Patrice Evra, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Juga…

Patrice Evra, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Juga...

Patrice Evra Resmi Dipecat Dari Olympique de Marseille

Bandar Judi Bola – Patrice Evra resmi dipecat dari klub yang dibelanya Olympique de Marseille. Hal itu disampaikan oleh manajemen Marseille melalui situs resmi klub, menyusul kejadian antara fans Marseille dengan Evra.

Evra diketahui menendang kepala salah seorang fans saat sedang melakukan pemanasan jelang pertandingan melawan Guimares pada Kamis 02/11/2017 lalu. Diduga karena kesal dengan hinaan dari suporter, Evra langsung melayangkan tendangan ke arah fans tersebut.

Saat itu juga Evra langsung mendapat kartu merah dan tidak diperbolehkan mengikuti pertandingan meski namanya tercatat sebagai pemain cadangan. Pertandingan tersebut juga ditutup dengan kekalahan 0-1 untuk Marseille.

Akibat perbuatannya, kasus Evra menjadi sorotan oleh UEFA. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan, UEFA akhirnya menjatuhkan hukuman larangan bermain di segala ajang selama tujuh bulan. Dan denda uang sebesar 10ribu euro atau sekitar 157 juta rupiah kepada Evra.

Menyusul putusan dari UEFA, Olympique de Marseille, klub yang menaungi Evra saat ini juga memberikan jawaban atas hukuman tersebut. Marseille resmi memutus hubungan kontrak kerja dengan Evra, seperti yang tertulis di website resmi Marseille.

“Menyusul kejadian di Guimares pada tanggal 02 November lalu, pemain kami melakukan kesalahan karena telah menanggapi provokasi  yang dilakukan sekelompok orang. Cara penanganan terhadap provokasi tersebut bukan tindakan yang benar, terutama karena yang terlibat adalah seorang pemain yang telah berpengalaman lama di dunia sepakbola.”

“Maka dari itu, melalui pembicaraan dan kesepakatan bersama, dengan ini kami mengumumkan bahwa Marseille sudah memutuskan hubungan kontrak kerja kami dengan  Patrice Evra.” begitulah isi dari kalimat yang tertulis di website resmi Marseille.

Pelatih Marseille, Rudi Garcia menilai seharusnya seorang pemain sekelas Evra tidak meladeni hinaan suporter. Itu bukanlah sebuah contoh yang baik untuk para pemain muda.

Sebelum bergabung dengan Marseille, Evra sempat bermain di 3 musim bersama Juventus dan mengalami masa keemasan saat membela Setan Merah selama 8 musim.

Lihat juga : Timnas Italia Pulang Dengan Kekalahan Atas Swedia

PSG : Kami Yakin Bahwa Kami Tidak Melanggar Aturan Financial Fair Play

neymarjr

PSG : Kami Yakin Bahwa Kami Tidak Melanggar Aturan Financial Fair Play

Paris Saint-Germain sangat yakin bahwa tidak melakukan pelanggaran aturan terhadap Financial Fair Play, dan akan terus naik perndapatannya pastinya, dan mereka juga akan menajdi salah satu alasannya.

Kini PSG telah menjadi perhatian dunia sepakbola karena aktivitas transfer yang luar biasa itu mereka lakukan, Les Parisiens juga telah memecahkan rekor transfer paling termahal di dunia.

Pada saat mendatangkan Neymar dari Barca ke dengan biaya 222 juta euro. dan mereka juga telah meminjam Kylian Mbappe dari AS Monaco dengan biaya opsi pembayaran sebesar 180 juta euro.

Semua Aktivitas transfer PSG itu juga telah membuat UEFA bertugas untuk menyelidikinya, dan UEFA juga sedang mencari tahu apakah benar ada pelanggaran aturan Financial Fair Play atau tidak.

Presiden PSG, Nasser Al-Khelafi, juga kembali mengatakan dengan keyakinan nya yang terkait persoalan, dan menurut Al-Khelaifi, PSG tidak perlu cemas dengan adanya penyelidikan dari UEFA.]

Kami sudah berjuang sangat keras selama enam tahun lalu, dan untuk meningkatkan pendapatan klub dan pendapatan untuk kami sudah naik lewat penjualan tiket, sponsor, merchandise, hari pertandingan, dan hak siar TV.

