Thiago Silva Memiliki Keinginan Untuk Pensiun Di Milan

Thiago Silva Memiliki Keinginan Untuk Pensiun Di Milan

Bandar Judi Bola – Thiago Silva memiliki keinginan untuk pensiun di Milan. Bek tengah PSG ini mengakui dirinya tidak menutup kemungkinan untuk kembali memperkuat  AC Milan suatu saat nanti. Thiago Silva menilai jika dirinya pensiun di AC Mlan akan menjadi satu hal yang indah.

Thiago Silva Memiliki Keinginan Untuk Pensiun Di Milan
#Thiago Silva #PSG #AC Milan #Bandar judi bola

Silva sendiri sejatinya merupakan mantan pemain AC Milan yang hengkang dari San Siro ke PSG pada musim panas 2012. Silva terpaksa dijual ke PSG untuk menyelamatkan kondisi finansial Milan. Thiago Silava dibeli Milan dari Fluminense dengan banderol 10 juta Euro pada January 2009. Tapi Silva baru mulai bermain untuk Milan mulai musim 2009/2010.

Bersama PSG, dirinya telah meraih kesuksesan dengan meraih berbagai gelar selama enam musim terakhir. Kini dirinya pun berstatus sebagai kapten tim di PSG.

BACA JUGA : Penyerang Muda Italia Siap Perpanjang Kontraknya Di Milan

Kontrak Silva bersama PSG masih menyisakan dua musim lagi atau sampai akhir musim 2019/2020 mendatang. Namun sejak saat ini masa depan sang kapten mulai menjadi perbincangan oleh banyak pihak. Sejak pertengahan musim 2017/18, Thiago Silva bahkan mulai dihubungkan dengan rencananya untuk kembali berseragam AC Milan.

Menanggapi hal tersebut, Thiago Silva sendiri mengakui bahwa dirinya sangat terkesan selama tiga musim membela AC Milan. Bahkan pemain asal Brazil ini mengaku jika ia sama sekali tidak menutup kemungkinan untuk menutup karier bersama Milan suatu saat nanti.

“Milan selalu ada di hati saya dan akan begitu selamanya, bagaimana saya bisa berkata tidak kepada mereka?” ujar Silva kepada media.

“Tidak pernah mudah untuk berbicara tentang masa depan, tetapi anda tidak pernah bisa mengatakan tidak di sepakbola.”

“Segalanya masih mungkin. Kembali, itu mungkin untuk menutup karier saya dan itu akan menjadi akhir yang indah,” tutup Silva.

Selama tiga tahun memperkuat Milan, Thiago Silva tercatat sukses membawa mantan timnya tersebut meraih Scudetto musim 2010/11 yang merupakan gelar Serie A terakhir Milan sampai sekarang. Tidak hanya Scudetto, Silva juga pernah mempersembahkan trofi Supercoppa Italia bagi Milan.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Brasil Keluar Sebagai Pemenang Setelah Gilas Rusia

Brasil Keluar Sebagai Pemenang Setelah Gilas Rusia

Brasil Keluar Sebagai Pemenang Setelah Gilas Tuan Rumah Rusia Dengan Skor Telak Tanpa Balas

BandarJudiBola – Brasil keluar sebagai pemenang di laga ujicoba jelang Piala Dunia 2018. Tim Samba sukses menggilas tuan rumah dengan selisih skor yang cukup mencolok tanpa satupun gol balasan.

Bertandang ke Stadion Luzhniki pada Sabtu (24/03/2018) dini hari, Brasil sukses gilas tuan rumah Rusia. Menutup laga dengan skor 0-3, Tim Samba berhasil keluar sebagai pemenangan di laga ujicoba jelang Piala Dunia 2018.

Sejak kick-off babak pertama, Brasil yang unggul dalam penguasaan bola sudah langsung melancarkan serangan. Lolos dari jebakan offside, usaha Gabriel Jesus untuk membuka keunggulan di menit ke 5 pertandingan digagalkan oleh Igor Akinfeev.

Brasil terus menekan pertahanan Rusia sampai laga sudah berjalan 26 menit. Enam puluh detik setelahnya, serangan Tim Samba yang dimotori oleh Willian juga belum berhasil menciptakan angka.

