Calon Pelatih Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Calon Pelatih Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Bandar Judi Bola – Calon pelatih pengganti Zinedine Zidane di Real Madrid. Zidane telah membuat keputusan yang cukup mengejutkan dengan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid. Lalu yang menjadi pemberitaan adalah siapa pelatih yang akan menggantikan Zidane di Real Madrid.

Calon Pelatih Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid
#Zinedine Zidane #Real Madrid #Flrentino Perez #Bandar judi bola

Zidane membuat keputusan mundur pada Kamis (31/5) waktu setempat. Dengan didampingi oleh presiden klub Florentino Perez, Zidane meletakkan jabatannya lima hari pasca membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions.

Setelah mundur dari Madrid, Zidane mengatakan bahwa dirinya belum berencana mengambil pekerjaan sebagai pelatih lagi dalam waktu dekat. Ia ingin beristirahat sejenak dari dunia sepak bola, sebelum menentukan pekerjaan selanjutnya.

“Saya tidak akan melatih tim lain dalam waktu dekat,” ujarnya dalam konferensi pers. “Saya tidak sedang ingin mencari tim lain.”

Presiden klub, Florentino Perez menjelaskan bahwa keputusan yang diambil oleh Zidane sebagai suatu hal yang sangat membuatnya terkejut. Dirinya sendiri baru diberi tahu kabar ini hari Rabu (30/5) kemarin.

Sampai sejauh ini, media internasional langsung mengaitkan sejumlah kandidat nama calon pengganti Zidane. Ada Antonio Conte, Mauricio Pochettino, Joachim Loew, Guti, Massimiliano Allegri, dan Arsene Wenger adalah beberapa nama kandidatnya.

BACA JUGA : Tidak Ada Ronaldo Di Peluncuran Jersey Terbaru Real Madrid

Antonio Conte berpeluang untuk menggantikan Zidane karena nasibnya di Chelsea juga sedang tidak menentu. Ia kabarnya akan digantikan oleh Maurizio Sarri. Adapun nama Pochettino memang sempat dikaitkan dengan Madrid. Selain karena masih muda, gaya permainan menyerangnya diklaim cocok untuk Real Madrid.

Sementara Joachim Loew, pelatih Timnas Jerman itu juga sudah terbukti sukses dengan meraih gelar Piala Dunia 2014. Madrid disebut menjadi klub yang cocok untuk ia tangani. Muncul juga nama Arsene Wenger di daftar calon kandidat karena kini sedang menganggur setelah mundur dari Arsenal.

Guti Hernandez yang membela Madrid  pada tahun 1995 sampai 2010 juga berpeluang menggantikan Zidane. Guti sendiri saat ini bekerja di Madrid untuk menangani tim muda.

Terakhir ada nama Massimiliano Allegri. Pelatih Juventus itu memang terus diberitakan akan hengkang walau masih bisa memberikan gelar Scudetto.

Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas

Zidane Memberikan Tanggapannya Usai Disindir Isco

Zidane Memberikan Tanggapannya Setelah Disindir Oleh Isco Usai Jadi Pahlawan Dalam Kemenangan Spanyol Atas Argentina

BandarJudiBola – Zidane memberikan tanggapannya setelah disindir oleh Isco. Pemain asal Spanyol tersebut melontarkan sindirannya usai timnas Spanyol melumat Argentina dalam laga persahabatan pada Selasa (27/03/2018) lalu.

Digelar di Stadion Wanda Metropolitano pada awal pekan lalu, Spanyol sukses melumat Argentina dengan skor telak 6-1. Di pertandingan tersebut, bintang muda Real Madrid, Isco, mencetak hat-trick untuk memastikan kemenangan tim Matador.

Zidane Memberikan Tanggapannya Usai Disindir Isco

Selain 3 gol dari Isco (27′, 52′, 74′), ada 3 nama lain yang ikut menyumbangkan gol untuk kemenangan La Furia Roja. Mereka adalah Diego Costa (12′), Thiago Alcantara (55′), Iago Aspas (73′).

Baca Juga : Isco Sumbang Tiga Gol Untuk Spanyol Saat Tekuk Argentina

Performanya yang impresif saat membela timnas, menuai banyak pujian. Menurut Isco, penampilannya yang bagus kali ini berkat kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih, Julen Lopetegui.

