Adam Lallana Bisa Mengisi Posisi Yang Ditinggalkan Coutinho

Adam Lallana Bisa Mengisi Posisi Yang Ditinggalkan Coutinho

Adam Lallana Bisa Mengisi Posisi Yang Ditinggalkan Oleh Coutinho Setelah Pulih Dari Cedera

Bandar Judi Bola – Adam Lallana kemungkinan besar bisa mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Coutinho. Kembali dari cedera panjang, Lallana dipastikan bisa segera memperkuat skuat The Reds dalam waktu dekat.

The Reds Liverpool memang baru saja ditinggal pemain bintangnya, Philippe Coutinho, yang baru saja pindah ke Barcelona. Los Cules menebus Coutinho dengan harga 143 juta pound sterling. Harga tersebut membuatnya menjadi pemain termahal nomor dua di dunia.

Sepeninggalan Coutinho, The Reds sempat dikhawatirkan akan goyah. Apalagi ujung tombak yang bisa diandalkan untuk produktif mencetak angka sudah tidak banyak. Selain Mohamed Salah, ada pemain yang baru didatangkan yakni Virgil van Dijk.

Meski begitu, Liverpool diminta untuk tetap mencari pemain baru guna menambal tempat kosong yang ditinggalkan Coutinho. Namun sepertinya The Reds tidak akan melakukan belanja pemain lagi.

Liverpool sebenarnya sudah memiliki orang yang bisa mengisi posisi kosong tersebut. Adam Lallana disebut-sebut akan menjadi pengisi posisi kosong itu. Lallana yang baru saja pulih dari cedera diharapkan akan bersinar di paruh kedua musim ini.

Lihat juga : Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Sebelumnya Lallana tidak banyak bermain karena didera cedera paha yang mengharuskannya untuk istirahat panjang. Di awal tahun ini, Klopp sudah dua kali menurunkan Lallana sebagai starter. Hal itu dilakukan guna mengembalikan kondisi kebugarannya seperti semula.

Kembali nya Lallana ke lapangan tentu disambut baik oleh sesama pemain lain, salah satunya pemain belakang Liverpool, Joe Gomez. Gomez bahkan mengibaratkan Adam sebagai seekor hiu yang haus darah.

“Dia bisa melihat dengan tepat mengenai pergerakan lawan. Apakah lawan melakukan kesalahan saat mengumpan atau sesuatu seperti itu. Dia bahkan bisa melihat jika ada pemain lawan yang mengontrol bola dengan buruk.”

“Bahkan jika tidak memegang bola, Adam akan menciptakan ruang gerak untuk rekan setimnya agar leluasa menekan pertahanan lawan. Dia sangat lengkap dan brilian. Dan yang terpenting sekarang dai bisa bermain kembali bersama kami.” ungkap Joe Gomez.

Sebelum dibekap cedera, Adam sudah menyumbangkan tujuh assist dan delapan gol di musim lalu.

Yerry Mina Menjadi Pemain Baru Barcelona Di Musim Ini

Yerry Mina Menjadi Pemain Baru Barcelona Di Musim Ini

Yerry Mina Menjadi Pemain Baru Barcelona Di Musim Ini Setelah Didatangkan Dari Palmeiras

Bandar Judi Bola – Yerry Mina menjadi salah satu pemain yang baru di datangkan oleh Barcelona di musim ini. Ditebus dengan harga 11,8 juta euro dari Palmeiras, Mina akan mengenakan seragam Blaugrana untuk lima setengah musim ke depan.

Pemain kelahiran 1994 tersebut sebelumnya bermain untuk Deportivo Pasto pada tahun 2013 dan klub Santa Fe di musim 2014 sampai 2016. Mina yang baru berusia 23 tahun tersebut akan memakai seragam dengan nomor punggung 24. Sebelumnya nomor tersebut digunakan oleh Jeremy Mathieu, yang sudah hijrah ke Sporting Lisbon.

