Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Tundukkan Udinese

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Tundukkan Udinese

Juventus Naik Ke Puncak Klasemen Serie A Setelah Tundukkan Udinese Lewat Dua Gol Paulo Dybala

BandarJudiBola – Juventus sukses naik ke puncak klasemen Serie A setelah tundukkan Udinese di kandang. Bianconeri berhasil pulang dengan poin penuh lewat dua gol yang dicetak oleh Paulo Dybala di masing-masing babak.

Menjamu Udinese di Allianz Stadium pada Minggu (11/03/2018) malam, Juventus pulang dengan poin penuh. Dua gol dari Dybala memastikan kemenangan Si Nyonya Tua.

Tampil dengan kekuatan yang berimbang, ancaman lebih dulu datang dari Udinese. Beruntung sepakan dari Ali Adnan masih bisa digagalkan dengan baik oleh Wojciech Szczesny.

Setelah jual beli serangan, tuan rumah akhirnya memcah kebuntuan lebih dulu di menit 20. Memaksimalkan hadiah tendangan bebas dari pelanggaran Gabriele Angella, Dybala sukses menjebol jala Udinese. Dengan sepakan kaki kirinya, Dybala membawa Juve memimpin 1-0.

Lihat Juga : Juventus Permalukan Lazio Lewat Gol Tunggal Dybala

Di menit 38, Juve kembali mendapat hadiah, kali ini tendangan penalti setelah Angella menjatuhkan Dybala di kotak terlarang. Maju sebagai eksekutor, Higuain gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Arah sepakan Higuain dapat diantisipasi dengan baik oleh Bizzarri.

Di masa injury time babak pertama, Juve nyaris menggandakan keunggulannya lewat Giorgio Chiellini. Menerima umpan lambung dari tendangan sudut Dybala, tandukkan Chiellini melayang tipis diatas mistar Albano Bizzarri. Babak pertama pun selesai dengan skor 1-0.

Kembali dari turun minum, Biaconeri menambah keunggulannya empat menit setelah babak kedua dimulai. Gol kedua Juve kembali lahir berkat kerjasama antara Dybala dan Higuain.

Dybala yang berlari ke kotak penalti langsung menyambar bola yang diumpankan oleh Gonzalo Higuain dari sisi lapangan. Dengan cepat, Paulo membawa Juventus unggul 2-0.

Berita Terkait : Juventus Sukses Raih Kemenangan Atas The Lily Whites

Enam menit setelah Blaise Matuidi masuk menggantikan Sami Khedira, Juve nyaris menambah perolehan golnya. Sayangnya usaha Matuidi di menit 69 gagal dimaksimalkan dengan baik.

Gawang Udinese kembali terancam di menit 78. Kali ini Paulo hampir berhasil mencatat hat-trick, jika saja sepakannya tidak digagalkan oleh Bizzarri. Begitu juga dengan peluang yang didapat Paulo di menit akhir pertandingan, yang tak membuahkan hasil. Skor 2-0 memastikan kemenangan Bianconeri.

Hasil positif ini membawa Si Nyonya Tua naik sementara ke posisi puncak klasemen, setelah menyalip Napoli dengan selisih 2 angka.

Udinese Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Inter Milan

Udinese Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Inter Milan

Udinese Menjadi Tim yang Berhasil Memutus Rantai Kemenangan Beruntun Inter Milan Musim Ini

Bandar Judi Bola – Udinese menjadi tim yang berhasil mengalahkan Inter Milan musim ini. Rantai kemenangan yang disusun oleh Inter Milan akhirnya harus putus setelah pasukan Spalletti dikalahkan oleh Udinese dengan skor telak 1-3.

Menjamu Udinese di Giuseppe Meazza, Mauro Icardi dkk. sudah menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Sepuluh menit pertama laga berjalan, Inter sudah mengancam gawang Udinese sebanyak 2 kali.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, gawang Samir Handanovic malah kebobolan lebih dulu. Kevin Lasagna yang tidak terjaga berhasil melepaskan tembakan ke gawang Inter setelah menerima umpan silang dari Silvan Widmer.

Tertinggal lebih dulu, Inter langsung bangkit melalui serangan balasan. Candreva yang merangsek masuk ke daerah kotak penalti, melepaskan umpan silang ke arah kiri. Icardi langsung menyambar bola ke gawang Bizzarri.

Sukses menyamakan kedudukan, Nerazzurri terus menyerang pertahanan Udinese untuk meraih poin penuh. Beberapa peluang tercipta melalui Davide Santon dan Borja Valero, namun kesigapan Bizzarri di depan gawang membuat peluang tersebut berhasil digagalkan.

Peluang dari Brozovic di akhir babak pertama juga masih bisa digagalkan Bizzarri. Paruh waktu pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1.

Moment Kebangkitan Udinese Di Babak Kedua

Kembali dari istirahat turun minum, tim besutan Andrea Stramaccioni tampil lebih percaya diri. Lasagna bahkan langsung mengancam gawang Inter sejak menit pertama babak kedua dimulai. Sialnya tendangan Lasagna masih bisa dihalau Handanovic.

Di menit ke 57, tim tamu berhasil membalikkan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti. Bola umpan silang yang dilepaskan Silvan Widmer dari sisi kanan mengenai tangan Davide Santon. Wasit Maurizio Mariani memutuskan untuk menggunakan VAR agar dapat mengetahui pasti apa yang terjadi.

Hadiah penalti tersebut dituntaskan oleh Rodrigo De Pau. Gol nya membawa Udinese unggul 1-2 dari tuan rumah.

Mencoba mengejar ketertinggalan, Inter mendapat peluang emas melalui Milan Skriniar di menit ke 68. Sayang sundulan Skriniar masih membentur tiang gawang tim tamu.

Walau dalam posisi tertekan, Udinese malah berhasil memperlebar jarak dengan tuan rumah. Memanfaatkan umpan silang Jakub Jankto, Antonin Barak sukses merobek jala Handanovic untuk ketiga kalinya.

Icardi dkk. yang tertinggal jauh berusaha memperkecil jarak kekalahan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, tak ada lagi gol yang tercipta dari tuan rumah. Laga pun ditutup dengan kekalahan perdana Nerazzurri. Hasil tersebut membuat Inter harus rela lengser dari posisi puncak klasemen Serie A.

Baca juga : Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub Tahun 2017