Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

Tundukkan Chievo Dengan Selisih Satu Angka, Gattuso Bawa Milan Kembali Ke Jalur Kemenangan

BandarJudiBola – Tundukkan Chievo dengan selisih satu angka, Milan sukses raih poin penuh. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, berhasil membawa Rossoneri kembali ke jalur kemenangan.

Bermain di Stadion San Siro pada Minggu (18/03/2018) malam, Milan sukses tundukkan Chievo dengan skor 3-2. Setelah sempat tertinggal di babak pertama, Rossoneri berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan di babak kedua.

Milan berhasil membuka keunggulan lebih dulu di menit ke 10. Memanfaatkan lengahnya barisan pertahanan tim tamu, Hakan Calhanoglu dengan mudah menjebol bola umpan dari Franck Kessie. Milan memimpin 1-0.

Saat laga memasuki menit 33, Chievo berhasil menyamakan kedudukan. Sama-sama lemah dalam barisan pertahanan, giliran Mariusz Stepinski yang memanfaatkan celah dibarisan belakang Milan. Stepinski pun dengan mudah membawa kedudukan berimbang.

Lihat Juga : AC Milan Perpanjang Kemenangan Setelah Bungkam AS Roma

Satu menit kemudian, Chievo membalikkan keadaan. Roberto Inglese sukses merebut bola dari pemain Milan yang akan melepaskan umpan. Sepakan kerasnya pun gagal ditepis Donnarumma. Skor 1-2 untuk Chievo.

Tiga menit jelang waktu jeda, Suso berpeluang mengejar ketertinggalan dari tim tamu. Sayangnya penyelesaian mantan pemain Liverpool tersebut masih belum menemui sasaran. Babak pertamapun berakhir dengan keunggulan sementara Chievo.

Tertinggal dari tim tamu, Milan memulai laga di babak kedua dengan tempo permainan yang lebih tinggi. Usaha pasukan Gattuso berbuah gol di menit ke 51. Kali ini giliran Patrick Cutrone yang menceploskan bola ke gawang Sorrentino dan menyamakan kembali kedudukan.

Berambisi untuk bisa kembali ke jalur kemenangan dan meraih poin penuh, Milan tak sedikitpun mengendurkan tekanan. Sayang peluang Suso dan Calhanoglu di menit 67 dan 74 belum membuahkan hasil.

Berita Lainnya : Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Publik San Siro kembali bersorak setelah gol ketiga Milan tercipta di menit 81. Memaksimalkan umpan yang bermula dari tendangan sudut, bola kemudian diceploskan ke dalam gawang Chievo lewat tandukkan Andre Silva. Milan berbalik unggul 3-2.

Di akhir babak kedua, tepatnya di mas injury time, Rossoneri berkesempatan menambah perolehan angka. Milan mendapat hadiah penalti setelah wasit melakukan pengecekan ulang melalui teknologi VAR. Nenad Tomovic terbukti melakukan handsball saat berusaha memblok sepakan Calhanoglu.

Tapi Franck Kessie yang ditunjuk sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya. Tembakan nya yang lemah dengan mudah diantisipasi kiper lawan. Milan pun harus mengakhiri laga dengan skor 3-2.

Meski mendapat tambahan 3 angka, Il Diavolo tetap tertahan di posisi ke enam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sedang Chievo juga tetap di posisi 16 dengan mengumpulkan 25 angka.

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan

Gol Danny Welbeck Di Penghujung Laga Pastikan Arsenal Memulangkan AC Milan Dari Liga Champions

BandarJudiBola – Gol Danny Welbeck di penghujung babak kedua, pastikan The Gunners melaju ke babak berikutnya di ajang Liga Champions. Arsenal berhasil memulangkan AC Milan dengan skor 3-1 di leg kedua.

Bertamu ke Emirates Stadium pada Jumat (16/03/2018) dini hari, langkah pasukan Gennaro Gattuso harus terhenti. Mereka tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan tuan rumah Arsenal dengan skor 3-1.

Posisi Arsenal semakin kuat setelah sebelumnya pada leg pertama, meraih kemenangan 2-0. Dengan total agregat 5-1, Arsenal dipastikan menyusul Manchester City dan Liverpool yang sudah lebih dulu lolos.