Berposisi sebagai bek, kedatangan Mina diharapkan bisa menggantikan peran Gerard Pique, Javier Mascherano atau Thomas Vermaelen yang sudah tidak muda lagi. Apalagi dengan postur tubuh yang diatas rata-rata, Mina diharapkan bisa menjaga pintu pertahanan Barca.

Selama berkarir di dunia sepakbola, Mina sudah mencetak 22 gol dari 197 kali penampilannya di segala ajang kompetisi. Whoscored bahkan mencatat jika bek muda tersebut memiliki kemampuan yang lengkap. Ia bisa melakukan semua tugas dari bek tengah dengan baik.

Selain bermain di liga Brasil, Yerry Mina juga menjadi salah satu punggawa tim nasional Kolombia. Prestasi terbaru nya adalah membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2018. tampil sebanyak lima kali di babak kualifikasi, Mina sudah menyumbangkan sebuah gol untuk negaranya.

Baca juga : Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Dari kabar yang berhembus, Palmeiras sudah mengijinkan pemainnya tersebut untuk melakukan pembicaraan dengan pihak Barcelona di Spanyol.

Mantan pemain Barca, Edmilson, menilai jika keputusan Blaugrana untuk mendatangkan Yerry Mina ke Camp Nou sudah tepat. Meski Mina sempat diganggu cedera beberapa waktu belakangan ini, namun kualitas yang dimiliki Mina sangat dibutuhkan oleh Barca.

Di sepanjang karir nya bersama Palmeiras, Mina sudah mempersembahkan medali juara Campeonato Brasileiro di tahun 2016. Ia juga membawa Palmeiras menjadi salah satu tim terbaik Campeonato Paulista di tahun lalu.

Kedatangan Yerry Mina menambah daftar panjang nama pemain asal Brasil yang bermain untuk Barcelona. Sebelumnya, Barcelona baru saja mendatangkan Philippe Coutinho yang juga berasal dari negeri Samba.

Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona

Philippe Coutinho Resmi Menjadi Bagian Dari Barcelona Dengan Nilai Transfer Yang Fantastis

Bandar Judi Bola – Philippe Coutinho resmi menjadi bagian dari raksasa Catalunya, Barcelona. Kepindahannya ke Camp Nou dengan harga yang fantastis membuatnya menjadi pemain termahal kedua di dunia, di belakang sahabatnya Neymar yang merupakan pemain termahal di dunia.

Sebagai klub yang menaungi Coutinho sebelumnya, pihak Liverpool termasuk sang manajer Juergen Klopp, berusaha sekuat tenaga untuk menahan pemain berusia 25 tahun tersebut untuk tetap di Anfield.

Sayangnya, si pemain bersikukuh untuk pindah ke Los Cules setelah klub bertabur bintang tersebut mengungkapkan ketertarikan padanya. Sebelumnya di bursa transfer musim lalu, kabar mengenai keinginan Coutinho untuk segera pindah sudah berhembus kencang.

Kepindahan Coutinho ke Barcelona terjadi setelah pihak manajemen kedua pihak mencapai kesepakatan. Meski belum bisa dipastikan berapa harga pelepasan sebenarnya, namun media Inggris memperkirakan harganya mencapai 160 juta euro. Harga tersebut meliputi 120 juta euro untuk tawaran awal dan ditambah 40 juta euro sebagai bonus.

Kabar mengenai kepindahan Coutinho juga disampaikan oleh situs resmi Liverpool. Pernyataan resmi yang keluar menyebutkan Philippe Coutinho akan segera meninggalkan klub setelah semua kesepakatan selesai dilaksanakan.

