2011-12 dan berada di jalur untuk meraih gelar juara Serie A keenam pada musim ini walaupun mereka memiliki catatan yang relatif buruk dalam kompetisi kontinental, memenangkan hadiah terbesar Eropa dua kali, pada tahun 1985 dan 1996

Gianluigi Buffon berharap kemenangan komprehensif atas lima kali juara Eropa Barcelona ini merupakan pertanda pihaknya siap untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Kami mulai tumbuh beberapa tahun yang lalu dan kami perlu melanjutkannya,” tambah kiper tersebut.

“Itu tidak bisa hanya berhenti atau dataran tinggi setelah kemenangan ini, tapi terserah kepada kita sekarang, takdir kita berada di tangan kita sendiri. Ketika turun ke tangan siapa yang memenangkan trofi, takdir memiliki tangan dalam hal itu juga.”

Juventus kini berada di empat besar untuk kedua kalinya dalam tiga tahun di bawah pelatih Massimiliano Allegri.

Namun, dia yakin mereka jauh lebih siap untuk memenangkan Liga Champions untuk ketiga kalinya dibanding saat mereka kalah dari Barca di final dua tahun lalu.

“Keyakinan diri tim telah berkembang pesat,” kata Allegri. “Hanya ada dua pemain yang memulai malam ini yang memulai final di Berlin.

“Itu mengatakan seberapa baik klub telah merekrut Kami sangat ingin pergi sejauh yang kami bisa dan mencapai sesuatu yang luar biasa.”

Massimiliano Allegri Mengatakan Juventus Sudah Sepantasnya Menang

4b39e0a2-6b34-458e-95f7-b3a8935301f9_169

Bandar Judi Bola Massimiliano Allegri yang terlepas dari kontroversi itu menilai Juventus sudah sepantasnya menang atas AC Milan,karena di nilai permainan Juventus lebih baik

Kemenangan 2-1 yang diraih atas AC milan di Juventus Stadium, Sabtu (11/3/2017) dinihari WIB. Gol Medhi Benatia yang membawa keunggulan lebih dulu sebelum disamakan oleh Carlos Bacca, dan dari bola penalti yang di selesaikan oleh Paula Dybala yang menentukan kemenangan Juventus di masa injury time.

penguasaan bola sebesar 59% yang tercatat sebanyak 24 percobaan dengan 11 yang tepat target,sementara AC milan hanya 2 tembakan yang tepat pada sasaran dari 6 tembakan.

“Juventus pantas menang dari Milan secara keseluruhan walau lawan tidak mengenal kata patah semangat dan selalu hidup dalam beban berat,” katanya kepada Mediaset Premium.

“Harapan untuk mendapatkan scudetto yang membuat yang membuat performa kami menjadi lebih baik dan ini lah permainan terbaik kami sepanjang musim ini.”

” Untuk menjaga para fans terhibur kami tampil baik melalui beberapa tembakan on target dan di luar target ” imbuhnya dikutip Football Italia.

Protes dari milan kepada wasit khususnya ofisial keempat yang dianggap memberikan info kalau sudah terjadi handball oleh Mattia De Sciglio.
yang menentukan Juventus menang melalui penalti
Sementara posisi tangan De Sciglio merapat kebadannya yang diartikan ketidaksengajaan handball. Allegri memilih tak melihat eksekusi Dybala.

“Saya sudah memasuki ruang ganti agar tak melihat eksekusi nya Paula.cuma menargetkan menang atau imbang dalam pertandingan,tetapi Paulo mengeksekusi dengan baik,Dengan performanya malam ini sulit untuk membobolkan bola ke gawang yang dijaga oleh Donnarumma dan penyelamatan gemilang,” sambung Allegri.

“Tidak akan ada komentar kepada untuk wasit soal berpihak atau tidak dengan kami karena ofisial lah dekat dengan insiden itu. Maka itu  keputusan mereka,” ungkap pria 49 tahun ini.

 

Agen Bola | Agen Bola SBOBET | Agen Casino Maxbet | Agen Sabung Ayam | Bandar Judi Bola | Bandar Judi SBOBET | Bandar Judi Bola Maxbet | Bandar Judi Bola IBCBET | Promo Deposit Sportsbook | Promo Sabung Ayam | Promo Deposit Live Casino