Peluang pertama Milan datang selepas kick-off babak pertama. Memaksimalkan peluang Patrick Cutrone, Andre Silva langsung menyambar bola. Tapi tembakannya masih melebar tipis dari tiang gawang.

Lihat Juga : Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Arsenal mendapat peluang di menit 23. Membangun serangan dari sisi kiri lapangan, Danny Welbeck menyerang dari sisi ke arah gawang Donnarumma. Beruntung kiper muda Milan itu berhasil menepis bola.

Memasuki menit ke 35, Milan yang bertekad untuk meraih kemenangan memecah kebuntuan lebih dulu. Lewat usaha Hakan Calhanoglu, Milan memimpin lebih dulu dengan skor 0-1.

Empat menit berselang dari gol Milan, Arsenal mendapat hadiah penalti. Pelanggaran dilakukan oleh Ricardo Rodriguez kepada salah satu pemain Arsenal di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Danny Welbeck membawa The Gunners menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Menit berikutnya, giliran Rossoneri yang mengklaim penalti. Callum Chambers dianggap melakukan handball saat mengantisipasi sebuah umpan silang. Namun klaim tersebut ditolak oleh wasit. Tak lama kemudian, babak pertama ditutup dengan kedudukan imbang 1-1.

Kembali dari jeda, Milan yang berambisi untuk menang terus melancarkan serangan. Sayangnya Suso gagal memaksimalkan peluang. Begitu juga dengan usaha Aaron Ramsey yang bekerja sama dengan Mesut Oezil, yang belum tepat sasaran.

Jual beli serangan terus terjadi di sepanjang babak kedua. Beberapa peluang emas tercipta dari kedua tim, namun belum ada yang berbuah angka bagi kedua tim.

Berita Terkait : Unggul Cepat, Blaugrana Kunci Kemenangan Atas Chelsea Di Leg Kedua

Di menit 71, The Gunners berhasil membalikkan keadaan. Bermula dari umpan pendek yang diteruskan oleh Ramsey, Granit Xhaka melepaskan sepakan keras jarak jauh. Xhaka membawa The Gunners berbalik unggul setelah Donnarumma gagal mengantisipasi datangnya bola dengan baik. 2-1, Arsenal memimpin.

Mendekati akhir babak, gol kedua yang dicetak Danny Welbeck memastikan kelolosan Arsenal. Dimulai dengan umpan silang Wilshere dari sisi sebelah kanan lapangan, bola lantas disambar Ramsey dengan sundulannya.

Tapi, sial bagi Ramsey, Donnarumma berhasil menepis bola. Welbeck yang berada tak jauh dari posisi jatuhnya bola langsung menyambar si kulit bundar. Donnarumma yang mati langkah hanya bisa terpana melihat gawangnya kembali kebobolan.

Hasil tersebut membawa tim berjuluk Meriam London berhak melaju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan total agregat 5-1.

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Pada Leg Pertama Liga Europa

Kebangkitan Arsenal Di San Siro Yang Taklukkan Tuan Rumah Milan Pada Leg Pertama Liga Europa

BandarJudiBola – Kebangkitan Arsenal di San Siro ditandai dengan kemenangan yang diraih di leg pertama. The Gunners sukses taklukkan Milan di laga lanjutan Liga Eropa dengan skor akhir 0-2.

Digelar di Stadion San Siro pada Jumat (09/03/2018) dini hari, Arsenal kembali ke jalur yang seharusnya. Taklukkan Milan dengan skor 0-2 di leg pertama, pasukan Arsene Wenger sudah siap menatap leg kedua.

Unggul dalam penguasaan bola tak membuat Milan mudah menebus jantung pertahanan tim tamu. Beberapa usaha yang dilancarkan Milan pada gawang Ospina hanya berujung dengan tendangan sudut.

Milan akhirnya mendapat peluang emas di menit ke empat lewat percobaan Bonaventura. Sayangnya Bonaventura gagal memaksimalkan umpan dari Suso dengan baik.

Kali berikutnya, Milan nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Memanfaatkan kesalahan dari Calum Chambers, Hakan Calhanoglu lantas mengirimkan umpan pada Cutrone yang berada di depan. Namun penyelesaiannya belum menemui titik yang tepat.