Pemain asal Brazil tersebut resmi menandatangi kontrak yang berdurasi lima setengah musim bersama Barcelona. Saat ini Coutinho sendiri dikabarkan sedang berada dalam perjalanan menuju Barcelona untuk melakukan serangkaian test kesehatan guna melengkapi kepindahannya.3

Baca juga : Debut Virgil van Dijk Bersama Klub Barunya Liverpool

Coutinho sendiri sudah tidak mengikuti latihan bersama dan telah absen di beberapa pertandingan dikarenakan cedera paha yang dialaminya di awal tahun. Ia juga tidak berada dalam daftar pemain yang berangkat ke Dubai dalam rangka pemusatan latihan.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, juga menyayangkan kepergian salah satu pemain kuncinya. Klopp mengatakan sudah tidak bisa membujuk Philippe untuk mengubah keyakinannya agar bertahan di Anfield. Menurut Juergen, Philippe berkeras jika masa depan karirnya dan keluarganya berada di Barcelona.

Sebelumnya The Reds memboyong Coutinho dari Inter Milan pada tahun 2013. Saat itu Liverpool menebus Coutinho hanya senilai 8,5 juta pound, harga yang termasuk rendah jika dibandingkan dengan harga transfer terbarunya.

Barcelona, yang belajar dari bursa transfer Neymar di musim lalu, tak ingin mengulang kesalahan yang ama saat pemain kuncinya memutuskan untuk pindah. Blaugrana diketahui mematok harga 400 juta euro untuk klausul pelepasannya.

Selama berseragam Liverpool, Philippe Coutinho sudah tampil lebih dari 200 kali. Ia sudah menyumbangkan sebanyak 46 assist dan membukukan 54 gol di segala ajang kompetisi yang diikutinya.

Kalahkan Swansea, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Kalahkan Swansea, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Kalahkan Swansea Lewat Pesta Gol, Liverpool Pulang Dengan Raihan Poin Penuh

Bandar Judi Bola – Kalahkan Swansea City lewat pesta gol pada Rabu (27/12/2017) dini hari tadi, The Reds Liverpool pulang dengan poin penuh. Liverpool sukses taklukkan tamunya dengan skor telak 5-0 tanpa balas.

Di laga Boxing Day tahun ini, Liverpool dipertemukan dengan Swansea City di Anfield Stadium. Performa Liverpool yang sedang bagus membuahkan hasil manis di akhir pertandingan dengan membawa pulang 3 poin.

Mengawali laga kali ini, Liverpool bisa unggul cepat lewat gol yang dicetak oleh Philippe Coutinho. Gol Coutinho di menit ke enam pertandingan bermula dari kesalahan lini belakang Swansea. Firmino memanfaatkan peluang dengan baik setelah Jordan Ayew kehilangan penguasaan bola di daerah pertahanan.

Firmino yang bekerja sama dengan Salah memberikan operan ke arah Coutinho yang berada di depan. Coutinho langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kanan gawang yang dikawal Fabianski. Liverpool unggul 1-0.

Dua menit berselang, serangan balasan datang dari The Swan. Sundulan Jordan Ayew yang menyambut umpan lambung dari Routledge diarahkan ke gawang tuan rumah. Sayangnya usaha tersebut masih bisa digagalkan oleh Mignolet.

Liverpool mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan di menit ke 11 lewat serangan yang dimotori Coutinho. Sayangnya tak ada pemain yang menyambut umpan Coutinho di depan gawang. Hanya ada Andy Robertson yang berlari menyambut bola umpan tersebut. Sialnya, sepakan Robertson masih melebar tipis ke sisi kiri gawang.

Barisan pertahanan Swansea kembali membuat kesalahan. Firmino berhasil merebut bola dan memberikan umpan kepada Emre Can. Namun tendangan Can masih bisa diantisipasi oleh Lukasz Fabianski.

Percobaan tuan rumah berikutnya datang dari Chamberlain di menit ke 31. Namun lagi-lagi berhasil digagalkan oleh Fabianski. Menjelang akhir babak pertama, di masa injury time, tuan rumah nyaris kembali menggandakan angka.

Lihat juga : Dele Alli, Bintang Muda Tottenham Hotspur Yang Naik Turun

Berawal dari kesalahan umpan yang dibuat Swansea, bola tersebut jatuh dalam jangkauan kaki Salah. Salah langsung mengoper bola ke arah Firmino. Lolos dari penjagaan bek belakang The Swan, tembakan Firmino masih melebar dari jala lawan. Paruh waktu pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk sementara.

