Penyerang Muda Italia Siap Perpanjang Kontraknya Di Milan

Penyerang Muda Italia Siap Perpanjang Kontraknya Di Milan

Bandar Judi Bola –  Penyerang muda Italia siap perpanjang kontraknya di Milan. Patrick Cutrone akan segera perpanjang kontrak di Milan karena berhasil membuat banyak pihak kagum dengan performa apiknya selama musim 2017-18 kemarin.

Penyerang Muda Italia Siap Perpanjang Kontraknya Di Milan
#Patrick Cutrone #AC Milan #Bandar judi bola

Walau di tengah situasi masalah finansial mereka yang semakin sulit, AC Milan terus berbenah. Dengan segera memagari pemain-pemain bintang mereka yang akan menjadi pilar klub di masa depan dengan tawaran kontrak baru.

Dan setelah Alessio Romagnoli memperpanjang masa baktinya, kini giliran Patrick Cutrone yang diperkirakan akan menyusul rekan satu timnya tersebut. Penyerang 20 tahun tersebut telah menjadi bagian yang penting skuat AC Milan sejak kemunculannya di awal musim kemarin. Bersinar selama tur pramusim, ia pun sukses melanjutkannya di sepanjang musim kompetisi.

Padahal dalam daftar striker Milan, ia pemain yang paling tidak diharapkan kontribusinya. Hal itu karena Cutrone baru pertama kali dipromosikan ke tim inti. Karena Cutrone pula, setidaknya AC Milan bisa kembali mendapatkan tiket Liga Europa dengan finis di akhir musim urutan ketujuh.

BACA JUGA : Inter Milan Bersaing Dengan AC Milan Untuk Datangkan Memphis Depay

Total Cutrone sudah mencatatkan 16 gol di semua kompetisi untuk AC Milan dan memberikan tiga assist dalam 42 penampilan. Sebuah sumber mengabarkan bahwa AC Milan diperkirakan akan memberikan tawaran kontrak baru untuk produk binaan akademi tersebut. Kemungkinan akan diterima dan lagsung ditandatangani.

Kesepakatan baru ini dikabarkan akan berlaku sampai musim panas 2023 dan sola detail gaji masih belum dipastikan. Patrick Cutrone berpeluang besar memperpanjang masa baktinya di San Siro.

Penampilan apik pemain berkebangsaan Italia ini sejatinya telah menarik perhatian sejumlah klub-klub papan atas Eropa. Beberapa dari mereka malah sudah menanyakan statusnya, walau pihak AC Milan sendiri tetap tidak akan menjual aset berharga mereka.

AC Milan saat ini sedang berjuang keras untuk mempertahankan sejumlah pemain bintang mereka yang terancam bakal dijual. Jika mereka masih belum menemukan solusi mengatasi masalah finansial mereka, termasuk sandungan sanksi Financial Fair Play yang terus mengikuti.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Patrick Cutrone Tak Menyangka Dirinya Dipanggil Ke Timnas Italia

Patrick Cutrone Tak Menyangka Dirinya Dipanggil Ke Timnas Italia

Patrick Cutrone Tak Menyangka Jika Dirinya Dipanggil Masuk Ke Dalam Daftar Timnas Senior Italia

BandarJudiBola – Patrick Cutrone, bintang muda AC Milan, dipanggil masuk ke timnas senior Italia. Pemanggilan Cutrone ke timnas berhubungan dengan laga persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Nama Patrick Cutrone masuk dalam skuat pemain yang akan dibawa oleh pelatih timnas Italia, Luigi Di Biagio. Dalam waktu dekat, Patrick bersama rekan-rekannya di timnas akan melakoni laga persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Lawan pertama mereka adalah timnas Argentina. Laga persahabatan tersebut menurut jadwal akan digelar pada tanggal 23 Maret mendatang di Etihad Stadium. Lalu empat hari berselang, mereka akan bertemu Inggris di Wembley Stadium.

Pelatih timnas Italia, Luigi Di Biagio, mengaku terkesan dengan penampilan striker muda AC Milan tersebut. Musim ini, performa pria kelahiran 20 tahun lalu tersebut tergolong bagus.

Lima belas gol berikut 2 assist, sudah dikantonginya dari seluruh kompetisi yang diikutinya bersama Rossoneri. Torehan itu membuat Cutrone  diberi predikat sebagai pemain tersubur di klubnya.

