Ingin Balas Dendam Kepada Pep, Yaya Toure Rela Digaji 1 Pounds

Ingin Balas Dendam Kepada Pep, Yaya Toure Rela Digaji 1 Pounds

Bandar Judi Bola – Ingin balas dendam kepada Pep, Yaya Toure rela digaji 1 pounds. Agen Yaya Toure, Dimitri Seluk mengaku bahwa kliennya masih menyimpan rasa dendam terhadap Guardiola sampai saat ini. Untuk membuktikan kualitas dirinya tersebut, Toure ingin bergabung dengan salah satu anggota The Big Six Premier League.

Ingin Balas Dendam Kepada Pep, Yaya Toure Rela Digaji 1 Pounds
#Yaya Toure #Dimitri Seluk #Man.City #Pep Guardiola #Bandar judi bola

Kontrak Toure sendiri bersama Manchester City berakhir pada akhir musim 2017/18. Pihak manajemen klub mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak sang pemain dan Toure pun berstatus bebas transfer.

Toure mengalami periode buruk bersama City dalam dua musim terakhir sejak dilatih oleh Guardiola. Pasalnya gelandang asal Pantai Gading tidak banyak mendapatkan jatah bermain yang cukup. Ia hanya kalah bersaing dengan bintang yang lebih muda seperti Ilkay Gundogan, Fernandinho, David Silva, dan Kevin De Bruyne. Jika dihitung selama dua musim dirinya hanya tampil dengan 48 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Manchester City.

Merasa tidak terima dengan perlakuan yang didapatnya dari Guardiola, Toure pun mengeluarkan kritikan tajam. Ia menuduh Guardiola sebagai privadi yang kejam dan ingin merusak pertandingan perpisahannya dengan City. Dirinya juga mengklaim Guardiola tidak suka jika ada pemain asal Afrika yang menjadi starter di tim yang ia latih.

BACA JUGA :  Yaya Toure Bicara Tentang Sisi Buruk Pep Guardiola

Seluk lalu membeberkan fakta yang mengejutkan bahwa kliennya tersebut meminta agar dirinya dapat bergabung dengan anggota The Big Six Premier League. Toure juga rela dibayar murah untuk membuktikan kualitas dirinya terhadap Guardiola.

“Saat ini Yaya sudah menbdapat banyak tawaran dari berbagai negara berbeda yang mana mereka sanggup memberikan gaji tinggi,” ujar Seluk ke media.

“Namun kami  memutuskan bahwa musim depan akan diberikan untuk Guardiola. Dan serta membuktikan kepada para pendukung Manchester City jika Yaya Toure masih belum habis.”

“Dia masih memiliki energi penuh dan musim ini masih ingin bermain di Inggris.”

“Pada saat ini, ketika ada jumlah uang yang besar dihabiskan di Inggris untuk belanja pemain sepakbola, saya secara resmi mendeklarasikan bahwa Yaya siap pindah dengan status bebas transfer. Siap bergabung dengan tim enam besar lainnya di Inggris dengan gaji hanya 1 poundsterling setiap pekan, dengan tambahan bonus jika meraih kesuksesan.”

“Saya yakin bahwa seorang pemain seperti Yaya tidak akan menjadi penghalang bagi Arsenal, Chelsea, Manchester United, Tottenham dan Liverpool,” ujar Seluk.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Yaya Toure Bicara Tentang Sisi Buruk Pep Guardiola

Yaya Toure Bicara Tentang Sisi Buruk Pep Guardiola

Bandar Judi Bola –  Yaya Toure bicara tentang sisi buruk Pep Guardiola. Mantan gelandang Manchester City ini membuat pernyataan tentang sisi buruk mantan manajernya yaitu Pep Guardiola. Toure mengklaim Pep tidak suka dengan pemain asal Afrika seperti dirinya.