Babak kedua dimulai dengan tingkat serangan yang lebih besar dari tuan rumah. Babak kedua juga menjadi saat dimana tuan rumah menghabisi tamunya dengan 4 gol tambahan.

Menit ke 52, Liverpool berhasil menambah keunggulan atas tamunya. Firmino menyelesaikan umpan yang dilepaskan Coutinho dari jarak dekat. Sepakan kerasnya dari depan gawang gagal dijangkau oleh Lukasz.

Gol ketiga The Reds datang dari Trent Alexander-Arnold di menit ke 65. Berawal dari umpan lambung Robertson yang gagal ditangkap dengan baik oleh Alfie Mawson, bola bergulir ke arah Trent. Kesempatan tersebut langsung dimaksimalkan dengan baik.

Selang satu menit, Firmino menggenapkan perolehan gol nya di Boxing Day. Salah berhasil merebut penguasaan bola dari Leroy Fer dan langsung mengumpankannya ke Firmino yang berada di depan. Bola pun dieksekusi dengan tenang oleh pemain asal Brazil tersebut.

Meski waktu pertandingan sudah memasuki masa akhir, serangan dari tuan rumah tidak mengendur. Hal tersebut dibuktikan lewat gol kelima tuan rumah di menit 82. Adalah Alex Oxlade-Chamberlain yang membulatkan perolehan gol menjadi 5.

Chamberlain berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang The Swan lewat tendangan volinya. Fabianski yang tidak siap pun gagal menjangkau bola.

Tiga menit menuju waktu habis, Liverpool kembali mendapat peluang. Sayangnya usaha dari Dominic Solanke untuk menambah skor gagal karena tendangannya masih melebar. Laga ditutup dengan skor 5-0 tanpa balas.

Berakhir Imbang, Arsenal Berbagi Poin Dengan Liverpool

Berakhir Imbang, Arsenal Berbagi Poin Dengan Liverpool

Berakhir Imbang Di Akhir Pertandingan, Arsenal Harus Rela Berbagi Poin Dengan Liverpool

Bandar Judi Bola – Berakhir imbang di akhir pertandingan, Arsenal dan Liverpool harus rela berbagi satu poin  di Emirates Stadium. Pertandingan yang digelar pada Sabtu (23/12/2017) dini hari tadi ditutup dengan skor imbang 3-3.

Bermain di Emirates Stadium, Liverpool sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Adalah gol dari Philippe Coutinho yang membuka keunggulan untuk Liverpool di pertengahan babak pertama.

Sejak awal dimulainya pertandingan, tuan rumah The Gunners sudah mendominasi penguasaan bola. Bahkan situs resmi Premier League merilis data mengenai penguasaan bola Arsenal yang mencapai 51,5 persen.

Tuan rumah langsung menekan The Reds sejak mula pertandingan. Di menit ke empat usaha dari Alexis Sanchez dan Granit Xhaka belum bisa membuka keunggulan untuk tuan rumah.

Saling melancarkan serangan, kedua tim belum bisa menghasilkan angka. Memasuki pertengahan babak pertama, Liverpool akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat gol philippe Coutinho. Lewat serangan balik cepat, Coutinho menyelesaikan umpan yang diberikan oleh Salah melalui sundulannya. The Reds berhasil memimpin lebih dulu.

Memimpin lebih dulu, pasukan Juergen klopp terus menekan pertahanan tuan rumah. Terbukti dari beberapa peluang yang mengarah ke gawang Petr Cech, namun masih bisa digagalkan berkat kesigapannya.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan sementara tim tamu berkat Coutinho.

Babak Kedua

Memulai babak kedua, tensi permainan semakin meningkat. Serangan cepat Liverpool yang dimotori oleh Mohamed Salah di menit 48 lewat kerjasama nya dengan Sadio Mane juga masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Cech.