Di menit 15, tuan rumah dikejutkan dengan gol dari Henrikh Mkhitaryan. Mkhitaryan yang sukses mengecoh Davide Calabria, kemudian melepaskan tembakan hasil umpan dari Mesut Oezil. Sial bagi Milan, Donnarumma gagal menjangkau bola yang berubah arah akibat mengenai Bonucci lebih dulu. Arsenal memimpin 0-1.

Baca Juga : Dua Gol Brighton Ke Gawang Petr Cech Perpanjang Hasil Buruk Arsene Wenger

Unggul lebih dulu membuat Arsenal menaikkan tempo permainan. The Gunners nyaris menggandakan keunggulannya tak lama setelah gol pertamanya. Namun percobaan Mkhitaryan kali ini hanya menemui mistar gawang.

Di masa injury time babak pertama, pasukan Arsene Wenger menggandakan keunggulannya. Lagi-lagi Mesut Oezil terlibat dalam terjadinya gol Arsenal yang kedua.

Bermula dari umpan terobos Mesut Oezil, Aaron Ramsey yang lolos dari jebakan offside langsung menggiring bola ke gawang Milan. Dengan sedikit gerak tipu, Ramsey dengan mudah menjebol gawang Donnarumma. The Gunners unggul 0-2 saat babak pertama diakhiri.

Kembali dari turun minum, gawang Donnarumma nyaris kebobolan lagi untuk ketiga kalinya. Kesalahan fatal Franck Kessie saat akan menghalau dimanfaatkan dengan baik oleh Danny Welbeck. Beruntung kali ini, kiper asal Italia itu cekatan mengahalau bola.

Tertinggal dua angka membuat Milan bangkit di babak kedua. Meski sedikit terlambat, Milan mendapat beberapa kesempatan bagus untuk menyusul. Tapi hingga waktu pertandingan dinyatakan usai, tak ada lagi gol tambahan yang tersaji di laga ini.

Arsenal pun memastikan keunggulannya dengan skor 0-2 di leg pertama. Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Arsenla cukup meraih hasil imbang di leg kedua nanti.

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Rossoneri Perpanjang Rangkaian Tanpa Kekalahan Setelah Kalahkan Sampdoria Di San Siro Dengan Skor Tipis

Bandar Judi Bola – Rossoneri kembali memperpanjang rangkaian kemenangannya. Kalahkan Sampdoria di kandang sendiri, penampilan Milan dibawah asuhan Gennaro Gattuso semakin membaik di setiap laga. Milan seperti kembali menemukan jati dirinya.

Menjamu Sampdoria di Stadion San Siro, Milan sukses raih poin penuh lewat skor tipis 1-0. Pertandingan yang digelar pada Senin (19/02/2018) dini hari itu, dimenangkan tuan rumah berkat gol tunggal Giacomo Bonaventura di babak pertama.

Di laga yang berjalan ketat ini, Milan nyaris memimpin lebih dulu di menit ke 7 lewat hadiah penalti. Ricardo Rodriguez yang maju sebagai algojo, gagal melaksanakan tugasnya setelah sepakannya ke gawang berhasil ditepis Emiliano Vivian.

Tujuh menit berselang, Rossoneri akhirnya berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Lewat serangan balik cepat, Bonaventura yang menerima umpan dari Calabria, sukses membuka keunggulan tuan rumah. Milan memimpin 1-0.

Baca juga : Gennaro Gattuso Membawa AC Milan Bangkit Perlahan

Di paruh babak pertama, Sampdoria mengklaim penalti pada wasit karena Calabria terlihat menyentuh bola. Namun wasit meminta laga tetap dilanjutkan, dan tidak menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran.

Memasuki masa injury time, Milan menggandakan keunggulan berkat gol dari Leonardo Bonucci. Sayangnya wasit kemudian membatalkan gol tersebut, karena Bonucci sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk tuan rumah.

Di babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Bahkan Sampdoria lebih banyak bermain bertahan, dan hanya melancarkan serangan jika ada kesempatan. Rapatnya pertahanan Il Doria sempat menyulitkan tuan rumah di awal babak kedua.

Milan kembali mendapat peluang di menit 57 lewat tandukkan Allesio Romagnoli. Tapi bola masih melenceng dari mistar gawang. Begitu juga dengan percobaan Suso dua menit kemudian, yang gagal menemui sasaran setelah penyelesaiannya melambung tinggi diatas gawang.