Penampilan Isco saat membela La Furia Roja, berbanding terbalik dengan performanya di Real Madrid. Pemain berusia 25 tahun tersebut, belakangan ini kurang mendapat jatah bermain dari sang pelatih sejak pertengahan musim lalu.

Isco merasa sedikit kesulitan untuk meraih kepercayaan dari Zidane. Hal tersebut disampaikannya seusai laga persahabatan awal pekan lalu.

Mendapat sindiran langsung dari pemainnya, pelatih Los Blancos, Zinedine Zidane pun langsung memberikan tanggapannya. Pria berkebangsaan Prancis tersebut langsung membantah pernyataan Isco.

Menurut Zidane, Isco adalah salah satu pemain yang mengesankan. Berposisi sebagai gelandang serang, Isco memiliki peranan yang sangat penting, tidak hanya di timnas, tapi juga di Santiago Bernabeu.

Berita Lainnya : Eibar Tunduk Dari Madrid Lewat Dua Gol Ronaldo

“Dia merupakan seorang pemain yang mengesankan. Perannya di timnas Spanyol dan di Real Madrid sama pentingnya. Hanya saja, dari 25 orang pemain yang saya miliki, hanya 11 orang saja yang bisa dimainkan.”

“Saya tidak pernah merasa kecewa dengan penampilannya. Isco selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan mau bekerja keras. Tapi sekali lagi, hanya 11 orang saja yang bisa bermain, dan untuk memilih siapa yang akan dimainkan tidaklah mudah.” ungkap Zidane.

Di akhir wawancaranya, mantan punggawa Los Blancos tersebut memastikan jika Isco dan Sergio Ramos akan absen untuk sementara waktu. Keduanya dipastikan tidak akan turun main saat Real Madrid menghadapi Las Palmas pada Sabtu (31/03/2018) karena sedanf mengalami cedera.

Jika Dipecat, Zidane Ingin Guti Hernandez Yang Gantikan Dirinya

Jika Dipecat, Zidane Ingin Guti Hernandez Yang Gantikan Dirinya

Jika Dipecat Manajemen, Zinedine Zidane Ingin Guti Hernandez Yang Gantikan Dirinya Melatih Real Madrid

Bandar Judi Bola – Jika dirinya dipecat oleh manajemen, Zinedine Zidane mengaku siap. Namun Zidane ingin, yang nanti menggantikan dirinya menjadi pelatih Real Madrid adalah Guti Hernandez, yang juga mantan rekannya saat membela Los Blancos dulu.

Rumor mengenai pemecatan manajer Real Madrid, Zinedine Zidane belakangan semakin kencang berhembus. Hal tersebut menyusul hasil buruk yang didapat Los Blancos belakangan ini. Saat ini Madrid hanya menduduki posisi empat di klasemen La Liga Spanyol.

Mereka tertinggal 17 angka dari pemimpin klasemen, yang juga rival terberat mereka Barcelona. Selain itu, Los Merengues juga harus menyudahi laga nya di Copa del Rey lebih dulu setelah kalah total agregat dari Leganes di leg kedua.

Satu-satunya kompetisi bergengsi yang masih diikuti Madrid selain liga domestik adalah Liga Champions. Madrid yang merupakan juara bertahan musim lalu, tentu berharap akan bisa mempertahankan gelarnya musim ini.

Lihat juga : Bantai Real Sociedad, Ronaldo Sumbang Hat-trick

Menanggapi rumor mengenai pemecatan dirinya, Zidane mengaku siap menerima apapun keputusan dari pihak manajemen. Namun Zizou berharap Guti Hernandez yang akan mengisi posisi yang ditinggalkannya.

Guti merupakan legenda Real Madrid. Dalam karir profesionalnya, Guti membela Los Blancos selama 15 musim, di tahun 1995 sampai 2010. Ia melanjutkan karir sepakbola di klub Besiktas selama satu tahun, sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu. Saat ini Guti Hernandez menjabat sebagai pelatih tim junior Real Madrid.

Zidane menilai sosok Guti sudah merupakan figur yang komplit untuk menjadi kandidat penerus. Selain background nya yang merupakan legenda Madrid, Guti juga sudah sangat mengenal atmosfer permainan di Real Madrid, setelah menangani tim junior selama kurang lebih lima tahun.