Yaya Toure Bicara Tentang Sisi Buruk Pep Guardiola
#Yaya Toure #Pep Guardiola #bandar judi bola

Rasa benci Toure kepada Guardiola memang sudah bukan menjadi rahasia lagi. Pasalnya karena berselisih dengan Guardiola, Toure juga sampai hengkang dari Barcelona pada 2010 lalu.

Ketika Guardiola menjadi manajer Manchester City pada musim panas 2016, keduanya mulai terlihat akur. Bahkan sampai pada pertandingan perpisahan Toure di akhir musim lalu tidak ada tanda-tanda perselisihan itu akan muncul.

Akan tetapi pada wawancara terbaru yang dilakukan oleh Toure, dirinya justru kembali mengungkapkan kekecewaannya kepada Guardiola. Bahkan ia tak segan menyebut mantan pelatihnya tersebut tidak menyukai pemain asal Afrika ada di 11 orang timnya.

“Saya ingin menjadi orang yang mampu memecah mitos Guardiola,” ujar Toure kepada media.

“Saya mencoba untuk memahami bahkan sudah meminta kepada pelatih untuk melihat statistik saya. Ketika saya sadar bahwa ada yang lebih baik,di saat latihan maupun saat pertandingan. Untuk mereka yang bermain dan lebih muda dari saya, saya mengerti jika ini bukan masalah fisik.”

BACA JUGA : Chelsea Akan Mengganti Conte, Tapi Bukan Dengan Sarri

“Saya tidak mengerti, namun saya memiliki kesan bahwa Pep iri dan telah menjadikan saya sebagai rival.”

“Saya juga mempunyai kesan jika Pep, dengan penuh pengakuan dan rasa hormat,seperti sedang merusak segalanya di musim terakhir saya di City.”

“Pep kejam terhadap saya. Apakah anda berpikir bahwa dia akan berlaku seperti itu terhadap Andres Iniesta?”

“Saya sampai bertanya kepada diri saya sendiri, apakah itu karena warna kulit saya? Saya bukan yang pertama, pemain Barca lainnya juga pernah mempertanyakan hal yang sama.”

“Mungkin kami orang Afrika tidak selalu diperlakukan sama oleh orang-orang tertentu. Ketika anda lebih memperhatikannya, masalah yang sama sering terjadi kepada pemain asal Afrika, di mana pun Pep melatih.”

“Saya benar-benar mempertanyakan hal ini kepada diri saya sendiri.”

Pep pernah menjual Sasmuel Eto’o dari Barcelona ke Inter Milan di awal musim 2009/2010.

“Ia terlalu cerdas untuk dimengerti. Dia tidak akan pernah mengakui jika tidak menyukai pemain dari Afrika.”

“Namun jika suatu hari Pep dapat menurunkan lima pemain Afrika di tim intinya, saya berjanji akan mengiriminya kue!”

“Di luar itu, Pep suka menuntut pemainnya patuh sampai pada level bersedia untuk mencium tangannya. Saya tidak suka hubungan yang seperti itu. Dari dulu saya selalu menghormati pelatih saya, tapi tidak dengan caranya.”

“Pep sudah mencuri partai perpisahan saya dengan City, sebuah klub besar dengan suporter yang indah.”

“Saya ingin pergi dari klub ini dengan emosi layaknya Iniesta saat meninggalkan Barca ataupun Gigi Buffon saat meninggalkan Juventus. Tapi dia mencegah saya!” tutup Toure.

Yaya Toure Bicara Tentang Sisi Buruk Pep Guardiola

 Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

 

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester

Melaju Ke Semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City Taklukkan Leichester Lewat Adu Penalti

Bandar Judi Bola – Melaju ke babak semifinal Piala Liga Inggris, Manchester City sukses taklukkan tuan rumah The Foxes. Leichester City harus tunduk dari tamunya setelah kalah dalam adu penalti dengan skor akhir 4-3.

Melakoni laga di King Power Stadium, City ditahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 selama 120 menit. Hasil tersebut memaksa kedua tim harus menyelesaikan pertandingan lewat adu penalti.