Baca Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Cutrone sendiri mengaku, reaksi pertamanya saat mendengar kabar jika dirinya masuk skuat timnas senior adalah kaget dan tidak percaya. Ia bahkan sampai melakukan pengecekan di daftar nama skuat timnas U-21 untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

Sebelumnya saat masih bermain di timnas U-21, pria yang mengawali karir sepakbolanya di tim muda Milan, sudah mengemas 4 gol. Ia juga sudah lima kali menyandang ban kapten timnas U-21.

“Bisa melakukan debut di timnas senior merupakan suatu hal yang menggairahkan. Ini seperti mimpi, saya tidak percaya jika saya mendapat kesempatan ini.” ucap Patrick.

Berita Terkait :

“Saya bahkan sampai mengecek daftar skuat timnas U-21 untuk memastikan nama saya benar-benar tak ada disana. Saya akan bekerja keras membayar kepercayaan ini dan memberikan yang terbaik untuk Italia.” jelas Cutrone seperti yang tertulis di Football Italia.

Cutrone sendiri baru melakukan debutnya bersama timnas U-21 Italia pada bulan September 2017 yang lalu. Selain Patrick Cutrone, pemain muda lainnya yang juga dipanggil ke timnas senior adalah Federico Chiesa.

Meski penampilan Chiesa tak secemerlang kompatriotnya di timnas, namun ia juga memiliki kelebihan tersendiri. Di musim ini, pemain 20 tahun itu sudah mencetak lima gol bersama La Viola, dan mendapat kepercayaan untuk mengawal lini depan Fiorentina.

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo Dengan Selisih Satu Angka, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

BandarJudiBola – Tundukkan Chievo dengan selisih satu angka, Milan sukses raih poin penuh. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, berhasil membawa Rossoneri kembali ke jalur kemenangan.

Bermain di Stadion San Siro pada Minggu (18/03/2018) malam, Milan sukses tundukkan Chievo dengan skor 3-2. Setelah sempat tertinggal di babak pertama, Rossoneri berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di babak kedua.

Milan berhasil membuka keunggulan lebih dulu di menit ke 10. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan tim tamu, Hakan Calhanoglu dengan mudah menjebol bola umpan dari Franck Kessie. Milan memimpin 1-0.

Saat laga memasuki menit 33, Chievo berhasil menyamakan kedudukan. Sama-sama lemah dalam barisan pertahanan, giliran Mariusz Stepinski yang memanfaatkan celah dibarisan belakang Milan. Stepinski pun dengan mudah membawa kedudukan berimbang.

Lihat Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Satu menit kemudian, Chievo membalikkan keadaan. Roberto Inglese sukses merebut bola dari pemain Milan yang akan melepaskan umpan. Sepakan kerasnya pun gagal ditepis Donnarumma. Skor 1-2 untuk Chievo.

Tiga menit jelang waktu jeda, Suso berpeluang mengejar ketertinggalan dari tim tamu. Sayangnya penyelesaian mantan pemain Liverpool tersebut masih belum menemui sasaran. Babak pertamapun berakhir dengan keunggulan sementara Chievo.

Tertinggal dari tim tamu, Milan memulai laga di babak kedua dengan tempo permainan yang lebih tinggi. Usaha pasukan Gattuso berbuah gol di menit ke 51. Kali ini giliran Patrick Cutrone yang menceploskan bola ke gawang Sorrentino dan menyamakan kembali kedudukan.

Berambisi untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dan meraih poin penuh, Milan tak sedikitpun mengendurkan tekanan. Sayang peluang Suso dan Calhanoglu di menit 67 dan 74 belum membuahkan hasil.

Berita Lainnya : Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Publik San Siro kembali bersorak setelah gol ketiga Milan tercipta di menit 81. Memaksimalkan umpan yang bermula dari tendangan sudut, bola kemudian diceploskan ke dalam gawang Chievo lewat tandukkan Andre Silva. Milan berbalik unggul 3-2.

Di akhir babak kedua, tepatnya di mas injury time, Rossoneri berkesempatan menambah perolehan angka. Milan mendapat hadiah penalti setelah wasit melakukan pengecekan ulang melalui teknologi VAR. Nenad Tomovic terbukti melakukan handsball saat berusaha memblok sepakan Calhanoglu.