Tak lama berselang, The Reds berhasil menggandakan keunggualannya. Menerima umpan matang dari Firmino, Salah melepaskan tembakan keras terarah ke gawang Arsenal. Meski bola sempat membentur kaki dari Shkodran Mustafi, bola tersebut tetap meluncur masuk dan merobek jala Arsenal.

Tertinggal dua angka, gol balasan dari tuan rumah datang hanya berselang satu menit. Alexis Sanchez sukses menyelesaikan umpan silang dari Hector Bellerin lewat tandukkannya.

Berbekal satu gol dari Sanchez, The Gunners bangkit untuk menyamakan kedudukan. Di menit 56, tim asuhan Arsene Wenger akhirnya berhasil menyamakan kedudukan, setelah tendangan jarak jauh Xhaka gagal diantisipasi oleh Mignolet.

Baca juga : Jelang El Clasico Akhir Pekan Ini, Madrid Kemungkinan Tanpa Ronaldo

Berupaya pulang dengan poin penuh, Arsenal berhasil membalikkan keadaan di menit ke 58. Kali ini giliran pemain asal Jerman yang kabarnya akan meninggalkan klub berjuluk Meriam London, Mesut oezil.

Lewat kerjasama satu-dua dengan Lacazette, Oezil sukses memaksa Simon Mignolet untuk memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kalinya. Tendangan kerasnya dari jarak dekat tak bisa dijangkau oleh Mignolet.

Menjelang akhir pertandingan, Liverpool kembali menjebol gawang tuan rumah untuk menyamakan angka. Menerima umpan silang dari Emre Can, Firmino yang lolos dari jebakan offside sukses melepaskan sepakan ke gawang The Gunners.

Bola tetap melesat ke dalam gawang meski sebelumnya berhasil ditepis oleh kiper senior asal Republik Ceko tersebut. Menit-menit akhir pertandingan, usaha dari Hector Bellerin dan Georginio Wijnaldum masih belum bisa menambah angka. Laga pun diakhiri dengan kedua tim saling berbagi satu poin.

Juergen Klopp Rajin Merotasi Pemainnya Di Liverpool

Juergen Klopp Rajin Merotasi Pemainnya Di Liverpool

Juergen Klopp Rajin Merotasi Para Pemainnya Di Liverpool Karena Belajar dari Musim Lalu

Bandar Judi Bola – Juergen Klopp diketahui belakangan ini rajin merotasi para pemainnya di Liverpool. Sepertinya hal tersebut dilakukan karena Klopp belajar dari pengalaman nya di musim kemarin yang harus kehilangan beberapa pemain kuncinya sekaligus.

Banyak orang mengkritik dan mempertanyakan keputusan Klopp. Terlebih saat dirinya memutuskan untuk mencadangkan beberapa pemain intinya saat The Reds bertemu dengan Everton di laga derby kemarin.

Meski meraih hasil imbang, banyak yang menganggap seharusnya Klopp tidak melakukan hal tersebut. The Reds dianggap meremehkan Everton karena menurunkan sebagian pemain pelapisnya.

Seperti yang diketahui, di derby kemarin Klopp menyimpan Emre Can, Georginio Wijnaldum, dan Philippe Coutinho. Ia lebih memilih menurunkan Dominic Solanke untuk digabungkan dengan Salah dan Sadio Mane. Sedang untuk lini tengah, Klopp memilih James Milner, Jordan Henderson, dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Juergen Klopp kembali merotasi para pemain nya saat bertemu West Bromwich Albion pada pertengahan pekan lalu. Turun dengan kekuatan penuh, The Reds harus rela ditahan imbang tanpa gol oleh West Brom.

Mantan bek Manchester United, Phil Nevile menilai apa yang dilakukan oleh Juergen Klopp sudah tepat. Menurut Phil, rotasi pemain diperlukan untuk tim dengan gaya bermain menyerang seperti yang diterapkan Klopp.

Baca juga : Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terlebih saat ini jadwal pertandingan memasuki masa sibuk, dimana dalam satu minggu sebuah tim bisa menjalani tiga pertandingan. Merotasi pemain adalah satu-satunya cara utnuk mencegah para pemain cedera.

