Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham

Meski Tanpa Paulo Dybala, Bianconeri Siap Hadapi Tottenham Hotspur Di Lanjutan Liga Champions

Bandar Judi Bola – Meski tanpa Paulo Dybala, yang masih dalam masa pemulihan, Bianconeri mengaku siap menjamu The Lily Whites. Allianz Stadium akan menjadi saksi dimana leg pertama ajang kompetisi lanjutan Liga Champions digelar.

Seperti yang sudah diketahui, pada hari Rabu (14/02/2018) malam nanti akan digelar pertandingan pertama babak lanjutan Liga Champions. Laga kali ini akan mempertemukan raksasa Italia, Juventus, dengan tim besutan Mauricio Pochettino, Tottenham Hotspur.

Si Nyonya Tua yang akan menjamu Hotspur di Allianz Stadium, diketahui tidak akan diperkuat oleh bintang mudanya, Paulo Dybala. Sebelumnya berhembus kabar jika Dybala akan dimainkan di leg pertama Liga Champions.

Namun kabar tersebut terbantahkan, setelah manajemen Juventus merilis daftar nama pemain. Di dalam daftar tersebut, tidak ada nama Dybala. Kenyataannya, Dybala saat ini masih menjalani masa pemulihan akibat cedera yang dialaminya.

Baca juga : Juventus Naik Ke Puncak Setelah Kalahkan Fiorentina

Paulo mendapat cedera otot hamstring saat Juve mengalahkan Cagliari pada bulan Januari lalu. Sejak itu, Paulo yang diperkirakan akan absen selama 1 bulan, sudah melewatkan 5 pertandingan untuk membela timnya.

Kabar mengenai absennya Dybala juga sudah sampai ke telinga pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. Namun Pochettino menilai, absennya Dybala tidak akan berpengaruh banyak pada kekuatan permainan Bianconeri.

Menurut pelatih asal Argentina itu, Juventus bukan hanya mengenai Paulo Dybala. Masih ada pemain bagus lainnya seperti, Douglas Costa dan Federico Bernardeschi yang harus diwaspadai.

Di pihak lain, pelatih Juventus pun menyatakan kesiapannya untuk menghadapi Hotspur. Apalagi di laga pertama ini, Juventus menjadi tuan rumah lebih dulu. Maka pertandingan ini akan menjadi momentum untuk menjaga kemenangan.

Allegri sendiri menilai jika laga nanti akan berlangsung ketat, karena kedua tim memiliki kekuatan yang nyaris seimbang. Allegri menuntut tim asuhan nya untuk bermain cerdas dan menggunakan taktik. Karena jika dibandingkan dari segi fisik, Spurs lebih unggul.

Tak lupa juga, pelatih asal Italia itu meminta agar tim nya tetap fokus dan berhati-hati, agar dapat memaksimalkan semua kesempatan untuk meraih kemenangan.

Pertandingan Pertama Tottenham Hotspur Di Tahun Ini Di Bawah Guyuran Hujan

Pertandingan Pertama Tottenham Hotspur Di Tahun Ini Di Bawah Guyuran Hujan

Pertandingan Pertama Tottenham Hotspur Di Tahun Ini Saat Bertemu Swansea Dimenangkan Di Bawah Guyuran Hujan Deras

Bandar Judi Bola – Pertandingan pertama Tottenham Hotspur di tahun ini saat bertemu Swansea berhasil dimenangkan. Hasil tersebut menjadi modal bagi pasukan Pochettino untuk melakoni sisa musim, meski kemenangan diraih dibawah guyuran hujan deras.

Bertandang ke Liberty Stadium pada Rabu (03/01/2018) dini hari tadi, The Lily Whites menang dengan skor 0-2. Kemenangan tersebut berasal dari gol yang dicetak oleh striker pelapis, Fernando Llorente dan Dele Alli.

Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, memutuskan untuk menurunkan Fernando Llorente yang merupakan striker pelapis Harry Kane. Di laga kali ini, Kane berada dalam daftar pemain cadangan karena baru saja sembuh dari sakitnya.

Mengawali babak pertama, kedua tim sempat mengalami kesulitan akibat hujan yang turun membatasi jarak pandang. Namun tak butuh waktu lama, mata para pemain mulai terbiasa dengan guyuran air hujan.