Tapi Franck Kessie yang ditunjuk sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya. Tembakan nya yang lemah dengan mudah diantisipasi kiper lawan. Milan pun harus mengakhiri laga dengan skor 3-2.

Meski mendapat tambahan 3 angka, Il Diavolo tetap tertahan di posisi ke enam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sedang Chievo juga tetap di posisi 16 dengan mengumpulkan 25 angka.

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Di Penghujung Laga Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan Dari Liga Champions

BandarJudiBola – Gol Danny Welbeck di penghujung babak kedua, pastikan The Gunners melaju ke babak berikutnya di ajang Liga Champions. Arsenal berhasil memulangkan AC Milan dengan skor 3-1 di leg kedua.

Bertamu ke Emirates Stadium pada Jumat (16/03/2018) dini hari, langkah pasukan Gennaro Gattuso harus terhenti. Mereka tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan tuan rumah Arsenal dengan skor 3-1.

Posisi Arsenal semakin kuat setelah sebelumnya pada leg pertama, meraih kemenangan 2-0. Dengan total agregat 5-1, Arsenal dipastikan menyusul Manchester City dan Liverpool yang sudah lebih dulu lolos.

Peluang pertama Milan datang selepas kick-off babak pertama. Memaksimalkan peluang Patrick Cutrone, Andre Silva langsung menyambar bola. Tapi tembakannya masih melebar tipis dari tiang gawang.

Lihat Juga : Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Arsenal mendapat peluang di menit 23. Membangun serangan dari sisi kiri lapangan, Danny Welbeck menyerang dari sisi ke arah gawang Donnarumma. Beruntung kiper muda Milan itu berhasil menepis bola.

Memasuki menit ke 35, Milan yang bertekad untuk meraih kemenangan memecah kebuntuan lebih dulu. Lewat usaha Hakan Calhanoglu, Milan memimpin lebih dulu dengan skor 0-1.

Empat menit berselang dari gol Milan, Arsenal mendapat hadiah penalti. Pelanggaran dilakukan oleh Ricardo Rodriguez kepada salah satu pemain Arsenal di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Danny Welbeck membawa The Gunners menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Menit berikutnya, giliran Rossoneri yang mengklaim penalti. Callum Chambers dianggap melakukan handball saat mengantisipasi sebuah umpan silang. Namun klaim tersebut ditolak oleh wasit. Tak lama kemudian, babak pertama ditutup dengan kedudukan imbang 1-1.

Kembali dari jeda, Milan yang berambisi untuk menang terus melancarkan serangan. Sayangnya Suso gagal memaksimalkan peluang. Begitu juga dengan usaha Aaron Ramsey yang bekerja sama dengan Mesut Oezil, yang belum tepat sasaran.

Jual beli serangan terus terjadi di sepanjang babak kedua. Beberapa peluang emas tercipta dari kedua tim, namun belum ada yang berbuah angka bagi kedua tim.

Berita Terkait : Unggul Cepat, Blaugrana Kunci Kemenangan Atas Chelsea Di Leg Kedua

Di menit 71, The Gunners berhasil membalikkan keadaan. Bermula dari umpan pendek yang diteruskan oleh Ramsey, Granit Xhaka melepaskan sepakan keras jarak jauh. Xhaka membawa The Gunners berbalik unggul setelah Donnarumma gagal mengantisipasi datangnya bola dengan baik. 2-1, Arsenal memimpin.

Mendekati akhir babak, gol kedua yang dicetak Danny Welbeck memastikan kelolosan Arsenal. Dimulai dengan umpan silang Wilshere dari sisi sebelah kanan lapangan, bola lantas disambar Ramsey dengan sundulannya.

Tapi, sial bagi Ramsey, Donnarumma berhasil menepis bola. Welbeck yang berada tak jauh dari posisi jatuhnya bola langsung menyambar si kulit bundar. Donnarumma yang mati langkah hanya bisa terpana melihat gawangnya kembali kebobolan.

Hasil tersebut membawa tim berjuluk Meriam London berhak melaju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan total agregat 5-1.

AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Tak Diunggulkan, AC Milan Berhasil Memperpanjang Catatan Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Bandar Judi Bola – Tak diunggulkan dalam laga kali ini, AC Milan malah pulang dengan poin penuh. Kemenangan Milan atas tuan rumahnya sekaligus memperpanjang catatan kemenangan beruntun Rossoneri.