Kabar tentang dirinya yang menjadi pengganti Zidane di skuat utama, diakui Guti sudah sampai ke telinganya. Menurutnya, akan sangat menyenangkan baginya jika memang bisa melatih skuat utama Real Madrid. Namun di satu sisi, ia tidak ingin mantan rekannya tersebut dipecat dari Madrid.

“Akan sangat menyenangkan tentunya jika bisa melatih tim utama, siapa yang tidak tertarik? Namun klub juga harus mempertimbangkan apa yang sudah dilakukan Zidane untuk klub. Ini memang menjadi kesempatan terakhir untuk tim, tapi bukan berarti yang terakhir untuk Zidane.” tutur pelatih 41 tahun itu.

Isu Pemecatan Zinedine Zidane Dari Kursi Pelatih Real Madrid

Isu Pemecatan Zinedine Zidane Dari Kursi Pelatih Real Madrid

Isu Pemecatan Zinedine Zidane Dari Kursi Pelatih Real Madrid Semakin Kencang Berhembus

Bandar Judi Bola – Isu pemecatan Zinedine Zidane dari Real Madrid semakin kencang berhembus. Posisi kursi pelatih Los Blancos saat ini sedang memanas, menyusul hasil buruk yang didapat oleh Ramos dkk. dalam beberapa pertandingan terakhir.

Musim ini merupakan musim yang buruk untuk Real Madrid. Sejauh ini Madrid baru berhasil mengantongi 35 poin dari 19 laga yang sudah dilakoni. Jumlah tersebut sangat jauh berbeda dengan yang sudah dikumpulkan oleh rival abadinya, Barcelona, yang mengoleksi 54 poin.

Posisi Madrid di klasemen bahkan terancam disalip oleh Villarreal. Berada di posisi kelima klasemen, Villarreal berpeluang menggeser Madrid yang hanya berselisih 1 poin saja.

Selain kekalahan di liga domestik, El Real juga baru saja tersingkir dari kompetisi Copa del Rey. Tidak ada yang menyangka, jika klub raksasa Spanyol itu akan dikalahkan oleh tim papan bawah.

Adalah Leganes yang berhasil menyingkirkan Real Madrid di babak perempatfinal. Meski meraih kemenangan di leg pertama, Madrid justru mengakhiri pertemuan kedua dengan kegagalan. Dipermalukan oleh tim tamu dengan total agregat 2-2, Leganes berhak maju berkat dua gol tandang di Santiago Bernabeu.

Lihat juga : Leganes Ke Semifinal Setelah Singkirkan Real Madrid

Akibat kekalahan beruntun itu, berkembang kabar tak sedap yang membicarakan mengenai nasib pelatih berkebangsaan Prancis tersebut. Rumor menyebut bahwa manajemen Los Blancos akan mengganti posisi Zinedine Zidane dengan orang lain. Salah satu nama yang diperbincangkan adalah Mauricio Pochettino, pelatih Tottenham Hotspur.

Menanggapi kabar tersebut, Zidane pun memberikan tanggapannya. Pelatih berkepala plontos itu mengaku, Ia sudah siap jika memang diminta untuk meninggalkan Santiago Bernabeu. Namun hal itu hanya berlaku jika instruksinya sudah tidak lagi sampai ke pemainnya.

Zidane juga menambahkan jika nanti pemikirannya sudah tidak sejalan dengan klub ataupun pemain, maka ia akan segera meninggalkan klub. Menurutnya, dalam dunia sepakbola hal baik maupun buruk bisa terjadi dalam waktu yang berdekatan.

Dikabarkan juga manajemen memberi Zidane batas waktu sampai laga melawan PSG di ajang Liga Champions untuk bertahan. Untuk bisa melaju ke babak selanjutnya, Madrid akan bertemu Neymar dkk. di babak 16 besar.

Meski rumor pemecatan terus berkembang, namun Sergio Ramos, selaku kapten tim Los Blancos menyatakan jika dirinya dan tim akan membela Zidane. Menurut Ramos, hasil buruk yang mereka dapatkan tak lepas dari kesalahan semua pihak, bukan hanya pelatih.

Ramos meminta rekan-rekannya untuk melupakan kekalahan dan bangkit maju untuk mempertahankan gelar Liga Champions. Sebelum itu, Madrid akan bertamu ke Stadion Mestalla yang merupakan kandang dari Valencia pada hari Sabtu (27/01/2018) nanti di ajang La Liga.