Di babak pertama, City sempat berpeluang memimpin di menit ke 20. Sayangnya umpan silang yang dilepaskan Ilkay Guendogan malah mengarah langsung ke gawang The Foxes. Bola pun bisa diantisipasi dengan baik oleh Ben Hamer.

Pasukan Pep Guardiola baru bisa memimpin setelah gawang Hamer dibobol oleh Bernardo Silva. Berawal dari serangan balik cepat yang dibangun Guendogan, umpan terobos yang diarahkan ke Bernardo Silva dapat diselesaikan dengan baik. City memimpin 1-0.

Tertinggal lebih dulu, The Foxes mencoba melakukan serangan balik. Peluang Leichester datang lewat tendangan Kelechi Iheanacho, namun masih bisa digagalkan oleh Claudio Bravo. Keunggulan City pun bertahan sampai waktu turun minum.

Babak Kedua Hingga Adu Penalti

Mencoba meningkatkan daya serang, Claude Puel memasukkan Riyad Mahrez dan Jamie Vardy di babak kedua. Meski serangan yang dilancarkan The Foxes di babak kedua lebih berbahaya dan mengancam gawang City, sayangnya belum ada yang benar-benar menjadi gol.

Tim besutan Claude Puel baru bisa menyamakan kedudukan saat waktu pertandingan sudah memasuki injury time menit ke enam. Gol penyama kedudukan tersebut tercipta melalui titik putih, setelah Kyle Walker melakukan pelanggaran terhadap Demaray Gray.

Vardy yang menjadi eksekutor pun sukses menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan. Hasil imbang tersebut memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak extra time pertama, Gabriel Jesus mendapat peluang emas untuk membawa keunggulan.

Sialnya bola sundulan Jesus masih bisa ditangkap oleh Ben Hamer. Di penghujung extra time pertama, tendangan bebas Yaya Toure juga masih bisa dihalau oleh kiper asal Inggris tersebut.

Keadaan di babak kedua extra time juga tak jauh berbeda dengan babak pertama, kedua tim terus meningkatkan serangan untuk meraih kemenangan. Namun hingga dua kali perpanjangan waktu usai, masih belum ada yang keluar sebagai pemenang.

Wasit memutuskan untuk menyelesaikan laga lewat adu penalti untuk menentukan pemenang. Lewat adu penalti, City akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3.

Kemenangan ini diraih setelah dua eksekutor The Foxes, yakni Vardy dan Mahrez, gagal melaksanakan tugasnya. Tendangan yang dilancarkan Vardy melenceng dari gawang, sedang sepakan Mahrez berhasil dihalau oleh Bravo. Hasil ini membawa City berhak lolos ke babak semifinal Piala Liga Inggris.

Lihat juga : Wayne Rooney Kembali Tajam Setelah Pulang Ke Everton

Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terus Ukir Rekor Baru, Manchester City Semakin Tak Terbendung

Terus Ukir Rekor Baru, Laju Manchester City Semakin Tak Terbendung Di Premier League

Bandar Judi Bola – Terus ukir rekor baru, laju pasukan Pep Guardiola semakin tak terbendung. Manchester City baru saja mengalahkan Swansea City dengan skor telak 0-4 saat bertamu ke Liberty Stadium, Kamis (14/12/2017) dini hari tadi.

Tampil dominan di sepanjang pertandingan, City berhasil membuka keunggulan di menit ke 27. Menyambar bola rebound dari tendangan Aguero, Bernardo Silva melepaskan umpan ke arah David Silva yang berada di depan gawang. Silva berhasil merobek jala Fabianski dan membawa City unggul.

Aguero mencoba peruntungannya di menit ke 30, namun masih bisa digagalkan Fabianski. City akhirnya berhasil menambah angka kembali di menit 34 melalui Kevin de Bruyne. Tendangan mendatar de Bruyne masuk ke gawang The Swans dengan mudahnya.

Hingga akhir babak pertama, The Swans belum berhasil melancarkan serangan balasan. Skor sementara 0-2 untuk keunggulan tim tamu.