Giornata 26 yang mempertemukan Serigala Kota, AS Roma dengan Rossoneri sudah selesai digelar. Sebagai tim yang tidak diunggulkan, AC Milan malah berhasil membungkam Roma dengan skor 0-2 tanpa balas.

Roma yang sudah dominan sejak awal laga, terus tampil menekan pertahanan Rossoneri. Peluang pertama Roma datang di menit ke lima melalui tendangan jarak jauh Cengiz Under. Tapi sepakannya berhasil ditepis Donnarumma.

Sepanjang babak pertama berjalan, Il Diavolo belum mendapat peluang yang benar-benar mengancam gawang Allison Becker. Sementara tuan rumah pun belum bisa menembus rapatnya pertahanan Rossoneri. Babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.

Baca juga : Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Usai turun minum, tim besutan Gattuso menunjukkan kebangkitan. Tiga menit laga berjalan, Rossoneri membuka keunggulan lebih dulu. Patrick Cutrone yang menerima umpan matang Suso dari sisi kanan, sukses menyarangkannya ke gawang Becker. Milan unggul 0-1.

Berselang dua menit, Roma nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, penyelesaian Diego Perotti belum menemui sasaran.

Serangan balik cepat Milan yang memanfaatkan kegagalan Roma saat mengeksekusi sepakan pojok, nyaris menghasilkan angka tambahan. Namun Becker berhasil menepis bola. Begitu juga serangan dari Nikola Kalinic dan Kostas Manolas yang memaksa Becker bekerja keras menyelamatkan gawangnya.

Di menit 74, tim besutan Gennaro Gattuso menggandakan keunggulan berkat gol yang dicetak oleh Davide Calabria. Bermula dari terobosan Calabria di sisi kanan lapangan, ia kemudian bekerja sama dengan Nikola Kalinic lewat operan satu dua.

Calabria yang lolos dari penjagaan, langsung menyambar bola dari umpan Kalinic dan mengubahnya menjadi gol. Alisson yang mati langkah, hanya bisa menyaksikan gawangnya kembali kebobolan. Milan memimpin 0-2.

Menjelang laga berakhir, Rossoneri berpeluang menambah perolehan angka. Sayang, penyelesaian Fabio Borini yang meneruskan umpan dari Hakan Calhanoglu masih melambung diatas mistar gawang tuan rumah.

Memaksimalkan sisa waktu babak kedua, Roma mencoba mengejar ketertinggalan. Tapi hingga laga berakhir, Giallorossi masih tetap kesulitan mencari celah dari pertahanan Rossoneri.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan di tujuh laga terakhir. Dengan koleksi 44 angka, Milan berpotensi menyalip Sampdoria di posisi enam yang hanya berbeda jumlah gol saja. Sedang AS Roma harus rela turun ke peringkat lima.

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Perpanjang Rangkaian Tanpa Kekalahan Setelah Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Bandar Judi Bola – Rossoneri kembali memperpanjang rangkaian kemenangannya. Kalahkan Sampdoria di kandang sendiri, penampilan Milan dibawah asuhan Gennaro Gattuso semakin membaik di setiap laga. Milan seperti kembali menemukan jati dirinya.

Menjamu Sampdoria di Stadion San Siro, Milan sukses raih poin penuh lewat skor tipis 1-0. Pertandingan yang digelar pada Senin (19/02/2018) dini hari itu, dimenangkan tuan rumah berkat gol tunggal Giacomo Bonaventura di babak pertama.

Di laga yang berjalan ketat ini, Milan nyaris memimpin lebih dulu di menit ke 7 lewat hadiah penalti. Ricardo Rodriguez yang maju sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya setelah sepakannya ke gawang berhasil ditepis Emiliano Vivian.

Tujuh menit berselang, Rossoneri akhirnya berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Lewat serangan balik cepat, Bonaventura yang menerima umpan dari Calabria, sukses membuka keunggulan tuan rumah. Milan memimpin 1-0.

Baca juga : Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Bangkit Perlahan

Di paruh babak pertama, Sampdoria mengklaim penalti pada wasit karena Calabria terlihat menyentuh bola. Namun wasit meminta laga tetap dilanjutkan, dan tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran.