Villarreal Cetak Sejarah Setelah Permalukan Real Madrid

Villarreal Cetak Sejarah Setelah Permalukan Real Madrid

Villarreal Cetak Sejarah Setelah Permalukan Real Madrid Di Santiago Bernabeu Malam Tadi

Bandar Judi Bola – Villarreal cetak sejarah setelah permalukan tuan rumah Real Madrid dengan skor tipis tanpa balas. Bermain di Santiago Bernabeu, tim berjuluk The Yellow Submarine itu menang berkat gol tunggal yang dicetak oleh Pablo Fornals di menit akhir laga.

Santiago Bernabeu menjadi saksi kekalahan Los Blancos dari Villarreal pada hari Sabtu (13/01/2018) malam tadi. Bermain dengan kekuatan penuh, kekalahan ini menjadi kekalahan yang ke dua secara beruntun yang didapat Real Madrid di kandang.

Sebelumnya pada bulan Desember lalu, Ronaldo dkk. harus menelan kekalahan saat menjamu Barcelona dengan skor telak 0-3 tanpa balas. Catatan kekalahan beruntun di kandang terakhir yang dialami Madrid adalah pada tahun 2009 lalu.

Whoscored bahkan merilis berita jika sepanjang laga melawan Villarreal, mereka memiliki penguasaan bola yang cukup tinggi. Dengan nilai penguasaan bola mencapai 57.9% dan 28 kali melepaskan tembakan, sangat disayangkan jika Madrid gagal mencetak angka.

Sejak sepakan pertama, Los Blancos sudah menunjukkan dominasinya di lapangan. Madrid bahkan sempat unggul cepat di menit 14 lewat tandukan Gareth Bale. Sialnya gol tersebut dianulir wasit karena Bale sudah lebih dulu berada di posisi offside.

Kesempatan emas Madrid yang berikutnya datang di menit 30 setelah sebelumnya banyak peluang yang bisa digagalkan oleh Asenjo. Berawal dari umpan Luka Modric, Ronaldo yang tinggal berhadapan dengan kiper Villarreal gagal memaksimalkannya. Bola sepakan nya masih melebar jauh dari tiang gawang.

Di menit 35, Madrid mengklaim penalti setelah tangan Gonzalez terlihat mengenai bola ketika berusaha memblok operan. Tapi wasit memutuskan untuk melanjutkan permainan dan tidak memberikan penalti.

Lihat juga : Performa Madrid Yang Menurun Tidak Membuat Zidane Gentar

Menjelang akhir babak pertama, tuan rumah kembali mendapat peluang untuk membuka keunggulan. Kali ini umpan terarah dilepaskan Isco yang ditujukan pada Ronaldo di depan jauh. Namun Ronaldo kembali gagal memaksimalkan peluang setelah tembakannya berhasil dihalau Asenjo.

Tim Kapal Selam Kuning menunjukkan perlawanan saat memasuki babak kedua. Dua percobaan dalam kurun waktu kurang dari lima menit dilepaskan ke arah gawang Navas. Sayang belum ada yang benar-benar mengancam gawang Madrid.

Pertahanan Villarreal yang rapat membuat Madrid kerepotan dan mulai terlihat frustasi. Terbukti dari gaya permainan tuan rumah yang mulai berubah sehingga menghasilkan kartu kuning bagi Carvajal di menit 58.

Berusaha mengurai kebuntuan, Zidane memasukkan Lucas Vazquez dan Marco Asensio untuk menggantikan Isco dan Gareth Bale. Namun sepertinya strategi tersebut tak banyak membantu, karena Madrid belum juga mencetak angka saat pertandingan menuju akhir.

Keunggulan Villarreal terjadi di menit 86 lewat gol dari Pablo Fornals. Berawal dari serangan balik cepat dan operan Cherysev pada Unals, tembakan Unals yang mengarah ke gawang Navas masih bisa digagalkan. Bola rebound langsung disambar oleh Fornals yang memanfaatkan kekosongan gawang di sisi berlawanan. Navas yang mati langkah gagal menyelamatkan gawangnya.

Gol tunggal Fornals pun menjadi gol penutup di laga tersebut. Kekalahan ini membuat posisi Madrid tetap berada di nomor empat dengan koleksi 32 poin. Selisih satu poin saja dengan Villarreal yang naik ke posisi lima dengan mengumpulkan 31 angka.