Di musim lalu, Klopp mendapat mimpi buruk setelah sebagian besar pemain kuncinya mendapat cedera dan kelelahan. Dari tujuh laga pada periode sibuk, tim besutan Juergen Klopp tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan saja.

“Sebagai upaya Klopp yang tak mau mengulang kesalahan musim lalu, sering merotasi pemain adalah satu-satunya jalan. Jika tidak, Liverpool akan kembali mengalami masa sulit seperti dulu.” tutup mantan pemain timnas Inggris itu.

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya

Philippe Coutinho Senang Dengan Posisi Barunya Yang Membuat Permainannya Menjadi Semakin Tajam

Bandar Judi Bola – Philippe Coutinho saat ini mengaku senang dengan posisi barunya di tim. Perubahan posisi tersebut membuat permainan Coutinho menjadi lebih oke dan semakin tajam sekarang ini.

Belakangan ini pelatih Liverpool, Juergen Klopp, sedang hobi mengutak-atik susunan lini serangnya. Seperti saat The Reds menjamu Everton beberapa hari yang lalu, Klopp mencadangkan empat pemain intinya yang biasa diandalkan untuk lini serangnya.

Hal itu menjadikan The Reds sebagai salah satu tim yang banyak melakukan rotasi permain di Premier League musim ini. Seperti yang juga terjadi pada posisi permainan Philippe Coutinho.

Saat ini performa Coutinho terlihat lebih baik dari sebelumnya. Ia juga tercatat sudah mencetak 9 gol dari 14 laga di segala ajang kompetisi yang sudah dijalaninya, termasuk hat-trick yang baru saja dicetaknya saat laga melawan Spartak Moskow.

Sebelumnya Coutinho bermain sebagai ujung tombak bersama dengan Firmino dan Sadio Mane, dikarenakan The Reds saat itu sedang kekurangan striker berkualitas. Padahal Coutinho adalah pemain yang berposisi asli sebagai gelandang serang.

Kemudian di awal musim lalu, Coutinho harus kembali berganti posisi. Kedatangan Mohamed Salah membuat Philppe harus bermain lebih ke belakang dan cenderung sebagai deep lying playmaker.

Baca juga : Insiden Keributan Usai Derby Manchester Melibatkan 15 Orang

Namun perubahan tersebut justru membuat Coutinho menjadi jauh lebih tajam. Pemain berusia 25 tahun itu merasa lebih leluasa untuk mengekplorasi kemampuannya, juga mengasah ketajamannya di depan gawang lawan.

Menurut Philippe, dengan adaptasi yang baik dan cepat, saat ini dirinya sudah merasa nyaman dengan kombinasi baru The Reds. Sekarang hanya tinggal mencari cara untuk mencetak gol sebanyak mungkin bagi klub yang dibelanya.

Philippe Coutinho juga berterima kasih kepada pelatih nya, Juergen Klopp. Klopp dinilai banyak membantu dalam perubahan gaya permainan Coutinho yang baru. Ia berharap perubahan baru ini akan membawa sesuatu yang baik bagi kemajuan tim.

Pesta Gol Liverpool Saat Hadapi Spartak Moskow…

Pesta Gol Liverpool Saat Hadapi Spartak Moskow...

Pesta Gol Liverpool Saat Hadapi Spartak Moskow Di Matchday Terakhir Liga Champions

Bandar Judi Bola – Pesta gol Liverpool di Anfield menghasilkan kemenangan telak 7-0 tak berbalas. Liverpool yang menghadapi Spartak Moskow di matchday terakhir Liga Champions berhasil keluar sebagai juara Grup E.

Mendominasi permainan, tuan rumah unggul lebih dulu di babak pertama dengan skor 3-0 di babak pertama. Kemudian tambahan lagi empat gol setelah jeda turun minum. Philippe Coutinho, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah adalah deretan nama pencetak gol untuk Liverpool.