Menjelang waktu normal pertandingan habis, Rossoneri masih berusaha menembus rapatnya pertahanan Sampdoria. Peluang dari tendangan Hakan Calhanoglu masih belum menemui sasaran. Lalu usaha Cutrone pun masih melambung tinggi.

Sampdoria nyaris menyamakan kedudukan saat pertandingan sudah memasuki masa injury time. Pemain belakang Rossoneri gagal mengantisipasi umpan silang para pemain Il Doria di sisi kiri lapangan. Beruntung bagi Donnarumma, penyelesaian Fabio Quagriella hanya menemui sisi luar jala. Laga pun diakhiri dengan kemenangan tipis Milan 1-0.

Dengan raihan poin penuh, AC Milan naik ke posisi 7 klasemen Serie A. Perlahan-lahan mengejar posisi rivalnya, Inter Milan, yang berada di peringkat empat dengan selisih 7 angka.

Cagliari Akhirnya Mengakui Keunggulan AC Milan Di Kandangnya

Cagliari Akhirnya Mengakui Keunggulan AC Milan Di Kandangnya

Cagliari Yang Sempat Memimpin Akhirnya Harus Mengakui Keunggulan AC Milan Di Kandangnya Sendiri

Bandar Judi Bola – Cagliari yang sempat memimpin di awal pertandingan akhirnya harus mengakui keunggulan tim tamu. AC Milan yang berada dibawah kepelatihan Gennaro Gattuso, akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menutup laga dengan skor tipis 1-2.

Melawat ke Sardegna Arena pada Senin (22/01/2018) dini hari lalu, AC Milan berhasil mempertahankan tren positifnya. Meski sempat terkejut di awal babak karena gol cepat dari Nicolo Barella, Milan akhirnya meraih poin penuh di akhir laga.

Adalah pemain muda Milan yang bernama Franck Kessie, yang menjadi penyelamat Rossoneri dari kekalahan. Pemain bertahan yang mengidolakan sang pelatih itu mencetak dua gol sesaat sebelum turun minum.

Sejak babak pertama dimulai, kedua tim tampil dengan kekuatan yang nyaris imbang. Meski Milan sedikit unggul dalam penguasaan bola, namun Cagliari yang lebih banyak melancarkan serangan-serangan yang mengancam.

Ancaman tuan rumah berbuah gol di menit ke 8. Lebih dulu mengecoh Davide Calabria, Nicolo Barella langsung masuk menyerang gawang Milan. Barella langsung melepaskan tembakan ke gawang lawan. Bola masuk dengan mulus setelah sempat memantul ke tanah lebihi dulu.

Milan bisa disebut kecolongan dengan gol yang dicetak Barella. Karena saat Barella melepaskan tembakan, Gianluigi Donnarumma sepertinya tidak siap mengantisipasi datangnya bola.

Tertinggal lebih dulu, Milan yang sebelumnya sempat terkejut akhirnya bangkit. Beberapa peluang yang diciptakan Rossoneri belum berbuah manis. Umpan-umpan yang dilancarkan Calabria masih bisa digagalkan sebelum mencapai sasaran.

Lihat juga : Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Di menit 37, Milan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti. Berawal dari pelanggaran Luca Ceppitelli kepada Nikola Kalinic, wasit menunjuk titik putih sebagai ganjaran atas pelanggaran tersebut. Pemain muda Milan, Franck Kessie sukses melaksanakan tugasnya. Skor imbang 1-1.

Bermodal satu angka, tim besutan Gennaro Gattuso meningkatkan tempo serangan. Perubahan strategi itu membuahkan hasil lima menit kemudian. Lagi-lagi Kessie yang menjadi pencetak angka bagi Milan.

Memaksimalkan umpan cantik dari Nikola Kalinic, Kessie menggetarkan jala yang dikawal Alessio Cragno untuk kedua kalinya. Gole tersebut sekaligus menjadi penutup babak pertama. Milan unggul sementara dengan skor 1-2.

Di babak kedua, Milan masih menunjukkan dominasinya dalam penguasaan bola dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Terdesak dengan serangan Milan, Cagliari terpaksa bermain bertahan dan menumpuk pemainnya di daerah pertahanan.