Kemenangan Villarreal ini juga menjadi sejarah tersendiri. Tercatat selama 18 pertemuan terakhir keduanya, The Yellow Submarine hanya berhasil meraih enam kali hasil imbang dan kekalahan sebanyak 12 kali.

Performa Madrid Yang Menurun Tidak Membuat Zidane Gentar

Performa Madrid Yang Menurun Tidak Membuat Zidan Gentar

Performa Real Madrid yang Menurun Di Musim Ini Tidak Membuat Zinedine Zidane Gentar

Bandar Judi Bola – Performa Real Madrid yang menurun di musim ini tidak membuat sang pelatih gentar. Zinedine Zidane yakin cepat atau lambat Real Madrid akan kembali ke performa terbaik nya seperti di musim lalu.

Real Madrid, terutama Zidane saat ini sedang berada di bawah sorotan tajam publik pendukung. Hal tersebut menyusul menurunnya penampilan Los Blancos di ajang La Liga. Madrid bahkan saat ini tercecer di posisi ke empat klasemen La Liga.

Mereka bahkan tertinggal 16 poin dari rival abadi mereka, Barcelona. Dari 17 laga yang sudah dilakoni oleh Madrid, sejauh ini mereka sudah kehilangan 19 poin akibat gagal meraih kemenangan.

Penampilan Ronaldo dan Benzema yang sedang naik turun juga menjadi salah satu kendala kurang produktifnya lini serang Madrid. Lini belakang nya pun tak jauh berbeda keadaannya dengan barisan depan. Tercatat lini belakang Madrid sudah kebobolan 16 gol di paruh musim.

Berkebalikan dengan liga domestik, prestasi El Real di ajang Liga Champions justru berjalan stabil. Meski hanya menduduki posisi runner up grup di bawah Tottenham Hotspur, Los Blancos berhasil memastikan satu tempat ke babak 16 besar. Di laga lanjutan Liga Champions nanti, Real Madrid akan bertemu dengan raksasa Prancis, PSG.

Laju tim yang sedang menurun seperti sekarang merupakan hal yang baru bagi pelatih sekaligus mantan pemain Real Madrid tersebut. Sejak menukangi Madrid di bulan Januari 2016 lalu, karir kepelatihan Zidane termasuk mulus.

Lihat juga : Madrid Ditahan Imbang Celta Vigo Saat Laga Tandang

Selama melatih Madrid, Zidane sudah berhasil membawa pulang dua trofi Liga Champions, satu gelar La Liga Spanyol, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan juga satu trofi Piala Dunia antarklub.

Zidane sendiri mengaku tidak gentar menghadapi cobaan yang sedang menerpa timnya. Pelatih asal Prancis tersebut mengaku akan membuktikan bahwa dirinya dan tim akan bisa mengatasi masa-masa sulit mereka.

Conte Ingin Manajemen Chelsea Memperpanjang Kontrak Dua Bintangnya

Conte Ingin Manajemen Chelsea Memperpanjang Kontrak Dua Bintangnya

Conte Ingin Manajemen Chelsea Memperpanjang Kontrak Dua Bintangnya, Salah Satunya Eden Hazard

Bandar Judi Bola – Conte ingin manajemen Chelsea memperpanjang kontrak terhadap dua bintangnya yang memasuki masa akhir kontrak. Dua bintang tersebut adalah Thibaut Courtois dan Eden Hazard.

Pelatih The Blues Chelsea, Antonio Conte mendesak pihak manajemen untuk segera memperpanjang kontrak kedua pemain bintangnya. Seperti yang diketahui, kontrak dari Courtois akan segera habis di akhir musim 2018.

Sedikit berbeda dengan Courtois, kontrak The Blues dengan Eden Hazard masih tersisa beberapa tahun lagi. Namun menurut kabar yang beredar, Hazard sudah menolak untuk memperpanjang kontraknya. Media olahraga Sky Sports bahkan menyebut jika The Blues sampai saat ini belum menawarkan kotrak baru.

Penolakan tersebut diduga dilakukan Hazard untuk membuka jalan kepindahan nya ke Real Madrid. Pemain timnas Belgia tersebut memang sudah lama diketahui memendam keinginan untuk merumput di Santiago Bernabeu.

Eden Hazard juga tak menutupi kekagumannya kepada pelatih El Real, Zinedine Zidane. Dan sudah tak sabar untuk bermain dibawah arahan pelatih asal Prancis tersebut. Bahkan hazard pernah bercanda jika lebih baik Zidane yang datang dan melatih Chelsea.