Terbukti dari gol cepat yang dicetak oleh Llorente di menit 12 untuk membawa keunggulan bagi Hotspur. Berawal dari tendangan bebas yang dilancarkan Eriksen ke depan gawang, Llorente sukses menyundul bola ke dalam gawang yang dikawal oleh Fabianski.

Memimpin 0-1, Spurs mendapat kesempatan menggandakan keunggulan lewat Dele Alli. Sayang penyelesaian nya masih melenceng tipis dari mulut gawang. Tuan rumah baru bisa bangkit membangun serangan di menit 32. Namun tendangan bebas dari Renato Sanches masih berakhir diatas mistar Hugo Lloris.

Serangan Swansea yang berikutnya terhitung cepat. Lewat umpan silang Nathan Dyer, bola diarahkan kepada Martin Olsson. Tapi sepakan Olsson masih melenceng tipis dari mulut gawang.

Menjelang akhir babak pertama, Spurs merancang serangan lewat Eriksen. Mengirim umpan silang ke daerah pertahanan lawan, Eriksen mengarahkan bola kepada Llorente yang berada di daerah kotak penalti lawan. Sayangnya eksekusi Llorente masih belum maksimal. Babak pertama pun selesai tak lama kemudian.

Lihat juga : United Kembali Ke Jalur Kemenangan Setelah Tundukkan Everton

Di paruh waktu kedua, Tottenham melancarkan serangan cepat. Namun sepakan Son Heung-Min masih melambung, begitu juga dengan peluang yang dibuat Eriksen.

Percobaan Swansea di menit 65 merupakan hasil kerja sama Mike van der Hoorn dengan Davinson Sanchez. Keduanya berhasil mengecoh pertahanan Spurs sehingga melepaskan fokus penjagaan pada Luciano Narsingh. Tanpa penjagaan, Narsingh melepaskan tembakan kencag ke gawang Lloris. Beruntung Hugo Lloris sigap menahan datangnya bola.

Selang tiga menit, Tottenham memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan hukuman penalti pada mereka setelah pelanggaran Van der Hoorn pada Alli.

Tertinggal lebih dulu dari tamunya membuat Swansea gencar melakukan serangan. Kali berikutnya serangan Swansea dimotori oleh Jordan Ayew. Ayew sukses melepaskan diri dari  pengawalan Vertonghen dan mengecoh Hugo Lloris. Beruntung Ben Davis berhasil mencegah bola tepat pada waktunya.

Memasuki menit akhir waktu normal pertandingan, Spurs akhirnya membuka keunggulan lewat gol yang disematkan Dele Alli. Harry Kane yang masuk menggantikan Llorente di menit ke 68 mengirim umpan lambung terukur kepada Alli yang berada di tengah lapangan.

Menggiring bola dari tengah lapangan, Alli melepaskan tembakan jarak sedang ke gawang Fabianski. Refleks cepat dari Fabianski berhasil menepis tendangan Alli. Namun sialnya, bola berhasil di block Lukasz. Lewat bola rebound, Alli akhirnya berhasil menggetarkan jala Swansea. Laga pun ditutup dengan skor 0-2 bagi kemenangan Spurs.

Akhiri Paruh Musim Pertama, Tim Premier League Berburu Kemenangan

Akhiri Paruh Musim Pertama, Tim Premier League Berburu Kemenangan

Akhiri Paruh Musim Pertama, Tim Premier League Berburu Kemenangan Untuk Raih Poin Penuh

Bandar Judi Bola – Akhiri paruh musim pertama, tim-tim di Premier League siap berburu kemenangan untuk raih poin penuh. Mereka bersiap untuk mengakhiri tahun 2017 dengan hasil posistif sebagai bekal di tahun 2018.

Saat ini Liga Inggris sudah masuk pekan ke 20. Sebagian tim memberikan performa yang menanjak, dan ada juga yang masih naik turun. Seperti yang sudah diketahui, posisi puncak pada klasemen sementara sekarang diduduki oleh Manchester City.

Tim besutan Pep Guardiola tersebut berhasil tampil konsisten musim ini. Sejauh ini Aguero dkk. sudah mengoleksi 58 dengan meraih 19 kemenangan dan hanya satu kali meraih hasil imbang.