Pendapatan sebelumnya hanya 90 juta euro dan menjadi 500 juta euro, dan bersama dua musim terakhir juga menghasilkan keuntungan, kami jgua sekarang juga berencana akan terus meningkatkan pendapatan kami.

Peningkatan yang harus kami raih antara 20 hingga 40 persen, dan kami juga punya banyak waktu sekitar setahun untuk memenuhi kriteria FFP, pastinya kami juga punya waktu hingga 30 Juni 2018.

Saya juga akan mengingatkan semua orang bahwa santai dan pikirkan soal proyek kalian , dan kami akan memikirkan soal membangun proyek kami, juga ada banyak terkanan dari klub-klub tertentu.

Tetapi jika saya fikir UEFA tidak akan terpengaruh tekanan dari manapun, karena mereka cukup sangat profesional dan sangat serius, untuk hal yang terkait dengan hal ini, saya sangat yakin.

Kami semua sangat menghargai semua klun dan kami juga mengharapkan hal yang sebaliknya, kami juga akan menghormati semua aturan dan regulasi, Al-Khelaifi menegaskan..Bandar Judi Online

UEFA Berjanji Tidak Akan Memeriksa City Terkait FFP Atas Desakan La Liga

UEFA

UEFA Berjanji Tidak Akan Memeriksa City Terkait FFP Atas Desakan La Liga

LA Liga yang telah meminta Manchester City di usut atas dugaan terkait pelanggaran Financial Fair Play (FFP) dan layaknya Paris Saint-Germain, dan UEFA mengatakan dengan tegas tidak akan melakukan semua itu.

UEFA untuk saat ini lagi sibuk untuk menyelidiki PSG terkait atas pelanggaran FFP, dan hal tersebut terkait karena aktifitas belanja mereka pada musim panas ini yang telah meghabiskan dana  sebesar 238 juta euro atau sekitar Rp 3,7 trilliun.

Jika bisa di katakan, sama halnya dengan PSG, namun City juga telah di usut layaknya PSG, dan kedua tim tersebut di tenggarai akan mendapat suntikan dana dari sang pemilik yang merupakan seorang taipan dari Timur – Tengah itu.

City juga tealh merombak besar-besar tim mereka ,  tim asuhan Pep Guerdiola itu juga telah menghabiskan dnaa 244,3 juta euro yang berkisar sekitar Rp 3,86 trilliun untuk hal tersebut, Baik PSG maupun City yang mendapatkan keuntungan dari Sponsor yang tidak masuk akal secara ekonomi.

La Liga juga telah memberi pernyataan, bahwa La Liga telah meminta UEFA untuk melanjutkan penyelidikan dengan untuk mempertimbangkan hal apa saja yang telah  di lakukan oleh PSG, dan La Liga juga telah meminta UEFA untuk membuka penyelidikan yang sama untuk CIty.

UEFA langsung saja meresposkan karena mereka juga telah mengatakan tidak akan menggelar penyelidikan tersebut, tidak ada investigasi yang di lakukan untuk Manchester City yang mengenai peraturan FFP, dan laporan yang menyebut soal penyelidikan itu tidak berdasar, UEFA menegaskan seperti di lansir BBC.Bandar Judi Online

UEFA: Man United memiliki pengunjung situs web paling banyak di dunia

Read More
Manchester United

Manchester United memiliki website klub yang paling banyak dikunjungi di dunia, menurut laporan benchmarking club lisensi oleh UEFA.

 

Bandar Casino SBOBETUnited mencatat 8.6 juta pengunjung bulanan antara Januari dan Juni tahun lalu, menempatkan mereka fraksional depan Arsenal, dengan Liverpool di peringkat ketiga pada 7.7 juta pengguna bulanan.

Trio Premier League yang nyaman di depan klub raksasa Spanyol Real Madrid dan Barcelona, dengan mencatat 7.2 juta dan 6.3 juta pengunjung bulanan masing-masing.

Chelsea sisi Premier League berikutnya di atas 20, dengan 3.2m pengunjung bulanan menempatkan mereka di belakang Turki, Fenerbahce, yang memiliki keenam yang paling situs dikunjungi di dunia.