Sepuluh menit setelah babak kedua dimulai, Milan mendapat peluang lewat Giacomo Bonaventura. Sayang percobaannya masih bisa ditepis oleh Alessio Cragno. Begitu juga usaha dari Suso, masih belum menemui sasaran.

Menjelang akhir laga, pemain Milan, Ricardo Rodriguez diganjar kartu kuning kedua sehingga harus mengakhiri laga lebih dulu. Bermain dengan sepuluh pemain, Milan mulai memainkan skema bertahan.

Dua menit jelang laga berakhir, giliran Cagliari yang harus kehilangan satu pemainnya. Mendapat akumulasi kartu, Nicolo Barella pun diharuskan meninggalkan lapangan lebih cepat.

Tak lama kemudian, wasit meniupkan peluit panjang tanda laga usai. Milan yang meraih poin penuh, berhasil merangkak naik ke posisi 7. Hasil positif ini melanjutkan tren tak terkalahkan Diavolo Rosso di semua ajang kompetisi.

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gatusso Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Menang Di Derby Milan, Gattuso Sukses Bawa Timnya Ke Semifinal Coppa Italia

Bandar Judi Bola –  Menang di Derby Milan, pelatih baru AC Milan, Genaro Gatusso sukses bawa timnya lolos ke babak selanjutnya dari Coppa Italia. Milan sukses tundukkan Inter lewat gol tunggal yang dicetak di menit akhir babak perpanjangan waktu.

Bermain di San Siro yang merupakan kandang kedua tim, derby digelar pada Kamis (28/12/2017) dini hari tadi. Di laga ini, Milan tidak diperkuat oleh kiper mudanya Gianluigi Donnarumma. Sang Allenatore memilih kakak dari Donnarumma, Antonio Donnarumma untuk turun di laga tersebut.

Ini adalah debut pertama sang kakak di pertandingan besar. Di debutnya ini, Antonio berhasil menjaga kepercayaan Gatusso dengan mengawal gawang Milan dari awal laga hingga akhir.

Sejak awal laga kedua tim sudah saling menekan. Milan mendapat peluang pertama di menit ke 18 lewat serangan Bonaventura. Sayangnya sundulan Giacomo Bonaventura masih bisa digagalkan oleh Samir Handanovic.

Lewat serangan balasan, Inter sempat menjebol gawang Donnarumma melalui tendangan Ivan Perisic. Berawal dari sepakan pojok, tendangan Perisic membentur badan dari Antonio yang menyebabkan bola masuk ke gawang. Namun belakangan gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR.

Hingga menjelang babak pertama usai, saling serang diantara kedua tim masih berlangsung. Sayangnya belum ada yang benar-benar dirubah menjadi angka untuk membawa keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata.

Kembali dari istirahat turun minum, Inter menciptakan peluang emas di menit ke 60. Joao Mario berhasil melepaskan tembakan keras dari depan gawang yang mengarah lurus ke gawang yang dikawal Donnarumma. Tapi berkat penampilan Antonio yang gemilang, jala Milan masih bisa diselamatkan.

Lihat juga : Cerita Emmanuel Eboue, Mantan Pemain Arsenal Yang Kini Dalam Kondisi Menyedihkan

Selang lima menit, peluang emas Milan gagal dimaksimalkan oleh Bonaventura. Sundulannya masih melebar di atas gawang Handanovic. Percobaan Milan berikutnya datang dari Suso. Sialnya tendangan Suso yang berubah arah hanya membentur mistar gawang setelah membentur pemain belakang Inter.

Donnarumma kembali memperlihatkan penampilannya yang layak dipuji. Donnarumma kembali menggagalkan usaha Perisic di menit 87 yang melepaskan tendangan jarak jauh. Antonio juga menepis usaha Inter berikutnya yang datang dari Candreva setelah winger asal Italia itu menyambar bola rebound.

Hingga waktu normal pertandingan habis, skor 0-0 masih bertahan, dan memaksa untuk dilakukan perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu yang pertama, Milan akhirnya berhasil menjebol gawang Inter.

Berawal dari umpan yang dilancarkan oleh Suso, Patrick Cutrone berhasil merobek jala Handanovic untuk membawa keunggulan bagi Milan. Gol tersebut menjadi penyelamat yang membawa Milan ke semifinal Coppa Italia.