Memasuki masa injury time, Milan menggandakan keunggulan berkat gol dari Leonardo Bonucci. Sayangnya wasit kemudian membatalkan gol tersebut, karena Bonucci sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

Di babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Bahkan Sampdoria lebih banyak bermain bertahan, dan hanya melancarkan serangan jika ada kesempatan. Rapatnya pertahanan Il Doria sempat menyulitkan tuan rumah di awal babak kedua.

Milan kembali mendapat peluang di menit 57 lewat tandukkan Allesio Romagnoli. Tapi bola masih melenceng dari mistar gawang. Begitu juga dengan percobaan Suso dua menit kemudian, yang gagal menemui sasaran setelah penyelesaiannya melambung tinggi diatas gawang.

Menjelang waktu normal pertandingan habis, Rossoneri masih berusaha menembus rapatnya pertahanan Sampdoria. Peluang dari tendangan Hakan Calhanoglu masih belum menemui sasaran. Lalu usaha Cutrone pun masih melambung tinggi.

Sampdoria nyaris menyamakan kedudukan saat pertandingan sudah memasuki masa injury time. Pemain belakang Rossoneri gagal mengantisipasi umpan silang para pemain Il Doria di sisi kiri lapangan. Beruntung bagi Donnarumma, penyelesaian Fabio Quagriella hanya menemui sisi luar jala. Laga pun diakhiri dengan kemenangan tipis Milan 1-0.

Dengan raihan poin penuh, AC Milan naik ke posisi 7 klasemen Serie A. Perlahan-lahan mengejar posisi rivalnya, Inter Milan, yang berada di peringkat empat dengan selisih 7 angka.

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Atas Lazio

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Atas Lazio

Milan Naik Ke Posisi Tujuh Setelah Meraih Kemenangan Lewat Skor Tipis Atas Lazio

Bandar Judi Bola – Milan naik ke posisi tujuh klasemen Serie A setelah meraih kemenangan yang penting di pekan 22. Meski hanya menang dengan skor tipis 2-1 atas tamunya Lazio, hasil tersebut tentu saja sangat berarti bagi I Rossoneri.

Lazio yang bertamu ke Stadion San Siro pada Senin (29/01/2018) dini hari lalu harus pulang dengan kekalahan. Meski sempat menyamakan kedudukan di babak pertama, Lazio terpaksa mengakui keunggulan Milan setelah Bonaventura mencetak gol kedua untuk keunggulan I Rossoneri.

Sejak laga dimulai, kedua tim sudah saling melancarkan serangan yang mengancam gawang. Milan pun berhasil membuka keunggulan nya lebih dulu di menit ke 15 dari tendangan bebas Calhanoglu. Bola dari tendangan bebas diarahkan ke depan gawang, yang lalu dimaksimalkan dengan tandukkan dari Patrick Cutrone. Milan unggul 1-0.

Namun lima menit kemudian, Adam Marusic balik menjebol gawang Donnarumma dan membawa kedudukan menjadi seimbang. Bermula dari operan yang diterima Marusic di kotak terlarang, sepakan keras kaki kirinya diarahkan ke pojok gawang. Bola yang berada diluar jangkauan tangan kiper tuan rumah pun meluncur mulus.

Di menit ke 30, Lazio nyaris menggandakan keunggulannya. Sayang bola sundulan dari Sergei Milinkovic-Savic belum berhasil menembus penjagaan Gianluigi Donnarumma. Begitu juga percobaan dari Luis Alberto dua menit kemudian yang hanya mengenai mistar gawang.

Lihat juga : Cagliari Akhirnya Mengakui Keunggulan AC Milan Di Kandangnya

Tiga menit jelang babak pertama usai, serangan balik tuan rumah yang dimotori Calhanoglu masih bisa digagalkan Strakosha. Dua menit berselang, I Rossoneri sukses menggandakan keunggulannya.

Bermula dari umpan lambung silang Davide Calabria ke pusat pertahanan Lazio, Giacomo Bonaventura yang berada dalam posisi tepat langsung menyambar bola lewat sundulannya. Milan pun membalikkan keadaan dengan skor 2-1 saat menutup babak pertama.

Di babak kedua, Lazio menaikan tempo serangan untuk mengejar ketertinggalan. Sedangkan tuan rumah yang sudah kembali memimpin, lebih banyak bermain defensif dengan sesekali melancarkan serangan balik yang mengancam.