Saat babak pertama baru berjalan 4 menit, The Reds mendapat hadiah penalti setelah Salah dilanggar oleh Georgiy Dzhikiya. Coutinho yang maju sebagai pelaksana tugas sukses membawa tuan rumah unggul cepat.

Gol kedua Liverpool kembali dicetak oleh Coutinho. Serangan balik yang disusun dengan kerjasama dari Mane-Salah menghasilkan operan mulus ke arah Firminho, yang lalu diteruskan lagi ke Coutinho yang berada depan gawang. Peluang tersebut langsung disambut menjadi gol.

Belum ada lima menit, gawang Alexander Selikhov kembali kebobolan. Kali ini giliran Firmino yang mencetak angka. Sekali lagi Sadio Mane membangun serangan yang apik. Mane melepaskan umpan ke arah kotak penalti yang langsung disambut dengan tendangan mulus Firmino ke gawang Selikhov.

Spartak yang tertinggal mencoba mendapatkan peluang, sayang nya belum ada yang berhasil. Akhirnya babak pertama pun ditutup dengan kemenangan sementara Liverpool, 3-0.

Pesta Gol Berlanjut Di Babak Kedua

Mengawali babak kedua, Sadio Mane langsung memperlebar jarak dengan tim tamu. Di menit ke 47, Mane mencatatkan namanya setelah berhasil menuntaskan umpan silang yang diberikan James Milner dari sisi kiri.

Selang 3 menit, Coutinho kembali mencetak gol nya yang ketiga dipertandingan ini. Berawal dari umpan Firmino, Philippe Coutinho sukses cetak hat-tricknya setelah melancarkan sepakan dari depan kotak penalti. Bola yang membentur tiang, gagal diantisipasi Selikhov.

Kali berikutnya di menit ke 76, Mane kembali menambah koleksi gol tuan rumah. Assist dari Daniel Sturridge yang baru saja masuk menggantikan Firmino, diselesaikan dengan apik oleh Sadio Mane.

Liverpool kembali menggenapkan perolehan golnya di menit akhir pertandingan. Gol terakhir Liverpool yang ke tujuh dipertandingan ini dicetak oleh pemain sayapnya, Mohamed Salah. Tak lama berselang, wasit pun meniup peluit panjang tanda laga telah usai.

Pesta gol Liverpool memastikan tim besutan Juergen Klopp tersebut menjadi salah satu perwakilan Inggris di Liga Champions.

Lihat juga : Shakhtar Donetsk Hentikan Laju Kemenangan Manchester City

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Kandaskan Brighton & Hove Albion

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Kandaskan Brighton & Hove Albion

Gunakan Formasi Baru, Liverpool Sukses Kandaskan Brighton & Hove Albion Sabtu Malam Lalu

Bandar Judi Bola – Gunakan formasi baru, The Reds Liverpool sukses kandaskan Brighton & Hove Albion. Melawat ke America Express Stadium pada Sabtu malam lalu, Liverpool raih kemenangan dengan skor telak 1-5.

Jika Liverpool terbiasa menggunakan formasi 4-3-3, ada yang berbeda dengan penampilan tim besutan Juergen Klopp tersebut malam tadi. Klopp menggunakan formasi 3-5-2 saat melawan Brighton.

Cedera Joel Matip memaksa Klopp memutar otak untuk menambal kekosongan di lini belakang The Reds. Alhasil di formasi baru ini, Klopp menurunkan Emre Can, Georginio Wijnaldum, dan Dejan Lovren secara bersamaan.

Untuk posisi sayap, Klopp memasukkan Andy Robertson di sisi kiri dan Trent-Alexander Arnold di sisi kanan. Sedang pilihan untuk ujung tombak, Klopp menduetkan Mohamed Salah dengan Roberto Firminho.

Sempat kesulitan membongkar pertahanan Brighton, The Reds akhirnya bisa unggul lewat gol yang dicetak Emre Can. Berawal dari tendangan sudut Coutinho, Emre Can berhasil melesakkan bola melalui sundulannya.