Sedang di posisi kedua klasemen, sang rival sekota Manchester United hanya berhasil mengumpulkan 43 poin dari 20 laga yang sudah dilakoni. Sampai paruh musim ini, United sudah menelan 3 kekalahan dan 4 hasil seri.

City berpeluang menambah koleksi poinnya di akhir tahun ini karena mendapat lawan yang cenderung ringan. Pasukan Pep Guardiola dijadwalkan bertamu ke rumah dari Crystal Palace pada Minggu (31/12/2017) nanti.

Di laga tersebut, The Citizen berpeluang menyamakan rekor sebagai tim tak terkalahkan jika berhasil meraih poin penuh di Selhurst Park. Sebagai catatan, saat ini pemegang rekor sebagai tim yang memiliki kemenangan beruntun terbanyak adalah Bayern Munich dengan 19 kali kemenangan.

Berkebalikan dengan The Citizen, Setan Merah belakangan ini menampilkan performa yang cenderung turun naik. Dalam dua laga terakhirnya, United hanya mampu meraih hasil imbang saat bertemu Leicester City dan Burnley.

Lihat juga : Virgil Van Dijk Siap Berseragam The Reds Liverpool Di Bulan Januari

Menutup tahun 2017, United dijadwalkan bertemu dengan Southampton di Old Trafford. David De Gea dkk. diminta untuk membawa MU kembali ke jalur kemenangan jika tak ingin posisi nya disalip oleh The Blues Chelsea yang hanya berselisih 1 poin di posisi tiga.

The Blues berpotensi merebut posisi MU karena akan menjalani laga melawan Stoke City terlebih dulu. Diatas kertas tentu saja Chelsea lebih diunggulkan di laga ini. Dari tiga pertemuan terakhir kedua tim, Chelsea berhasil memetik kemenangan.

Sedang untuk The Reds, Mohamed Salah dkk. akan menjamu Leicester City di Anfield. The Foxes tentu akan menjadi lawan yang menarik bagi Liverpool. Laga melawan Leicester City disebut-sebut sebagai ajang pembuktian performa The Reds yang mulai stabil.

Untuk dua tim London utara, Arsenal dan Tottenham Hotspur, masing-masing akan berlaga melawan West Brom dan West Ham United. Setelah meraih kemenangan terakhir atas Crystal Palace dini hari tadi, The Gunners tentu saja ingin terus mempertahankan kemenangan guna menjaga posisinya di empat besar klasemen.

Sedang West Brom yang akan menjamu Arsenal pasti berusaha untuk menampilkan permainan terbaik mereka. Saat ini The Baggies berada di zona degradasi dan membutuhkan poin penuh untuk naik ke posisi aman. Sepanjang musim bergulir, The Baggies baru membukukan dua kemenangan di pekan awal.

Pertandingan antara Tottenham Hotspur dengan West Ham United tidak akan digelar di akhir tahun ini. Laga mereka akan menjadi yang pertama digelar di awal tahun 2018, tepatnya pada tanggal 4 Januari di Wembley Stadium.

Dele Alli, Bintang Muda Tottenham Hotspur Yang Naik Turun

Dele Alli, Bintang Muda Tottenham Hotspur Yang Naik Turun

Dele Alli, Bintang Muda Tottenham Hotspur Dengan Performa Yang Naik Turun Musim Ini

Bandar Judi Bola – Dele Alli, bintang sepakbola muda yang bermain di klub Tottenham Hotspur belakangan sedang berada dalam sorotan publik. Performanya yang naik turun saat membela klub membuat posisinya dipertanyakan.

Dalam dua bulan terakhir, nama Dele Alli memang sedang tenggelam. Hal tersebut terkait performanya yang naik turun di klub. Sebelumnya, pemain berusia 21 tahun itu menjadi andalan dalam skuat Pochettino.

Performanya yang cemerlang di awal musim terbukti dengan torehan 7 gol yang dicetaknya di segala ajang kompetisi. Gol terakhirnya dibukukan saat The Lily Whites berlaga melawan Real Madrid di ajang Liga Champions awal bulan November lalu.

Setelah itu, penampilan Alli mendadak merosot tajam. Meski masih bisa menghasilkan enam assist, namun publik pendukung Tottenham masih menanti gol dari pemain berposisi gelandang tengah tersebut.