Zidane sendiri juga pernah menyatakan ketertarikan nya kepada Hazard. Menurut pelatih berusia 45 tahun tersebut, gaya bermain Eden akan sangat cocok dengan skema permainan yang diterapkannya di El Real.

Baca juga : Chelsea Semakin Dekat Dengan United Setelah Kalahkan Brighton

Kabar mengenai penolakan kontrak juga dibenarkan oleh ayah dari Eden Hazard, Thierry Hazard. Thierry membenarkan jika Eden memang sengaja menolak tawaran baru dari The Blues karena sedang menunggu pinangan dari Real Madrid.

Meski begitu, sang ayah juga membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada tawaran kontrak yang datang dari klub raksasa Spanyol itu.

Conte berharap Chelsea segera memperbarui kontrak kedua pemain bintangnya. Jika mereka keluar dari Stamford Bridge, maka Chelsea akan kehilangan daya saingnya di Premier League. Pelatih asal Italia itu juga menyebut jika sampai mereka memutuskan menjual pemain bintangnya, itu merupakan kesalahan besar.

Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub Tahun 2017

Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub Tahun 2017

Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub 2017 Berkat Gol Tunggal Cristiano Ronaldo

Bandar Judi Bola – Real Madrid berhasil menjuarai kembali Piala Dunia Antarklub tahun 2017. Los Blancos sukses menyingkirkan lawan nya Gremio dengan skor 1-0, melalui gol yang diciptakan oleh Cristiano Ronaldo.

Final Piala Dunia Antarklub yang digelar di Zayed Sport City Stadium, Abu Dhabi telah selesai digelar. Final tersebut mempertemukan klub raksasa Spanyol, Real Madrid, dengan klub asal Brazil, Gremio.

Sejak awal mula pertandingan, kedua tim sudah sama-sama menampilkan permainan yang kuat. Madrid bahkan mencatat penguasaan bola sebesar 62 persen sepanjang laga berjalan. Banyak peluang yang tercipta sepanjang babak pertama, namun belum ada yang bisa dirubah menjadi angka.

Satu-satunya peluang emas yang dihasilkan Madrid adalah melalui Raphael Varane di menit ke 21. Berawal dari tendangan pojok, Varane melancarkan serangan melalui sundulannya, namun bola masih bisa diantisipasi oleh Marcelo Grohe.

Di babak kedua, Madrid akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Tendangan bebas yang dilepaskan oleh Cristiano Ronaldo di menit ke 53 sukses membawa Madrid unggul sementara atas Gremio.

Di sisa waktu pertandingan, El Real tercatat melewatkan empat peluang emas lainnya. Percobaan dari Casemiro (menit ke 61), Karim Benzema (menit ke 76), Cristiano Ronaldo (menit ke 82), dan yang terakhir dari Gareth Bale di menit ke 83.

Baca juga : Gareth Bale Dikabarkan Jalani Musim Terakhirnya Di Madrid

Hingga waktu pertandingan usai, tak ada lagi angka tambahan yang tercipta. Gol tunggal dari Ronaldo menjadi satu-satunya gol yang tersaji di laga final ini, dan menjadi penentu kemenangan Real Madrid.

Hasil ini juga menambah jumlah koleksi trofi yang diraih pelatih Madrid, Zinedine Zidane. Sejak resmi melatih Real Madrid pada bulan Januari 2016, Zidane sudah meraih total delapan trofi bergengsi bersama El Real.

Zidane sudah membawa pulang satu gelar La Liga Spanyol, satu trofi Piala Super Spanyol, dua Piala Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan dua trofi Piala Dunia Antarklub.

Gareth Bale Dipastikan Turun Saat Laga Copa del Rey

Gareth Bale Dipastikan Turun Saat Laga Copa del Rey

Gareth Bale Dipastikan Turun Saat Laga Copa del Rey Pertengahan Pekan Ini

Bandar Judi Bola – Gareth Bale dipastikan akan turun di pertandingan Copa del Rey pertengahan pekan ini. Los Blancos dijadwalkan akan bertemu dengan Fuenlabrada di Santiago Bernabeu pada hari Rabu dini hari nanti.