Lazio berpeluang menyamakan kedudukan di menit 66 dan 69 melalui usaha Sergei Milinkovic-Savic. Sayangnya kedua percobaan yang dilakukan Sergei masih bisa ditepis oleh Donnarumma yang tampil cemerlang.

Menjelang akhir laga, Biancoceleste kembali mendapat peluang. Bermula dari umpan Felipe Anderson pada menit 85, Senad Lulic gagal memaksimalkan umpan tersebut karena tidak berada dalam posisi yang siap saat menerima umpan.

Kesempatan terakhir Lazio untuk menyamakan kedudukan datang di masa injury time. Sialnya tembakan dari Marco Parolo masih melenceng dan belum menemui sasaran. Laga pun diakhiri dengan skor 2-1 setelah wasit meniupkan peluit panjang.

Hasil positif ini membawa tim besutan Gennaro Gattuso naik ke posisi tujuh klasemen sementara Serie A dengan perolehan 31 poin. Sedangkan Biancoceleste masih bertahan di posisi 3 dengan mengumpulkan 46 angka.

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gattuso Sukses Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Bandar Judi Bola –  Menang di Derby Milan, pelatih baru AC Milan, Genaro Gatusso sukses bawa timnya lolos ke babak selanjutnya dari Coppa Italia. Milan sukses tundukkan Inter lewat gol tunggal yang dicetak di menit akhir babak perpanjangan waktu.

Bermain di San Siro yang merupakan kandang kedua tim, derby digelar pada Kamis (28/12/2017) dini hari tadi. Di laga ini, Milan tidak diperkuat oleh kiper mudanya Gianluigi Donnarumma. Sang Allenatore memilih kakak dari Donnarumma, Antonio Donnarumma untuk turun di laga tersebut.

Ini adalah debut pertama sang kakak di pertandingan besar. Di debutnya ini, Antonio berhasil menjaga kepercayaan Gatusso dengan mengawal gawang Milan dari awal laga hingga akhir.

Sejak awal laga kedua tim sudah saling menekan. Milan mendapat peluang pertama di menit ke 18 lewat serangan Bonaventura. Sayangnya sundulan Giacomo Bonaventura masih bisa digagalkan oleh Samir Handanovic.

Lewat serangan balasan, Inter sempat menjebol gawang Donnarumma melalui tendangan Ivan Perisic. Berawal dari sepakan pojok, tendangan Perisic membentur badan dari Antonio yang menyebabkan bola masuk ke gawang. Namun belakangan gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.

Hingga menjelang babak pertama usai, saling serang diantara kedua tim masih berlangsung. Sayangnya belum ada yang benar-benar dirubah menjadi angka untuk membawa keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata.

Kembali dari istirahat turun minum, Inter menciptakan peluang emas di menit ke 60. Joao Mario berhasil melepaskan tembakan keras dari depan gawang yang mengarah lurus ke gawang yang dikawal Donnarumma. Tapi berkat penampilan Antonio yang gemilang, jala Milan masih bisa diselamatkan.

Lihat juga : Cerita Emmanuel Eboue, Mantan Pemain Arsenal Yang Kini Dalam Kondisi Menyedihkan

Selang lima menit, peluang emas Milan gagal dimaksimalkan oleh Bonaventura. Sundulannya masih melebar di atas gawang Handanovic. Percobaan Milan berikutnya datang dari Suso. Sialnya tendangan Suso yang berubah arah hanya membentur mistar gawang setelah membentur pemain belakang Inter.

Donnarumma kembali memperlihatkan penampilannya yang layak dipuji. Donnarumma kembali menggagalkan usaha Perisic di menit 87 yang melepaskan tendangan jarak jauh. Antonio juga menepis usaha Inter berikutnya yang datang dari Candreva setelah winger asal Italia itu menyambar bola rebound.

Hingga waktu normal pertandingan habis, skor 0-0 masih bertahan, dan memaksa untuk dilakukan perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu yang pertama, Milan akhirnya berhasil menjebol gawang Inter.

Berawal dari umpan yang dilancarkan oleh Suso, Patrick Cutrone berhasil merobek jala Handanovic untuk membawa keunggulan bagi Milan. Gol tersebut menjadi penyelamat yang membawa Milan ke semifinal Coppa Italia.