Saat laga melawan Manchester City beberapa waktu lalu, penampilan Dele Alli yang kasar menjadi sasaran kritik dari fans dan hatersnya. Tekel kerasnya kepada Kevin De Bruyne dianggap bisa mematahkan kaki pemain City tersebut.

Beruntung di laga tersebut Alli hanya mendapatkan kartu kuning. Di laga selanjutnya, saat Spurs melawan Burnley, pasukan Pochettino memetik hasil manis. Menang dengan skor 3-0, Alli menyumbangkan satu assist untuk keberhasilan Spurs.

Lihat juga : Jelang Laga Boxing Day, Jose Mourinho Soroti Lini Belakang Burnley

Di laga ini, Alli kembali menjadi sorotan atas dugaan diving yang dibuatnya. Diving yang dibuat Alli menghasilkan penalti untuk Spurs. Tak hanya itu, Alli juga mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras kepada Charlie Taylor.

Namun performa Alli yang angin-anginan dibela oleh rekan satu timnya Harry Kane. Menurut Kane, meski sebagian orang menganggap penampilan Alli buruk, namun dilaga melawan Burnley, Dele menghasilkan assist untuk Kane mencetak gol.

Harry Kane menilai jika Alli merupakan sosok pribadi yang menyenangkan, hanya saja saat ini Alli sedang dalam kondisi yang tidak oke.

Tottenham Hotspur Siap Hadapi Manchester City Akhir Pekan Ini

Tottenham Hotspur Siap Hadapi Manchester City Akhir Pekan Ini

Tottenham Hotspur Siap Hadapi Manchester City Akhir Pekan Ini Setelah Kembali Ke Jalur Kemenangan

Bandar Judi Bola – Tottenham Hotspur mengaku siap menghadapi Manchester City akhir pekan ini. Pasukan Mauricio Pochettino itu dijadwalkan akan menghadapi pemuncak klasemen pada Minggu (17/12/2017) dini hari nanti.

Bertandang ke Etihad Stadium, Spurs akan berusaha memaksimalkan permainannya setelah berhasil kembali ke jalur kemenangan. Harry Kane dkk. baru saja meraih dua kemenangan beruntun melalui tujuh gol yang berhasil dicetak.

Sebelumnya Hotspurs berada dalam situasi sulit, dimana mereka hanya bisa meraih satu kemenangan dari enam laga yang sudah dijalani.

Berbeda dengan Spurs, Manchester City justru baru saja memecahkan rekor baru. The Citizen berhasil mencatatkan 15 kali kemenangan beruntun di Premier League, mengalahkan rekor yang pernah dicetak oleh Arsenal sebelumnya.

Apalagi City juga tak terkalahkan saat melawan klub-klub besar Liga Inggris. Laga terbesar nya saat menang di derby Manchester akhir pekan lalu. Pasukan Pep Guardiola berhasil menumbangkan rival sekotanya, Manchester United dengan skor tipis 1-2 di Old Trafford.

Meski City memiliki rekor kemenangan terpanjang musim ini, Pochettino tak ingin timnya bernasib sama dengan korban City yang lain. Terutama dengan catatan yang dimiliki oleh Spurs saat menghadapi Sergio Aguero dkk.

Lihat juga : Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Dari fakta yang terkumpul mengenai pertemuan kedua tim, City belum pernah menang melawan Hotspurs. Dari 4 pertemuan terakhir, City menelan 3 kekalahan dengan satu hasil imbang saja di tahun 2013 dan 2015.

The Lily Whites juga menjadi tim yang paling banyak memenangkan laga tandang saat melawat ke Etihad Stadium. Spurs tercatat sudah sepuluh kali menang saat bertamu ke kandang City.

Penyerang City, Sergio Aguero, juga tercatat gagal menjebol gawang Spurs di empat pertemuan terakhir mereka. Padahal tendangan yang dilepaskan tercatat sebanyak tujuh kali dan mengarah ke gawang.

Jika Spurs berhasil meraih kemenangan saat melawan City, maka The Lily Whites akan menjadi tim pertama yang menjegal laju positif Manchester City.

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions

Spurs Dijadwalkan Akan Bertemu Juventus Di Liga Champions, Pochettino Sudah Tak Sabar Lagi

Bandar Judi Bola – Spurs dijadwalkan akan bertemu Juventus di laga lanjutan Liga Champions. Hasil undian yang dilakukan pada Senin (11/12/2017) kemarin membuat pelatih Spurs, Pochettino senang sekali.