Dua menit berselang, Firmino menambah angka untuk Liverpool. Menyelesaikan umpan silang mendatar dari Coutinho, Firmino langsung menceploskan bola dengan mudah. Sampai waktu jeda turun minum, belum ada lagi gol yang tersipta.

Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Firmino kembali memperlebar jarak dengan tuan rumah. Umpan terobos dari Mohamed Salah diselesaikan dengan manis oleh gelandang tengah berusia 26 tahun tersebut.

Baca juga : Setan Merah Raih Kemenangan Di Emirates Stadium

Belum 5 menit berlalu, Brighton mendapat hadiah penalti setelah Emre Can menjatuhkan Shane Duffy. Glenn Murray yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Menjelang waktu pertandingan berakhir, Liverpool semakin menggempur gawang Matthew Ryan. Tendangan bebas yang dilepaskan Coutinho meluncur dengan mulus ke gawang Ryan tanpa sempat dihalau.

Di satu menit jelang akhir pertandingan, pemain Brighton, Lewis Dunk, kembali melakukan gol bunuh diri. Dunk tidak sengaja menyundul bola ke arah gawangnya sendiri saat berusaha menggagalkan umpan Coutinho. Pesta gol Liverpool pun diakhiri dengan angka 1-5.

Mohamed Salah, Mesin Gol Liverpool Di Posisi Sayap

Mohamed Salah, Mesin Gol Liverpool Di Posisi Sayap

Mohamed Salah, Mesin Gol Liverpool Yang Berposisi Sebagai Pemain Sayap

Bandar Judi Bola – Mohamed Salah bisa dibilang menjadi mesin gol bagi Liverpool saat ini. Pemain yang berposisi sebagai pemain sayap ini merupakan salah satu pemain tersubur di Premier League.

Salah sudah berhasil mencetak 9 gol di liga domestik yang menjadikannya sebagai top skorer sementara. Dan juga empat gol lagi di kompetisi lainnya. Total sudah ada 13 gol yang berhasil dilesakkan Salah di berbagai ajang.

Sebelum Salah datang, Liverpool memiliki beberapa pemain yang bisa disebut sebagai mesin gol. Di musim 2014/2015, The Reds memiliki Steven Gerrard dengan koleksi 13 gol. Lalu ada juga Daniel Sturridge.

Namun perolehan Sturridge dinilai masih termasuk rendah untuk pemain berposisi penyerang tengah seperti dirinya. Di musim lalu, predikat mesin gol Liverpool menjadi milik Philippe Coutinho dengan torehan 14 angka.

Jauh sebelum ada Mohamed Salah dan Philippe Coutinho, The Reds memiliki Luis Suarez. Selama 3 musim berseragam The Reds, Suarez berhasil membukukan 78 gol atau dua puluh enam gol per musimnya.

Musim 2013/2014 merupakan musim tersubur bagi pemain asal Uruguay tersebut. Di musim tersebut, Suarez mencatatkan 31 gol atas namanya di sepanjang musim tersebut. Sedang saingannya di sesama klub,yakni Sturridge baru mengumpulkan 24 gol.

Lihat juga : MU Belum Lolos Ke Babak 16 Besar Liga Champions

Suarez hijrah ke klub Barcelona saat karirnya bersama The Reds Liverpool sedang berada di puncaknya. Kehilangan Suarez, membuat harapan pencetak gol berlanjut ke Sturridge.

Sayangnya performa Sturridge yang naik turun dan kondisinya yang mudah dihinggapi cedera membuat penampilannya tidak bisa diharapkan. Liverpool bahkan sempat kehilangan mesin golnya selama 3 musim.

Mengawali musim ini, manajemen Liverpool memboyong Salah dari AS Roma. Ternyata pembelian Salah tersebut tidak salah. Pemain asal Mesir tersebut terbukti menjadi mesin gol bagi The Reds musim ini.

Menurut mantan punggawa Liverpool, Jamie Carragher, aliran gol Salah masih akan terus mengalir sampai akhir musim, bahkan mungkin mencapai angka 25.

1 2 3