Peringkat website didominasi oleh klub-klub Eropa, dengan Dynamo Kiev, Bayern Munich dan Borussia Dortmund yang membentuk sisa 10 besar, namun sisi Mesir Al Ahly memiliki 11-paling situs dikunjungi dengan 2.6 juta pengunjung bulanan.

Yang menempatkan mereka di depan juara Prancis Paris SaintGermain, sementara Leicester City peringkat lebih tinggi dari Tottenham dan Manchester City setelah mereka gelar kemenangan Premier League musim lalu.

klub Brasil Sao Paulo memiliki website terbesar di Amerika dengan  1.8 juta pengunjung sementara Marseille, Zenit St Petersburg, Galatasaray dan Juventus adalah sisi lain yang tampil di atas 20.

 

Joe Allen termasuk bersama Lionel Messi di Tim 40-man UEFA dari nominasi Tahun ini

Joe Allen, Aaron Ramsey dan Paul Pogba berada di daftar shortlist 40-man untuk Tim UEFA of the Year, tapi Mesut Ozil meleset keluar.

Joe Allen, Stoke City, liga inggris
Joe Allen, Stoke City, liga inggris

Bandar Judi Bola Asia77Stoke City gelandang Allen adalah salah satu pemain menonjol Wales ‘di Euro 2016 bersama Ramsey dan Gareth Bale – yang juga membuat cut – dan merupakan salah satu dari 12 pemain tengah yang bisa membuat seleksi akhir.

rekor dunia penandatanganan Manchester United Pogba juga fitur dalam daftar, diresmikan oleh UEFA pada Senin, yang meliputi 12 pemain Premier League di total, sementara La Liga membanggakan representasi terkuat dengan 18 nominasi.

Namun, Arsenal Ozil 28 tahun bukan merupakan salah satu nominasi, meski telah menyumbang 19 assist di atas penerbangan musim lalu Inggris dan mewakili Jerman di Kejuaraan Eropa di musim panas.

Tim terakhir tahun ini akan dipilih oleh pendukung, dengan tujuh juta fans diharapkan untuk berpartisipasi dalam pemilihan online di situs UEFA, dan Gunners penggemar memiliki sebagian besar pemain Premier League ditampilkan dalam daftar pendek untuk memilih dari.

Laurent Koscielny dan Alexis Sanchez membantu membuat tim asuhan Arsene Wenger tim Premier League terbaik terwakili di potong dengan tiga nominasi, sementara Manchester United dan Manchester City memiliki dua pemain masing-masing, dengan Tottenham, Chelsea, Leicester, West Ham dan Stoke semua memiliki satu pemain pada daftar.

40-pria daftar shortlist UEFA untuk Tim Tahun:

Kiper: Keylor Navas (Real Madrid), Gianluigi Buffon (Juventus), Rui Patricio (Sporting Lisbon) Jan Oblak (Atletico Madrid)

Bek: Gerard Pique (Barcelona), Joshua Kimmich (Bayern Munich) Toby Alderweireld (Tottenham), Sergio Ramos (Real Madrid), Raphael Guerreiro (Borussia Dortmund), Leonardo Bonucci (Juventus), Laurent Koscielny (Arsenal), Diego Godin (Atletico Madrid), Pepe (real Madrid), Juanfran (Atletico Madrid), Dani Carvajal (real Madrid), Jerome Boateng (Bayern Munich)

Gelandang: Dimitri Payet (West Ham), Yannick Carrasco (Atletico Madrid), Paul Pogba (Manchester United), Riyad Mahrez (Leicester), Kevin De Bruyne (Man City), Joe Allen (Stoke), Luka Modric (Real Madrid), Aaron Ramsey (Arsenal), Toni Kroos (real Madrid), Andres Iniesta (Barcelona), N’golo Kante (Chelsea), Grzegorz Krychowiak (PSG)

Pemain depan: Lionel Messi (Barcelona), Luis Suarez (Barcelona), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), Robert Lewandowski (Bayern Munich), Zlatan Ibrahimovic (Man United), Gonzalo Higuain (Juventus), Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund), Neymar (Barcelona), Gareth Bale (real Madrid), Alexis Sanchez (Arsenal), Sergio Aguero, (Man City), Antoine Griezmann (Atletico Madrid)