Gol Aguero Di Akhir Babak Kedua

City nyaris memperlebar jarak dengan tuan rumah saat babak kedua baru berjalan 1 menit. Sayangnya tendangan Aguero, masih melebar ke sisi kiri gawang Fabianski.

Di laga ini, Silva berhasil mencetak dua gol. Gol kedua Silva dicetak di menit ke 52. Memaksimalkan umpan dari Sterling di sisi kiri, Silva sukses mengecoh Fabianski dan dengan mudahnya memasukkan bola dari jarak dekat.

Aguero yang berkali-kali mendapatkan peluang masih belum bisa memaksimalkan kesepatan tersebut. Ia kembali gagal menyelesaikan umpan yang diberikan oleh de Bruyne, sepakannya masih juga melebar ke sisi gawang The Swans.

Swansea mencoba bangkit lewat sepak pojok di menit ke 64. Menuntaskan umpan dari tendangan pojok, Roque Mesa melepaskan sepaka kencang ke arah gawang City. Sialnya bola sempat membentur pemain City dan menjadi berubah arah. Bola pun dengan mudah ditepis Ederson.

Lihat juga : MU Raih Poin Penuh Saat Menjamu Bournemouth

Sergio Aguero akhirnya berhasil menjebol gawang Lukasz Fabianski menjelang akhir babak kedua. Menyelesaikan umpan dari Yaya Toure, pemain asal Argentina itu sukses melewati dua pemain belakang The Swan dan mengecoh kiper musuh.

Pertandingan itu pun berakhir dengan skor 0-4 untuk kemenangan City, setelah di sisa waktu pertandingan tak ada lagi gol yang tercipta.

Kemenangan City atas Swansea dini hari tadi juga membawa catatan rekor tersendiri bagi pasukan Pep Guardiola. Hasil laga itu pun memperpanjang rangkaian kemenangan The Citizen menjadi 15 kali beruntun tanpa sekalipun menelan kekalahan di Premier League.

Yaya Toure Ungkap Mimpi Terbesarnya Di Manchester City

Yaya Toure Ungkap Mimpi Terbesarnya Di Manchester City

Yaya Toure Ingin Mengangkat Trofi Liga Champions Sekali Lagi

Bandar Judi Bola – Yaya Toure menyatakan keinginannya untuk sekali lagi mengangkat trofi Liga Champions. Hanya saja kali ini, ia ingin melakukannya bersama klub yang sudah tujuh tahun dibelanya, Manchester City.

Pemain yang direkrut dari klub Barcelona tahun 2010 tersebut mengaku, trofi Liga Champions adalah mimpi terbesarnya selama ini. Sepanjang karir sepakbolanya, Toure sudah pernah merasakan trofi tersebut satu kali.

Pengalaman itu ia rasakan saat dirinya masih bermain membela Barcelona. Ketika itu Barcelona menjuarai Liga Champions di musim 2008/2009, dibawah asuhan Josep Guardiola atau yang lebih dikenal sebagai Pep Guardiola.

Bersama klubnya yang sekarang, Toure sudah berhasil meraih juara Premier League dua kali, dua Piala Liga, satu Piala FA, dan satu kali Community Shield. City juga pernah mencapai semifinal Liga Champions di musim 2015/2016.

Tahun itu merupakan pencapaian terbaik City di kancah Liga Champions. Manuel Pellegrini-lah yang sukses membawa anak-anak The Citizen sampai ke posisi tersebut.

Lihat juga : City Memantapkan Posisinya Di Klasemen Premier League

Namun hasil tersebut belum bisa mewujudkan mimpi terbesar seorang Yaya Toure. Gelandang tim nasional Pantai Gading tersebut mengatakan bahwa dari semua kompetisi bola, piala Liga Champions adalah yang paling sulit untuk didapatkan.

Sangat sulit untuk mengetahui siapa yang akan keluar menjadi juara. Semua klub yang bermain menjadi peserta di Liga Champions memiliki kualitas pemain dan manajer yang sangat bagus. Tidak mudah untuk memprediksi juaranya.