Menjamu tim dari divisi tiga di Copa del Rey nanti, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memastikan akan menurunkan pemain asal Wales tersebut. Hanya saja Zidane belum bisa memastikan apakah Bale akan bermain penuh atau tidak.

Zizou tidak ingin memaksakan Bale di hari comebacknya. Meski sudah diijinkan kembali bermain, pelatih berkebangsaan Perancis tersebut tidak ingin mengambil resiko pemain nya kembali cedera.

Seperti diketahui, Bale baru saja pulih dari cedera beruntun yang dideritanya. Dari mulai cedera engkel, lalu cedera betis, dan yang terakhir cedera pada otot di kaki kirinya yang didapat saat sedang menjalani sesi latihan bersama timnya.

Dari cederanya yang terakhir, Bale diharuskan menepi kurang lebih selama enam pekan. Sekarang, Bale dipastikan sudah kembali fit dan siap untuk bermain meski belum mencapai tingkat performa maksimalnya.

Zidane dalam wawancaranya bersama salah satu surat kabar olahraga Spanyol, Marca, menyampaikan keinginan nya agar Bale bisa segera bermain. Sekarang keinginan nya akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Zidane sudah tidak sabar untuk melihat trisula Madrid kembali beraksi. Mereka adalah Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema. Bergabungnya Bale diharapkan bisa membantu Madrid mengejar ketertinggalan di klasemen.

Saat ini Madrid tercecer di posisi ke empat klasemen La Liga Spanyol. Madrid baru mengumpulkan 27 poin dari tiga belas laga yang sudah dijalani. Jumlah tersebut sama dengan pesaingnya Atletico Madrid yang berhasil finis di posisi tiga namun unggul dari agregat gol.

Sementara dengan pemuncak klasemen, Barcelona, Madrid masih tertinggal jauh 8 poin.

Lihat juga : Barcelona Dirugikan Satu Gol Saat Lawan Valencia

Gareth Bale Yang Kembali Cedera Saat Baru Saja Pulih

Gareth Bale Yang Kembali Cedera Saat Baru Saja Pulih

Gareth Bale Kembali Dibekap Cedera Sesaat Setelah Dinyatakan Pulih

Bandar Judi Bola –  Gareth Bale kembali dibekap cedera sesaat setelah dirinya dinyatakan pulih oleh tim medis. Kali ini Bale mengalami cedera di otot kaki kirinya saat sedang menjalani latihan bersama Real Madrid pada Kamis lalu.

Sebelumnya Bale baru saja melalui badai cedera dalam karir sepakbolanya. Di musim ke empatnya bersama Real Madrid, selama 3 bulan, Bale sempat menepi akibat operasi di engkel nya yang cedera. Belum selesai pemulihan nya, Bale sudah kembali mendapat cedera.

Bale yang belum pulih sepenuhnya, memaksakan diri untuk bermain. Bahkan Bale menggunakan obat penghilang rasa sakit agar bisa turun di pertandingan. Saat itulah Bale mendapat cedera di betisnya.

Hal itu diketahui saat Bale menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum membela timnas Wales. Bale diharuskan untuk beristirahat selama empat pekan dan melewatkan laga saat Wales bertemu Georgia dan Republik Irlandia.

Badai cedera yang menghampiri Bale membuat seniornya di timnas, Ryan Giggs turut prihatin. Giggs juga memberikan sedikit saran agar Bale tidak mudah diserang cedera. Menurut Giggs, Gareth Bale harus mulai merubah gaya bermainnya.

Faktor usia yang tidak lagi muda menurut Giggs, bisa mempengaruhi daya tahan seorang pemain terhadap cedera. “Kita tidak bisa menyamakan gaya permainan kita dengan pemain usia 19 tahun saat usia kita menjelang akhir 20-an. Setiap orang memiliki daya tahan yang berbeda.” ungkap Giggs.

Baca juga : Patrice Evra, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Juga…

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane yakin jika Bale akan segera kembali performa terbaiknya. Menurut Zidane, Bale hanya butuh waktu yang lebih lama untuk keluar dari masa-masa sulitnya. Tapi Real Madrid akan mencari jalan keluar untuk pemain asal Wales tersebut, ungkap Zidane.

Tak lama berselang, kabarnya saat sesi latihan pada Kamis lalu Gareth Bale kembali dihampiri cedera. Kali ini menyerang otot di bagian kaki kirinya. Bale diprediksi akan menepi selama enam pekan.