Undian Liga Champions untuk babak 16 besar telah selesai dilaksanakan. Beberapa tim mungkin kurang bersemangat hasil undian tersebut. Namun lain halnya dengan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Pochettino yang memiliki darah Italia, mengaku sangat bersemangat dengan hasil undian itu. Meski lahir di Argentina, nama Pochettino sendiri merupakan nama yang khas  dan kental dengan aroma Italia.

Keluarga besar Italianya berasal dari Turin, yang merupakan kota asal Juventus. Pochettino sendiri di masa mudanya sempat berharap bisa memperkuat klub yang berjuluk La Vecchia Signora tersebut.

Pochettino menilai pertemuan dengan Juventus nanti akan menjadi pertandingan yang sulit. Seperti yang diketahui, Bianconeri merupakan salah satu finalis Liga Champions musim lalu.

Juve sendiri memiliki catatan yang tidak terlalu bagus saat harus menjalani laga dengan klub-klub asal Inggris. Opta mencatat, sejak musim 1998/1999 Bianconeri sudah bertemu dengan 5 klub asal Inggris.

Klub pertama adalah Setan Merah. Di musim 1998/1999, Juve gagal ke final karena kalah agregat 3-2 dari Manchester United. Bianconeri yang berhasil menahan imbang MU di leg pertama, harus menelan kekalahan saat bertamu ke Old Trafford di leg kedua.

Di musim 2004/2005, Juve juga takluk dari The Reds Liverpool. Saat itu perjuangan Si Nyonya Tua harus terhenti di perempatfinal karena kalah agregat dari Liverpool 1-2.

Tahun berikutnya, Bianconeri kembali kandas di babak perempatfinal. Kali ini giliran tim meriam London, Arsenal, yang mematikan langkah Juve. Tim hitam putih tersebut kalah dengan agregat 0-2.

Musim 2008/2009, Chelsea menyingkirkan tim asal Turin tersebut dengan skor total 2-3. Dan terakhir, tim Inggris yang berhasil mengalahkan Juve adalah Fulham. The Cottagers melibas Juve di leg kedua dengan total agregat 1-4.

Baca juga : Massimiliano Allegri Kecewa Juve Tak Bisa Raih Kemenangan

Derbi London Utara Jilid Satu Menjadi Milik Tim Meriam London

Derbi London Utara Jilid Satu Menjadi Milik Tim Meriam London

Derbi London Utara Jilid 1 Menjadi Milik Tim Meriam London, Arsenal

Bandar Judi Bola – Derbi London utara jilid 1 yang digelar malam tadi menjadi milik Tim Meriam London, Arsenal. Bermain di Emirates Stadium, Arsenal berhasil mengunci kemenangan atas tamunya Spurs dengan skor 2 gol tanpa balas.

Alexis Sanchez dan Skhodran Mustafi sama-sama mencetak gol di babak pertama. Gol ini juga yang membawa Arsenal keluar sebagai pemenang derbi London utara jilid 1 sekaligus mengamankan posisi Wenger sebagai pelatih Arsenal.

Pertandingannya sendiri berjalan dengan tensi yang cukup tinggi. Kedua tim langsung saling serang sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. The Gunners, melalui Lacazette mendapat peluang terlebih dahulu. Sayangnya tendangan Lacazette masih jauh diatas gawang yang dijaga Lloris.

Tak jauh berbeda, peluang yang didapat Spurs melalui Harry Kane pun gagal dieksekusi dengan baik. Sepakan keras Kane ke arah gawang Arsenal masih bisa digagalkan oleh Petr Cech.

Akhirnya di menit ke 36, Arsenal berhasil membuka keunggulan lewat Skhodran Mustafi. Bermula dari tendangan bebas yang dilepaskan Mesut Oezil, umpan lambung tersebut berhasil diselesaikan dengan baik oleh tandukkan Mustafi.

Lima menit berselang, giliran Alexis Sancez yang memperbesar angka bagi tuan rumah. Lacazette mengirimkan umpan silang ke arah dekat tiang dimana Sancez berada, yang langsung dituntaskan Sanchez dengan kaki kanannya. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0.