Baca Juga : Patrick Cutrone Tak Menyangka Dirinya Dipanggil Ke Timnas Italia

Di menit 37, Rusia nyaris membuka keunggulan lebih dulu. Umpan terobos Aleksey Miranchuk berhasil diterima dengan baik oleh Smolov. Sayang penyelesaian dari Fyodor Smolov masih belum menemui sasaran. Babak pertama pun tak lama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.

Memasuki menit 53 di babak kedua, Brasil akhirnya berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Bermula dari tandukkan Douglas Costa yang meneruskan umpan dari Willian, bola berhasil ditepis oleh Akinfeev. Joao Miranda yang berada tak jauh dari bola rebound langsung menyambar bola ke dalam gawang. 0-1, Brasil memimpin.

Gol kedua Tim Samba hanya bejarak sepuluh menit dari gol Joao Miranda. Wasit menghadiahi tendangan penalti pada Brasil setelah Paulinho dilanggar di kotak terlarang. Dieksekusi dari titik putih, Coutinho yang ditunjuk sebagai pelaksana, sukses membawa Brasil menjauh 0-2.

Empat menit berselang, Brasil kembali menjebol gawang Akinfeev. Kali ini giliran Paulinho yang mencatatkan namanya di papan skor. Meneruskan umpan silang dari Willian, Paulinho yang tak terkawal dengan tenang menanduk bola ke sudut gawang. Rusia tertinggal semakin jauh, 0-3.

Berita Lainnya : Sepuluh Striker Top Dunia Yang Masuk Bursa Transfer Nanti

Tertinggal jauh dari tim tamu, Rusia berpeluang memperkecil jarak lewat usaha dari Anton Miranchuk. Sayang kerjasamanya dengan Alan Dzagoev tak membuahkan hasil. Penyelesaian Dzagoev masih melenceng dari mistar gawang.

Mendekati akhir babak, tuan rumah kembali berkesempatan mencetak gol balasan. Sukses mengecoh Alisson Becker, Zabolotny melepaskan tembakan ke gawang yang tak terjaga. Sial bagi tuan rumah, bola berhasil disapu keluar sebelum melewati garis oleh Thiago Silva. Laga pun ditutup dengan skor 0-3 untuk kemenangan Coutinho dkk.

 

Cedera, Neymar Diragukan Tampil Di Leg Kedua Liga Champions

Cedera, Neymar Diragukan Tampil Di Leg Kedua Liga Champions

Cedera Saat Melawan Marseille, Neymar Diragukan Tampil Di Leg Kedua Liga Champions

Bandar Judi Bola – Alami cedera saat PSG bertemu Marseille di laga bertajuk Le Classique, Neymar diharuskan menepi untuk beberapa waktu ke depan. Cederanya membuat pemain asal Brasil tersebut diragukan tampil di leg kedua Liga Champions.

PSG yang menjamu Marseille pada Senin (26/02/2018) dini hari, berhasil menang dengan perbedaan skor yang cukup jauh. Adalah gol dari Kylian Mbappe, gol bunuh diri Rolando, dan gol tambahan Edinson Cavani yang memastikan kemenangan tuan rumah.

Namun sayangnya, kemenangan itu harus dibayar mahal dengan cederanya sang pemain bintang. Neymar mendapat cedera pada pergelangan kaki kanannya saat laga sudah hampir selesai, tepatnya di menit 77.

Cedera tersebut di dapat Neymar usai dirinya berduel di udara untuk memperebutkan bola. Kaki kanannya kemudian terkilir setelah ia salah memposisikan kakinya saat melakukan pendaratan.

Lihat juga : Unai Emery Ingin PSG Mati-matian Di Leg Kedua Untuk Bisa Lolos

Menurut Thiago Silva, Neymar dipastikan akan absen saat PSG bertemu Marseille di ajang Piala Liga Prancis, Rabu dini hari nanti. Pemain termahal dunia itupun kabarnya diragukan untuk tampil saat PSG menjamu Real Madrid di leg kedua Liga Champions.

Ditanya pendapatnya mengenai cedera Neymar, pelatih PSG belum bisa memastikan seberapa parah cederanya. Menurut Emery, hasil pemeriksaan dini menunjukkan jika kaki Neymar terkilir.

“Hasil pemeriksaan dari tim medis sementara ini menunjukkan jika kaki Neymar terkilir. Namun kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan secepat mungkin untuk mengatasi cederanya.” ungkap Emery.