Terkadang, klub yang dijagokan akan gugur terlebih dahulu. Dan yang keluar menjadi pemenang adalah klub yang tidak terduga. Semua bisa saja terjadi di kompetisi ini.

Saat ini Manchester City ditangani oleh Pep Guardiola, yang mana membuat Toure kembali bereuni dengan mantan pelatihnya dulu. Dengan reuni ini, Toure berharap Pep Guardiola bisa membantunya mengangkat trofi tersebut sekali lagi.

Kontrak Yaya Toure sendiri diketahui akan berakhir di penghujung musim ini, dan belum ada tanda-tanda akan diperpanjang.

 

Yaya Toure Tidak Menanggapi Kritikan Orang Terhadap Dirinya

Read More
Yaya Toure Tidak Menanggapi Kritikan Orang Terhadap Dirinya

Bandar Judi SBOBET – Salah satu pemain Manchester City yaitu Yaya Toure mengatakan bahwa dirinya tidak meladeni kritikan kepadanya yang telah begitu banyak menggangu dirinya untuk dapat tampil dalam dengan gaya permainannya yang khas.

Continue reading “Yaya Toure Tidak Menanggapi Kritikan Orang Terhadap Dirinya”

Yaya Toure mengatakan Manchester City harus melanjutkan ofensif di Monako

Yaya toure, Manchester city, liga inggris
Yaya Toure, Manchester City

Agen Judi BolaYaya Toure percaya Manchester City harus pergi menyerang di leg kedua melawan Monaco jika mereka berharap untuk maju ke Liga Champions perempat final.

City mengklaim keuntungan dari kemenangan 5-3 leg pertama dramatis di Etihad pada hari Selasa, dan Toure mengakui tim asuhan Pep Guardiola adalah tim yang “bisa kebobolan”.

Tapi tiga gol tandang membuat Monaco baik di dasi dan sisi Leonardo Jardim ini telah mencetak lebih dari tim lain di Eropa atas lima liga musim ini.

“Saya pikir kita perlu mencetak dua gol dan kami harus berhati-hati,” kata Toure. “Pertandingan belum selesai.

“Kami tidak memiliki meremehkan mereka dan harus mencoba mencetak gol lagi. Kami adalah tim yang bisa mendapatkan gol tapi kami bisa kebobolan.

“Jujur, kami harus memberikan kinerja semacam ini. Pertandingan itu luar biasa. Itu sebabnya saya ingin tinggal di Eropa. Kami melihat tim yang nyata. Kami berjuang, berlari di mana-mana.

“Setelah pertandingan istri saya menelepon saya dan mengatakan kami ‘tampak muda saat ini, tim brilian’. Monaco adalah tim yang baik, seperti yang Anda bisa melihat. Orang diremehkan mereka tapi itu tidak mudah.

“Mereka masih muda, mereka memiliki kecepatan, mereka memiliki keinginan dan kami harus menunjukkan lebih banyak. Saya pikir kami menunjukkan lebih. Setelah dua bawah kami terus percaya.

“Kami senang dengan kemenangan ini tapi mungkin kami bisa mencetak lebih banyak, karena di Liga Champions selalu biaya ketika Anda kebobolan gol.”

 

Yaya Toure ingin menginap di Man City mengatakan ia berutang itu para fans

Read More
Yaya toure, Manchester city, liga inggris
Yaya Toure, Manchester City

Yaya Toure ingin tinggal di Manchester City meskipun bunga besar-uang dari China, mengatakan ia berutang kepada fans.

 

Agen Sportsbook – Gelandang, yang habis kontraknya pada akhir musim ini, telah menerima pendekatan yang menguntungkan dari Liga Super Cina.

Beberapa laporan telah mengklaim Toure bisa mendapatkan penewaran sampai 500.000 euro per minggu dengan memindahkan tetapi 33 tahun menegaskan dia tidak termotivasi oleh uang dan tertarik untuk tinggal di Liga Premier.