Pasukan Arsene Wenger memulai babak kedua dengan menguasai pergerakan bola dan mengendalikan permainan. Spurs yang sempat terpojok perlahan bisa terlepas dari tekanan Oezil dkk.

Kane kembali membuka peluang saat mendapat bola umpan. Sayangnya tembakan Kane masih bisa dihalau oleh Mustafi. Performa Kane dan Dele Alli yang buruk di laga ini membuat Pochettino memutuskan untuk menarik mereka dari pertandingan.

Pochettino memasukkan Llorente dan Son untuk menambah daya serang. Meski begitu, perubahan tersebut tidak membawa banyak pengaruh. Hingga akhir peluit panjang, The Lily Whites tetap tidak bisa mengejar ketertinggalannya.

Lihat juga : Setan Merah Kembali Menang Di Kandang Saat Jamu New Castle

Derby London Utara Antara Arsenal Dan Tottenham Hotspur

Derby London Utara Antara Arsenal Dan Tottenham Hotspur

Derby London Utara, Mana Yang Lebih Kuat Antara Arsenal Dan Tottenham Hotspur

Bandar Judi Bola – Derby London Utara antara Arsenal dengan Tottenham Hotspur akan digelar pada Sabtu (18/11/2017) nanti. The Gunners akan menjamu Tottenham Hotspur di Emirates Stadium.

Kiper Arsenal, Petr Cech, mengatakan bahwa derby esok akan berjalan menarik. Selain karena persaingan untuk posisi di klasemen liga, kedua tim juga akan memperbutkan tiket ke babak Liga Champions musim depan.

Pendapat lain juga disampaikan oleh mantan pemain Arsenal, Charlie Nicholas. Nicholas menyarankan agar di laga esok Wenger menepikan dahulu Alexis Sanchez dan Mesut Oezil. Dikarenakan permainan mereka yang sedang tidak bagus bersama tim.

Nicholas menilai untuk derby London Utara nanti, Danny Welbeck dan Alexandre Lacazette lebih cocok untuk dijadikan starter. Pergerakan Welbeck yang luwes akan bisa mengecoh pertahanan dari Spurs.

Sedang Lacazette dibutuhkan untuk mengeksekusi peluang dan mencetak angka bagi Arsenal. Dan untuk barisan pertahanan Nicholas menyarankan untuk memasang Alex Iwobi, Aaron Ramsey dan juga Granit Xhaka.

Ketiga nama terakhir terbukti membantu Arsenal saat menahan imbang Chelsea di Stamford Bridge pada pekan ke lima liga beberapa waktu lalu. Alex Iwobi yang berposisi sebagai winger juga optimis The Gunners akan memenangkan derby akhir pekan nanti.

Musim lalu merupakan yang pertama kalinya sejak 20 tahun terakhir dimana Spurs bisa finis di posisi di atas Arsenal. Beberapa musim terakhir, Spurs memang menunjukkan kenaikan grafik yang cukup signifikan sejak ditangani Mauricio Pochettino.

Spurs dibawah asuhan Pochettino juga memiliki rekor yang bagus saat menjalani derby London utara. Dari lima pertemuan terakhir antara Arsenal dengan Spurs, Pochettino meraih 3 hasil imbang dan 2 kali menang tanpa kekalahan sekalipun.

Sedang bagi The Gunners, kemenangan terakhir yang diraih atas The Lily Whites adalah pada tahun 2013 tepatnya di bulan September. Sejak itu, Arsenal belum pernah meraih kemenangan lagi di derby London.

Baca juga : Gianpiero Ventura Resmi Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Italia

Harry Kane Absen Bela Tottenham Spurs Malam Ini

Harry Kane Absen Bela  Tottenham Spurs Malam Ini

Harry Kane Absen Saat Setan Merah Jamu Spurs

Bandar Judi Bola – Pemain bintang Tottenham Hotspur, Harry Kane dipastikan absen malam nanti. Absen nya Kane dipastikan oleh manajer Spurs, Mauricio Pochettino dalam jumpa pers jelang pertandingan nanti.

Harry Kane mendapatkan cedera hamstring ringan saat laga Spurs melawan Liverpool. Di pertandingan itu Kane mencetak dua gol dan menyumbang satu assist bagi kemenangan The Lily Whites.