Emery juga mengungkapkan, dirinya dan rekan-rekan Neymar yang lain optimis akan kesembuhan pemain 26 tahun itu. Mereka juga yakin, di Liga Champions nanti, Neymar sudah bisa bermain kembali.

“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Jika ditanya apakah kami optimis dengan kesembuhannya, tentu saja kami harus yakin dan tetap bersikap optimis.” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.

Paris Saint-Germain dijadwalkan menjamu Real Madrid di Parc des Princes. Leg kedua Liga Champions itu akan diselenggarakan pada 6 Maret mendatang. Sebelumnya pada pertemuan pertama, PSG menelan kekalahan 1-3 saat bertamu ke Santiago Bernabeu.

Jika ingin tetap berada di kompetisi bergengsi itu, tentu saja PSG wajib menang di leg kedua ini. Namun dengan ketidakpastian akan tampilnya Neymar, bisakah PSG tetap meraih kemenangan?

Edinson Cavani Gagal Pecahkan Rekor Di PSG Akibat Ulah Neymar

Edinson Cavani Gagal Pecahkan Rekor Di PSG Akibat Ulah Neymar

Edinson Cavani Gagal Pecahkan Rekor Di PSG Akibat Ulah Neymar Saat Akan Mengeksekusi Penalti

Bandar Judi Bola – Edinson Cavani gagal memecahkan rekor saat laga PSG melawan Dijon. Sebenarnya di laga tersebut, Cavani bisa saja memecahkan rekor yang ada, hanya saja karena ulah Neymar, pemecahan rekor gagal terlaksana.

Edinson Roberto Cavani Gomez atau yang lebih dikenal dengan nama Edinson Cavani merupakan salah satu punggawa PSG. Cavani mulai berseragam PSG sejak tahun 2013 hingga saat ini.

Tak kurang dari 156 gol yang sudah dicetak oleh Cavani sejak membela Les Parisiens. Yang terakhir adalah saat PSG berlaga melawan Dijon, pemain asal Uruguay tersebut mencetak satu gol untuk menambah keunggulan timnya.

Seperti yang diketahui, laga PSG melawan Dijon dimenangkan oleh Cavani dkk. dengan skor telak 8-0. Selain nama Cavani (1 gol), ada nama Neymar (4 gol), Angel Di Maria (2 gol), dan juga Kylian Mbappe (1 gol) yang menyumbangkan gol.

Dengan satu gol yang disumbangkan Edinson Cavani di laga kemarin, ia sekaligus menyamai rekor dari Zlatan Ibrahimovic yang juga mengoleksi 156 gol. Mereka berdua pun dinobatkan sebagai pemain tersubur yang pernah membela PSG.

El Matador sebenernya berpeluang memecahkan rekornya di laga kemarin. Saat itu PSG mendapat hadiah penalti di menit 82. Hal menarik terjadi saat PSG akan mengeksekusi tendangan 12 pas itu.

Lihat juga : Mbappe Tak Ingin Menjanjikan Masa Depannya Di PSG

Publik di Parc des Princes bersorak agar Cavani yang mengeksekusi penalti untuk memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak. Namun entah karena alasan apa, Neymar enggan memberikan kesempatan tersebut kepada seniornya. Neymar sendiri sudah mencetak 3 gol sebelum mengeksekusi penalti.

Pada akhirnya Neymar memang berhasil memaksimalkan peluang tersebut. Tapi gol tersebut diiringi dengan cemoohan dan teriakan dari para suporter yang tak menyukai sikap Neymar. Penonton bahkan bersiul sebagai tanda bahwa mereka semua bersimpati pada El Matador.

Menurut kapten PSG, Thiago Silva, tidak menjadi soal siapa yang menjadi algojo. Yang terpenting adalah mereka pulang dengan meraih kemenangan. Silva juga menilai bahwa akan ada banyak kesempatan untuk Edinson memecahkan rekornya, apalagi musim pertandingan baru berjalan separuhnya.

Sebelumnya memang sempat dikabarkan bahwa kedua pemain bintang tersebut tidak akur. Mereka bahkan beberapa kali terlibat perdebatan saat akan menentukan siapa yang harus menendang bola. Jadi masalah ini bukanlah yang pertama kalinya bagi mereka berdua.