Dia mengatakan: “Ya itu ide saya, saya selalu mengatakan bahwa jika saya pergi ke Cina Saya akhirnya merasa marah ada..

“Apakah Anda bermain sepakbola karena Anda menyukai sepakbola, atau Anda bermain karena Anda ingin membuat uang? Apa tujuannya?

“Saya, saya hanya ingin bermain sepakbola karena saya menikmatinya, saya suka bermain. Saya menikmati membantu rekan-rekan, saya menikmati bermain melawan pemain besar dan tim. Saya ingin melanjutkan dengan cara itu.

“Beberapa orang memiliki mentalitas yang ingin mereka melakukan itu, mencoba sesuatu yang berbeda tetapi, bagi saya, perasaan saya adalah bahwa saya ingin bermain lebih sepakbola.”

Toure telah berperan dalam keberhasilan City sejak bergabung dengan klub dari Barcelona pada 2010.

Spekulasi atas masa depannya dimulai ketika ia diabaikan oleh manajer baru Pep Guardiola, mantan bos Barca yang mengawasi kepergiannya dari Nou Camp, di awal musim.

Ada kemudian tampak sedikit jalan kembali baginya ketika ia terdepak dari sisi dalam September sebagai agennya terlibat berturut-turut dengan Guardiola.

Tapi karena situasi yang diselesaikan pada bulan November, Toure telah direklamasi tempat di jantung lini tengah City dan penampilannya telah mengangkat prospek kesepakatan diperpanjang.

Toure mengatakan: “Saya sudah katakan sebelumnya bahwa saya telah terlibat dengan banyak klub tapi, terutama di City, saya ingin memberikan sesuatu kembali kepada para penggemar.

“Saya ingin terus bekerja keras untuk mereka, terus memberikan mereka hiburan, membuat mereka senang – itulah yang saya inginkan.

“Jika aku lelah, aku akan mengatakan ‘tidak lebih, melanjutkan’, tapi saya tidak merasa seperti itu. Saya merasa sangat, sangat baik. Saya merasa muda.”

 

Yaya Toure menolak € 600.000 per minggu kesepakatan dari China

Read More
Yaya toure, Manchester city, liga inggris
Yaya Toure, Manchester City

Yaya Toure menolak kesepakatan € 600.000 per minggu (£ 520,000) dari China selama jendela transfer musim dingin tahun lalu

 

Bandar Judi Bola IBCBET – Tawaran mengejutkan Datang dari Jiangsu Suning, Menurut Dimitry Seluk, Toure tetapi memilih untuk tinggal di Manchester City di mana dia sekarang dalam enam bulan terakhir dari kontraknya.

Toure, baru-baru ini dikembalikan ke skuad City setelah berturut-turut antara dalam dan Pep Guardiola mengancam akan pengasingan dia sampai akhir kontraknya, mengatakan bulan ini ia tinggal di City sampai akhir musim.

Pemain berusia 33 tahun ini sejalan untuk penarikan ke skuad Liga Champions untuk tahap sistem gugur, “Yaya ingin bermain di level tertinggi Dia senang di Manchester City Yaya suka sepakbola lebih dari.. uang. ”

Kekuatan keuangan dari Liga Super Cina telah membuat tanda di Liga Premier, dengan Diego Costa baru-baru ini resah dengan tawaran gaji £ 30 juta, Menurut sumber gantidisini.

Tiga pemain lain ChelseaRamires, Oscar dan John Obi Mikel – tidak meninggalkan Stamford Bridge untuk Timur Jauh, di mana mantan striker City, Carlos Tevez Dilaporkan akan mendapatkan £ 615 000 setiap minggu.

Tapi Asosiasi Sepakbola Cina baru-baru ini mengumumkan langkah baru Ditujukan untuk membatasi “investasi irasional” klub, membatasi tiga jumlah pemain asing yang bisa bermain pada satu waktu.