Meski hanya mengalami cedera ringan, Pochettino mengatakan tidak ingin mengambil resiko dengan menurunkan Kane malam nanti. Ia ingin agar pemain bintang nya benar-benar beristirahat dan memulihkan kondisi pasca cedera.

Pochettino tidak menutup kemungkinan bahwa Kane akan segera merumput kembali. Apalagi dipertengahan pekan depan nanti, Spurs akan menjamu Real Madrid dalam pertandingan lanjutan Liga Champions.

Berbeda dengan Pochettino, manajer Setan Merah, Jose Mourinho mengatakan tidak ingin memberikan komentar apapun mengenai para pemain yang tidak bisa tampil karena cedera. Ia lebih baik fokus pada persiapan tim nya malam nanti.

Karena menurut nya, jika ia mengomentari pemain lawan yang cedera maka ia juga harus mengomentari pemain nya yang berada dalam kondisi sama. Dan ia sedang tidak tertarik untuk membahas hal itu.

Menurut data statistik, Harry Kane adalah salah satu pemain muda yang tengah bersinar saat ini di liga. Ia hampir berhasil mencetak gol di setiap laga tandang. Hanya ada dua stadion dimana Kane belum berhasil mencatatkan namanya.

Stadion Turf Moor milik Burnley dan Stadion Old Trafford milik Setan Merah adalah kedua stadion tersebut. Sayang nya dengan cedera yang sedang dialami saat ini, Kane kehilangan kesempatan untuk mencoba mencatatakan namanya di Old Trafford.

Baca Juga : Simak Ulasan Head To Head Jelang Duel The Red Devils Versus The Lily Whites

Luke Shaw Ingin Kembali Bermain Bersama Pochettino

Luke Shaw Ingin Kembali Bermain Bersama Pochettino

Luke Shaw Menyatakan Keinginannya Untuk Reuni Dan Bermain Kembali Di Bawah Asuhan Pochettino

Bandar Judi Bola – Luke Shaw menyatakan keinginannya untuk kembali bermain dibawah asuhan Mauricio Pochettino. Bek kiri Manchester United itu menyampaikan dalam epilog buku “Brave New World : Inside Pochettino’s Spurs” karya Guillem Balague.

Luke Shaw yang memulai debut di tim utama Southampton sejak Januari 2012 merupakan salah satu pemain yang sedang bersinar karirnya. Dia menjadi salah satu pemain andalan Pochettino di Southampton.

Itulah salah satu alasan yang membuat manajer Setan Merah saat itu, David Moyes memboyongnya ke Old Trafford. Luke mendapat tawaran kontrak bermain selama 4 musim di Manchester United.

Bersamaan dengan pindahnya Shaw, sang manajer Mauricio Pochettino juga pindah ke Tottenham. Pochettino menjalani karir yang bagus bersama tim barunya. Bahkan di musim ini, Mauricio Pochettino berhasil membawa Spurs sampai di posisi tiga besar.

Berkebalikan dengan Pochettino, karir Luke Shaw bersama Setan Merah tidak berjalan mulus. Sejauh ini, Luke Shaw baru 32 kali membela Setan Merah sejak didatangkan empat musim lalu.

Sering dibekap cedera menjadi salah satu alasan jarangnya Luke Shaw dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain. Total sudah 601 hari yang digunakan untuk memulihkan kondisinya akibat cedera. Saat ini Shaw malah lebih banyak main di tim U-23 MU.

Di musim ini, Luke baru dua kali dimainkan oleh Jose Mourinho. Salah satunya saat laga menghadapi Swansea City pada Rabu dini hari lalu, Mou memberi Shaw kesempatan bermain meski hanya berdurasi 3 menit.

Kurangnya kesempatan bermain dan hubungannya yang kurang baik dengan sang manajer membuat kabar kepindahan Shaw ke Spurs semakin nyata. Ditambah lagi sampai sekarang, pihak Setan Merah belum menawarkan kontrak baru.

Kontrak Shaw sendiri dikabarkan akan habis pada Juni 2018 nanti. Shaw bisa dilepas dengan status bebas transfer jika manajemen Setan Merah tidak memperpanjang kontraknya sesegera mungkin.

Simak juga : Simak Ulasan Head To Head Jelang Duel The Red Devils Versus The Lily Whites

1 2 3