Langkah-langkah di bagian dipaksa Tianjin Quanjian untuk mengakhiri Ulasan minat mereka dalam Costa, yang telah dikembalikan ke pelatihan pertama-tim di Chelsea.

Bos City Guardiola mengatakan Yaya Toure layak bermain Liga Champions

Read More
Yaya Toure, Manchester City
Yaya Toure, Manchester City

Pep Guardiola mengaku Yaya Toure layak untuk dikembalikan ke skuad Liga Champions Manchester City.

 

Bandar Judi Casino OnlineToure dihilangkan dari daftar 25-man City untuk babak grup, memicu ketegangan dengan agennya yang menyebabkan dia terdepak dari sisi Guardiola.

masalah itu diselesaikan pada bulan November sebagai Toure meminta maaf atas pernyataan dari wakilnya Dimitri Seluk, yang menuduh manajer Guardiola dari mempermalukan pemain.

Mantan pemain Internasional Pantai Gading kini telah menempatkan masalah di belakangnya dan reklamasi tempat di jantung lini tengah City, dengan serangkaian penampilan mengesankan cenderung melihat dia kembali di contention untuk tahap sistem gugur Liga Champions.

“Dia layak itu. Pada bagian pertama musim ini ia tidak mampu [bermain] karena berbagai alasan fisik, di bagian kedua Anda tahu mengapa [tidak],” kata Guardiola menjelang Minggu bentrokan dengan Everton, bagian dari Merseyside v Manchester.

“Tapi tentu saja dia [sekarang] layak berada di Liga Champions di babak kedua.”

Toure jatuh dari nikmat dengan Guardiola di Barcelona dan kurangnya aktivitas di awal musim memicu spekulasi ia kembali tidak mencari dalam rencana Guardiola, dengan masalah lebih diperburuk ketika baris Seluk pecah.

Tapi Guardiola yakin dia telah sejak berbelok di sudut dan mengklaim semangat baru pemain datang tidak mengejutkan baginya.

“Aku tahu dia lebih baik dari Anda. Saya dengan dia di Barcelona,” tambah pelatih asal Spanyol.

“Saya menilai pemain apakah mereka bisa pergi ke Old Trafford, ke Anfield, ke Nou Camp, ke Madrid, ke Turin, tentang bagaimana mereka akan bereaksi.

“Tidak ada keraguan tentang Yaya itu. Kepribadiannya sangat besar dalam hal tersebut. Saya tahu bahwa dari Barcelona. ”

City tidak mampu mendapatkan Toure ke dalam skuad awal mereka karena mereka sudah diisi 17 ruang yang tersedia mereka untuk pemain luar negeri tapi ruang kini telah menjadi tersedia setelah cedera akhir musim untuk Ilkay Gundogan.
bentuk yang mengesankan Toure datang sebagai kontraknya angin turun tetapi dua kali juara Premier League adalah salah satu dari enam pemain City yang penawaran berakhir pada akhir musim ini.

Pablo Zabaleta, Bacary Sagna, Willy Caballero, Jesus Navas dan Gael Clichy adalah orang lain yang mungkin berada di jalan mereka keluar dari Etihad.

Guardiola mengakui bahwa situasi tidak ideal, dan ia tidak menawarkan jaminan untuk salah satu dari mereka tentang masa depan, tapi ia tidak memiliki keraguan tentang profesionalisme mereka dalam keadaan seperti itu.

“Mereka [masing-masing] harus bermain setiap pertandingan untuk dirinya sendiri, bagi keluarga mereka dan untuk tim. Tentu saja kita prihatin tentang itu, tapi mereka begitu, sangat profesional,” katanya.

“Jika mereka marah atau kesal karena mereka tidak memperbaharui kontrak mereka mereka tidak akan bermain, orang lain akan bermain.

“Tapi empat atau lima orang dalam situasi itu, saya melihat mereka setiap sesi pelatihan tunggal dan dalam permainan, dan saya hanya senang dengan bagaimana mereka melakukannya.

“Kami akan melihat di akhir musim.”